Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Yunotsu Onsen Sehari: Motoyu, Yakushiyu & Wisata Kota Retro

Yunotsu Onsen Sehari: Motoyu, Yakushiyu & Wisata Kota Retro
Nikmati Motoyu dan Yakushiyu di Yunotsu Onsen tanpa menginap. Simak jadwal dan syarat masuk, suhu air, aturan foto dan tato, akses, serta wisata kota retro.

Ringkasan Cepat

Daya tarik Yunotsu Onsen

Yunotsu Onsen berada di permukiman pelabuhan di Kota Oda, Prefektur Shimane, yang dahulu berkembang sebagai pelabuhan luar Tambang Perak Iwami Ginzan; Anda dapat berendam tanpa menginap di Motoyu dan Yakushiyu dengan air panas yang terus mengalir langsung dari sumbernya, serta berjalan menyusuri kawasan bersejarah Warisan Dunia. Pahami etika pemandian umum: cuci tubuh sebelum berendam, jangan celupkan handuk atau rambut ke air, dan beristirahatlah alih-alih memaksakan diri menahan panas.

Memilih Motoyu atau Yakushiyu

Motoyu di Yunotsu Onsen memiliki 3 bak dengan suhu berbeda (bawa perlengkapan mandi sendiri atau beli di resepsionis), sedangkan Yakushiyu menyediakan pemandian privat, lounge, dan teras atap untuk bersantai setelah berendam.

Daya tarik suasana kota tempo dulu

Jalan sepanjang sekitar 800 m dengan deretan atap bergenteng Sekishu, Shinyu Cafe Kuranojo yang menempati bangunan kayu bergaya Barat dari tahun ke-8 era Taisho, serta tungku bertingkat yang disebut-sebut termasuk terbesar di Jepang.

Akses dari Stasiun Yunotsu

Dari Stasiun Yunotsu di Jalur Utama JR Sanin, naik bus komunitas sekitar 5 menit (turun di Onsen-mae), atau berjalan 10–15 menit menuju Yakushiyu. Stasiun ini tidak mendukung ICOCA.

Biaya berendam tanpa menginap

Motoyu mengenakan biaya dewasa 500 yen (maksimal 1 jam), sedangkan Yakushiyu 600 yen. Pemandian privat Yakushiyu berdurasi 40 menit dengan tarif dewasa 1.000 yen per orang.

Hal yang perlu diperhatikan tentang hari operasional

Pada Senin dan Kamis, Motoyu umumnya dibuka untuk pengunjung umum pukul 6:00–8:00 (penerimaan terakhir 7:30), dan tutup setiap Senin ketiga November. Yakushiyu tutup pada Selasa (ada pembukaan khusus).

Kagura malam pada Sabtu

Di Kuil Shinto Tatsunogozen, Anda dapat menyaksikan pertunjukan rutin Iwami Kagura (seni pertunjukan tradisional), Kagura Malam Yunotsu Onsen (20:00–21:30, 2.000 yen per kursi, wajib reservasi).

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Shimane

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Mengenal Yunotsu Onsen: Kota Pemandian dengan Sejarah Pelabuhan Iwami Ginzan

Yunotsu Onsen (kawasan pemandian air panas Yunotsu) menghadap Teluk Yunotsu di Kota Ōda, Prefektur Shimane, tempat sejarah kota pelabuhan berpadu dengan budaya onsen.

Deretan atap genteng Sekishū-gawara (genteng tradisional wilayah Sekishū) di sepanjang jalan menghadirkan daya tarik kota yang melampaui pemandian air panasnya.

Artikel ini membahas harga dan jam buka pemandian harian Motoyu dan Yakushiyu, etika di pemandian umum, tempat menarik saat menjelajahi kota, serta cara menuju kawasan ini dari Stasiun Yunotsu.

Sejarah Kota Pelabuhan yang Menopang Iwami Ginzan

Yunotsu berkembang sejak abad pertengahan sebagai pelabuhan luar Iwami Ginzan (tambang perak Iwami), dan kawasan kotanya ditetapkan sebagai Distrik Pelestarian Penting Kelompok Bangunan Tradisional Nasional pada Juli 2004 (tahun ke-16 era Heisei).

