Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Naoshima Sehari|Seni Kontemporer & Pemandangan Setouchi

Naoshima Sehari|Seni Kontemporer & Pemandangan Setouchi
Wisata sehari di Naoshima: Pelabuhan Miyanoura, Museum Chichu, seni luar ruang, Art House Project Honmura, Labu Merah, laut Seto. Tips reservasi, bus, feri.

Ringkasan Cepat

Gambaran Umum

Rute perjalanan sehari mengelilingi Naoshima. Berpusat pada Chichu Art Museum yang memakai reservasi tanggal dan jam, rute ini menghubungkan searah menuju 'Pumpkin' karya Yayoi Kusama di tepi laut, Art House Project di Honmura, dan 'Red Pumpkin' di Pelabuhan Miyanoura, sehingga Anda bisa menikmati arsitektur Tadao Ando, seni kontemporer, dan pemandangan pulau di Laut Pedalaman Seto secara leluasa dalam satu hari.

Daya Tarik Utama

Chichu Art Museum (arsitektur Tadao Ando dengan pameran permanen karya Monet, Turrell, dan De Maria), 'Pumpkin' karya Yayoi Kusama di tepi laut, Art House Project di Honmura, 'Red Pumpkin' di Pelabuhan Miyanoura, dan pemandian umum Naoshima 'I♥湯'.

Cara Menuju Pulau

Sekitar 50 menit naik feri dari Pelabuhan Takamatsu ke Pelabuhan Miyanoura, atau sekitar 20 menit dari Pelabuhan Uno (keduanya dioperasikan Shikoku Kisen). Di pulau, Anda dapat berkeliling dengan bus milik kota yang berangkat dari Pelabuhan Miyanoura, bus antar-jemput gratis di kawasan, atau sepeda sewaan.

Perkiraan Biaya & Tiket

Chichu Art Museum: online 2,500 yen pada hari kerja dan 2,700 yen pada akhir pekan serta hari libur (gratis untuk usia 15 tahun ke bawah); tiket terusan 5 rumah Art House Project: online 1,200 yen; ANDO MUSEUM: 600 yen; pemandian Naoshima 'I♥湯': 660 yen untuk berendam.

Tips Berkeliling

Rute satu arah: Pelabuhan Miyanoura → kawasan museum pada pagi hari → karya seni luar ruang pada siang hari → Honmura pada sore hari → kembali ke Pelabuhan Miyanoura menjelang malam. Untuk perjalanan sehari, membatasi kunjungan pada 2-3 tempat dan menyusun rencana berdasarkan waktu reservasi lebih realistis.

Fasilitas yang Perlu Reservasi

Chichu Art Museum menerapkan sistem reservasi tanggal dan jam; jika tiket habis, tidak ada penjualan di loket pada hari itu. 'Minamidera' dan 'Kinza' dari Art House Project juga memerlukan reservasi tanggal dan jam, jadi aturlah agar waktunya tidak terlalu berdekatan dengan Chichu Art Museum.

Pakaian, Barang Bawaan & Etika Berkunjung

Pulau ini memiliki banyak jalan menanjak dan waktu berjalan di luar ruang cukup lama, sehingga sebaiknya gunakan sepatu yang nyaman. Pada musim panas, siapkan topi, minuman, dan tabir surya. Di banyak ruangan, pemotretan, lampu kilat, tripod, dan sejenisnya dibatasi, dan di Honmura mohon menghargai kehidupan sehari-hari warga.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel rekomendasi tentang Kagawa

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Gambaran umum rencana perjalanan sehari di Naoshima dan cara berkelilingnya

Untuk wisata sehari, dasarnya adalah menetapkan lebih dulu fasilitas yang mewajibkan pemesanan waktu, lalu menempatkan karya luar ruang dan jalan-jalan kota sebelum dan sesudahnya.

Dengan menghitung mundur dari kapal pulang dan menghabiskan bagian akhir di sekitar Pelabuhan Miyanoura, Anda lebih mudah menyiasati keterlambatan perjalanan.

Rute yang disarankan untuk berkeliling Naoshima secara efisien

Pagi hari berkeliling area museum dengan pusatnya Museum Seni Chichu (Chichu Art Museum), dan sore hari berjalan menyusuri Art House Project serta kawasan kota Honmura.

Menjelang malam kembali ke Pelabuhan Miyanoura, dan menikmati tampak luar "Labu Merah" (Red Pumpkin) karya Yayoi Kusama serta pemandian Naoshima "I♥湯".

