Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Festival Api Gozan Okuribi Kyoto – Makna Huruf Api & Spot Terbaik untuk Menyaksikan

Festival Api Gozan Okuribi Kyoto – Makna Huruf Api & Spot Terbaik untuk Menyaksikan
Gozan Okuribi adalah acara musim panas tradisional di Kyoto, ketika lima gunung di sekitar kota dinyalakan dengan karakter api raksasa untuk mengantar arwah leluhur di akhir perayaan Obon. Artikel ini menjelaskan makna dan lokasi api “Daimonji”, “Myoho”, “Funagata”, “Hidari-Daimonji” dan “Toriigata”, serta merekomendasikan titik pandang terbaik di sepanjang Sungai Kamo, Taman Istana Kekaisaran Kyoto, kawasan Arashiyama dan rooftop hotel. Tips menghindari keramaian, akses transportasi dan pilihan area menginap juga dibahas agar Anda bisa menikmati malam spektakuler ini sepuasnya。

Ringkasan Cepat

Daya tarik singkat

Gozan no Okuribi adalah tradisi musim panas Kyoto pada akhir Obon untuk mengantar arwah leluhur, dengan karakter api yang menyala di lima gunung.

Tanggal pelaksanaan

Pada 16 Agustus, api dinyalakan di lima gunung di Kyoto; karakter api yang besar muncul di langit malam.

Lima karakter api

Daimonji (Gunung Nyoigatake) / Myoho (Matsugasaki: Gunung Mantoro “Myo” dan Gunung Daikokuten “Ho”) / Funagata (Gunung Nishigamo Funayama) / Hidari Daimonji (Gunung Okitayama) / Torii-gata (Saga Toriimoto).

Milih spot melihat

Area tepi Sungai Kamo populer karena di beberapa titik mudah melihat beberapa api sekaligus; Kyoto Gyoen mudah melihat Daimonji dan Hidari Daimonji; Arashiyama mudah menikmati Torii-gata di sekitar Togetsukyo.

Perkiraan akses

Daimonji: arah Keihan “Demachiyanagi Station”; Myoho: arah subway “Kitayama Station”; Torii-gata: arah Randen “Arashiyama Station” (juga diperkenalkan untuk Funagata dan Hidari Daimonji).

Tips menghindari keramaian

Pada hari Gozan no Okuribi, kota sangat ramai; sebaiknya amankan tempat menonton lebih awal dan gunakan transportasi umum agar lebih mudah bergerak.

Menyusun penginapan

Menginap di area Higashiyama, Kitayama, atau Sagano memudahkan untuk menonton. Di tepi Sungai Kamo, tergantung kondisi pandangan, ada kasus terlihat dari kamar; saat memesan, konfirmasi visibilitasnya agar lebih tenang.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Apa itu Gozan Okuribi? Tradisi musim panas yang menghiasi Kyoto

Gozan Okuribi adalah tradisi musim panas khas Kyoto yang diadakan setiap tahun pada 16 Agustus.

Ini adalah upacara Buddhis yang dilakukan pada akhir Obon untuk mengantarkan kembali arwah leluhur ke alam sana, dengan menyalakan api besar di lima gunung yang mengelilingi kota Kyoto.

Pemandangan karakter api raksasa yang tampak di langit malam sangat mengesankan dan menarik banyak orang untuk menyaksikannya.


Sejarah Gozan Okuribi

Asal-usul Gozan Okuribi tidak diketahui secara pasti, tetapi diyakini bentuknya yang sekarang terbentuk antara zaman Muromachi hingga zaman Edo.

Okuribi sangat berkaitan erat dengan ritual pelepasan arwah dalam agama Buddha, dan merupakan upacara penting untuk mengantarkan arwah leluhur yang disambut saat Obon kembali ke tanah suci.

Pada tahun 1983 (Shōwa 58), acara ini ditetapkan sebagai Aset Budaya Rakyat Takbenda Terdaftar Kota Kyoto.