Kawasan ini termasuk kategori kota pelabuhan dan kota onsen, dengan lanskap kota yang melestarikan sejarah pemandian air panas serta pelabuhannya.

Pada Juli 2007 (tahun ke-19 era Heisei), kawasan kota dan pelabuhan Yunotsu juga terdaftar sebagai salah satu komponen Situs Warisan Dunia “Tambang Perak Iwami Ginzan dan Lanskap Budayanya”.

Di sepanjang jalan sekitar 800 m yang dibangun dengan membuka lembah sempit, masih berdiri machiya (rumah toko tradisional), ryokan onsen, kuil Buddha, dan kuil Shinto dari akhir era Edo hingga awal era Shōwa.

Saat mengamati bangunan, perhatikan juga bentuk kota yang memanjang dari pelabuhan menuju pegunungan, selain usia bangunannya.

Mengenal Pemandian Umum Motoyu dan Yakushiyu

Pilihan utama untuk berendam tanpa menginap di Yunotsu adalah Senyakutō Yunotsu Onsen Motoyu dan Yakushiyu.

Sotoyu berarti pemandian umum yang digunakan terpisah dari pemandian di penginapan, bukan pemandian terbuka.

Keduanya berada di kawasan onsen dan mengalirkan air langsung dari sumbernya tanpa sirkulasi ulang; jenis air utamanya adalah air mineral klorida.

Pemandian umum juga digunakan warga setempat, bukan hanya wisatawan, jadi ikuti petunjuk di lokasi dan nikmati waktu dengan tenang.

Jangan memadatkan jadwal berendam; pilih pemandian yang menarik bagi Anda dan luangkan waktu istirahat yang cukup setelahnya.

Berendam Harian di Yunotsu Onsen: Harga, Karakteristik, dan Pilihan Motoyu serta Yakushiyu

Motoyu dan Yakushiyu berbeda dalam hal bak, fasilitas, serta hari dan waktu penggunaannya.

Tentukan pemandian yang ingin dikunjungi sebelum menyusun tanggal kunjungan agar Anda tidak perlu banyak mengubah rencana setelah tiba di lokasi.

Berikut ringkasan informasi dasar kedua pemandian tersebut.

Kategori Motoyu (Senyakutō) Yakushiyu
Harga berendam reguler Dewasa (SMP ke atas) 500 yen; anak-anak (usia 1 tahun hingga SD) 250 yen, untuk penggunaan maksimal 1 jam Dewasa 600 yen; anak-anak 300 yen
Jam buka Selain Senin dan Kamis: Maret–November pukul 06.00–20.00; Desember–Februari pukul 06.00–19.00 Pukul 09.00–21.00
Hari tutup Senin ketiga bulan November setiap tahun Setiap Selasa
Senin dan Kamis Pengunjung umum hanya dapat menggunakan pukul 06.00–08.00 Buka seperti biasa
Keunggulan utama 3 bak dengan suhu berbeda Pemandian privat, lounge, dan teras atap

Pilih Bak Motoyu dengan Membaca Petunjuknya

Di Motoyu terdapat bak dengan petunjuk “air panas”, “air hangat”, dan “untuk pengunjung pertama kali”.

Kisaran suhunya adalah 46–48°C untuk bak panas, 43–44°C untuk bak hangat, serta 38–40°C untuk pengunjung pertama kali.

Sumber airnya memancar secara alami dari dalam tanah tanpa pengeboran atau tenaga mesin, dengan suhu sekitar 50°C.

Suhu air yang dialirkan langsung dari sumber dapat berubah menurut suhu udara dan jumlah pengunjung, jadi jangan menilai panasnya hanya dari nama bak; periksa sebelum masuk.

Pilih bak yang suhunya nyaman bagi Anda, tanpa menjadikan mencoba air yang sangat panas sebagai tujuan.

Motoyu adalah pemandian bersejarah yang berawal dari legenda penemuan “kolam tanuki” dan diwariskan turun-temurun oleh keluarga Itō, pengelola sumber airnya sejak abad pertengahan.