Tabel berikut merangkum urutan satu hari.

Urutan Area Kegiatan utama
Setelah tiba Pelabuhan Miyanoura Cek perjalanan pulang
Pagi Area museum Museum Seni Chichu
Sekitar tengah hari Sekitar pesisir Jalan menikmati karya luar ruang
Sore Honmura Art House Project
Sebelum berangkat Pelabuhan Miyanoura Seni di pelabuhan

Jangan memasukkan terlalu banyak tempat wisata dalam perjalanan sehari

Karena di Naoshima tersebar beberapa museum dan karya luar ruang, jika mencoba melihat semuanya dalam sehari, menikmati karya cenderung hanya menjadi sela di antara perjalanan.

Menjadikan Museum Seni Chichu dan Art House Project sebagai poros, lalu menambah fasilitas lain sesuai waktu dan tenaga adalah pendekatan yang realistis.

Karena setiap fasilitas memiliki waktu masuk terakhir yang berbeda, membatasi fasilitas yang dikunjungi dalam sehari menjadi sekitar 2 hingga 3 tempat membuat rencana tidak mudah berlebihan.

Tentukan lebih dulu kapal ke Naoshima dan pemesanan museum

Kapal menuju Naoshima beroperasi dari pelabuhan seperti Pelabuhan Takamatsu dan Pelabuhan Uno, tetapi jadwal dan tempat naiknya berbeda menurut rute.

Dari Pelabuhan Takamatsu ke Pelabuhan Miyanoura sekitar 50 menit dengan feri, dari Pelabuhan Uno sekitar 20 menit sebagai patokan, dan keduanya dioperasikan oleh Shikoku Kisen.

Periksa bukan hanya kapal berangkat tetapi juga pilihan kapal pulang, dan untuk tiket berwaktu pilihlah slot yang tidak terlalu ketat termasuk perpindahan di dalam pulau.

Pagi|Akses dari Pelabuhan Miyanoura ke Museum Seni Chichu

Setibanya di pulau, periksa dulu tempat naik dan waktu berangkat kapal pulang, lalu berpindah ke area museum.

Jika Anda memesan Museum Seni Chichu, penting untuk tidak berlama-lama di sekitar pelabuhan dan berangkat dengan waktu yang cukup.

Periksa tempat naik kapal pulang di Pelabuhan Miyanoura

Karena di Pelabuhan Miyanoura sandar feri dan kapal penumpang (kapal cepat), melihat dulu tempat naik kapal yang akan Anda gunakan membuat tidak mudah tersesat saat pulang.

Karena cuaca dan kondisi laut dapat mengubah operasi kapal, pada hari itu periksa juga pengumuman operator transportasi seperti Shikoku Kisen.

Berangkat dengan bagasi ringan

Jika terus membawa bagasi besar, naik-turun bus dan berjalan di gang-gang Honmura akan menjadi beban.

Jika mampir di tengah perjalanan dari tempat menginap, periksa loker koin dan fasilitas penitipan barang di Pelabuhan Miyanoura, dan membawa hanya yang diperlukan membuat gerak lebih mudah.

Saat naik bus kota, perhatikan pergantian bus

Bus kota berjalan dari Pelabuhan Miyanoura melewati Honmura menuju arah Tsutsujiso, dan untuk ke area museum tempat Museum Seni Chichu dan Benesse House berada, pada dasarnya harus berganti ke bus antar-jemput dalam area yang gratis.

Jumlah keberangkatan per hari terbatas, dan saat ramai mungkin tidak bisa naik keberangkatan yang diinginkan, jadi hindari bergerak mepet waktu pemesanan.

Saat menyewa sepeda, periksa area yang boleh dilalui

Sepeda sewaan memungkinkan bergerak sambil menikmati pemandangan pulau, tetapi di area museum sekitar Benesse House ada ruas yang tidak boleh dilalui sepeda.

Ada juga tipe dengan bantuan listrik, tetapi karena di pulau ada tanjakan dan jalan sempit, patuhi lajur kiri dan berkendara satu baris, serta perhatikan pejalan kaki dan kendaraan.

Perbedaan antarmoda perjalanan diringkas menurut prioritas perjalanan sebagai berikut.