Dahulu konon ada lebih banyak okuribi daripada sekarang, seperti «i», «ichi», atau «lonceng di ujung bambu», tetapi sejak zaman Meiji jumlahnya perlahan berkurang hingga menetap menjadi lima gunung seperti sekarang.



Karakter api dan daya tarik Gozan Okuribi

1. Daimonji (penyalaan pukul 20:00)

Ini adalah okuribi yang paling terkenal: karakter «大» dinyalakan di Nyoi-ga-take (Gunung Daimonji).

Karakter api raksasa ini memiliki ukuran 80 m untuk garis pertama, 160 m untuk garis kedua, dan 120 m untuk garis ketiga, dengan total 75 titik api.

Pemandangan dari tepi Sungai Kamo dan sekitar Demachiyanagi sangat bagus, dan area sekitar gerbang Hamaguri-gomon dan Kenrei-mon di Kyoto Gyoen juga merupakan spot menonton yang populer.

2. Myōhō (penyalaan pukul 20:05)

Di gunung barat Matsugasaki (Mantōrō-yama) dinyalakan karakter «妙», dan di gunung timur (Daikokuten-yama) karakter «法».

Keduanya dianggap sebagai sepasang karakter, dan meskipun titik yang memungkinkan keduanya terlihat sekaligus terbatas, area sepanjang Kitayama-dōri (sekitar Universitas Putri Notre Dame hingga Stasiun Matsugasaki) sangat direkomendasikan.

3. Funagata (penyalaan pukul 20:10)

Funagata adalah okuribi yang digambar di Funa-yama, Nishigamo.

Karakter api berbentuk kapal ini menyala seolah menjaga kota Kyoto, dan area sekitar Misonobashi dan Kamigamo-bashi adalah titik menonton terbaik.

4. Hidari Daimonji (penyalaan pukul 20:15)

Hidari Daimonji, yang digambar di Gunung Daimonji di Ōkitayama, Kita-ku, dapat dilihat dari sekitar Kinkaku-ji dan Nishiōji-dōri (dari Saiin hingga area sekitar Kinkaku-ji).

Di lereng gunung terdapat titik api dari beton, sehingga tempat ini direkomendasikan bagi mereka yang ingin merasakan kedahsyatan api dari jarak dekat.

5. Toriigata (penyalaan pukul 20:20)

Toriigata, yang terletak paling barat, digambar di Mandara-yama di Saga Toriimoto.

Berbeda dengan okuribi lainnya, bagian ini dinyalakan menggunakan obor, dan memiliki 108 titik api.

Di kawasan Arashiyama terdapat banyak spot menonton yang sangat bagus, terutama pemandangan dari Togetsukyō dan Hirosawa-no-Ike yang terkenal.


Tempat terbaik untuk melihat Gozan Okuribi

  1. Tepi Sungai Kamo:Dari Marutamachi-bashi hingga Misonobashi, Daimonji terlihat lurus di depan dan merupakan spot menonton paling populer. Karena sangat ramai, sebaiknya datang lebih awal untuk mendapatkan tempat.
  2. Kyoto Gyoen:Dari area yang luas ini, Daimonji dapat terlihat jelas, dan ini merupakan spot yang relatif lebih santai untuk menikmati acara. Area sekitar Hamaguri-gomon dan Kenrei-mon sangat direkomendasikan.
  3. Rooftop hotel:Jika ingin menikmati Okuribi dengan lebih istimewa, rooftop hotel di sepanjang Sungai Kamo atau restoran di lantai atas sangat direkomendasikan. Karena populer, reservasi lebih awal sangat diperlukan.
  4. Kawasan Arashiyama:Jika ingin melihat Toriigata, area sekitar Arashiyama adalah pilihan terbaik. Dari Togetsukyō, Anda bisa menikmati siluet torii di pegunungan Saga dari jarak dekat.


Informasi wisata Gozan Okuribi

Waktu penyalaan

Setiap gunung menyala selama sekitar 30 menit.

