Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Wisata Kagawa 1 Hari: Taman Ritsurin, Yashima & Udon Sanuki

Wisata Kagawa 1 Hari: Taman Ritsurin, Yashima & Udon Sanuki
Rute sehari di Kagawa dari Takamatsu: Taman Ritsurin, udon Sanuki, lalu Yashima, lengkap dengan tips transportasi dan cara memesan di kedai udon swalayan.

Ringkasan Cepat

Ringkasan singkat

Itinerari sehari di Kagawa ini berawal dari Takamatsu: pagi mengunjungi Taman Ritsurin, siang menikmati udon Sanuki, lalu sore menuju Kuil Yashima-ji, Yashimaru, dan sejumlah titik pemandangan. Dalam satu hari, Anda dapat menikmati taman, budaya kuliner, sejarah, dan pemandangan Laut Pedalaman Seto secara seimbang. Itinerari ini dapat ditempuh dengan transportasi umum maupun mobil.

Urutan berkeliling dalam sehari

Pagi berjalan-jalan di Taman Ritsurin, siang memilih kedai udon yang mudah dijangkau, sore naik ke puncak Yashima, dan malam ke pusat kota Takamatsu; urutan ini memudahkan pembagian tenaga.

Daya tarik Taman Ritsurin

Taman jelajah yang ditetapkan sebagai Tempat Pemandangan Indah Khusus nasional ini menggunakan Gunung Shiun sebagai latar. Dari bukit Hiraiho, Anda dapat menikmati pemandangan berlapis berupa kolam selatan, jembatan, dan pohon pinus, serta panorama yang berubah di setiap langkah.

Daya tarik Yashima

Yashima adalah dataran tinggi setinggi sekitar 292 m di dalam Taman Nasional Laut Pedalaman Seto. Di sini, Anda dapat mengunjungi Kuil Yashima-ji yang merupakan kuil ke-84, menikmati panorama dari Shishi-no-Reigan, dan melihat Yashimaru yang berbentuk koridor.

Cara menuju Yashima

Sekitar 10–18 menit dengan bus antar-jemput puncak Yashima (sekali jalan: dewasa 200 yen, anak 100 yen) dari Stasiun JR Yashima atau Stasiun Kotoden Yashima. Jika menggunakan Kotoden, berganti ke Jalur Shido di Stasiun Kawaramachi.

Perkiraan biaya

Tiket masuk Rumah Pusaka Kuil Yashima-ji adalah 500 yen untuk dewasa dan 300 yen untuk pelajar SMP ke bawah; biaya parkir di area wisata puncak Yashima adalah 300 yen untuk mobil biasa.

Penyesuaian cuaca dan musim

Berjalan di taman dan menikmati pemandangan Yashima bergantung pada cuaca. Pada hari panas, utamakan Taman Ritsurin pada pagi hari; saat hujan atau angin kencang, persingkat waktu di luar ruangan dan lengkapi perjalanan dengan bersantap serta berbelanja di pusat kota agar tetap nyaman.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel rekomendasi tentang Kagawa

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Itinerari Wisata Sehari di Kagawa|Cara Menikmati Takamatsu dalam Satu Hari

Itinerary wisata sehari di Kagawa adalah rute klasik yang berangkat dari Takamatsu dan menyusuri Taman Ritsurin (Ritsurin-koen), Yashima, dan udon Sanuki (Sanuki Udon) dalam satu hari.

Jika berangkat dari Takamatsu, menyusuri Taman Ritsurin yang merupakan Tempat Pemandangan Indah Istimewa pada pagi hari, udon Sanuki pada siang hari, dan Yashima pada sore hari membuat taman, budaya kuliner, dan pemandangan Laut Pedalaman Seto (Seto Inland Sea) mudah dirangkum dalam satu hari.

Karena Taman Ritsurin maupun Yashima sama-sama banyak bagian yang harus dijalani dengan berjalan kaki, mengunjungi taman pada pagi hari lalu naik ke atas gunung setelah makan juga cocok untuk membagi tenaga.

Jika alur satu hari ditata berdasarkan urutan kegiatan alih-alih waktu yang dipatok, hasilnya sebagai berikut.

Urutan Tempat singgah Kegiatan utama
Pagi Taman Ritsurin Menyusuri taman
Siang Kedai udon Memesan dan makan
Sore Puncak Yashima Kuil dan panorama
Petang Pusat kota Takamatsu Berjalan-jalan dan makan

Mulai pagi hari dari Taman Ritsurin

Jam buka Taman Ritsurin berbeda-beda menurut bulan, misalnya Januari pukul 7:00~17:00 dan Juli pukul 5:30~19:00 dengan rentang yang cukup lebar, sehingga memeriksa jam buka pada hari kunjungan sebelum berangkat akan lebih menenangkan.

