Nikmati Perjalanan ke Jepang!

10 Wisata Alam Miyazaki | Ngarai, Dataran Tinggi & Hutan

10 Wisata Alam Miyazaki | Ngarai, Dataran Tinggi & Hutan
Panduan 10 wisata alam Miyazaki, dari Ngarai Takachiho dan Dataran Ebino hingga hutan Aya serta Air Terjun Sekinoo, lengkap dengan tips jelajah dan etika.

Ringkasan Cepat

Daya tarik sekilas

Spot alam Miyazaki menawarkan alam pegunungan di berbagai penjuru prefektur, dari lembah Ngarai Takachiho dan Air Terjun Sekinoo, dataran tinggi Ebino dan Ikoma, hingga hutan lebat Aya dan Ngarai Hori.

Sorotan lembah dan air terjun

Ngarai Takachiho menampilkan dinding batu dengan formasi kolumnar dan Air Terjun Manai setinggi sekitar 17 m; Air Terjun Sekinoo memiliki air terjun utama selebar sekitar 40 m dan kelompok lubang gerusan (pothole) yang berskala terbesar di dunia.

Sorotan dataran tinggi dan danau

Dataran Tinggi Ebino di ketinggian sekitar 1.200 m menawarkan keliling danau vulkanik, Dataran Tinggi Ikoma menampilkan sekitar 1 juta batang cosmos di musim gugur, dan Miike, danau kawah terdalam di Jepang, cocok untuk mengamati burung liar.

Pengalaman memandang hutan dari atas

Jembatan Gantung Aya no Teruha, jembatan gantung pejalan kaki terbesar di dunia dengan panjang sekitar 250 m dan tinggi sekitar 142 m, menyuguhkan panorama hutan lebat.

Perkiraan akses

Hutan lebat Aya sekitar 1 jam berkendara dari Kota Miyazaki; Dataran Tinggi Ikoma dan Ebino di barat prefektur juga bisa ditempuh pulang-pergi sehari. Untuk Ngarai Takachiho dan Ngarai Hori di utara prefektur, mobil sewaan atau tur lokal lebih aman.

Waktu dan biaya

Rute di Ngarai Inohae menuju Air Terjun Goju berjarak sekitar 3 km sekali jalan (sekitar 90 menit), sedangkan rute mengelilingi danau di Dataran Tinggi Ebino memerlukan sekitar 2 jam. Tiket masuk Jembatan Gantung Aya no Teruha 500 yen untuk SMA ke atas dan 350 yen untuk SD–SMP; buka pukul 9–17.

Persiapan pakaian dan cara berjalan

Di lembah dan air terjun ada bagian berjalan di tanah dan batu lembap, jadi sepatu antislip, tas yang membebaskan kedua tangan, dan jas hujan ringan lebih aman. Untuk Gunung Osuzu dan Sungai Hori, siapkan seperti untuk mendaki gunung.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel rekomendasi tentang Miyazaki

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

10 Wisata Alam Terbaik di Miyazaki yang Wajib Dikunjungi

Wisata alam di Miyazaki tidak hanya menawarkan laut biru, tetapi juga ngarai yang curam, dataran tinggi yang terbentuk oleh aktivitas vulkanik, hingga hutan hijau abadi berdaun lebar (shōyōju). Panoramanya sangat beragam.

Mulai dari ngarai seperti Takachiho-kyō dan Air Terjun Sekinoo, dataran tinggi seperti Ebino-kōgen dan Ikoma-kōgen, hingga hutan seperti Hutan Hijau Abadi Aya dan Ngarai Hōrigawa, tempat wisata menarik di kawasan pegunungan tersebar di berbagai penjuru prefektur.

Meski masih dalam satu Prefektur Miyazaki, jarak tempuh antarlokasi cenderung jauh, jadi menentukan terlebih dahulu jenis lanskap yang ingin Anda kunjungi akan memudahkan penyusunan itinerary.

Ngarai dan hutan mudah terpengaruh cuaca, jadi sebelum berkunjung, pastikan memeriksa kondisi jalur dan status akses melalui situs resmi pemerintah daerah, asosiasi pariwisata, atau fasilitas terkait.

Panduan Memilih 10 Tempat Wisata Alam di Miyazaki

Kali ini kami memilih tempat-tempat di mana wisatawan mancanegara dapat merasakan alam khas sisi pegunungan Miyazaki.

