Wisata Hachinohe dan Pantai Tanesashi Tanpa Mobil
Untuk menuju kawasan pesisir Hachinohe tanpa mobil, Anda dapat menggunakan Jalur JR Hachinohe dan bus wisata Pantai Tanesashi, Umineko-gō.
Pantai Tanesashi (Tanesashi Kaigan) adalah kawasan berpemandangan indah di Kota Hachinohe yang ditetapkan sebagai Tempat Berpemandangan Indah Nasional pada 1937 dan menjadi bagian dari Taman Nasional Sanriku Fukkō pada 2013.
Di setiap lokasi, Anda akan menemukan pemandangan berbeda, mulai dari karang dan pantai berpasir hingga padang rumput alami yang membentang ke arah laut.
Waktu Tempuh dari Stasiun Hachinohe ke Stasiun Same dan Tanesashi-Kaigan
Jalur JR Hachinohe menghubungkan Stasiun Hachinohe, tempat berhentinya Tōhoku Shinkansen, dengan stasiun pesisir seperti Same dan Tanesashi-Kaigan melalui Stasiun Hon-Hachinohe.
Perkiraan waktu perjalanan adalah sekitar 10 menit dari Stasiun Hachinohe ke Hon-Hachinohe, sekitar 15 menit dari Hon-Hachinohe ke Same, serta sekitar 15 menit dari Same ke Tanesashi-Kaigan.
Dari Stasiun Tokyo ke Stasiun Hachinohe, perjalanan dengan kereta langsung Tōhoku Shinkansen memerlukan sekitar 2 jam 45 menit.
Tentukan Kereta Jalur Hachinohe untuk Pulang Sebelum Berangkat
Periksa terlebih dahulu jadwal kereta dari Stasiun Tanesashi-Kaigan menuju Hachinohe, lalu hitung mundur untuk menentukan waktu mengakhiri jalan-jalan.
Jika akan berganti ke Shinkansen di Stasiun Hachinohe, sediakan waktu yang cukup untuk berpindah kereta selain memperhatikan waktu kedatangan kereta.
Stasiun Hachinohe dan Stasiun Hon-Hachinohe adalah dua stasiun berbeda, jadi jangan sampai tertukar saat memastikan stasiun keberangkatan kereta yang Anda pesan.
Shinkansen berhenti di Stasiun Hachinohe, sedangkan Stasiun Hon-Hachinohe merupakan stasiun terdekat ke pusat Kota Hachinohe.
Selain jadwal reguler, sebaiknya periksa juga pengumuman pembatalan perjalanan atau perubahan jadwal akibat pekerjaan pada fasilitas perkeretaapian sebelum berangkat.
Mengunjungi Habitat Perkembangbiakan Camar di Kabushima dan Kuil Shinto Kabushima
Di Kabushima (pulau kecil di pesisir Hachinohe), Anda dapat menikmati pemandangan khas Hachinohe yang memadukan panorama pantai, kuil Shinto, dan habitat perkembangbiakan umineko, camar ekor hitam.
Meskipun namanya mengandung kata “shima” yang berarti pulau, kini tempat ini terhubung dengan daratan sehingga dapat dikunjungi tanpa naik kapal.
Kabushima awalnya merupakan pulau terpisah, tetapi terhubung ke daratan melalui pekerjaan reklamasi yang dimulai pada 1942 (Shōwa 17).
Pulau kecil ini memiliki luas sekitar 1,8 ha dan tinggi sekitar 17 m, dengan Kuil Shinto Kabushima di puncaknya.
Sekitar 15 Menit Berjalan Kaki dari Stasiun Same ke Kabushima dan Kuil Shinto Kabushima
Dari Stasiun Same di Jalur JR Hachinohe ke Kabushima, waktu berjalan kaki diperkirakan sekitar 15 menit.
Sebelum meninggalkan stasiun, periksa arah perjalanan di peta; jika akan menggunakan bus, ketahui juga lokasi halte Kabushima Kaihin Kōen (Taman Pesisir Kabushima).
Bangunan Kuil Shinto Kabushima terbakar pada 2015, tetapi berhasil dibangun kembali pada 2020 dengan pekerjaan yang terutama dilakukan saat umineko tidak berada di pulau agar tidak mengganggu perkembangbiakannya.
Di Kuil Shinto Kabushima, dahulukan kegiatan beribadah; saat memotret, berhentilah di tempat yang tidak menghalangi jalan masuk atau pergerakan pengunjung yang beribadah.
Untuk menghindari kotoran umineko, Anda dapat menggunakan payung yang disediakan di dekat tangga menuju kuil.
Jika ada papan petunjuk tentang pemotretan atau area yang boleh dimasuki di lingkungan kuil, ikuti petunjuk tersebut.