Pilihan Pemandian Privat dan Tempat Istirahat di Yakushiyu

Sumber air Yakushiyu berada tepat di belakang fasilitas; air bersuhu sekitar 46°C memancar alami dari kedalaman 2–3 m dan dialirkan ke bak tanpa pengolahan tambahan.

Airnya berjenis natrium-kalsium klorida, dan pada 2005 memperoleh nilai tertinggi untuk seluruh kategori, “All 5”, dalam penilaian Japan Onsen Association.

Gedung utamanya juga menyediakan pemandian privat untuk keluarga, dengan biaya per orang selama 40 menit sebesar 1.000 yen untuk dewasa dan 500 yen untuk anak-anak.

Jika Anda merasa kurang nyaman bertelanjang di pemandian umum atau ingin berendam bersama keluarga, tanyakan cara pemesanan dan ketentuan penggunaan pemandian privat.

Terdapat lounge di lantai 2 dan teras taman di atap, tempat Anda bisa beristirahat sambil menikmati pemandangan kota setelah berendam.

Wi-Fi tersedia, begitu pula layanan dalam bahasa Inggris dan Prancis, tetapi layanan bahasa asing tidak selalu tersedia.

Perhatikan Jam Buka dan Hari Tutup Motoyu serta Yakushiyu

Jam buka reguler Motoyu selain Senin dan Kamis adalah pukul 06.00–20.00 pada Maret–November (penerimaan terakhir pukul 19.30) serta pukul 06.00–19.00 pada Desember–Februari (penerimaan terakhir pukul 18.30).

Pada Senin dan Kamis, termasuk hari libur nasional, penggunaan Motoyu oleh pengunjung umum hanya pukul 06.00–08.00, dengan penerimaan terakhir pukul 07.30; setelah itu tersedia sesi khusus anggota dengan reservasi.

Pada Senin dan Kamis, fasilitas tutup pukul 08.00–09.00 untuk pembersihan, lalu dibuka khusus anggota pukul 09.00–16.00 (penerimaan terakhir pukul 15.00), dan tutup pada pukul 16.00.

Jika ada pembatalan reservasi anggota pada hari yang sama, pengunjung umum terkadang dapat masuk dengan biaya 1.000 yen per orang, baik dewasa maupun anak-anak, termasuk handuk.

Motoyu tutup pada Senin ketiga bulan November setiap tahun, dan jam bukanya dapat dipersingkat pada hari pembersihan berkala.

Yakushiyu tutup setiap Selasa, tetapi tetap buka untuk Shōbu-yu (berendam dengan daun iris pada 5 Mei) dan Yuzu-yu (berendam dengan buah yuzu pada titik balik matahari musim dingin); jadwal khusus seperti hari libur perlu diperiksa secara terpisah.

Jam buka Yakushiyu adalah pukul 09.00–21.00.

Sebelum berangkat, periksa sesi untuk pengunjung umum, waktu penerimaan terakhir, serta perubahan sementara pada tanggal kunjungan melalui informasi masing-masing fasilitas, bukan hanya jam buka regulernya.

Siapkan Handuk dan Perlengkapan Mandi

Motoyu tidak menyediakan perlengkapan mandi maupun shower, sehingga Anda perlu membawanya sendiri atau membeli di lokasi.

Di loket tersedia handuk wajah seharga 300 yen, sabun batang 100 yen, serta sampo dengan kondisioner 250 yen.

Jika belum memahami cara mandi di sana, tanyakan kepada petugas sebelum masuk agar tidak kebingungan.

Kemas barang untuk ke pemandian, termasuk pakaian ganti, secara ringkas agar mudah dibawa.

  • Handuk untuk membersihkan badan dan handuk untuk mengeringkan badan setelah berendam
  • Perlengkapan mandi yang diperlukan, pengikat rambut, dan pakaian ganti
  • Kantong terpisah untuk barang basah dan minuman

Etika Berendam di Pemandian Umum Yunotsu Onsen

Di pemandian umum Jepang pada umumnya, pengunjung berendam tanpa pakaian renang dan membersihkan badan sebelum masuk ke bak.