Daftar ini mencakup lokasi untuk menikmati panorama, berjalan santai, hingga mendaki atau hiking. Pilihlah tempat yang sesuai dengan stamina dan karakter teman perjalanan Anda.

Tabel berikut merangkum panduan memilih tempat wisata.

Spot Jenis Alam Cocok untuk
Takachiho-kyō Ngarai & air terjun Kunjungan pertama
Air Terjun Sekinoo Air terjun & lubang batu Pencinta geologi
Ngarai Inohae Ngarai & lumut Jelajah hutan
Air Terjun Unoko Air terjun & batu unik Wisata santai
Ebino-kōgen Dataran tinggi & danau vulkanik Pencinta jalan santai
Ikoma-kōgen Dataran tinggi & bunga Wisata fotografi
Danau Miike Danau & hutan Pengamatan burung
Hutan Hijau Abadi Aya Hutan & jembatan gantung Wisata hutan
Ngarai Hōrigawa Ngarai & batu raksasa Pencinta alam pegunungan
Air Terjun Osuzuyama Air terjun & hutan gunung Penjelajahan air terjun

Cara Menyusun Itinerary Wisata Alam Miyazaki

Jika waktu menginap singkat, memilih lokasi yang relatif mudah dijangkau dari pusat Kota Miyazaki atau Bandara Miyazaki akan membuat perjalanan lebih nyaman dan realistis.

Hutan Hijau Abadi Aya berjarak sekitar 1 jam berkendara dari Kota Miyazaki. Ikoma-kōgen dan Ebino-kōgen di wilayah barat prefektur juga masih dapat dikunjungi dalam perjalanan sehari.

Jika ingin pergi hingga kawasan pegunungan di utara prefektur yang memiliki Takachiho-kyō dan Ngarai Hōrigawa, ada beberapa lokasi yang sulit dijangkau hanya dengan transportasi umum.

Oleh karena itu, mempertimbangkan sewa mobil atau tur lokal akan lebih praktis.

Rekomendasi Ngarai dan Air Terjun di Miyazaki

Daya tarik ngarai dan air terjun di Miyazaki adalah Anda bisa merasakan dari dekat bentang alam yang terbentuk oleh aktivitas vulkanik dan aliran sungai.

Anda dapat mengamati dari dekat bentuk alam seperti struktur kolom basal (chūjō setsuri) dan lubang erosi batu (ōketsu), yang terbentuk oleh lava vulkanik dan erosi arus deras dalam waktu lama.

Setelah hujan, volume air dan kondisi pijakan bisa berubah, jadi pastikan memeriksa area yang bisa dijelajahi melalui informasi lokal sebelum berangkat.

Takachiho-kyō | Spot Populer untuk Melihat Kolom Basal dan Air Terjun Manai

Takachiho-kyō dikenal sebagai ngarai ikonis Kota Takachiho di utara Prefektur Miyazaki.

Dinding batu kolom basal yang terbentuk dari lava yang mengalir keluar akibat aktivitas vulkanik Gunung Aso lalu membeku memiliki tinggi rata-rata sekitar 80 meter, dengan titik tertinggi mencapai sekitar 100 meter, dan membentang sepanjang sekitar 7 km.

Pada tahun 1934 (Shōwa 9), kawasan ini ditetapkan sebagai Tempat Pemandangan Indah dan Monumen Alam Nasional dengan nama Ngarai Sungai Gokase, dan Anda bisa sekaligus merasakan suasana Takachiho yang dikenal sebagai negeri mitologi.

Air Terjun Manai yang berada di sekitar pusat ngarai memiliki ketinggian jatuh sekitar 17 meter dan terpilih dalam 100 Air Terjun Terbaik di Jepang.

Perahu sewaan bisa didayung hingga dekat Air Terjun Manai, tetapi tarif dan penyewaannya bisa terpengaruh oleh ketinggian permukaan air dan cuaca.

Jika ingin menggunakannya, silakan periksa syarat operasional dan penyewaan melalui panduan resmi Asosiasi Pariwisata Kota Takachiho.



Air Terjun Sekinoo | Air Terjun dan Gugusan Lubang Erosi Batu

Air Terjun Sekinoo terletak di Sekinoo-chō, Kota Miyakonojō, dan merupakan salah satu dari 100 Air Terjun Terbaik di Jepang.

Air terjun utamanya memiliki lebar sekitar 40 meter dan ketinggian jatuh sekitar 18 meter, dengan pemandangan air yang mengalir menuruni permukaan batu tuf terlas (yōketsu gyōkaigan) sebagai daya tarik utama.