Setelah Daimonji dinyalakan pada pukul 20:00, gunung-gunung lainnya dinyalakan berturut-turut dari timur ke barat dengan selang waktu 5 menit.

Seluruh okuribi terlihat menyala selama sekitar 1 jam, yaitu antara pukul 20:00 hingga sekitar 20:50.

Informasi akses

  • Daimonji (Nyoi-ga-take):Stasiun terdekat adalah Stasiun Demachiyanagi jalur Keihan. Dapat disaksikan dari tepi Sungai Kamo.
  • Myōhō:Dapat dicapai dengan berjalan kaki dari Stasiun Matsugasaki atau Stasiun Kitayama di jalur Karasuma Subway.
  • Funagata:Naik bus kota menuju area Nishigamo. Halte Bus Misonobashi adalah yang terdekat.
  • Hidari Daimonji:Dari Stasiun Emmachi jalur JR, berjalan ke utara di sepanjang Nishiōji-dōri, atau turun dekat Halte Bus Kinkakuji-michi.
  • Toriigata:Dari Stasiun Arashiyama jalur Randen menuju area Togetsukyō.

Tips menghindari keramaian dan hal yang perlu diperhatikan

Pada hari penyelenggaraan Okuribi, kota Kyoto sangat ramai dan jalan-jalan utama diberlakukan pembatasan lalu lintas.

Disarankan menggunakan transportasi umum dan tiba di lokasi menonton 1–2 jam lebih awal.

Karena suhu di Kyoto pada bulan Agustus sangat tinggi, Anda perlu menyiapkan minuman dan melakukan langkah pencegahan heatstroke.

Selain itu, demi menjaga suasana khidmat Okuribi, terkadang masyarakat diimbau untuk mematikan sementara lampu neon dan lampu luar ruangan di seluruh kota selama waktu penyalaan.

Pada hari penyalaan, pendakian ke setiap gunung dilarang demi alasan keselamatan.

Area menginap yang direkomendasikan

Untuk menikmati Okuribi, menginap di kawasan Higashiyama, Kitayama, atau Sagano akan sangat praktis.

Beberapa hotel di sepanjang Sungai Kamo menawarkan paket menikmati Okuribi dari kamar, sehingga reservasi lebih awal sangat dianjurkan.


Ringkasan

Gozan Okuribi adalah tradisi besar yang menutup musim panas Kyoto.

Karakter api yang dinyalakan satu per satu di lima gunung menciptakan pemandangan sakral yang layak bagi kota kuno berusia seribu tahun ini.