Pada pagi hari relatif mudah menikmati pemandangan dengan santai, dan kamu bisa berjalan sambil memperhatikan permukaan air kolam serta bayangan pepohonan pinus.

Untuk makan siang, pilih kedai udon yang mudah dijangkau

Bepergian jauh hanya demi kedai terkenal terkadang membuat wisata Yashima setelahnya menjadi terburu-buru.

Memilih kedai yang mudah tersambung ke perjalanan berikutnya, seperti di sekitar Taman Ritsurin, sekitar Kawaramachi, atau di tengah perjalanan menuju Yashima, membuat penyusunan satu hari lebih mudah.

Pada sore hari, jelajahi puncak Yashima dengan berjalan kaki

Di Yashima, memadukan kuil Yashima-ji (kuil ke-84 dalam ziarah Shikoku), titik-titik panorama seperti Shishi-no-Reigan, dan Yashimaru memungkinkan kamu menikmati sejarah sekaligus pemandangan.

Puncak lebih mudah terasa anginnya dibandingkan pusat kota di dataran rendah, jadi praktis membawa pakaian yang bisa dikenakan sesuai musim.

Pada petang hari, pilih antara pemandangan atau berjalan-jalan di kota

Jika cuaca stabil, tunggu pemandangan petang di Yashima; jika langit tidak menentu, kembali lebih awal ke pusat kota Takamatsu, sesuaikan bagian akhir hari dengan kondisi hari itu.

Jika menggunakan kereta atau bus untuk pulang, memeriksa jadwal kepulangan begitu tiba di puncak Yashima akan memudahkan pergerakan.

Taman Ritsurin pada Pagi Hari|Menjelajahi Tempat Berpemandangan Indah Istimewa dengan Santai

Taman Ritsurin (Ritsurin-koen) adalah taman daimyo bergaya jalan-jalan yang menata kolam, bukit buatan, dan pohon pinus dengan latar belakang Gunung Shiun (Shiun-zan).

Ditetapkan sebagai Tempat Pemandangan Indah Istimewa nasional pada tahun 1953, kamu bisa menikmati pemandangan yang tercipta dari enam kolam dan tiga belas bukit buatan sambil berpindah posisi berjalan.

Luas totalnya termasuk Gunung Shiun mencapai sekitar 75 hektar, menjadikannya taman cagar budaya terluas di Jepang.

Pahami alur di dalam taman dari Gerbang Timur

Jika ini kunjungan pertama, memulai berjalan setelah memeriksa pusat informasi atau peta taman akan memudahkan memilih tempat yang ingin dilihat.

Di dalam taman kamu tidak hanya menikmati satu pemandangan; daya tariknya adalah 'ippo ikkei', satu pemandangan setiap satu langkah, karena panorama berubah saat kamu menyeberangi jembatan atau tiba di seberang kolam.

Amati komposisi di sekitar Hiraiho dan Nanko

Dari Hiraiho, kamu bisa memandang komposisi khas taman yang di dalamnya Nanko, jembatan, pohon pinus, dan gunung di belakangnya saling bertumpang tindih.

Di sekitar Nanko, memandang bangunan dan pepohonan yang terpantul di permukaan air sambil menyadari tumpang tindih antara pemandangan jauh dan dekat akan memudahkan merasakan rancangan taman.

Perhatikan perawatan pohon pinus dan teknik shakkei

Di Taman Ritsurin, pohon pinus yang bentuk cabangnya dirawat dengan cermat menjadi elemen penting dari pemandangan.

Jika kamu juga memperhatikan shakkei (pemandangan pinjaman) yang menarik bahkan Gunung Shiun di luar taman sebagai bagian dari panorama, kamu bisa merasakan keluasan ruang yang sulit ditangkap hanya dari foto.

Ambil foto di posisi yang tidak menghalangi lalu lintas orang

Berhenti lama di jembatan atau di jalur taman yang sempit membuat pengunjung lain sulit lewat.

Jika kamu berencana menggunakan tripod atau pemotretan khusus, periksa syarat penggunaannya terlebih dahulu.


Cara menikmati udon Sanuki|Mengenal jenis kedai

Kedai udon Sanuki (Sanuki Udon) ada beberapa jenis, seperti kedai umum tempat kamu memesan di kursi, kedai swalayan tempat kamu membawa sendiri makananmu, dan kedai yang menyatu dengan pabrik mi.

