Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Urakuen Inuyama: Upacara Teh & Kamar Teh Nasional Joan

Urakuen Inuyama: Upacara Teh & Kamar Teh Nasional Joan
Panduan Urakuen di Inuyama: taman Jepang, kamar teh nasional Joan, Shoden-in Shoin, Koan, etika upacara teh, dan hal yang perlu dicek.

Ringkasan Cepat

Urakuen dalam Satu Kalimat

Urakuen adalah taman Jepang di sebelah timur Kastil Inuyama, tempat Anda dapat menikmati keheningan rumah teh, shoin, dan taman yang berpusat pada rumah teh Harta Nasional "Jo-an" beserta matcha, serta merasakan estetika seni teh (chanoyu).

Sorotan

Nikmati detail seperti atap sirap kayu (kokerabuki) dan jendela Uraku dari rumah teh Harta Nasional "Jo-an", bangunan Shoin Kyū-Shōden-in, Gen-an, dan Kō-an, serta taman Jepang yang disupervisi Horiguchi Sutemi.

Cara Menuju ke Sana

Sekitar 8 menit berjalan kaki dari Stasiun "Inuyama-yūen" jalur Meitetsu Inuyama. Stasiun Inuyama-yūen sekitar 30 menit dengan kereta ekspres dari Stasiun Meitetsu Nagoya.

Biaya · Jam Operasional

Biaya masuk taman dewasa 1.500 yen, anak 800 yen, tiket paket dengan Kastil Inuyama Harta Nasional 2.000 yen. Buka 09.30–17.00 (masuk hingga 16.30), tutup setiap Rabu dan akhir/awal tahun.

Sajian Teh (Matcha)

Satu sajian di Kō-an 600 yen. Anda dapat menikmati matcha bersama peralatan teh Inuyama-yaki dan kue Jepang khas Urakuen "Uraku-fū". Sajian teh 10.00–16.30 (pendaftaran hingga 16.00).

Kunjungan Khusus Interior Jo-an

Interior Jo-an yang biasanya tidak dibuka untuk umum dibuka melalui sesi kunjungan khusus dengan kuota 20 orang. Biaya partisipasi 4.000 yen (termasuk masuk taman, sajian teh, dan biaya kunjungan khusus); di dalam ruangan dilarang memotret dan merekam.

Cara Menikmati Sesuai Musim dan Hari Hujan

Warna lembut musim semi, teduh pepohonan dan suikinkutsu Kō-an musim panas, dedaunan musim gugur, kekosongan dan keheningan musim dingin. Pada hari hujan Anda dapat menikmati tekstur tenang batu, lumut, dan pepohonan.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel rekomendasi tentang Aichi

Apa Itu Uraku-en? Taman Jepang di Inuyama untuk Merasakan Estetika Upacara Minum Teh

Uraku-en adalah taman Jepang (nihon teien) yang terletak di sebelah timur Inuyama-jō (Kastil Inuyama), dengan pusatnya berupa Jo-an, ruang teh berstatus Harta Nasional (National Treasure). Di sini Anda bisa menikmati ketenangan ruang teh (chashitsu), shoin, dan taman secara bersamaan.

Lokasinya mudah dijangkau dengan transportasi umum: sekitar 8 menit berjalan kaki dari Stasiun Inuyama-yūen (jalur Meitetsu Inuyama), dan sekitar 30 menit dengan kereta ekspres dari Stasiun Meitetsu Nagoya.

Tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati bentuk bangunan, ruang kosong taman, serta waktu menyeruput matcha (teh hijau Jepang) dengan santai, dibanding terburu-buru mengelilingi tempat wisata yang ramai.

Tempat untuk Mendalami Budaya Upacara Minum Teh Jepang Dekat Kastil Inuyama

Saat berwisata di Inuyama, perhatian biasanya tertuju pada kastil dan kota tua di sekitar kastil (jōkamachi), tetapi di Uraku-en Anda bisa merasakan budaya upacara minum teh Jepang dalam suasana yang tenang.

Dengan berjalan menyusuri taman sambil melihat ruang teh, Anda akan menyadari bahwa bukan hanya bangunannya, tetapi juga jalan menujunya dan alam di sekitarnya dirancang sebagai bagian dari budaya minum teh.

