Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Pantai Hyakuna Okinawa: Laut Selatan & Situs Suci Ryukyu

Pantai Hyakuna Okinawa: Laut Selatan & Situs Suci Ryukyu
Panduan Pantai Hyakuna di Nanjo, Okinawa: laut dangkal, pasir putih, situs suci sekitar, fasilitas, keselamatan, dan spot lain di Tamagusuku.

Ringkasan Cepat

Sekilas daya tarik

Pantai Hyakuna di Kota Nanjo, Okinawa selatan adalah pantai alami untuk menikmati pasir putih dan laut dangkal dengan santai. Anda bisa merasakan bermain laut sekaligus ketenangan tempat suci Ryukyu.

Hal menarik

Daya tarik Pantai Hyakuna adalah pasir putih berkilau, laut dangkal yang nyaman untuk berenang, dan warna laut yang berubah menurut cuaca dan pasang. Anda bisa berjalan menyusuri pantai ke Pantai Mibaru di sebelahnya.

Akses

Sekitar 50 menit berkendara dari Bandara Naha (sekitar 22 km), sekitar 30 menit dari IC Haebaru-minami. Dengan bus, naik dari Terminal Bus Naha ke arah Kantor Kota Nanjo, ganti ke bus dalam kota, turun di "Pantai Mibaru", lalu berjalan kaki.

Biaya & parkir

Masuk gratis. Untuk navigasi mobil gunakan MAPCODE "232 500 203*06"; tersedia parkir berbayar (sekitar ¥500 per hari) di sisi Pantai Mibaru yang berdekatan.

Tempat suci di sekitar

Terdapat Yaharazukasa (tempat pemujaan di dalam laut) dan Hamagawa Utaki yang berkaitan dengan Amamikiyo, dewi pencipta Ryukyu. Pada dasarnya lihatlah dengan tenang, tanpa menyentuh, dari kejauhan.

Cara menikmati tiap musim

Pada musim semi, berjalan di pantai dengan cahaya lembut; musim panas, singgah singkat karena terik; musim gugur, berjalan-jalan sambil memotret; musim dingin, menikmati pemandangan di pantai yang sepi. Pembukaan musim laut biasanya sekitar akhir Maret–April.

Persiapan & perhatian sebelum berkunjung

Sebagai pantai alami, tidak ada pancuran atau kios sehingga pengunjung perlu menyiapkan kebutuhan sendiri. Siapkan minuman, pelindung matahari, sepatu laut, dan kantong sampah, serta perhatikan pijakan dan perubahan pasang.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Okinawa

Pantai Hyakuna Itu Tempat Seperti Apa? Laut Alami yang Ditemui di Nanjō, Okinawa Selatan

Pantai Hyakuna (Hyakuna Beach) adalah pantai alami yang terletak di Tamagusuku Hyakuna, Kota Nanjō, bagian selatan Pulau Utama Okinawa, dengan daya tarik berupa pasir putih dan laut dangkal yang bisa dinikmati dengan santai.

Alamatnya di Tamagusuku Hyakuna, Kota Nanjō, Prefektur Okinawa (kode pos 901-0603), dan dari Bandara Naha hanya sekitar 50 menit berkendara (sekitar 22 km), sehingga mudah dikunjungi bahkan untuk perjalanan sehari (one day trip).

Sementara pasir putih dan laut dangkal terbentang luas, di sekitarnya juga terdapat tempat yang berkaitan dengan kepercayaan Ryūkyū, sehingga cirinya adalah Anda bisa menikmati suasana tanah ini dengan tenang, bukan sekadar bermain di laut.

Pemandangan Tenang yang Tercipta dari Pasir Putih dan Laut Dangkal

Yang membentuk kesan Pantai Hyakuna adalah pasir yang cerah dan laut dangkal yang membentang perlahan menuju lepas pantai.

Pantai Hyakuna dikenal sebagai pantai alami yang mewakili bagian selatan Pulau Utama, dengan ciri pasir putih berkilau dan perairan dangkal yang mudah untuk berenang.

Warna laut berubah tergantung cuaca dan kondisi pasang surut; pada hari cerah tampak terang, dan pada hari mendung terlihat dengan corak warna yang lembut.

Tempat ini cocok untuk wisatawan yang ingin menghabiskan waktu sambil merasakan suara ombak dan suara angin, dibanding keramaian fasilitas wisata.