Moda Cocok untuk Hal yang diperhatikan
Bus kota Pendatang pertama kali Cek jadwal
Sepeda Mementingkan pemandangan Tanjakan dan pembatasan
Jalan kaki Fokus satu kawasan Panas dan bagasi

Pagi|Menikmati arsitektur Tadao Ando dan cahaya alami di Museum Seni Chichu

Museum Seni Chichu sebagian besar bangunannya tertanam di bawah tanah, sebuah ruang tempat arsitektur Tadao Ando, cahaya alami, dan karya pameran permanen menyatu menjadi satu.

Alih-alih melintas dalam waktu singkat, menikmati dengan tenang sambil merasakan perubahan terang dan arah pandang membuat hubungan antara karya dan arsitektur lebih mudah terasa.

Jadikan waktu pemesanan Museum Seni Chichu sebagai patokan hari itu

Museum Seni Chichu memakai sistem pemesanan dengan tanggal dan jam yang ditentukan serta ada kuota per slot waktu, jadi mengamankan tiket daring lebih dulu memudahkan penyusunan rencana.

Saat tiket daring habis, pada hari itu loket pun tidak menjual, jadi jadikan waktu yang berhasil Anda pesan sebagai patokan lalu sesuaikan urutan kapal, bus, makan siang, dan jalan-jalan Honmura.

Jam buka biasanya 10:00〜17:00 (masuk terakhir 16:00), dan tutup pada hari Senin (jika bertepatan hari libur nasional maka buka dan tutup pada hari berikutnya).

Biaya masuk daring pada hari kerja 2,500 yen dan pada akhir pekan serta hari libur 2,700 yen, dan gratis untuk usia 15 tahun ke bawah.

Bukan hanya nama karya, lihat juga perubahan cahaya

Di dalam terpasang secara permanen karya tiga seniman, yaitu Claude Monet, James Turrell, dan Walter De Maria.

Meski ruang bawah tanah, cahaya alami tetap masuk dan tampilannya berubah menurut cuaca dan waktu, jadi masukkan pula waktu untuk berhenti di depan karya ke dalam rencana.

Pemotretan di dalam mengikuti petunjuk yang tertera

Di Museum Seni Chichu, pemotretan, perekaman video, dan penyalinan dilarang, dan pemotretan hanya boleh sampai area sebelum meja resepsi di dalam.

Simpan kamera dan fokuslah menikmati karya, dan di luar ruang pun, bila ada arahan petugas atau petunjuk di lokasi, utamakan mengikuti arahan tersebut.


Siang|Menikmati Labu karya Yayoi Kusama dan pemandangan Setouchi di area museum

Setelah Museum Seni Chichu, menyusuri karya luar ruang yang tersebar di sepanjang pantai dan di antara pepohonan membuat Anda merasakan bahwa seni Naoshima terjalin dengan pemandangan.

Tidak menjejalkan pemesanan berikutnya dan menyisakan ruang untuk memandang laut, langit, dan siluet pulau adalah cara menikmati area ini.

Berjalan ke "Labu" karya Yayoi Kusama di pesisir

《Labu》karya Yayoi Kusama adalah karya luar ruang yang dapat dinikmati dengan latar dermaga yang menjorok ke laut dan Laut Pedalaman Seto, dan sosok kuning berbintik hitamnya telah menjadi simbol pesisir sekitar Benesse House.

Alih-alih hanya memotret karyanya dalam ukuran besar, memasukkan permukaan laut, dermaga, dan pulau-pulau di seberang akan menyampaikan kekhasan tempat yang hanya ada di Naoshima.

Di sekitar Benesse House, lihatlah beserta lanskapnya

Di area museum, karya tersebar di dalam dan luar bangunan, di sepanjang garis pantai, dan di antara pepohonan.

Jika masuk ke Benesse House Museum, sediakan sekitar 1 jam untuk menikmati, dan meski tidak masuk pun, nikmatilah karya luar ruang dan jalan-jalan tepi laut tanpa tergesa.

Untuk makan siang, periksa lebih dulu jam operasionalnya

Kafe dan rumah makan di pulau kadang mengubah hari buka dan jam layanannya, jadi jika baru mulai mencari tempat pada hari itu, bisa memengaruhi jadwal berikutnya.

Periksa beberapa pilihan, dan menyiapkan minuman serta camilan ringan untuk mengantisipasi akhir pekan, hari libur yang ramai, dan jam makan siang akan lebih menenangkan.

