Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Pos Pengamatan Lava Arimura: Sakurajima & keselamatan vulkanik

Pos Pengamatan Lava Arimura: Sakurajima & keselamatan vulkanik
Pos Pengamatan Lava Arimura berada di lava 1946, selatan Sakurajima. Jalur 1 km menghadap Minamidake dan Teluk Kinko. Cek peringatan dan prakiraan abu.

Ringkasan Cepat

Sekilas

Anjungan Pengamatan Lava Arimura adalah titik pandang di padang lava bagian selatan Sakurajima. Dari jalur yang dibangun di atas lava yang mengalir saat letusan tahun 1946, pengunjung dapat mengamati Minamidake dan Teluk Kinko dari tempat yang sama.

Daya Tarik Padang Lava dan Pemandangan

Di sisi gunung terlihat bentuk Minamidake yang terjal, di sisi laut terbentang Teluk Kinko, sedangkan di bawah kaki pengunjung dapat membandingkan lava hitam dengan vegetasi.

Akses

Lokasinya sekitar 20 menit dengan mobil dari Terminal Feri Sakurajima di Pelabuhan Sakurajima. Waktu ini merupakan perkiraan yang tidak mencakup kondisi jalan, hujan abu, pembatasan, atau waktu istirahat.

Cara Menyusuri Jalur dan Perkiraan Waktu

Anjungan Pengamatan Lava Arimura berada di tengah jalur lava sepanjang sekitar 1 km. Pengunjung tidak harus menyelesaikan satu putaran dan dapat memilih bagian jalur sesuai kondisi fisik, cuaca, hujan abu, dan kondisi pijakan.

Informasi Vulkanik yang Perlu Diperiksa Sebelum Berkunjung

Karena aktivitas Sakurajima dapat berubah, tepat sebelum berangkat periksa tingkat peringatan letusan, prakiraan hujan abu, arah angin, informasi jalan, dan petunjuk di lokasi.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Hujan atau Abu Vulkanik Turun

Waspadai aliran debris ketika hujan turun setelah abu menumpuk. Pada hari dengan hujan lebat, jarak pandang buruk, atau pembatasan jalan, jangan menuju anjungan; periksa informasi saat masih berada di kawasan perkotaan.

Barang Bawaan dan Persiapan Keselamatan

Siapkan kacamata, masker, topi atau pakaian luar, serta minuman. Jika terdengar gemuruh atau suara ledakan, atau ada pengumuman di lokasi, hentikan kunjungan dan pindah ke tempat yang ditunjukkan.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Kagoshima

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Dek Observasi Lava Arimura adalah tempat menikmati pemandangan di padang lava yang berada di Arimura, bagian selatan Sakurajima.

Jalur pejalan kaki dibangun di atas lava yang mengalir saat letusan tahun 1946, sehingga Minamidake yang aktif dan Teluk Kinkō dapat diamati dari tempat yang sama.

Karena lokasi ini sekaligus merupakan tempat berpemandangan indah dan berada dekat gunung berapi aktif, Anda perlu memeriksa tingkat peringatan letusan, prakiraan hujan abu, kondisi jalan, dan petunjuk di lokasi, serta siap membatalkan kunjungan jika keadaan berubah.

Tentang Dek Observasi Lava Arimura|Tempat berjalan di padang lava tahun 1946

Dek observasi berada di tempat yang sedikit tinggi pada padang lava yang terbentuk akibat letusan besar tahun 1946.

Dari jalur pejalan kaki, Anda dapat membandingkan lava hitam dan vegetasi, tubuh Gunung Sakurajima, serta Teluk Kinkō, lalu memahami bagaimana tanah setelah letusan berubah seiring waktu.

Melihat dari dekat bentang alam yang dibentuk lava

Lava yang terbentang di bawah kaki menunjukkan bahwa letusan bukan hanya peristiwa masa lalu, tetapi juga membentuk bentang alam saat ini.

Dengan memperhatikan permukaan yang tidak rata, retakan, dan perbedaan tempat tumbuhan berakar, Anda dapat mengamati lanskap vulkanik yang tidak terlihat hanya dari kejauhan.