Justru Karena Pantai Alami, Datanglah dengan Persiapan

Karena Pantai Hyakuna adalah pantai alami, tidak ada ketetapan jam buka, dan tidak ada fasilitas maupun layanan.

Harga tiket masuknya umumnya gratis, tetapi karena kondisi setempat dan informasi terkait keselamatan bisa berubah, akan lebih tenang jika memeriksa panduan resmi sebelum berkunjung.

Karena tidak ada fasilitas maupun layanan seperti shower atau kios, Anda akan lebih nyaman jika menyiapkan terlebih dahulu minuman, antisipasi sinar matahari, alas kaki pelindung, dan kantong untuk barang yang basah.

Kenangan Doa Ryūkyū yang Tersisa di Dekatnya

Sekitar pantai Hyakuna juga dikenal sebagai tempat yang menyimpan legenda terkait Amamikyo, dewi pencipta dalam kepercayaan Ryūkyū.

Diceritakan sebagai tempat Amamikyo pertama kali mendarat saat datang dari seberang lautan.

Dengan menyadari bahwa di dekatnya terdapat tempat doa yang dijaga masyarakat setempat, bukan sekadar memandang pantai sebagai lokasi berenang, kesan perjalanan Anda akan terasa lebih dalam.

Penting untuk bersikap tidak membuat keributan atau suara keras, tidak menyentuh objek doa sembarangan, dan tidak masuk ke area yang belum jelas boleh dimasuki atau tidak.

Cara Menghabiskan Waktu di Pantai Hyakuna | Hal yang Ingin Diketahui Sebelum Berenang

Di Pantai Hyakuna, meski tidak menjadikan berenang sebagai satu-satunya tujuan, Anda bisa menikmatinya dengan tenang seperti berjalan di pasir, melihat perubahan pasang surut, dan memotret.

Karena pantai alami berubah ekspresinya tiap hari, lebih cocok untuk tidak menjejalkan jadwal dan menghabiskan waktu sesuai cuaca serta kondisi laut.

Sebelum Masuk Laut, Pastikan Kondisi Kaki dan Perubahan Pasang Surut

Meski laut dangkal, belum tentu tidak ada area berbatu, pecahan karang, rumput laut, atau perubahan arus.

Daripada berjalan lama dengan kaki telanjang, gunakanlah sandal atau sepatu laut yang boleh basah agar mengurangi kekhawatiran pada kaki.

Jika berenang, jangan memaksakan diri ke tengah laut dan bertindaklah agar tidak terpisah dari rombongan.

Nikmati Tampilan di Tiap Musim

Pantai Hyakuna berubah suasananya tergantung musim, sehingga kenangan perjalanan pun tersimpan berbeda meski di tempat yang sama.

Musim Tampilan Cara Menghabiskan Waktu
Musim semi (Maret–Mei) Cahaya lembut Berjalan di pantai
Musim panas (Juni–September) Sinar matahari kuat Singgah singkat
Musim gugur (Oktober–November) Warna laut tenang Jalan-jalan memotret
Musim dingin (Desember–Februari) Pantai sunyi Menikmati pemandangan

Pembukaan musim laut (umi-biraki) di Okinawa biasanya sekitar akhir Maret–April, dan pada musim panas mudah merasakan kecerahan khas tepi laut, tetapi persiapan menghadapi sinar matahari dan panas tidak boleh diabaikan.

Pada musim dingin atau hari mendung, dibanding berenang, lebih cocok menghabiskan waktu dengan berjalan di garis pantai dan menikmati ketenangan khas Kota Nanjō.

Sikap yang Perlu Disiapkan Saat Mengunjungi Yaharazukasa dan Hamagā-utaki

Dalam memahami sekitar Pantai Hyakuna, keberadaan tempat suci Yaharazukasa dan Hamagā-utaki tidak bisa diabaikan.

Daripada sekadar memandangnya sebagai objek wisata, jika Anda memiliki kesadaran bahwa sedang mendekati kawasan suci yang dijaga masyarakat setempat, cara Anda berjalan pun akan tenang dengan sendirinya.

Lihat Yaharazukasa yang Berdiri di Laut dari Kejauhan

Yaharazukasa adalah tempat pemujaan yang diyakini sebagai lokasi Amamikyo menapakkan langkah pertamanya saat datang dari Nirai Kanai, dunia lain di seberang lautan.