Waktu Melihat Umineko: Maret–Agustus, Amati dengan Tenang dari Jauh
Kabushima ditetapkan sebagai Monumen Alam Nasional pada 1922 (Taishō 11) dengan nama “Habitat Perkembangbiakan Umineko Kabushima”.
Umineko biasanya mulai tiba sekitar awal Maret, bertelur sekitar April, menetaskan anak sekitar Juni, dan meninggalkan pulau sekitar Agustus.
Pada musim berkembang biak, diperkirakan sekitar 30.000 ekor umineko hidup di pulau ini.
Musim semi hingga musim panas merupakan masa berkembang biak, tetapi bukan berarti kawanan burung dapat dilihat dengan kondisi yang sama di tempat yang sama sepanjang tahun.
Sekitar pertengahan Mei, ketika bunga kanola bermekaran di pulau, perpaduan gerbang torii merah, umineko putih, dan langit biru terlihat indah.
Jika tujuan utama Anda adalah mengamati burung, periksa terlebih dahulu kondisi kedatangan dan perkembangbiakannya di lokasi.
Jangan memberi makan umineko.
Meskipun burung tidak terbang menjauh, jangan menganggap Anda boleh mendekatinya; jaga jarak dari induk yang melindungi telur dan anaknya, lalu amati dengan tenang.
Mengenal Umineko dan Sejarah Pulau di Tempat Istirahat Kabushima
Tempat Istirahat Kabushima yang berada tepat di depan pulau memiliki panel pameran tentang sejarah Kabushima dan ekologi umineko.
Selain menyediakan brosur wisata, tempat ini memiliki toilet dan mesin penjual otomatis sehingga praktis untuk beristirahat sebelum atau sesudah berjalan-jalan.
Melalui pamerannya, Anda dapat memahami lebih jauh pemandangan di depan mata dan kehidupan burung di pulau.
Jam buka adalah 9:00–17:00 pada April–November dan 9:00–16:00 pada Desember–Maret; tutup pada 29 Desember–3 Januari.
Bus Wisata Pantai Tanesashi Umineko-gō dan Dek Observasi Ashigezaki
Bus wisata dapat digunakan untuk berpindah dari kawasan Kabushima menuju Padang Rumput Alami Tanesashi.
Jarak menyusuri pesisir dari Stasiun Same ke Stasiun Tanesashi-Kaigan sekitar 9 km, sehingga Anda perlu menyediakan cukup waktu jika berjalan kaki.
Naik Bus dari Kabushima Kaihin Kōen Menuju Pantai Tanesashi
Dari halte Kabushima Kaihin Kōen, naiklah Umineko-gō yang menuju Stasiun Tanesashi-Kaigan.
Jika ingin ke padang rumput, turun di halte Tanesashi Kaigan Information Center (Pusat Informasi Pantai Tanesashi) akan lebih praktis.
Periksa papan tujuan bus; jika ragu, tunjukkan nama halte tujuan kepada pengemudi saat naik.
Ongkos dibayar saat turun, dan selain uang tunai, kartu IC transportasi seperti Suica juga dapat digunakan.
Aturan tiket dan pembayaran kereta berbeda dari bus, jadi jangan menganggap kartu yang bisa dipakai di bus otomatis dapat digunakan di kereta.
Tarif, Periode Operasi, dan Tiket Harian Umineko-gō
Umineko-gō adalah bus wisata yang dioperasikan oleh Biro Transportasi Kota Hachinohe, menghubungkan Stasiun JR Same dan Stasiun JR Tanesashi-Kaigan dalam sekitar 28 menit sekali jalan, meskipun dapat berubah sesuai kondisi lalu lintas.
Halte utamanya adalah Same (Stasiun JR Same), Kabushima Kaihin Kōen, Ashigezaki Tenbōdai-mae, Pantai Ōsuka, Tanesashi Kaigan Information Center, dan Stasiun Tanesashi-Kaigan.
Tarif dewasa mulai dari 150 yen dengan batas maksimal 200 yen, sedangkan tarif anak mulai dari 80 yen dengan batas maksimal 100 yen.
Pada tahun fiskal 2026, bus beroperasi setiap hari dari 1 April–8 November, kecuali pada hari maraton 17 Mei, dengan masing-masing 7 perjalanan untuk arah pergi dan pulang; selama musim dingin dari 9 November–31 Maret tahun berikutnya, bus hanya beroperasi pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional, kecuali 1–3 Januari, dengan masing-masing 4 perjalanan untuk setiap arah.
Jika ingin turun di beberapa halte, Anda juga dapat memilih tiket harian Umineko-gō yang dibeli melalui ponsel (dewasa 400 yen, anak 200 yen, pembayaran dengan kartu kredit).