Meski pertama kali, jika kamu memeriksa papan petunjuk di pintu masuk atau loket pemesanan dan mengamati alur pengunjung sebelumnya, kamu bisa menikmatinya dengan tenang.

Mengetahui perbedaan tiap jenis kedai dapat mengurangi kebingungan saat memesan.

Jenis kedai Tempat memesan Penanganan peralatan makan
Kedai umum Di kursi atau lewat pramusaji Ditangani pramusaji
Kedai swalayan Loket pemesanan Dikembalikan sendiri
Tipe pabrik mi Berbeda tiap kedai Periksa papan petunjuk

Tentukan dulu nama menu dan porsinya

Sebelum mengantre, menentukan lebih dulu jenisnya seperti kake, bukkake, atau kamaage, serta apakah ingin mi panas atau dingin, membuat pemesanan lebih lancar.

Karena cara menyebut porsi dan cara memesan berbeda tiap kedai, saat ragu kamu boleh memastikan sambil menunjuk menu.

Di kedai swalayan, ikuti alur di dalam kedai

Di kedai swalayan, umumnya kamu memesan udon, memilih lauk seperti tempura atau onigiri, membayar, lalu membawanya sendiri ke kursi.

Ada kedai yang meminta kamu menambahkan sendiri bumbu dan kuahnya, tetapi ada juga kedai yang sebagian prosesnya dikerjakan pramusaji, jadi utamakan papan petunjuk di depan kedai.

Setelah makan, periksa tempat pengembalian

Di kedai swalayan, sering terlihat alur mengembalikan mangkuk dan nampan yang telah dipakai ke tempat pengembalian setelah makan.

Saat ramai, jangan menempati kursi terlalu lama setelah selesai makan, dan bertindaklah agar pengunjung berikutnya mudah menggunakannya sehingga kamu bisa menikmati santapan dengan nyaman.


Yashima pada sore hari|Menjelajahi kuil dan pemandangan Laut Pedalaman Seto

Yashima terletak di bagian timur laut Kota Takamatsu dan merupakan bentang alam berupa dataran tinggi setinggi sekitar 292 meter yang termasuk dalam Taman Nasional Laut Pedalaman Seto (Seto Inland Sea National Park).

Di puncaknya terkumpul tempat-tempat yang berkaitan dengan sejarah, kepercayaan, dan pemandangan alam, sehingga meski singgah sebentar kamu bisa menyentuh pemandangan yang khas Kagawa.

Tentukan lebih dulu moda transportasi menuju puncak Yashima

Dengan transportasi umum, kamu bisa naik bus antar-jemput puncak Yashima dari Stasiun JR Yashima atau Stasiun Kotoden Yashima, dan dari kedua stasiun itu ke puncak memakan waktu sekitar 10~18 menit.

Selain layanan siang, bus antar-jemput puncak Yashima juga memiliki layanan malam yang beroperasi pada Jumat, Sabtu, dan hari sebelum hari libur, dan karena layanan malam dihentikan pada hari Yashimaru tutup, periksa status operasi dan jadwal pada hari kunjunganmu.

Di Yashima-ji, jangan lupakan kepedulian terhadap peziarah

Yashima-ji adalah kuil ke-84 dari 88 Tempat Suci Shikoku; arca utamanya adalah patung duduk Kannon berlengan seribu dan berwajah sebelas, dan tempat ini dikunjungi bukan hanya oleh wisatawan tetapi juga oleh peziarah.

Tiket masuk balai pusaka adalah 500 yen untuk dewasa dan 300 yen untuk pelajar SMP ke bawah, dan loket penerimaan cap sutra buka pukul 7:00~17:00.

Di dalam kompleks, rendahkan suaramu, periksa papan pengumuman sebelum memotret di dalam bangunan atau di sekitar tempat pembagian jimat, dan hindari berdiri tepat di depan orang yang sedang berdoa.


Kenali bentang alam dan sejarah di Yashimaru

Yashimaru, fasilitas titik pertukaran puncak Yashima milik Kota Takamatsu, adalah bangunan berbentuk koridor sepanjang sekitar 200 meter yang dibuka pada tahun 2022, dan merupakan tempat singgah untuk menyentuh alam serta sejarah Yashima.

Dengan memandang bangunan dan pemandangan sekitarnya sebagai satu kesatuan, menjadi lebih mudah memahami mengapa Yashima sejak lama dicintai sebagai tempat yang menghadap luas ke pusat kota Takamatsu dan Laut Pedalaman Seto.

Jam buka adalah 9:00~17:00 (hingga 21:00 pada Jumat, Sabtu, dan hari sebelum hari libur), dan tutup pada hari Selasa (jika bertepatan dengan hari libur, diundur ke hari kerja berikutnya).