Melihatnya sebagai Taman Jepang yang Disupervisi Horiguchi Sutemi

Uraku-en adalah taman Jepang yang dibangun pada tahun 1972 (Shōwa 47) di bawah supervisi Horiguchi Sutemi, arsitek terkemuka era Shōwa.

Kesan taman ini lebih menonjolkan kesederhanaan yang terkendali daripada kemewahan, dan dari penataan batu, pepohonan, serta bangunan, tercipta suasana untuk menikmati keindahan secara hening.

Menikmati Ruang Teh dan Taman Secara Menyatu

Ruang teh akan lebih mudah dipahami bila tidak hanya dilihat sebagai bangunan tersendiri, melainkan dengan memperhatikan jalan menuju pintu masuk, arah jendela, serta jaraknya dengan taman.

Di Uraku-en, melalui gerakan berjalan, berhenti sejenak, dan duduk tenang, Anda bisa merasakan jarak dan ritme (ma) yang selalu dijunjung dalam upacara minum teh.

Daya Tarik Ruang Teh Harta Nasional Jo-an dan Cara Menikmati Tampilan Luarnya

Jo-an adalah ruang teh yang dibangun oleh Oda Urakusai, adik Oda Nobunaga yang dikenal sebagai ahli upacara minum teh, di Kuil Kennin-ji, Kyoto.

Ruang teh ini merupakan peninggalan berharga dalam sejarah budaya upacara minum teh yang ditetapkan sebagai Harta Nasional pada tahun 1936 (Shōwa 11), lalu dipindahkan oleh Nagoya Railroad ke sebelah timur Kastil Inuyama pada tahun 1972 (Shōwa 47).

Jo-an disebut sebagai salah satu dari tiga ruang teh Harta Nasional yang masih ada. Pada kunjungan biasa, pengunjung menikmati tampilan luarnya, sementara bagian dalam hanya dapat dilihat melalui sesi kunjungan khusus.

Mengenalnya sebagai Ruang Teh yang Berkaitan dengan Oda Urakusai

Urakusai dikenal sebagai tokoh yang menjembatani dunia keluarga samurai (buke) dengan dunia upacara minum teh.

Saat melihat Jo-an, alih-alih mencari hiasan mewah, kenikmatan akan lebih dalam bila Anda memperhatikan bagaimana tamu disambut dalam ruang yang terbatas.

Melihat Tampilan Luar Jo-an: Atap Kokerabuki dan Doma-bisashi

Jo-an memiliki tampilan luar yang rapi, dengan ciri atap bergaya irimoya berlapis sirap kayu (kokerabuki) dan doma-bisashi (kanopi tanah) yang menjorok ke sisi kiri.

Meski merupakan bangunan kecil, ada perbedaan antara sosoknya yang rapi bila dilihat dari depan dan kedalamannya bila dilihat dari sudut miring.

Mengenal Kecerdikan Jendela Uraku-mado, Dinding Miring, dan Tiang Tengah

Di bagian dalam Jo-an terdapat berbagai kecerdikan khas ruang teh, seperti uraku-mado (jendela dari bilah bambu yang disusun rapat), dinding miring, dan tiang tengah (naka-bashira).

Karena bagian dalam biasanya tidak dapat dimasuki, meski hanya melihat dari luar, ada baiknya membayangkan ketegangan suasana ruang dalam dengan berpatokan pada posisi jendela dan ukuran bangunan yang kecil.

Periksa Syarat Ikut untuk Kunjungan Khusus ke Dalam Jo-an

Bagian dalam Jo-an umumnya tidak dibuka untuk umum, dan kunjungan ke dalamnya diselenggarakan sebagai sesi kunjungan khusus dengan kuota 20 orang.

Biaya keikutsertaan adalah 4.000 yen per orang (sudah termasuk tiket masuk, sajian teh, dan biaya kunjungan khusus). Karena tanggal penyelenggaraan dan status pendaftaran dapat berubah, sebaiknya periksa informasi sesi kunjungan sebelum perjalanan agar lebih tenang.

Dengan mengetahui istilah-istilah ruang teh, cara pandang Anda akan berubah meski hanya menikmati tampilan luarnya.