Pemandangan dan Cara Menuju Dek Observasi Ashigezaki
Dek Observasi Ashigezaki adalah tempat untuk memandang Samudra Pasifik dari tanjung dan juga menjadi titik awal jalur jalan kaki Pantai Tanesashi.
Tempat ini digunakan oleh militer Jepang sebagai fasilitas militer pada akhir Perang Pasifik, dan kini dibuka untuk umum sebagai dek observasi.
Dari Stasiun Same, waktu berjalan kaki diperkirakan sekitar 40 menit; Anda juga dapat menggunakan Umineko-gō.
Periksa juga jadwal bus yang akan Anda gunakan untuk melanjutkan perjalanan dari dek observasi.
Menikmati Padang Rumput Alami Tanesashi dan Pesisir Laut
Di Padang Rumput Alami Tanesashi, hamparan rumput yang landai berpadu dengan laut berbatu karang di sebelahnya.
Kawasan ini merupakan salah satu pemandangan ikonis Pantai Tanesashi, dengan rumput alami yang memanjang hingga tepi ombak; lanskapnya terbentuk melalui hubungan manusia dan alam, termasuk penggembalaan kuda yang telah dilakukan sejak dahulu.
Sisakan waktu untuk berhenti dan menikmati pemandangan, alih-alih hanya mengejar jarak berjalan yang jauh, agar suasana pesisir dapat dinikmati dengan santai.
Persiapan Jalan-jalan di Tanesashi Kaigan Information Center
Setibanya di lokasi, cobalah melihat pameran tentang alam dan kehidupan masyarakat setempat di Tanesashi Kaigan Information Center.
Fasilitas ini dibuka pada 2014 di depan padang rumput alami, dan tiket masuknya gratis.
Melalui model, panel, dan video, pamerannya memperkenalkan hubungan manusia dengan alam dari perairan lepas pantai hingga kawasan perbukitan pedesaan, serta para sastrawan dan seniman yang pernah mengunjungi Pantai Tanesashi.
Pusat ini menyediakan informasi tentang kawasan Pantai Tanesashi dan Michinoku Coastal Trail.
Michinoku Coastal Trail adalah jalur pendakian jarak jauh sepanjang lebih dari 1.000 km yang menyusuri pesisir Pasifik dari Kabushima sebagai titik awal utaranya hingga Kota Sōma di Prefektur Fukushima.
Jam buka adalah 9:00–17:00 pada April–November dan 9:00–16:00 pada Desember–Maret; tutup pada 29 Desember–3 Januari.
Jika ingin mengetahui arah yang akan ditempuh atau kondisi jalur, mintalah saran dan tentukan jangkauan perjalanan sesuai cuaca hari itu serta kemampuan fisik Anda.
Tempat Makan dan Kafe Tepi Laut di Sekitar Pantai Tanesashi
Di sekitar Stasiun Tanesashi-Kaigan dan pusat informasi terdapat tempat makan.
Di sekitar Pantai Tanesashi juga ada restoran yang menyajikan hasil laut seperti uni-don, nasi dengan bulu babi.
Selain itu, di Umi Café Tanesashi yang berada di Tempat Istirahat Pantai Tanesashi di sebelah pusat informasi, Anda dapat menikmati makanan dan minuman sambil memandang padang rumput alami.
Sandwich ikan makerel juga merupakan menu populer.
Periksa tempat makan yang sedang buka serta menu yang tersedia.
Dengan menyelingi waktu berjalan di luar ruangan dan waktu duduk beristirahat, Anda dapat menikmati perjalanan dengan lebih santai.
Memandang Kontur Padang Rumput Alami dan Cakrawala
Di padang rumput, cobalah menikmati kontur padang rumput yang landai bersama laut yang terbentang di baliknya.
Saat memotret, masukkan padang rumput di bagian depan foto daripada hanya memenuhi bingkai dengan laut, agar kesan luas yang khas dari tempat ini lebih mudah terlihat.
Selain mengharapkan pemandangan hijau, perhatikan pula bunga liar dan warna rumput sesuai musim kunjungan.
Pantai Tanesashi disebut memiliki sekitar 650 jenis tumbuhan berbunga; di sepanjang jalur, hamahirugao (bunga morning glory pantai) mekar pada Mei–Agustus, sedangkan sukashi-yuri (lili) dan nikkō-kisuge (daylily kuning) mekar sekitar Juni–Agustus, sehingga tumbuhan pantai dan pegunungan dapat dilihat berdekatan.
Hamanasu (mawar pantai) dan hamagiku (krisan pantai) juga menghiasi pesisir pada musimnya masing-masing.