Poin yang perlu diperhatikan menurut musim diringkas dari sudut pandang pemandangan dan cara berjalan.

Musim Ciri pemandangan Cara berjalan
Musim semi Cahaya lembut Bawa lapisan luar
Musim panas Warna laut cerah Beristirahat di tempat teduh
Musim gugur Langit mudah cerah Bersiap untuk sore
Musim dingin Siluet pulau mudah terlihat Perhatikan penahan angin

Sore|Mengenal kehidupan pulau lewat Art House Project di Honmura

Di Honmura, bukan hanya karya, tetapi rumah warga, kuil dan kuil Shinto, gang sempit, serta suasana kehidupan sehari-hari bersama membentuk satu pemandangan.

Sembari berjalan sebagai kawasan wisata, jangan lupa bahwa Anda memasuki ruang hidup warga, dan usahakan menikmati dengan tenang.

Pilih beberapa lokasi Art House Project yang akan dikunjungi

Art House Project adalah upaya yang merenovasi rumah-rumah kosong yang dulu tersebar di kawasan Honmura, dan sambil menjalin waktu serta kenangan masa saat orang tinggal di sana, membuat Anda mengalami ruang itu sendiri sebagai karya.

Ada 7 rumah yang dibuka, yaitu Kadoya, Minamidera, Kinza, Kuil Go'o (Go'o Shrine), Ishibashi, Gokaisho, dan Haisha, jadi dalam wisata sehari pilihlah karya yang menarik minat Anda dan sisakan pula waktu untuk menyusuri gang.

5 rumah selain Minamidera dan Kinza dapat dinikmati dengan tiket terusan (daring 1,200 yen, gratis untuk usia 15 tahun ke bawah).

"Minamidera" dan "Kinza" periksa pemesanannya

Di antara Art House Project, "Minamidera" dan "Kinza" dinikmati dengan tanggal dan jam yang ditentukan, jadi tidak bisa dimasuki dengan cara yang sama seperti 5 rumah yang tercakup tiket terusan.

Jika ingin menikmatinya, aturlah kombinasinya agar waktu pemesanannya tidak terlalu dekat dengan Museum Seni Chichu.

Melengkapi sudut pandang arsitektur di ANDO MUSEUM

ANDO MUSEUM adalah fasilitas yang menyisipkan ruang beton ekspos ke dalam rumah kayu berusia sekitar 100 tahun, dan menyampaikan kiprah Tadao Ando serta sejarah Naoshima.

Biaya masuk daring 600 yen (gratis untuk usia 15 tahun ke bawah), buka 10:00〜13:00/14:00〜16:30 (masuk terakhir 16:00), dan tutup pada hari Senin (jika bertepatan hari libur nasional maka buka dan tutup pada hari berikutnya).

Mampir setelah mengunjungi Museum Seni Chichu memudahkan Anda merenungkan bagaimana arsitek yang sama menghadapi lingkungan pulau yang berbeda.

Di jalan permukiman, pilih tempat untuk berhenti

Prinsip dasarnya adalah tidak memotret sambil menghalangi depan pintu atau gang sempit, dan tidak masuk ke lahan pribadi.

Menurunkan volume percakapan dan mengutamakan warga serta kendaraan yang lewat membuat Anda dapat menikmati jalan-jalan sambil menjaga suasana tenang pulau.

Sore|Berkeliling Labu Merah dan seni pelabuhan di Pelabuhan Miyanoura

Sekembalinya dari Honmura ke Pelabuhan Miyanoura, alih-alih langsung menjauh, nikmatilah jalan-jalan terakhir dalam jangkauan yang masih bisa memastikan tempat naik kapal.

Di sekitar pelabuhan ada karya luar ruang seperti "Labu Merah" karya Yayoi Kusama dan fasilitas seni, sehingga menjadi area yang mudah untuk menyesuaikan waktu hingga kapal pulang.

Foto Labu Merah bersama pemandangan pelabuhan

"Labu Merah", simbol Pelabuhan Miyanoura, cahaya dan suasana sekitarnya berbeda saat tiba dan sebelum berangkat.

Saat ramai, jangan menempati tempat terlalu lama, dan bergantianlah dengan pengunjung lain.

Pemandian Naoshima "I♥湯" sebaiknya untuk hari yang waktunya longgar

Pemandian Naoshima "I♥湯" adalah fasilitas seni yang benar-benar bisa dipakai berendam, karya Shinro Ohtake.