Istilah Poin yang Dilihat Kesan
Kokerabuki Tekstur atap Ringan
Doma-bisashi Kedalaman pintu masuk Ruang menyambut
Uraku-mado Penataan jendela Permainan cahaya
Sujikai no kakoi Dinding miring Ketegangan ruang kecil

Cara Menikmati Kunjungan ke Kyū-Shōdenin Shoin, Moto-an, dan Kō-an

Daya tarik Uraku-en tidak hanya pada Jo-an; kesannya akan terasa lebih utuh bila dilihat bersama Kyū-Shōdenin Shoin, Moto-an, dan Kō-an.

Setiap bangunan memiliki peran berbeda, memberi beberapa sudut pandang: sejarah upacara minum teh, rekonstruksi, dan pemanfaatan saat ini.

Melihat Kyū-Shōdenin Shoin sebagai Arsitektur Shoin

Kyū-Shōdenin Shoin adalah bangunan yang dibangun bersebelahan dengan Jo-an pada tahun 1618 (Genna 4), dan disebut sebagai tempat masa pensiun Urakusai.

Dibandingkan ruang teh yang mungil, shoin memberi kesan ruang tatami yang lebih luas, sehingga Anda bisa merasakan betapa dekatnya budaya samurai dengan upacara minum teh.

Melihat Moto-an sebagai Ruang Teh yang Direkonstruksi Berdasarkan Gambar Lama

Moto-an adalah bangunan hasil rekonstruksi ruang teh yang dulu dibangun Urakusai di Tenma, Osaka, berdasarkan gambar lama (kozu).

Saat melihat bangunan rekonstruksi, ada baiknya memperhatikan bukan hanya keaslian benda fisiknya, tetapi juga upaya mewariskan filosofi dan tata ruang ruang teh kepada generasi berikutnya.

Menikmati Kō-an sebagai Ruang Teh yang Terhubung dengan Sajian Teh

Kō-an adalah ruang teh yang dibangun baru untuk upacara minum teh yang diselenggarakan sepanjang empat musim di dalam taman, dan pada kunjungan biasa difungsikan sebagai tempat layanan sajian teh.

Dengan menyeruput matcha setelah menikmati bangunan, ruang teh akan lebih mudah dirasakan bukan sekadar sebagai objek yang dilihat, melainkan sebagai tempat untuk menghabiskan waktu.

Dengan merangkum secara singkat peran setiap bangunan, alur menikmatinya akan lebih mudah disusun.

Bangunan Peran Poin Perhatian
Jo-an Ruang teh Harta Nasional Kecerdikan kecil
Kyū-Shōdenin Shoin Shoin Susunan ruang tatami
Moto-an Ruang teh rekonstruksi Reproduksi gambar lama
Kō-an Ruang teh Waktu sajian teh

Tips Menikmati Sajian Teh (Matcha) di Uraku-en dengan Santai

Meski tidak paham upacara minum teh, sajian teh (teicha) di Kō-an adalah salah satu cara menghabiskan waktu yang khas Uraku-en.

Sajian teh seharga 600 yen per porsi, dan Anda bisa menikmati matcha bersama perlengkapan teh Inuyama-yaki serta wagashi (kue tradisional Jepang) bernama Uraku-fū yang hanya bisa dinikmati di Uraku-en.

Daripada berusaha menghafal tata cara secara sempurna, Anda bisa menikmatinya dengan tenang bila duduk hening, mengamati wadahnya, dan meresapi matcha serta kuenya.

Menganggapnya sebagai Waktu untuk Membiasakan Diri dengan Suasana Ruang Teh

Sajian teh dapat dipandang bukan sebagai latihan upacara minum teh yang serius, melainkan sebagai pintu masuk bagi wisatawan untuk menyentuh suasana budaya minum teh.

Dengan menyeruput teh setelah berjalan menyusuri taman, waktu menikmati bangunan dan pepohonan akan terhubung dengan lembut.

Amati Wadah Inuyama-yaki dan Kue Musiman Tanpa Terburu-buru

Sebelum menyeruput matcha, sekadar mengamati bentuk dan warna mangkuk Inuyama-yaki serta nuansa musiman pada kuenya pun bisa mengubah kesan.

Bila ingin memotret, pastikan lokasi dan situasi yang boleh difoto sesuai petunjuk di lokasi, dan jangan mengganggu waktu tenang pengunjung lain.

Saat Ramai, Bersiaplah dengan Asumsi Harus Menunggu

Waktu penerimaan sajian teh adalah pukul 10.00–16.30 (pendaftaran hingga pukul 16.00), dan saat ramai Anda mungkin harus menunggu.