Utamakan petunjuk masing-masing fasilitas dan tanyakan hal yang belum jelas di loket sebelum melepas pakaian.

Bersihkan Badan dan Lakukan Kakeyu Sebelum Berendam

Di area membasuh badan, jangan sampai air mengenai orang lain, dan bilas seluruh busa sabun atau sampo sebelum menuju bak.

Kakeyu adalah menyiramkan air hangat ke tubuh agar terbiasa dengan suhunya; lakukan dengan tenang dan jangan langsung masuk ke bak.

Jangan mencelupkan handuk atau rambut ke dalam air, dan ikat rambut panjang sebelum berendam.

Berikut istilah yang sering muncul pada petunjuk pemandian beserta tindakan yang perlu dilakukan.

Istilah Arti Tindakan saat Menggunakan Fasilitas
Sotoyu Pemandian umum di luar penginapan Periksa ketentuan penggunaan di loket
Kakeyu Menyiram tubuh dengan air hangat sebelum berendam Biasakan tubuh dengan suhu air secara bertahap
Kashikiri-yu Pemandian untuk penggunaan privat Periksa cara pendaftarannya
Saishū uketsuke Batas waktu penerimaan pengunjung Bedakan dari waktu tutup

Jangan Memaksakan Diri dalam Air Panas dan Selingi dengan Istirahat

Anda tidak perlu mengikuti orang lain yang berendam lama; jika terasa terlalu panas, keluarlah dari bak dan beristirahat.

Minumlah air sebelum dan sesudah berendam, serta hindari berendam setelah mengonsumsi alkohol.

Harga berendam reguler Motoyu berlaku untuk penggunaan fasilitas maksimal 1 jam, bukan berarti Anda boleh berendam di bak selama 1 jam; hindari berendam terlalu lama dan keluar dengan waktu yang cukup.

Setelah berendam, keringkan tubuh, berganti pakaian, dan beristirahatlah dengan cukup.

Periksa Aturan Foto dan Tato Sebelum Berkunjung

Untuk menjaga privasi pengunjung lain, hindari mengambil foto di ruang mandi atau ruang ganti dan simpan ponsel Anda.

Jika memiliki tato, tanyakan terlebih dahulu kepada fasilitas yang ingin Anda gunakan, tanpa menganggap aturannya sama di seluruh kawasan onsen.

Bahkan untuk pemandian privat, jangan menyimpulkan sendiri; tanyakan secara spesifik apakah Anda boleh masuk dan apakah tato harus ditutup agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Wisata Jalan Kaki dan Tempat Menarik di Yunotsu

Di jalan-jalan Yunotsu, Anda dapat menikmati perbedaan atap Sekishū-gawara, rumah toko tradisional, dan bangunan bergaya Barat.

Selain menjadikan pemandian sebagai penanda, amati bagian depan bangunan dan lapisan atap untuk menemukan karakter kotanya.

Menikmati Deretan Atap Sekishū-gawara dan Machiya

Bangunan di kawasan onsen beratap Sekishū-gawara berwarna merah atau hitam, membentuk pemandangan perpaduan kota pelabuhan dan kota pemandian.

Saat menyusuri jalan, lihat keseluruhan atap terlebih dahulu, lalu alihkan perhatian ke jendela dan teritisan untuk menikmati detailnya.

Berikut hal-hal yang dapat diamati pada setiap bagian bangunan.

Bagian yang Diamati Hal yang Dibandingkan Cara Menikmati
Atap genteng Sekishū-gawara Nuansa merah dan hitam Perhatikan lapisan atap yang saling bertumpuk
Teritisan machiya Ketinggian dan susunan teritisan Perhatikan kedalaman perspektif jalan
Jendela dan atap bangunan bergaya Barat Perbedaannya dengan bangunan bergaya Jepang Temukan variasi bentuk

Menikmati Bangunan Lama Yakushiyu dari Kafe

Di sebelah Yakushiyu terdapat Shinyu Cafe Kuranojō yang memanfaatkan gedung lamanya.

Gedung lama ini merupakan bangunan kayu bergaya Barat yang dibangun pada 1919 (tahun ke-8 era Taishō), sekaligus bangunan fasilitas onsen tertua yang masih berdiri di Yunotsu.