Tugu penanda berada di dalam laut, tenggelam saat air pasang, dan tampak seluruhnya saat air surut.

Meski terlihat saat air surut, lebih tenang menontonnya dengan diam sambil memastikan kondisi kaki dan laut, daripada memaksakan diri mendekat.

Jaga Ketenangan di Hamagā-utaki

Hamagā-utaki adalah kawasan suci yang diceritakan sebagai tempat Amamikyo, setelah mendarat, mengobati lelah perjalanan dengan air mata air dan tinggal sementara.

Utaki adalah tempat yang berkaitan dengan doa masyarakat setempat, dan suasananya berbeda dengan tempat yang ditujukan hanya untuk foto kenang-kenangan wisata.

Perhatikan baik-baik pintu masuk dan area panduan, lalu jangan masuk ke lahan pribadi atau area yang belum jelas boleh dimasuki atau tidak.

Yang Boleh dan Tidak Boleh di Tempat Doa

Meski tidak mengetahui tata cara keagamaan secara rinci, jika Anda menjaga prinsip dasar yaitu bersikap tenang, tidak menyentuh, dan tidak membawa pulang, Anda akan mudah menunjukkan rasa hormat sebagai wisatawan.

Situasi Tindakan Baik Tindakan yang Dihindari
Sekitar tempat pemujaan Berjalan tenang Ribut dengan suara keras
Batu atau tugu Lihat dari jauh Menyentuh dan memindahkan
Foto Pastikan sekitar Memotret peziarah
Benda alam Biarkan apa adanya Membawa pulang

Saat memotret, hanya dengan memastikan agar orang yang sedang berdoa atau warga setempat tidak ikut terfoto, Anda sudah bisa menghormati suasana tempat itu.

Keselamatan dan Etika yang Perlu Diperhatikan Wisatawan

Untuk menikmati Pantai Hyakuna dengan nyaman, penting untuk memikirkan keselamatan laut, pelestarian alam, dan kepedulian terhadap lingkungan setempat secara bersamaan.

Jika Anda datang dengan perasaan berbeda dari pantai resor yang fasilitasnya lengkap, Anda tidak akan mudah bingung di lokasi.

Di Pantai Alami, Anggaplah Pengelolaan Diri sebagai Dasar

Karena pantai alami tanpa fasilitas dan layanan, lebih tenang jika tidak mengharapkan shower, kios, atau tempat istirahat secara wajar di lokasi.

Putuskan apakah akan masuk laut atau tidak dengan melihat cuaca, ombak, pasang surut, dan kondisi tubuh.

Pada hari ketika Anda merasa sedikit saja khawatir, pilihan untuk tidak berenang dan menikmati pemandangan dari pantai juga akan menambah kepuasan perjalanan.

Kepedulian terhadap Sampah dan Suara Mengubah Kesan Pantai

Sampah yang dihasilkan di pantai, pada dasarnya dibawa pulang dan tidak ditinggalkan di lokasi.

Saat memutar musik pun, pedulilah pada orang sekitar dan tempat doa, lalu aturlah volume agar tidak merusak suasana tepi laut yang tenang.

Tindakan seperti mengukir huruf di pasir atau bebatuan, membawa pulang pecahan karang, dan mengejar satwa liar sebaiknya dihindari.

Saat Memotret, Utamakan Kepedulian pada Orang dan Kawasan Suci

Pantai Hyakuna memiliki keterbukaan laut dan langit yang indah, sehingga banyak momen yang membuat ingin memotret.

Namun, di dekat tempat pemujaan atau utaki, pastikan terlebih dahulu apakah suasananya memungkinkan untuk memotret dan apakah Anda tidak mengganggu doa orang lain.

Pemotretan yang melampaui foto perjalanan biasa, seperti drone atau pemotretan komersial, bisa saja memerlukan konfirmasi izin atau aturan.

Bagi yang Membawa Anak, Pusatkan pada Pengamatan Dibanding Berenang

Jika berkunjung bersama anak kecil, cara menghabiskan waktu yang singkat dan aman lebih cocok, seperti berjalan di pasir, melihat kerang, dan menyaksikan warna laut di tepi ombak, dibanding bermain dengan masuk dalam.

Karena di pantai alami kondisi kaki bisa berubah mendadak, jangan lepaskan pandangan dari anak dan pastikan orang dewasa selalu berada di dekatnya meski di tepi ombak.