Di bagian hulu air terjun, gugusan lubang erosi batu membentang sepanjang sekitar 600 meter dan selebar sekitar 80 meter.

Lubang erosi batu terbentuk ketika pasir dan kerikil yang terbawa arus deras terus mengikis permukaan batu. Gugusan di Sekinoo termasuk salah satu yang terbesar di dunia dan ditetapkan sebagai Monumen Alam Nasional pada tahun 1928 (Shōwa 3).

Jika Anda memperhatikan bukan hanya air terjunnya, tetapi juga pola dasar sungai dan cekungan batu, Anda dapat menikmatinya lebih dari sekadar sebagai spot foto.


Ngarai Inohae | Jalur Hutan Berlumut dan Hutan Hijau Abadi

Ngarai Inohae (Inohae-keikoku) adalah ngarai hijau yang rimbun di Kitagō-chō, Kota Nichinan.

Kawasan ini diakui sebagai lokasi terapi hutan resmi oleh Badan Kehutanan, dan tersedia jalur pejalan kaki sepanjang sekitar 3 km satu arah dari tempat parkir hingga Air Terjun Gojū, yang bila dijalani perlahan memakan waktu sekitar 90 menit.

Dari sekitar 1.800 spesies lumut di dunia, sekitar 300 spesies teridentifikasi di sini, dan jalur ini dikenal dengan sebutan "jalan berlumut (kokemichi)".

Anda bisa berjalan sambil merasakan suasana lumut dan hutan hijau abadi dalam udara lembap dan sejuk di tepi aliran air.

Karena ini adalah tempat untuk menikmati detail-detail kecil di alam, sebaiknya berjalan perlahan agar tidak menginjak vegetasi di tepi jalur.

Air Terjun Unoko | Pemandangan Kolam Air Terjun yang Muncul di Tengah Hutan

Air Terjun Unoko berada di dalam hutan Sangasho, Gokase-chō.

Cirinya adalah air terjun dengan ketinggian jatuh sekitar 20 meter dan kolam air terjun luas sekitar 5.000 meter persegi yang dikelilingi formasi kolom basal.

Setelah berjalan menuruni jalur hutan sekitar 10 menit dari kawasan Sangasho Iwagami, Anda akan tiba di kolam air terjun, dan Anda juga bisa melihat panorama keseluruhannya dari dek pengamatan di seberang.

Karena jalur pejalan kaki di beberapa tempat memiliki kemiringan dan tanah becek, akan lebih aman jika berkunjung dengan sepatu yang nyaman dan tidak licin.

Dataran Tinggi Miyazaki untuk Trekking dan Spot Foto

Daya tarik dataran tinggi adalah pemandangan terbuka dan tampilan vegetasi yang berubah setiap musim.

Cuaca gunung mudah berubah, jadi menyiapkan jaket tipis atau jas hujan akan membuat perjalanan lebih nyaman.

Ebino-kōgen | Jalur Trekking di Pegunungan Kirishima dan Danau Vulkanik

Ebino-kōgen adalah kawasan dataran tinggi yang membentang di ketinggian sekitar 1.200 meter, di bagian utara Taman Nasional Kirishima-Kinkōwan.

Anda bisa menikmati Karakuni-dake, puncak tertinggi di kawasan ini dengan ketinggian sekitar 1.700 meter, serta danau vulkanik seperti Fudō-ike, Rokkannon Miike, dan Byakushi-ike bersama tanaman musiman.

Rute keliling danau yang menghubungkan danau-danau vulkanik ini memakan waktu sekitar 2 jam untuk satu putaran, dan cocok untuk wisatawan yang menyukai hiking ringan atau trekking.

Karena informasi jalur pendakian dan aktivitas vulkanik di sekitarnya bisa berubah, periksalah informasi dari lembaga resmi seperti Kementerian Lingkungan Hidup atau asosiasi pariwisata sebelum berangkat.



Ikoma-kōgen | Spot Foto Bunga dengan Latar Pegunungan Kirishima

Ikoma-kōgen adalah dataran tinggi di Kota Kobayashi dengan ketinggian sekitar 540 meter yang dikenal dengan pemandangan bunganya.

Dengan latar belakang pegunungan Kirishima, Anda bisa menikmati bunga musiman dan panorama luas khas dataran tinggi.