Bila mengunjunginya di hari yang sama dengan Kastil Inuyama dan kota tua, jangan menyelipkan sajian teh di antara jadwal yang terburu-buru; dengan menyisakan sedikit kelonggaran, Anda akan lebih mudah menikmati waktu khas Uraku-en.

Tampilan Taman Uraku-en yang Berubah Menurut Musim

Uraku-en bukan hanya bangunan, tetapi juga tempat untuk menikmati nuansa musim pada tamannya.

Tidak terbatas pada musim bunga atau daun musim gugur (momiji), taman ini memiliki wajah berbeda di setiap musim, seperti batu di hari hujan, keteduhan pepohonan di musim panas, dan keheningan di musim dingin.

Musim Semi (Akhir Maret–April) untuk Menikmati Warna yang Lembut

Pada musim semi, warna taman menjadi cerah dan kontrasnya dengan tampilan tenang ruang teh lebih mudah dilihat.

Daripada hanya mengejar bunga, disarankan untuk memperhatikan bagaimana warna atap dan tiang bangunan berpadu dengan alam sekitarnya.

Musim Panas (Juni–Agustus) untuk Menyimak Keteduhan dan Suara Air

Pada musim panas, Anda akan lebih nyaman berjalan bila menghindari sinar matahari sambil merasakan keteduhan pepohonan dan nuansa di sekitar air.

Pada tsukubai (bejana air) di Kō-an terdapat mekanisme bernama suikinkutsu, di mana suara air yang bergema mengalunkan nada elok bagai koto (kecapi Jepang), menjadi salah satu kenikmatan taman.

Musim Gugur (Pertengahan–Akhir November) untuk Menikmati Jarak antara Bangunan dan Daun Musim Gugur

Pada musim gugur (musim ketika daun berubah warna), warna pepohonan mempertegas garis bangunan, dan bila memotret, Anda lebih mudah membuat komposisi yang tenang.

Namun, di jalur atau dekat bangunan, jangan berhenti terlalu lama dan perhatikan alur pergerakan pengunjung lain.

Musim Dingin (Desember–Februari) untuk Melihat Ruang Kosong dan Keheningan

Pada musim dingin, karena warna-warna cerah berkurang, garis batu, lumut, tiang, dan atap menjadi lebih menonjol.

Bagi yang ingin mengamati kemungilan ruang teh dan ruang kosong taman secara saksama, ini adalah musim yang tenang untuk menikmati keindahan.

Dengan mengubah cara pandang di tiap musim, kesan pada taman yang sama pun bisa sangat berbeda.

Musim Cara Melihat Cara Menikmati
Semi Warna lembut Susuri taman perlahan
Panas Keteduhan Dengarkan suara air
Gugur Perubahan warna Cari komposisi
Dingin Ruang kosong Amati garis

Etika Menikmati Jo-an dan Hal yang Perlu Diperhatikan pada Sesi Kunjungan Khusus

Uraku-en adalah taman yang mencakup properti budaya, sehingga sikap menikmati keindahan secara hening sangatlah penting.

Terutama pada sesi kunjungan khusus ke dalam Jo-an, terdapat panduan hal-hal yang perlu diperhatikan demi menjaga bangunan.

Jangan Menyentuh Bangunan atau Tiang

Semakin dekat mengamati ruang teh dan shoin, semakin tertuju perhatian pada detailnya, tetapi pengunjung diminta untuk tidak menyentuh dinding atau tiang dengan tangan, maupun merusaknya dengan pakaian atau barang bawaan.

Di tempat sempit, dengan memperhatikan posisi ransel atau tas besar, Anda bisa menghindari risiko merusak properti budaya.

Patuhi Aturan Pemotretan dan Perekaman di Dalam Bangunan

Pada sesi kunjungan khusus ke dalam Jo-an, pemotretan dan perekaman di dalam bangunan dinyatakan tidak diperbolehkan.

Di dalam taman pun, di tempat yang tidak jelas apakah boleh memotret, utamakan papan petunjuk di lokasi atau arahan petugas, dan hormati suasana tenang di ruang teh.

Jangan Memaksakan Diri di Ruang Tatami

Pada sesi kunjungan khusus, Anda akan duduk di tatami di dalam bangunan, dan karena ruang dalam Jo-an sempit, penggunaan alat bantu seperti tongkat di dalam ruangan tidak diperbolehkan.