Tampilan luar bangunan kayu bergaya Barat ini berbeda dari ryokan onsen dan machiya, sehingga juga dapat menjadi penanda saat menjelajahi kawasan onsen.

Kafe buka pukul 11.00–15.00 (pesanan terakhir pukul 14.30) dan tutup setiap Selasa serta Kamis.

Menu yang tersedia antara lain “Yunotsu no Bugyō-meshi”, hidangan yang diwariskan secara lisan dalam keluarga Naitō yang terkait dengan Iwami Ginzan, serta onsen tamago (telur yang dimasak dengan panas onsen).

Jika ingin mampir, periksa hari buka dan waktu pesanan terakhir kafenya.

Berjalan Tenang di Kota yang Masih Dihuni Warga

Jalan di kawasan onsen sempit, jadi pilih tempat berhenti saat memotret dan jangan menghalangi kendaraan maupun pejalan kaki.

Di bagian jalan tanpa trotoar, perhatikan kendaraan dan beri jalan dari posisi yang aman.

Jangan memasuki pekarangan rumah tanpa izin, dan mintalah izin terlebih dahulu jika ingin memotret bagian dalam toko atau orang lain.

Pusat Informasi Wisata Yunotsu “Yū Yū-kan” di tepi Teluk Yunotsu, dekat pintu masuk kota, memiliki loket asosiasi pariwisata dengan berbagai brosur dan peta.

Jam bukanya pukul 08.45–17.30 pada Maret–November dan pukul 09.15–16.30 pada Desember–Februari; tutup pada 31 Desember–2 Januari, dan tersedia tempat parkir untuk 7 mobil di depan bangunan.

Tempat ini dapat disinggahi untuk memastikan rute atau menanyakan tempat menarik sebelum mulai berjalan.

Menonton Kagura Malam di Tatsunogozen-jinja pada Sabtu

Tatsunogozen-jinja (kuil Shinto di kawasan onsen) menggelar pertunjukan rutin Iwami Kagura (seni pertunjukan ritual setempat) bernama “Yunotsu Onsen Yokagura” setiap Sabtu malam.

Menurut salah satu tradisi, Tatsunogozen-jinja didirikan pada 1532 dan memuja dewa-dewa yang berkaitan dengan laut serta onsen.

Pertunjukan berlangsung pukul 20.00–21.30, dengan tiket 2.000 yen per kursi, sama untuk dewasa maupun anak-anak.

Reservasi wajib dilakukan dengan denah dasar 65 kursi; karena pada hari tertentu ada tambahan kursi cadangan atau pertunjukan ditiadakan, pesanlah lebih awal setelah tanggal kunjungan ditentukan.

Tangga kuil langsung menghadap jalan, jadi jika Anda kurang yakin dengan pijakan, berhati-hatilah terutama saat berjalan dalam gelap.

Melihat Tungku Bertingkat di Yunotsu Yakimono no Sato

Di Yunotsu Yakimono no Sato (sentra kerajinan tembikar Yunotsu) masih terdapat noborigama (tungku bertingkat di lereng) sepanjang 30 m dan 20 m yang disebut termasuk terbesar di Jepang.

Yakimono-kan (gedung pameran tembikar) menampilkan materi tentang Yunotsu-yaki dan menjual tembikar, serta menawarkan pengalaman membuat keramik dengan reservasi sebelumnya.

Festival tembikar biasanya diadakan pada April dan Oktober, dengan penyalaan tungku bertingkat sekitar 1 minggu sebelum festival.

Cara Menuju Yunotsu Onsen dan Merencanakan Kunjungan Harian atau Menginap

Jika datang dengan kereta, titik awalnya adalah Stasiun Yunotsu di Jalur Utama JR San'in.

Susun seluruh perjalanan, dari kedatangan hingga kereta pulang, bukan hanya waktu berkunjung ke pemandian.

Transportasi dari Stasiun Yunotsu dan Persiapan Tiket Kereta

Dari Stasiun Yunotsu ke kawasan onsen tersedia bus lokal Kota Ōda, dengan waktu perjalanan sekitar 5 menit.