Cara Menuju Pantai Hyakuna serta Perkiraan Tempat Parkir

Karena Pantai Hyakuna terletak di lokasi yang sulit dijangkau hanya dengan transportasi umum, akan lebih lancar jika Anda memahami cara menuju lokasi sebelumnya.

Dengan mengetahui perkiraan masing-masing antara mobil sewaan (rental car) dan bus, akan lebih mudah memasukkannya ke dalam rencana perjalanan.

Cara Menuju dengan Mobil Sewaan dan Tempat Parkir

Dari Bandara Naha, perkiraannya sekitar 22 km lewat jalan biasa, sekitar 50 menit berkendara.

Jika menggunakan Jalan Tol Okinawa (Okinawa Expressway), Anda akan tiba sekitar 30 menit dari Haebaru-Minami IC.

Saat menggunakan navigasi mobil, MAPCODE "232 500 203*06" bisa menjadi penanda, dan di sisi Pantai Mibaru (Mibaru Beach) yang bersebelahan terdapat tempat parkir berbayar (sekitar 500 yen per hari).

Karena harga dan lokasi parkir bisa berubah, akan lebih tenang jika memeriksa panduan sebelum berkunjung.

Cara Menuju dengan Bus

Jika menggunakan bus, rute dasarnya adalah menuju arah Kantor Kota Nanjō dari Naha Bus Terminal, lalu berganti ke bus dalam kota dan turun di halte Mibaru Beach.

Karena ada juga ruas dengan jumlah armada terbatas, akan lebih tenang menghabiskan waktu jika memeriksa jadwal pulang terlebih dahulu.

Pantai Hyakuna dan Pantai Mibaru berada pada jarak yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki menyusuri pasir, jadi setelah turun bisa diakses dengan jalan kaki.

Berdasarkan Gaya Perjalanan | Cara Menikmati Pantai Hyakuna

Pantai Hyakuna lebih cocok untuk orang yang ingin berjalan di pantai alami dengan ritme sendiri, dibanding orang yang mencari permainan laut yang ramai.

Jika memilih cara menghabiskan waktu sesuai tujuan perjalanan, Anda akan mudah merasa puas meski singgah sebentar.

Tipe Cara Menikmati Hal yang Perlu Disadari
Kunjungan pertama Berjalan di pantai Pastikan panduan
Pecinta foto Memotret laut dan langit Menghindari orang
Membawa keluarga Tepi ombak Bermain singkat
Pecinta budaya Mengunjungi tempat suci Berjalan tenang

Jika Pertama Kali ke Okinawa Selatan, Pusatkan pada Pemandangan

Wisatawan yang pertama kali mengunjungi Kota Nanjō akan lebih mudah memasukkan Pantai Hyakuna ke dalam rencana perjalanan jika tidak menganggapnya hanya untuk berenang berjam-jam, melainkan sebagai tempat merasakan pemandangan laut Okinawa selatan.

Meski di hari yang cuacanya mudah berubah, hanya dengan berjalan singkat di pantai, Anda bisa merasakan kecerahan dan ketenangan laut bagian selatan.

Bagi yang Ingin Menghabiskan Waktu dengan Tenang, Jangan Menjejalkan Jadwal

Kelebihan Pantai Hyakuna terletak pada ruang lapang untuk menikmati waktu tanpa jadwal yang terlalu rinci.

Waktu seperti duduk sambil mendengar suara ombak, memandang perubahan warna laut, dan berjalan sedikit di pasir akan meninggalkan kesan berbeda dengan perjalanan yang terburu-buru mengelilingi tempat wisata.

Bagi yang Ingin Memotret, Utamakan Kepedulian Dibanding Komposisi

Hanya dengan memasukkan laut, pasir, dan langit secara luas, hasilnya akan menjadi foto dengan keterbukaan khas Pantai Hyakuna.

Dengan memilih tempat yang sepi orang dan menahan diri saat memotret di dekat tempat doa, Anda bisa menyeimbangkan dokumentasi perjalanan dan rasa hormat pada lingkungan setempat.

Kesimpulan | Menghadapi Laut Tenang dan Tempat Suci di Pantai Hyakuna

Pantai Hyakuna adalah pantai alami di Kota Nanjō, Okinawa selatan, tempat wisatawan bisa menikmati pasir putih dan laut dangkal.