Periksa terlebih dahulu waktu penyalaan, lokasi setiap gunung, dan spot menonton terbaik, lalu rasakan sendiri setidaknya sekali kedahsyatan dan suasana khidmat dari acara ini.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Gozan Okuribi adalah tradisi Kyoto menyalakan api di gunung untuk mengantar arwah leluhur pada masa Obon. Karena sisi keagamaannya kuat, suasananya sangat berbeda dari festival kembang api. Jika Anda menontonnya dengan tenang dan dengan perasaan mengantar, bukan dengan tepuk tangan meriah, nuansa khas Kyoto akan terasa lebih dalam. Etika menonton yang tidak menghalangi pandangan orang lain juga sangat penting.
A. Gozan Okuribi diadakan setiap tahun pada 16 Agustus, dan penyalaan api dimulai berurutan sekitar pukul 20.00. Menjelang gelap, orang-orang mulai cepat memenuhi titik menonton, jadi lebih aman jika Anda sudah tiba di lokasi sekitar pukul 19.00-an. Meski di musim panas, area tepi sungai tetap bisa berangin, jadi membawa jaket tipis akan membuat tubuh terasa lebih nyaman. Jika Anda juga merencanakan cara menghindari kepadatan saat pulang, perjalanan biasanya terasa tidak terlalu melelahkan.
A. Urutan penyalaannya adalah "Daimonji" pukul 20.00, "Myo-Ho" pukul 20.05, "Funagata" pukul 20.10, "Hidari Daimonji" pukul 20.15, dan "Torii-gata" pukul 20.20. Karena bentuk api yang terlihat berbeda menurut titik menonton, kuncinya adalah menentukan sejak awal bentuk api mana yang ingin Anda lihat. Jika terlalu memaksakan diri untuk berpindah-pindah, Anda justru mudah melewatkan momen penyalaan, jadi membatasi target pada satu atau dua bentuk biasanya lebih memuaskan.
A. Di pusat kota pun ada tempat yang memungkinkan Anda melihat Gozan Okuribi, tetapi bangunan sering menghalangi pandangan, jadi area dengan garis pandang terbuka sangat penting. Tepi Sungai Kamo adalah salah satu lokasi yang paling umum, dan jika datang lebih awal, Anda kadang masih bisa menemukan tempat duduk. Menggunakan aplikasi peta untuk menghindari bangunan tinggi di sekitar juga membantu, dan di atas jembatan sebaiknya jangan berhenti terlalu lama agar tidak mengganggu orang lain. Di sekitar Stasiun Kyoto, pandangannya cenderung terbatas, jadi pilih lokasi sesuai bentuk api yang ingin Anda lihat.
A. Pada prinsipnya acara ini tetap bisa dilaksanakan meski hujan, tetapi jika angin kencang atau ada alasan keselamatan, metode penyalaan bisa diubah atau acara bisa dibatalkan. Jika Anda pergi ke lokasi, yang penting bukan hanya apakah apinya terlihat, tetapi juga bagaimana menghindari kepadatan saat pulang. Berjalan sedikit lebih jauh ke stasiun subway atau kereta swasta lain biasanya membantu mengurangi risiko terkena pembatasan masuk. Untuk perlengkapan hujan, jas hujan lebih disarankan daripada payung karena tidak terlalu menghalangi pandangan.
A. Pada hari pelaksanaan, karena banyak orang berkumpul, bisa ada penutupan jalan atau pengaturan arus pejalan kaki di area seperti sekitar Sungai Kamo. Tips yang efektif untuk menghindari kepadatan adalah memilih stasiun yang bergeser satu pemberhentian dari titik utama atau mulai bergerak sedikit sebelum acara benar-benar selesai. Toilet biasanya mulai antre panjang tepat sebelum acara, jadi lebih baik menggunakannya lebih awal. Saat pulang, menghindari titik yang mudah dipenuhi orang seperti depan minimarket juga akan membuat Anda lebih mudah bergerak. Jika datang bersama keluarga, menentukan titik kumpul sebelumnya akan terasa lebih aman.
A. Karena api okuribi mudah terlihat kecil di foto, hasilnya biasanya lebih baik jika Anda tidak terlalu banyak zoom dan memasukkan siluet gunung bersama cahaya kota dalam satu frame. Dengan smartphone, mode malam dan posisi stabil yang disandarkan ke pagar atau benda lain akan membantu mengurangi blur. Jika berada di tempat yang banyak kepala orang terlihat, mundur sedikit dan menaikkan sudut bidik sering membuat komposisi lebih bersih. Menurunkan eksposur sedikit sebelum memotret juga membantu agar cahaya api tidak terlalu putih.
A. Jika tidak nyaman dengan keramaian, trotoar yang lebih lebar atau taman yang sedikit menjauh dari pusat tepi sungai biasanya relatif lebih aman dibanding bagian tengah area berkumpul. Jika Anda bisa mendapat tempat duduk, stamina akan lebih terjaga. Barang yang sebaiknya dibawa antara lain minuman, obat anti nyamuk, jaket tipis, dan lampu kecil portabel. Jalan pulang cukup gelap, jadi sepatu yang terang atau bahan reflektif akan membantu saat berjalan. Kartu kontak juga berguna sebagai antisipasi jika terpisah.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.