Untuk menuju kawasan onsen, turunlah di halte Onsen-mae.

Jika berjalan kaki, jarak dari stasiun ke Yū Yū-kan di pintu masuk kawasan onsen sekitar 800 m atau 10 menit, sedangkan ke Yakushiyu sekitar 10–15 menit.

Meski berencana berjalan kaki, periksa posisi stasiun dan pemandian tujuan di peta, lalu pilih cara perjalanan sesuai barang bawaan serta cuaca.

Stasiun Yunotsu tidak mendukung ICOCA, jadi siapkan tiket untuk rute yang digunakan dan jangan hanya mengandalkan kartu IC transportasi.

Stasiun ini tidak memiliki loket Midori no Madoguchi, mesin tiket Midori no Kenbaiki, maupun loker koin, sehingga sebaiknya rencanakan cara membeli tiket dan menaruh barang sebelum datang.

Jika berkendara, waktu tempuh sekitar 5 menit dari Simpang Susun Yunotsu di Jalan Tol San'in dan sekitar 1 jam 20 menit dari Bandara Izumo.

Motoyu memiliki total 22 tempat parkir di 3 lokasi, sedangkan Yakushiyu memiliki total 30 tempat yang tersebar di beberapa lokasi.

Jika datang dengan mobil, periksa parkir pemandian atau penginapan yang digunakan agar tidak perlu berkeliling mencari tempat di kawasan onsen yang sempit.

Tentukan Perjalanan Pulang untuk Kunjungan Harian, serta Makan dan Mandi untuk Menginap

Untuk perjalanan sehari, tentukan kereta atau bus pulang terlebih dahulu, lalu hitung waktu yang tersedia di lokasi.

Sisakan waktu untuk beristirahat setelah berendam agar cakupan jalan kaki mudah disesuaikan jika jadwal mundur.

Jika memilih menginap, saat memesan periksa cara membagi waktu antara pemandian penginapan dan pemandian umum, serta apakah paketnya termasuk makan.

Lokasi pertunjukan kagura malam tidak memiliki tempat parkir khusus dan pertunjukan berakhir pukul 21.30, jadi pastikan transportasi pulang sebelum menonton.

Jika ingin makan malam di luar, periksa jam buka restoran tujuan dan kebutuhan reservasinya terlebih dahulu agar dapat bersantai setelah berendam.

Menikmati Pemandian Umum dan Wisata Jalan Kaki di Yunotsu Onsen

Yunotsu Onsen menawarkan pemandian harian di Motoyu dan Yakushiyu, sekaligus kawasan kota pelabuhan bersejarah yang menjadi komponen Situs Warisan Dunia.

Periksa jam penggunaan umum Motoyu pada Senin dan Kamis serta hari tutup Yakushiyu setiap Selasa, lalu siapkan perlengkapan mandi dan transportasi pulang sebelum berangkat.