Nikmati pemandangan pulau-pulau dan pusat kota dari gardu pandang

Dari titik panorama seperti Shishi-no-Reigan, kamu bisa memandang pusat kota Takamatsu dan pulau-pulau di Laut Pedalaman Seto.

Karena meski cuaca cerah pemandangan jauh terkadang tampak samar, nikmati jangkauan yang bisa kamu lihat, dan jangan mendekati tepi tebing atau area terlarang.

Transportasi umum dan mobil|Cara menyusun rencana menurut moda transportasi

Rute ini bisa ditempuh dengan transportasi umum maupun mobil, tetapi tingkat kebebasan dan hal yang perlu diperiksa berbeda.

Memilih berdasarkan jumlah orang yang bepergian, banyaknya barang bawaan, dan seberapa terbiasa kamu menyetir dapat mengurangi beban selama berwisata.

Jika cara memakai tiap moda transportasi ditata, hasilnya sebagai berikut.

Moda transportasi Cocok untuk siapa Hal yang perlu diperhatikan
Transportasi umum Orang yang tidak menyetir Periksa jadwal
Mobil sewa Orang dengan banyak barang Periksa tempat parkir
Menggabungkan taksi Orang yang ingin sedikit berjalan Periksa titik penjemputan

Susun perjalanan dengan pergantian kereta di Stasiun Kawaramachi

Jika menggunakan Kotoden (Kereta Listrik Takamatsu-Kotohira), kamu bisa menyusun rute dari Stasiun Ritsurin-koen ke Stasiun Kawaramachi, lalu berpindah ke Jalur Shido (Shido Line) menuju Stasiun Kotoden Yashima.

Dari stasiun ke puncak digunakan bus antar-jemput puncak Yashima (sekali jalan 200 yen untuk dewasa, 100 yen untuk anak-anak), jadi periksa dulu sambungan antara kereta dan bus, lalu sesuaikan lama singgah di kedai udon.

Dengan mobil, periksa parkir dan status buka rumah makan

Taman Ritsurin dan puncak Yashima memiliki tempat parkir, dan Tempat Parkir Wisata Puncak Yashima seharga 300 yen untuk mobil biasa, sementara syarat penggunaan dan tingkat keramaian berbeda menurut hari.

Karena kedai udon berbeda-beda dalam jam buka, hari libur, dan penutupan lebih awal saat mi habis, perlu diperiksa sebelum berangkat.

Cara menyesuaikan dengan musim dan cuaca

Karena menyusuri taman dan panorama dari puncak Yashima dipengaruhi cuaca, penting untuk tidak mematok rencana terlalu kaku.

Pada hari hujan atau berangin kencang, memperpendek waktu di luar ruangan dan memadukannya dengan makan atau berbelanja di kota membuatnya tidak terlalu memaksakan.

Susun cara menikmati dan persiapan tiap musim sebagai bahan pertimbangan berwisata.

Musim Ciri pemandangan Persiapan
Musim semi Bunga dan dedaunan hijau muda Jaket tipis
Musim panas Hijau pekat Perlindungan dari panas
Musim gugur Pepohonan berubah warna Pakaian berlapis
Musim dingin Udara jernih Pakaian penghangat

Pada hari panas, utamakan menyusuri taman pada pagi hari

Pada Juli~Agustus saat suhu naik, berjalan di Taman Ritsurin pada jam-jam awal dan memanfaatkan siang hari untuk makan dan berpindah tempat membuat tenaga lebih mudah terjaga.

Bawalah air, beristirahat di tempat teduh, dan utamakan keselamatan di atas keinginan menyusuri semua tempat yang telah direncanakan.

Pada hari hujan, perhatikan pijakan dan jarak pandang

Tangga batu, jembatan, bahkan tanjakan beraspal pun bisa memiliki bagian yang menjadi licin saat basah.

Karena payung membuat pandangan sekitar terhalang, di jalan sempit perhatikan orang yang berpapasan, dan jangan berhenti mendadak untuk memotret.

Pastikan perjalanan pulang sebelum menunggu pemandangan petang

Yashima adalah tempat untuk menikmati pemandangan petang, tetapi setelah matahari terbenam pijakan menjadi sulit terlihat.

Periksa dulu layanan terakhir transportasi umum dan syarat penggunaan tempat parkir, dan jika cuaca memburuk, turunlah dari gunung lebih awal.

Kesimpulan|Menikmati wisata sehari di Kagawa tanpa terburu-buru

Dengan itinerary wisata sehari di Kagawa ini, menata urutan Taman Ritsurin pada pagi hari, udon Sanuki pada siang hari, dan Yashima pada sore hari memungkinkanmu menyusuri taman, budaya kuliner, sejarah, dan pemandangan Laut Pedalaman Seto di sekitar Takamatsu secara seimbang.