Bila memiliki keluhan pada kaki atau pinggang, terkadang diwajibkan didampingi pendamping, jadi sebaiknya periksa syarat keikutsertaan terlebih dahulu agar lebih tenang.

Di dekat properti budaya, membedakan antara hal yang boleh dilakukan dan yang sebaiknya dihindari akan memudahkan Anda bertindak.

Situasi Tindakan Baik Tindakan yang Dihindari
Dekat bangunan Sedikit menjauh Menyentuh tiang
Ruang teh Duduk hening Berbicara keras
Saat memotret Periksa petunjuk Memotret tanpa izin
Saat berpindah Rapatkan barang Membentur dinding

Informasi Dasar Cara Menuju, Harga Tiket Masuk, dan Jam Buka Uraku-en

Uraku-en berada di lokasi yang mudah dipadukan dengan wisata Kastil Inuyama dan kota tua.

Dengan menguasai dasar-dasar cara menuju, harga tiket masuk, dan jam buka sebelum berkunjung, Anda akan lebih mudah menyusun rencana.

Cara Menuju dan Stasiun Terdekat

Uraku-en dapat dijangkau sekitar 8 menit berjalan kaki dari Stasiun Inuyama-yūen (jalur Meitetsu Inuyama).

Stasiun Inuyama-yūen dapat dicapai sekitar 30 menit dengan kereta ekspres dari Stasiun Meitetsu Nagoya.

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka

Harga tiket masuk adalah 1.500 yen untuk dewasa dan 800 yen untuk anak-anak, serta tersedia tiket paket dengan Kastil Inuyama (Harta Nasional) seharga 2.000 yen.

Jam buka adalah pukul 9.30–17.00 (masuk terakhir pukul 16.30), dan hari tutup adalah setiap Rabu serta akhir tahun dan awal tahun (29 Desember–1 Januari).

Cara Memadukannya dengan Wisata Inuyama

Karena Uraku-en adalah tempat untuk menikmati ruang teh dan taman, kepuasan akan meningkat bila Anda menjadikannya waktu yang tenang tersendiri, daripada sekadar melintas terburu-buru di sela jajan kuliner dan belanja.

Bila dikunjungi sebelum menyusuri kota tua, Anda bisa menyelami sejarah dan budaya Inuyama dengan perasaan tenang; bila dikunjungi setelah jalan-jalan yang ramai, ini menjadi waktu untuk menenangkan diri di paruh akhir perjalanan.

Anggap Sesi Kunjungan Khusus Terpisah dari Kunjungan Biasa

Sesi kunjungan khusus ke dalam Jo-an berbeda cara dan syarat keikutsertaannya dari kunjungan taman biasa.

Bila ingin melihat hingga ke dalam, sebaiknya periksa informasi penyelenggaraannya pada tahap menyusun rencana perjalanan, bukan secara spontan pada hari itu.

Di Hari Hujan, Nikmati Tekstur Taman

Di hari hujan pergerakan memang menjadi lebih sulit, tetapi warna batu, lumut, dan pepohonan terkadang terlihat lebih teduh.

Bila berjalan sambil memperhatikan pijakan, Anda bisa menjumpai wajah taman yang tenang, berbeda dari hari cerah.

Kesimpulan: Uraku-en, Taman Jepang di Inuyama untuk Meresapi Keheningan

Uraku-en adalah taman Jepang tempat Anda bisa menyentuh estetika upacara minum teh melalui ruang teh Harta Nasional Jo-an sebagai pusatnya, ditambah Kyū-Shōdenin Shoin, Moto-an, Kō-an, dan pemandangan taman.

Bagi yang baru pertama kali berkunjung, daripada memaksakan diri menghafal detail bangunan, akan lebih mudah dinikmati bila menyadari alur berjalan menyusuri taman, melihat sosok mungil Jo-an, lalu beristirahat sejenak dengan sajian teh.

Karena harga tiket masuk, hari buka, sajian teh, dan status pendaftaran sesi kunjungan khusus dapat berubah, sebaiknya periksa panduan kunjungan sebelum berangkat agar lebih tenang.