Tidak memaksakan diri menahan panas air serta menghargai aktivitas berendam dan kehidupan warga adalah kunci menikmati Yunotsu dengan nyaman.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Yunotsu Onsen adalah kawasan pemandian air panas di kota pelabuhan yang menghadap Teluk Yunotsu, Kota Oda, Prefektur Shimane, dan konon telah dibuka sekitar 1.300 tahun lalu. Pada 2004, kawasan ini menjadi satu-satunya kota onsen di Jepang yang ditetapkan sebagai Distrik Pelestarian Kelompok Bangunan Tradisional Penting nasional, yaitu kawasan untuk melindungi pemandangan kota bersejarah. Unsur nama “tsu” berarti pelabuhan, dan nama tempat ini dibaca “Yunotsu”. Selain menikmati onsen, perhatikan juga pelabuhannya agar Anda dapat menghubungkan nama tempat dengan sejarah terbentuknya kota.
A. Kawasan kota dan pelabuhan Yunotsu terdaftar sebagai Warisan Dunia pada 2007 karena menjadi pusat logistik yang mendukung Tambang Perak Iwami Ginzan. Kawasan ini merupakan bagian dari “Tambang Perak Iwami Ginzan dan Lanskap Budayanya” dan juga berperan memasok barang ke tambang. Di Okidomari masih terdapat “Hanaguri-iwa”, batu yang dilubangi untuk mengikat tali kapal. Dengan memperhatikan fasilitas pelabuhan selain bangunan kotanya, Anda dapat memahami hubungan tambang perak dengan pelayaran.
A. Di Motoyu, Anda dapat menikmati mata air yang mengalir alami dengan suhu sekitar 50°C dalam 3 bak, sedangkan Yakushiyu dikenal dengan endapan mineral onsen di sekitar baknya. Suhu air di setiap bak Motoyu berbeda, dan Yakushiyu juga memiliki pemandian privat. Selain airnya, bandingkan tepian bak dan lantai yang dilapisi endapan mineral untuk melihat perbedaannya. Bak yang tampak serupa belum tentu memiliki suhu sama, jadi periksa suhu air sebelum masuk.
A. Tarif mandi reguler Motoyu (Senyakuto) adalah 500 yen untuk dewasa dan 250 yen untuk anak-anak, untuk penggunaan maksimal 1 jam. Jam bukanya pukul 06:00–20:00 pada Maret–November dan 06:00–19:00 pada Desember–Februari. Pada Senin dan Kamis, penggunaan umum dengan tarif reguler tersedia pukul 06:00–08:00, dengan penerimaan terakhir pukul 07:30. Jika menginap beberapa malam dan ingin datang berkali-kali, paket 10 tiket dewasa seharga 4.000 yen membuat biaya setiap kunjungan menjadi 400 yen.
A. Tarif mandi Yakushiyu adalah 600 yen untuk dewasa dan 300 yen untuk anak-anak, dengan jam buka pukul 09:00–21:00 dan biasanya tutup pada Selasa. Pemandian privat di bangunan utama, yaitu kamar mandi untuk penggunaan khusus keluarga atau kelompok lain, dapat digunakan selama 40 menit dengan tarif 1.000 yen per orang dewasa. Tarifnya dihitung per orang, bukan per kamar, jadi keluarga sebaiknya mencatat jumlah orang yang akan mandi dan waktu yang diinginkan sebelum berkonsultasi agar tidak terjadi kesalahpahaman tentang biaya dan slot penggunaan pada hari kunjungan.
A. Dari Stasiun Yunotsu di JR San-in Main Line, naik bus lokal Kota Oda dan turun di halte “Onsen-mae” setelah sekitar 5 menit untuk mencapai kawasan onsen. Sebagai patokan lain, Yakushiyu berjarak sekitar 10–15 menit berjalan kaki dari stasiun. Stasiun Yunotsu tidak mendukung ICOCA, jadi Anda perlu menyiapkan tiket kereta. Rencanakan juga bus yang terhubung dengan kereta pulang sejak awal, dan hitung waktu tunggu selain waktu perjalanan.
A. Bawalah handuk, sabun, sampo, dan pakaian ganti; pada dasarnya Anda harus membersihkan tubuh sebelum masuk ke bak dan tidak memakai pakaian renang. Lakukan juga kakeyu, yaitu menyiram tubuh dengan air panas sebelum berendam. Motoyu tidak menyediakan perlengkapan mandi maupun pancuran, dan menjual handuk wajah seharga 300 yen. Pisahkan kantong untuk handuk basah dari pakaian ganti agar lebih mudah bersiap setelah mandi meskipun pemandian tidak memiliki pancuran.
A. Kebijakan tato Motoyu dan Yakushiyu tidak dapat dipastikan hanya dari informasi publik, sehingga Anda perlu berkonsultasi langsung dengan masing-masing pemandian sebelum berkunjung. Saat bertanya, jelaskan letak dan ukuran tato serta apakah dapat ditutupi stiker penutup. Tanyakan secara terpisah tentang pemandian umum yang dipakai bersama pengunjung lain dan pemandian privat, lalu sertakan jumlah orang dalam rombongan agar pembahasannya jelas. Jangan menentukan boleh tidaknya menggunakan 2 fasilitas ini hanya berdasarkan hasil survei terhadap fasilitas di seluruh Jepang.

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.