Di sisi lain, di sekitarnya terdapat tempat-tempat suci yang berkaitan dengan dewa pencipta Ryūkyū, Amamikyo, seperti Yaharazukasa dan Hamagā-utaki, sehingga rasa hormat juga diperlukan saat berjalan di tepi laut.

Periksa fasilitas dan informasi keselamatan sebelumnya, jangan memaksakan diri berenang, dan habiskan waktu sesuai cuaca serta kondisi pasang surut.

Bagi wisatawan yang ingin merasakan laut yang tenang, jejak doa, dan pemandangan damai khas Kota Nanjō, Pantai Hyakuna adalah tempat yang menambah kedalaman pada perjalanan ke bagian selatan Pulau Utama Okinawa.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Hyakuna Beach adalah pantai alami di Hyakuna, Tamagusuku, Kota Nanjo, Okinawa selatan, tempat Anda bisa santai menikmati pasir putih dan laut dangkal yang luas. Ini bagian dari pantai sepanjang sekitar 2 km yang berbatas dengan Mibaru Beach di sebelahnya oleh batu kapur raksasa, dan di ujung utara terdapat legenda tempat mendaratnya Amamikiyo, dewi pencipta Ryukyu, yang membedakannya dari pantai renang lainnya.
A. Kawasan Hyakuna Beach adalah tempat suci yang terkait dengan legenda Amamikiyo, dewi pencipta Ryukyu. Diceritakan inilah tempat ia menyeberang dari Nirai Kanai, dunia lain di seberang laut, dan menapakkan langkah pertamanya. Jika menyadari bahwa tempat ini juga merupakan tempat ibadah (lokasi doa), Anda akan memandangnya bukan hanya sebagai hamparan pasir, tetapi sebagai ruang yang tenang dan sakral.
A. Yaharazukasa dikenal sebagai tonggak penanda di tengah laut yang diyakini sebagai tempat mendaratnya Amamikiyo. Saat air pasang ia tenggelam, dan saat surut seluruhnya muncul. Hamagawa Utaki (tempat doa suci Okinawa) diceritakan sebagai tempat tinggal sementara, dan ciri khasnya adalah pemandangan yang berubah mengikuti pasang surut.
A. Dari Bandara Naha ke Hyakuna Beach, perjalanan berkendara memakan waktu sekitar 50 menit. Memarkir di tempat parkir berbayar sisi Mibaru Beach yang bersebelahan akan memudahkan akses ke toilet dan kamar bilas. Karena di sekitarnya ada jalan permukiman yang sempit, prinsip dasarnya hindari parkir di pinggir jalan.
A. Pergi ke Hyakuna Beach dengan bus bisa saja, tapi jumlah armadanya sedikit. Karena mungkin ada bagian yang harus ditempuh berjalan kaki dan waktu tunggu saat berganti bus, jika mengutamakan waktu, mobil sewaan atau taksi lebih realistis. Sejak sore, cek dulu jadwal bus pulang agar lebih tenang. Untuk berenang yang banyak bawa barang, perjalanan dengan mobil lebih nyaman.
A. Hyakuna Beach sendiri adalah pantai alami tanpa fasilitas, tapi di sisi Mibaru Beach yang bersebelahan ada toilet, kamar bilas berbayar, ruang ganti, dan kios. Kamar bilas sekitar 300 yen, dan parkir sekitar 500 yen per hari. Siapkan minuman dan pelindung sinar matahari lebih dulu, dan jika butuh fasilitas, lebih realistis memilih lokasi dekat sisi Mibaru Beach.
A. Meski dangkal dan landai, ada area berbatu, pecahan karang, dan arus, jadi perlu hati-hati dengan pijakan kaki. Jangan bertelanjang kaki, pakailah sepatu air, dan pada Juni-September saat ubur-ubur kotak banyak, lebih aman memilih pantai renang yang berjaring atau ada pengawas. Di pantai alami, keputusan untuk tidak memaksakan diri ke tengah laut lebih aman.
A. Jalan-jalan di tepi laut bisa dinikmati sepanjang tahun, tapi kenyamanan berenang berubah menurut musim dan kondisi laut. Musim semi hingga gugur lebih banyak hari yang cocok bermain air, dan musim dingin pas untuk berjalan sambil memandang laut jernih. Saat surut, Yaharazukasa lebih mudah terlihat, jadi memeriksa pasang surut sebelum pergi akan menambah kepuasan.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.