Biaya berendam 660 yen (310 yen untuk usia 15 tahun ke bawah, gratis untuk anak di bawah 3 tahun), jam buka 13:00〜21:00 (penerimaan terakhir 20:30), hari tutup adalah Senin (jika bertepatan hari libur nasional maka buka dan tutup pada hari berikutnya).

Pada akhir pekan dan hari libur, pukul 13:00〜15:50 adalah sesi kunjungan ruang mandi, dan penggunaan untuk berendam mulai pukul 16:00.

Karena berendam membutuhkan waktu untuk bersiap naik kapal dan berganti pakaian, dalam wisata sehari pilihlah hanya jika perjalanan pulang punya cukup kelonggaran, dan jika sulit, nikmatilah tampak luarnya.

Hal yang perlu diperhatikan tentang pemesanan, pemotretan, dan barang bawaan wisata sehari di Naoshima

Di Naoshima, bukan hanya transportasi, menyiapkan lebih dulu cara pemesanan dan syarat pemotretan tiap fasilitas membuat Anda tidak mudah ragu saat memutuskan di lokasi.

Kalender buka, periksalah kembali juga tepat sebelum datang ke pulau.

Utamakan memesan tiket daring

Di fasilitas Benesse Art Site Naoshima, tiket daring telah diterapkan, dan Museum Seni Chichu serta sebagian karya dijalankan dengan tanggal dan jam yang ditentukan.

Harga daring ditetapkan lebih murah daripada di loket dan bisa habis, jadi setelah memeriksa kapal pergi-pulang, mengamankan lebih awal tiket fasilitas yang diinginkan memudahkan penyusunan rencana.

Bahkan di tempat yang boleh memotret pun, perhatikan peralatan

Kecuali sebagian fasilitas dan karya, pemotretan untuk penggunaan pribadi nirlaba diperbolehkan, tetapi lampu kilat, tripod, tongkat swafoto, lensa tele, dron, dan sejenisnya tidak boleh digunakan.

Hindari pula merekam video di dalam museum dan fasilitas seni, dan ikuti petunjuk tiap karya serta arahan petugas.

Silakan periksa poin keputusan utama pada tabel.

Tempat Pemesanan Poin pemotretan
Museum Seni Chichu Tanggal dan jam ditentukan Hanya sampai resepsi
Minamidera Tanggal dan jam ditentukan Tidak boleh memotret
Kinza Tanggal dan jam ditentukan Tidak boleh memotret
ANDO MUSEUM Bisa beli di muka Boleh memotret

Utamakan pakaian yang nyaman untuk berjalan dan langkah antisipasi panas

Di pulau ada tanjakan, dan waktu berjalan di luar ruang pun menjadi lebih lama.

Terutama pada musim panas bulan Juli〜Agustus sinar matahari kuat, jadi siapkan sesuai musim sepatu yang nyaman untuk berjalan, minuman, topi, tabir surya, perlengkapan hujan, dan lainnya, serta sisakan tenaga juga untuk menikmati seni.

Ringkasan|Berkeliling seni dan pemandangan pulau Naoshima dengan pemesanan sebagai poros

Wisata sehari di Naoshima lebih mudah disusun bila Anda menjadikan waktu pemesanan seperti Museum Seni Chichu sebagai poros, lalu berkeliling Pelabuhan Miyanoura, area museum, dan Honmura dalam satu arah.

Alih-alih mengejar jumlah fasilitas, yang penting adalah menikmati dengan saksama cahaya yang masuk ke arsitektur, "Labu" karya Yayoi Kusama di pesisir, gang-gang desa, dan pemandangan pelabuhan sebelum berlayar pulang.