"

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Urakuen adalah taman Jepang di sebelah timur Kastil Inuyama, tempat Anda bisa menikmati paviliun teh, ruang belajar, dan taman sebagai satu kesatuan dengan pusatnya paviliun teh Harta Nasional "Joan". Taman ini dibangun pada 1972 di bawah pengawasan arsitek Sutemi Horiguchi, dan bahkan jalan menuju taman serta alam di sekitarnya dirancang sebagai bagian dari upacara teh, sehingga menghadirkan ketenangan yang tak dimiliki taman wisata lain.
A. Biaya masuk 1.500 yen untuk dewasa dan 800 yen untuk anak, dengan jam buka 9.30–17.00 (masuk terakhir pukul 16.30). Tersedia juga tiket paket 2.000 yen dengan Kastil Inuyama yang Harta Nasional, sedikit lebih hemat bagi yang ingin mengunjungi keduanya. Hari tutup adalah setiap Rabu serta akhir dan awal tahun (29 Desember–1 Januari), jadi bila menyusun rencana di sekitar hari Rabu, geser ke hari sebelum atau sesudahnya agar pasti.
A. Bisa diakses sekitar 8 menit berjalan kaki dari Stasiun "Inuyama-yuen" jalur Meitetsu Inuyama. Menuju Stasiun Inuyama-yuen sekitar 30 menit dengan kereta ekspres dari Stasiun Meitetsu Nagoya, jarak yang mudah untuk perjalanan sehari dari Nagoya. Karena Kastil Inuyama dan kota kastil berpangkal di Stasiun "Inuyama" yang bersebelahan, bila ingin ke Urakuen dulu masuk dari Stasiun Inuyama-yuen, dan bila ingin menyusuri kota kastil dulu masuk dari Stasiun Inuyama agar rute Anda efisien.
A. Joan adalah paviliun teh yang dibangun oleh Oda Urakusai, adik Oda Nobunaga sekaligus ahli teh, di Kuil Kenninji Kyoto, dan merupakan salah satu dari "Tiga Paviliun Teh Harta Nasional" bersama Taian di Yamazaki dan Mittan di Ryukoin Kuil Daitokuji. Dengan Uraku-mado dari bambu yang ditata rapat, dinding miring, tiang tengah, dan berbagai kelihaian menyambut tamu di ruang sempit, paviliun ini menjadi peninggalan berharga yang mewariskan estetika Urakusai penghubung dunia samurai dan upacara teh hingga kini.
A. Bagian dalam Joan umumnya tidak dibuka untuk umum, dan hanya bisa dimasuki bila mendaftar sesi tur khusus interior. Biayanya 6.000 yen per orang, sudah termasuk masuk, sajian teh, dan biaya tur khusus. Karena tanggal penyelenggaraan dan ketersediaan bisa berubah, memastikan informasi tur pada tahap perencanaan perjalanan akan membantu Anda tak melewatkan pengalaman berharga menikmati ruang tatami yang sempit ini.
A. Sajian teh (teicha) bisa dinikmati di Koan seharga 600 yen per porsi, disertai cangkir teh Inuyama-yaki dan kue tradisional "Uraku-fu" yang hanya bisa dinikmati di Urakuen. Loket melayani pukul 10.00–16.30 (penerimaan hingga 16.00). Anda tak perlu hafal tata cara secara sempurna; cukup duduk setelah menyusuri taman dan memandangi cangkir serta kue, Anda pun akan larut secara alami ke dalam irama upacara teh.
A. Tiga bangunan lain, yaitu Kyu-Shodenin Shoin, Genan, dan Koan, juga tak boleh dilewatkan. Kyu-Shodenin Shoin yang dibangun pada 1618 adalah bangunan shoin yang konon menjadi tempat pensiun Urakusai, dan dari ruang tatami yang luas terasa dekatnya budaya samurai dengan upacara teh. Genan adalah rekonstruksi dari gambar lama paviliun teh yang dulu dimiliki Urakusai di Tenma, Osaka; membandingkan ukuran Joan yang mungil dengan luasnya shoin membuat kedalaman upacara teh tampak secara utuh.
A. Bila menyusuri taman ditambah sajian teh, siapkan sekitar 1 jam agar bisa berkeliling dengan leluasa. Saat ramai kadang perlu menunggu untuk sajian teh, jadi bila mengunjunginya bersama Kastil Inuyama dan kota kastil di hari yang sama, ingatlah bahwa memisahkannya sebagai waktu tenang alih-alih menjejalkannya di sela jadwal yang terburu-buru akan meningkatkan kepuasan Anda.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.