Pada musim semi, bunga seperti poppy dan nemophila, sedangkan pada musim gugur, sekitar 1 juta bunga cosmos dan kochia memasuki puncak mekarnya.

Karena kondisi mekar bunga dan jam operasional fasilitas berubah menurut musim, jika berkunjung dengan tujuan melihat bunga, periksalah informasi di situs resmi sebelum menyusun rencana.


Danau Miike | Bersantai di Tepi Danau dan Hutan Burung Liar

Danau Miike (Miike) adalah danau kawah yang terletak di dalam Taman Nasional Kirishima-Kinkōwan, yang membentang di antara Kota Miyakonojō dan Takaharu-chō.

Dengan keliling sekitar 4,3 km dan kedalaman maksimum sekitar 103 meter, danau ini disebut sebagai danau kawah terdalam di Jepang dan diperkirakan terbentuk dari letusan di masa lalu.

Hutan Burung Liar Miike di tepi danau dikelilingi hutan primer, dan dikenal sebagai tempat untuk mengamati burung seperti fairy pitta dan bebek mandarin, serta menikmati pemandangan tepi danau.

Karena angin di tepi air terkadang terasa kencang, kenakan pakaian sesuai musim dan nikmati waktu dengan santai.

Hutan dan Pegunungan Miyazaki untuk Wisata Alam

Di sisi pegunungan Miyazaki terdapat tempat-tempat di mana Anda bisa merasakan keasrian hutan, seperti hutan hijau abadi, ngarai batu raksasa, dan hutan gunung dengan air terjun beruntun.

Karena ada juga kawasan konservasi alam, berjalanlah di jalur yang telah ditentukan, serta hindari memetik tanaman dan memasuki area terlarang.

Hutan Hijau Abadi Aya & Aya no Teruha Ōtsuribashi | Menikmati Hutan dari Ketinggian

Aya-chō dikenal dengan perlindungan hutan hijau abadi dan pengembangan wilayah yang selaras dengan alam, dan menjadi kawasan yang terdaftar sebagai Cagar Biosfer UNESCO pada tahun 2012 (Heisei 24).

Aya no Teruha Ōtsuribashi (Jembatan Gantung Aya Teruha) yang membentang di dalam Taman Kuasi-Nasional Pegunungan Tengah Kyūshū memiliki panjang sekitar 250 meter dan tinggi sekitar 142 meter, dan disebut sebagai salah satu jembatan gantung pejalan kaki terbesar di dunia.

Sambil menyeberangi jembatan, Anda bisa memandang lembah dan hutan hijau abadi yang membentang di bawahnya.

Tiket masuk (harga tiket masuk) adalah 500 yen untuk pengunjung usia SMA ke atas dan 350 yen untuk siswa SD-SMP, dengan jam buka sepanjang tahun pukul 9.00-17.00.

Silakan periksa juga status operasional jembatan gantung dan informasi fasilitas melalui panduan resmi Aya-chō sebelum berkunjung.


Ngarai Hōrigawa | Melihat Batu Raksasa dan Aliran Jernih di Kaki Gunung Ōkue

Ngarai Hōrigawa (Hōrigawa-keikoku) adalah ngarai yang berada di pegunungan Kitagawa-chō, Kota Nobeoka.

Terletak di kaki Gunung Ōkue (Ōkue-san, ketinggian sekitar 1.644 meter) yang juga dikenal sebagai salah satu kawasan alam tersembunyi terakhir di Kyūshū, Anda bisa menikmati panorama batu raksasa, aliran jernih, dan hutan yang berpadu.

Kawasan ini juga merupakan bagian dari Cagar Biosfer UNESCO Sobo-Katamuki-Ōkue, tempat alam berharga dilindungi.

Karena kawasan sekitar adalah kawasan konservasi yang sensitif, patuhi aturan dasar seperti tidak keluar dari jalur pendakian dan tidak membuat api unggun.

Gugusan Air Terjun Gunung Osuzu & Air Terjun Yatogi | Air Terjun Beruntun di Pegunungan

Gunung Osuzu (Osuzu-yama) merupakan kawasan kaya alam yang membentang dari utara ke selatan di sisi barat Tsuno-chō.

Gugusan Air Terjun Gunung Osuzu merupakan gugusan air terjun pertama di Jepang yang ditetapkan sebagai Tempat Pemandangan Indah Nasional pada tahun 1944 (Shōwa 19), dengan lebih dari 30 air terjun yang tersebar, termasuk Air Terjun Yatogi.