Jika menggunakan transportasi umum, periksa sambungan antara kereta dan bus antar-jemput puncak Yashima; jika naik mobil, periksa terlebih dahulu tempat parkir dan informasi jam buka rumah makan.

Memeriksa lebih dulu status buka taman, informasi lalu lintas, dan cuaca pada hari kunjungan, serta bergerak dengan waktu longgar dan berpakaian yang nyaman untuk berjalan, adalah kiat menikmati perjalanan pertama ke Kagawa.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Mengunjungi Taman Ritsurin pada pagi hari, menyantap udon Sanuki saat siang, dan naik ke puncak Gunung Yashima pada sore hari memungkinkan Anda merangkai taman, budaya kuliner, dan pemandangan dalam satu hari. Karena rute bergerak ke timur dari pusat kota Takamatsu, hanya sedikit berbalik arah, dan menempatkan taman yang butuh waktu jalan kaki lama di pagi hari membantu menyisakan tenaga untuk sore hari.
A. Taman Ritsurin adalah taman daimyo bergaya jelajah yang menata enam kolam dan tiga belas bukit buatan, dan merupakan Tempat Berpemandangan Indah Khusus tingkat nasional Jepang. Cirinya adalah pemandangan pinjaman yang menarik Gunung Shiun sebagai latar taman, serta pemandangan yang berubah setiap kali melangkah. Saat memandang Nanko (kolam selatan) dari Hiraiho, Anda dapat langsung memahami hubungan antara gunung, permukaan air, dan jembatan.
A. Taman Ritsurin mengubah jam bukanya setiap bulan menyesuaikan matahari terbit dan terbenam, dan pada beberapa bulan bisa masuk sejak pagi buta. Masuk gratis pada Hari Tahun Baru dan pada 16 Maret, hari peringatan pembukaan taman. Jika mengincar cahaya pagi, periksa jam buka Gerbang Timur dan Gerbang Utara, dan perhitungkan pula waktu berpindah di dalam taman agar tidak terburu-buru.
A. Dari Stasiun JR Takamatsu, turunlah di Stasiun Ritsurin-Koen-Kitaguchi, sekitar 3 menit jalan kaki ke Gerbang Utara taman. Dari Stasiun Ritsurin-Koen milik Kotoden sekitar 10 menit jalan kaki, jadi Anda bisa memilih jalur sesuai pintu masuk dan area yang ingin dilihat di dalam taman. Masuk dari Gerbang Utara lalu keluar lewat Taman Selatan mengurangi jarak yang harus ditempuh kembali di jalur yang sama.
A. Pada dasarnya, di loket pemesanan sampaikan tiga hal, jenis mi, porsi, serta panas atau dingin, lalu ambil tempura dan lainnya, dan setelah membayar tambahkan bumbu serta kuah. Jika ada menu berfoto, cukup menunjuk untuk memesan. Tempat pengembalian peralatan makan dan cara pembayaran berbeda-beda tiap kedai, jadi melihat papan petunjuk di dekat pintu masuk dan kasir dapat mengurangi kebingungan.
A. Jika mengincar kedai yang tutup begitu mi habis, jadwalkan makan siang lebih awal dan siapkan pilihan cadangan. Memutar jauh ke kedai terkenal akan memperpendek waktu di Yashima, jadi lebih efisien memilih kedai di sekitar Taman Ritsurin atau yang berada di jalur perjalanan. Bila antrean di depan kedai panjang, beralih ke pilihan cadangan membantu menjaga jadwal.
A. Untuk menuju puncak Gunung Yashima, ada cara naik bus reguler dari Stasiun JR Yashima atau Stasiun Yashima milik Kotoden. Karena rute dan tarif kadang direvisi, periksalah jadwal pergi dan pulang sekaligus. Memberi jeda antara kedatangan kereta dan keberangkatan bus membuat Anda tak perlu terburu-buru berpindah antarstasiun.
A. Kuil Yashima-ji adalah kuil ke-84 (nomor kuil ziarah) dalam ziarah 88 tempat suci di Shikoku, dan biaya masuk museum pusakanya adalah 500 yen untuk dewasa. Jam penerimaan nokyo (tulisan tinta yang mencatat kunjungan ibadah) berbeda dari jam buka museum pusaka. Karena peziarah berpakaian putih juga datang, di depan bangunan ibadah rendahkan suara dan jangan melintas tepat di depan orang yang sedang berdoa.

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.