Periksa tepat sebelumnya status operasi kapal, kalender buka, dan transportasi dalam pulau, dan sisakan ruang dalam rencana untuk menikmati satu hari di Setouchi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Naoshima adalah pulau di Prefektur Kagawa tempat Anda bisa menikmati pulau-pulau di Laut Pedalaman Seto sekaligus seni kontemporer. Karya-karya seperti Chichu Art Museum, Benesse House, dan "Pumpkin" karya Yayoi Kusama tersebar di perkampungan dan tepi pantainya. Dahulu pulau ini berkembang berkat industri peleburan logam, dan berkat kegiatan seni yang berlanjut sejak akhir dekade 1980-an, pulau ini menjadi tempat di mana pemandangan dan karya seni bisa dinikmati sebagai satu kesatuan.
A. Naoshima cocok dinikmati dalam perjalanan sehari; sediakan sekitar 6 sampai 7 jam agar Anda dapat berkeliling pulau dengan nyaman. Sulit mengunjungi semua fasilitas, jadi lebih realistis memilih 2 sampai 3 tempat, terutama Chichu Art Museum dan Art House Project. Perpindahan antara feri, bus, dan bus antar-jemput sering menimbulkan waktu tunggu, jadi masukkan waktu perjalanan dan menunggu ke dalam rencana agar tidak terburu-buru.
A. Untuk menuju Naoshima, feri dari Pelabuhan Takamatsu ke Pelabuhan Miyanoura memakan waktu sekitar 50 menit, dan dari Pelabuhan Uno sekitar 20 menit. Tarif sekali jalan untuk dewasa adalah 680 yen dari Takamatsu dan 370 yen dari Uno, sementara kapal penumpang cepat dari Takamatsu memakan waktu sekitar 30 menit dan berbiaya 1.590 yen. Karena sambungan antarjadwal menimbulkan waktu tunggu, menentukan lebih dulu jam keberangkatan kapal pulang, bukan hanya keberangkatan, akan memudahkan pembagian waktu tinggal di pulau.
A. Chichu Art Museum menerapkan sistem reservasi dengan tanggal dan jam yang ditentukan, dengan tiket masuk 2.500 yen secara daring pada hari kerja dan 2.700 yen pada akhir pekan dan hari libur; anak berusia 15 tahun ke bawah gratis. Tiket di loket lebih mahal daripada daring, dan bila habis terjual, tiket hari itu tidak dijual. Untuk satu slot waktu yang sama hanya bisa dibeli hingga 8 orang, dan untuk 9 orang ke atas harus dipisah waktunya, sehingga pada perjalanan rombongan besar perlu membagi slot dan mengamankannya lebih awal.
A. Chichu Art Museum biasanya buka pukul 10:00 sampai 17:00, dengan masuk terakhir pukul 16:00. Hari Senin pada dasarnya tutup, dan jika bertepatan dengan hari libur, keesokan harinya yang tutup. Karena cahaya alami masuk ke bangunan yang sebagian besar berada di bawah tanah, karya-karya Monet dan James Turrell berubah kesannya sesuai cuaca dan sudut cahaya. Bukan hanya waktunya, keadaan langit pada hari itu pun menjadi bagian dari pengalaman menikmati karyanya.
A. Untuk kunjungan pertama, bus kota yang menghubungkan Pelabuhan Miyanoura, Honmura, dan Tsutsuji-so mudah digunakan. Tarifnya 100 yen sekali naik, dan di Tsutsuji-so Anda bisa berpindah ke bus antar-jemput gratis menuju area museum. Bersepeda memungkinkan Anda menikmati pemandangan, tetapi di sekitar Benesse House terdapat tanjakan dan beberapa ruas yang tidak boleh dilalui sepeda. Pada musim panas, menggabungkan jalan kaki, bus, dan sepeda sesuai ruas perjalanan akan terasa lebih ringan.
A. Tiket terusan Art House Project adalah 1.200 yen secara daring dan 1.400 yen di loket. Tiket ini mencakup lima tempat, yaitu Kadoya, Kuil Go'o, Ishibashi, Gokaisho, dan Haisha, sedangkan Minamidera dan Kinza masing-masing memerlukan tiket dengan tanggal dan jam tersendiri seharga 600 yen secara daring dan 700 yen di loket. Daripada terburu-buru mengunjungi semuanya, membatasi diri pada 3 sampai 4 tempat memungkinkan Anda ikut merasakan gang-gang sempit dan kehidupan rumah warga di Honmura.
A. Pumpkin karya Yayoi Kusama berada di sekitar Benesse House, sedangkan "Red Pumpkin" berada di Pelabuhan Miyanoura. Keduanya dapat dinikmati di luar ruangan secara gratis: "Pumpkin" di ujung dermaga yang menjorok ke laut dan "Red Pumpkin" di dekat area kedatangan pelabuhan. Saat memotret, sertakan juga laut, siluet pulau, dan bangunan pelabuhan alih-alih memenuhi bingkai hanya dengan karya; cara ini lebih jelas menunjukkan hubungan kedua karya dengan suasana khas Naoshima.

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.