Pilih tempat beristirahat dengan mempertimbangkan kondisi pijakan dan aktivitas orang di sekitar; Anda tidak perlu memaksakan diri mendekati bebatuan atau tepi air.
Jalur Jalan Kaki di Hutan Pinus Yodo no Matsubara
Yodo no Matsubara adalah bagian jalur jalan kaki yang diapit deretan pohon pinus berusia sekitar 100 tahun.
Garis pantai dapat terlihat di sela-sela pinus, tetapi jalurnya juga menanjak dan menurun, sehingga jangan menganggapnya sama dengan berjalan di padang rumput yang datar.
Jangan langsung berencana menempuh seluruh jalur; tentukan waktu untuk berbalik agar tidak terlambat naik kereta pulang, lalu kembali melalui jalan yang sama.
Dari Stasiun Tanesashi-Kaigan ke padang rumput alami diperlukan sekitar 3 menit berjalan kaki, tetapi perhitungkan waktu kembali secara terpisah jika Anda berjalan sampai ke hutan pinus.
Hari Tanpa Layanan Bus Umineko-gō saat Musim Dingin, Pakaian untuk Pesisir, dan Etika Menjaga Alam
Dalam merencanakan wisata pantai tanpa mobil, memeriksa hari operasi bus dan cuaca yang memungkinkan untuk berjalan kaki terlebih dahulu sangatlah penting.
Hari Operasi Bus dan Jalur JR Hachinohe
Hari dan jumlah perjalanan Umineko-gō berubah sesuai musim; saat musim dingin, bus hanya beroperasi pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.
Jadwal musim dingin untuk tahun fiskal 2026 mulai berlaku pada 9 November, dan bus tidak beroperasi pada 1–3 Januari, jadi periksa informasi operasi untuk tanggal kunjungan Anda.
Pada hari Umineko-gō tidak beroperasi, periksa pula jadwal Jalur JR Hachinohe yang menghubungkan Stasiun Same dan Stasiun Tanesashi-Kaigan.
Dari Stasiun Same ke Stasiun Tanesashi-Kaigan, perjalanan dengan Jalur JR Hachinohe memerlukan sekitar 15 menit.
Pada hari ketika jadwal kereta tidak sesuai, jangan menggantinya dengan perjalanan kaki yang terlalu panjang.
Saat hujan atau angin kencang, persingkat jalan-jalan di luar ruangan; jika cuaca diperkirakan buruk, ubahlah rencana perjalanan yang berfokus pada pantai.
Siapkan Sepatu yang Nyaman untuk Berjalan dan Jaket Penahan Angin
Pilih pakaian dengan mempertimbangkan kegiatan berjalan di rumput dan jalur setapak, bukan hanya berjalan-jalan di kota.
Untuk berjalan-jalan di tepi laut, perlengkapan berikut akan berguna.
- Sepatu yang sudah nyaman dipakai berjalan dan jaket penahan angin
- Perlengkapan hujan, minuman, dan pelindung dari sinar matahari
- Ponsel yang sudah terisi daya dan jadwal perjalanan yang telah disimpan
Jam buka fasilitas istirahat berbeda dari waktu keberangkatan kereta, jadi jangan merencanakan perjalanan dengan anggapan Anda bisa menunggu di dalam ruangan setelah fasilitas tutup.
Khusus pada Desember–Maret, Tempat Istirahat Kabushima dan Tanesashi Kaigan Information Center sama-sama tutup pukul 16:00, sehingga Anda perlu memperhatikan tempat menunggu kereta sore.
Dahulukan Burung, Tumbuhan, dan Orang di Sekitar daripada Foto
Saat berada di pesisir, nikmati wisata sambil tetap bertindak tanpa merusak alam.
Tabel berikut merangkum tindakan yang perlu diperhatikan dalam berbagai situasi.
| Situasi | Tindakan yang Dianjurkan | Tindakan yang Perlu Dihindari |
|---|---|---|
| Mengamati umineko | Amati dengan tenang dari kejauhan | Memberi makan atau mengejar burung |
| Mengamati bunga dan tumbuhan | Lihat dari jalur yang tersedia | Memetik atau menginjak area tumbuhan |
| Memotret | Ambil foto tanpa menghalangi orang lewat | Melewati pagar atau mendekat secara berbahaya |
| Beristirahat dan makan | Bawa pulang sampah Anda | Meninggalkan makanan |
Jika di lokasi ada tanda jalur ditutup atau kawasan perlindungan, ikuti petunjuk tersebut dan nikmati pemandangan dari tempat lain.
Penutup
Periksa terlebih dahulu kereta pulang dan kondisi operasi pada hari kunjungan, hindari jadwal perpindahan yang terlalu padat, dan sisakan waktu untuk menikmati laut.








Ulasan (0)