Air terjun utamanya, Air Terjun Yatogi, memiliki ketinggian jatuh sekitar 73 meter dan terpilih dalam 100 Air Terjun Terbaik di Jepang.

Karena beberapa jalur penjelajahan air terjun memiliki pijakan yang licin, akan lebih aman jika berkunjung dengan perlengkapan yang sesuai untuk hiking gunung, bukan sekadar jalan-jalan biasa.

Musim Terbaik dan Tips Pakaian untuk Wisata Alam Miyazaki

Wisata alam Miyazaki menawarkan pemandangan dan kondisi jalur yang berubah menurut musim.

Karena musim berbunga dan perubahan warna daun musim gugur (momiji) bisa maju atau mundur setiap tahun, jangan menganggapnya sebagai jadwal puncak yang pasti, dan jadikan informasi resmi terbaru serta info lokal sebagai acuan.

Pemandangan Alam Miyazaki Menurut Musim

Jika Anda memperhatikan suara air dan teduh pepohonan di ngarai, bunga dan garis pegunungan di dataran tinggi, serta warna daun dan perubahan kelembapan di hutan, kesan tempat yang sama pun akan berbeda.

Berikut panduan singkat untuk merencanakan perjalanan menurut musim.

Musim Cara Menikmati Pemandangan Hal yang Perlu Diperhatikan
Semi Dedaunan hijau muda & bunga Perhatikan selisih suhu
Panas Tepi air & teduh pohon Lindungi diri dari panas
Gugur Daun musim gugur & langit jernih Selesaikan perjalanan sebelum gelap
Dingin Hutan yang tenang Siapkan pakaian hangat

Pilih Pakaian Luar Ruang, Bukan Sekadar Pakaian Jalan-jalan Kota

Di ngarai dan air terjun, ada saat-saat Anda harus berjalan bukan hanya di jalan beraspal, tetapi juga di atas tanah lembap dan batu.

Sepatu antiselip, ransel agar kedua tangan tetap bebas, serta jas hujan ringan untuk mengantisipasi hujan mendadak akan memudahkan pergerakan.

Etika Wisata Alam yang Perlu Diketahui Wisatawan Mancanegara

Dalam wisata alam, tindakan yang tidak merusak lingkungan sama pentingnya dengan menikmati pemandangan.

Meski ada papan petunjuk berbahasa yang tidak Anda pahami, patuhilah tali pembatas, pagar, tanda larangan, dan peringatan.

Ambil Foto sambil Berhenti di Tempat yang Aman

Di air terjun dan ngarai, perhatian mudah teralihkan dari pijakan saat mengambil foto.

Sebaiknya jangan memaksakan diri memotret di tepi jalan atau di atas batu basah, melainkan berhenti di dek pengamatan atau tempat yang luas.

Yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan di Alam

Agar hutan dan ngarai Miyazaki tetap terjaga untuk wisatawan berikutnya, bertindaklah dengan menyadari etika dasar.

Boleh Sebaiknya Dihindari Alasan
Berjalan di jalur Keluar dari jalur Melindungi vegetasi
Mengamati dengan tenang Membuat suara keras Menghargai satwa liar
Membawa pulang sampah Meninggalkan sampah Menjaga keindahan
Memeriksa pijakan Menggunakan ponsel sambil berjalan Mencegah terjatuh

Periksa Informasi Cuaca dan Jalur sebelum Berangkat

Di kawasan pegunungan, area yang bisa dijangkau bisa berubah tergantung hujan, angin, aktivitas vulkanik, dan kondisi jalan.

Periksa informasi dari asosiasi pariwisata, pemerintah daerah, atau situs resmi fasilitas, lalu sesuaikan itinerary agar tetap aman dan realistis.

Kesimpulan

10 wisata alam terbaik Miyazaki memberikan kesan perjalanan yang sangat berbeda tergantung apakah Anda memilih ngarai, dataran tinggi, atau hutan.

Di Takachiho-kyō dan Air Terjun Sekinoo, Anda dapat menikmati bentang alam air dan batu. Ebino-kōgen dan Ikoma-kōgen menawarkan panorama terbuka, sedangkan Hutan Hijau Abadi Aya dan Ngarai Hōrigawa menghadirkan suasana hutan yang lebat.

Sebelum berkunjung, periksa kondisi jalur dan ketentuan fasilitas melalui informasi resmi, serta jangan lupa berpakaian nyaman untuk berjalan dan menjaga kelestarian alam selama perjalanan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Tempat wisata alam di Miyazaki dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis: ngarai dan air terjun, dataran tinggi, serta hutan hijau abadi berdaun lebar. Selain pesisir, prefektur ini memiliki Ngarai Takachiho, Air Terjun Sekinoo, Dataran Tinggi Ebino dan Ikoma, hutan Aya, serta Lembah Ishibae. Menentukan jenis bentang alam yang paling diminati akan membantu Anda memilih tujuan dan menyusun jadwal.
A. Untuk Ngarai Takachiho dan Lembah Hori di bagian utara prefektur, mobil sewaan atau tur lokal lebih praktis. Hutan Aya berjarak sekitar 1 jam dengan mobil dari Kota Miyazaki, sedangkan Dataran Tinggi Ikoma dan Ebino di bagian barat juga dapat dikunjungi dalam perjalanan sehari. Karena jarak antarobjek cukup jauh, kelompokkan destinasi berdasarkan area dan jangan memaksakan terlalu banyak tempat dalam satu hari.
A. Ngarai Takachiho bisa dicapai dari Stasiun Nobeoka dengan bus Miyazaki Kotsu dan taksi. Sekitar 1 jam 20 menit ke Takachiho Bus Center, lalu sekitar 5 menit dengan taksi dari sana. Perahu sewaan khasnya per perahu 30 menit 4.100-5.100 yen (kapasitas 3 orang), dan reservasi telepon tidak dilayani. Reservasi online dilayani dari 2 minggu sebelum naik hingga 2 hari sebelumnya, dan pada musim ramai ada hari yang sepenuhnya perlu reservasi.
A. Air Terjun Manai yang tingginya sekitar 17 m termasuk dalam daftar 100 Air Terjun Jepang. Pagi hari cocok untuk berkunjung karena cahaya lebih mudah masuk dan jumlah pengunjung biasanya lebih sedikit. Penerangan malam umumnya diadakan dari pertengahan Mei hingga akhir November, sedangkan daun musim gugur biasanya mencapai puncaknya pada pertengahan hingga akhir November; pada periode ini, datanglah lebih awal karena area parkir cepat ramai.
A. Air Terjun Sekinoo memiliki lebar sekitar 40 m dan tinggi sekitar 18 m, serta termasuk dalam daftar 100 Air Terjun Jepang. Di bagian hulu terdapat kumpulan lubang erosi yang membentang sekitar 600 m dengan lebar sekitar 80 m dan ditetapkan sebagai monumen alam nasional pada 1928. Selain menikmati air terjun, Anda dapat mengamati pola lubang bundar di dasar sungai yang terbentuk akibat putaran batu dan arus deras.
A. Rute keliling danau di Dataran Tinggi Ebino memerlukan waktu sekitar 2 jam untuk satu putaran. Jalur ini mengelilingi Danau Fudo, Rokkannon Miike, dan Byakushi di dataran tinggi sekitar 1.200 m; dari Gunung Shiratori, Anda dapat melihat Karakunidake hingga Sakurajima di kejauhan. Sebagian besar jalur mudah dilalui, tetapi beberapa bagian cukup curam, jadi gunakan sepatu antiselip.
A. Dataran Tinggi Ikoma berada di ketinggian sekitar 540 m. Tiket masuknya 700 yen untuk pengunjung usia SMP ke atas dan gratis untuk siswa SD serta anak prasekolah. Poppy dan nemophila bermekaran pada musim semi, sedangkan sekitar 1 juta batang cosmos dan kochia mencapai puncak warna pada musim gugur; cahaya pagi cocok untuk memotret bunga dengan latar Pegunungan Kirishima.
A. Lembah Ishibae di Kitagō-chō, Kota Nichinan, merupakan salah satu tempat terkenal untuk menikmati hutan berlumut. Kawasan ini ditetapkan sebagai basis terapi hutan oleh Badan Kehutanan dan dipilih sebagai “Hutan Lumut Berharga Jepang”; sekitar 300 dari kurang lebih 1.800 jenis lumut di dunia telah ditemukan di sini. Perjalanan dari area parkir ke Air Terjun Gojū-no-Taki sekitar 3 km sekali jalan dan memerlukan kurang lebih 90 menit. Berjalanlah di jalur yang tersedia dan hindari menginjak lumut.

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.