Jangan memanjat lava atau memindahkan batu; lihatlah dari jalur yang telah ditata.

Membandingkan kedekatan Minamidake dengan luasnya Teluk Kinkō

Di Dek Observasi Lava Arimura, Anda berada dekat kawah Minamidake dan dapat melihat bentuk gunungnya yang terjal.

Di sisi gunung terlihat medan kasar di sekitar kawah, sedangkan di sisi laut terlihat bentangan mendatar Teluk Kinkō, sehingga dua lanskap yang kontras dapat dinikmati dari tempat yang sama.

Bahkan pada hari ketika puncak tidak terlihat karena awan atau abu, memastikan arah padang lava dan laut membantu memahami posisi Sakurajima.

Gemuruh atau suara ledakan mungkin terdengar

Tergantung kondisi aktivitas, Anda mungkin merasakan gemuruh gunung berapi atau suara yang menyertai letusan.

Jika mendengar suara, jangan mendekati kawah atau keluar dari jalur yang ditentukan demi mengambil foto.

Jika ada pengumuman di lokasi, peringatan darurat, atau petunjuk petugas, hentikan pengamatan pemandangan dan pindahlah ke tempat yang ditunjukkan.

Hal yang dapat dilihat di jalur pejalan kaki sepanjang sekitar 1 km

Dek observasi berada di sepanjang jalur pejalan kaki lava dengan panjang total sekitar 1 km.

Jangan menganggap satu putaran penuh sebagai keharusan; ubah rencana menjadi perjalanan pulang-pergi ke dek atau ruas pendek sesuai kondisi tubuh, cuaca, hujan abu, dan pijakan.

Arah pandang Objek yang diamati Hal yang perlu diperhatikan
Sisi gunung Bentuk Minamidake Peringatan dan arah angin
Sisi laut Teluk Kinkō Waspadai angin kencang
Di bawah kaki Lava dan vegetasi Jangan keluar dari jalur
Fasilitas evakuasi Petunjuk dan tempat berlindung Periksa saat tiba

Periksa terlebih dahulu bunker perlindungan dan papan petunjuk

Sebelum melihat pemandangan, pastikan lokasi tempat parkir, pintu masuk jalur, fasilitas evakuasi, dan arah kembali.

Saat aktivitas vulkanik terjadi, kepanikan dapat membuat orang mudah kehilangan arah, jadi sepakati juga titik berkumpul dan cara evakuasi dengan rekan perjalanan.

Jika ada tanda larangan masuk atau penutupan jalur, jangan terus maju meskipun jaraknya pendek; berbaliklah di tempat itu.

Menikmati perbedaan sudut pada setiap dek observasi

Ketika berjalan di jalur, cara gunung dan laut saling bertumpang tindih akan berubah.

Alih-alih mengambil komposisi yang sama di setiap dek, ubahlah subjek utama antara lava, tumbuhan, garis punggung gunung, dan teluk untuk menyampaikan ciri tempat tersebut.

Jika menggunakan tripod, sisakan ruang untuk lewat; pada hari berangin kencang, jangan menggunakannya agar tidak roboh atau terembus.

Memeriksa tingkat peringatan letusan dan informasi hari itu

Aktivitas vulkanik Sakurajima dapat berubah, sehingga keputusan tidak dapat dibuat hanya berdasarkan artikel lama atau informasi yang dilihat jauh sebelum hari perjalanan.

Sesaat sebelum berangkat, periksa kondisi aktivitas Sakurajima, informasi penanggulangan bencana, informasi jalan, dan tanda di lokasi.

Memeriksa tingkat peringatan letusan pada hari kunjungan

Tingkat peringatan letusan dan wilayah kewaspadaan dapat berubah, jadi periksa pengumuman pada hari itu sebelum berkunjung.

Jangan menerapkan begitu saja tingkat atau wilayah kewaspadaan yang pernah diperiksa sebelumnya pada hari perjalanan.

Jangan menilai sendiri apakah dek observasi berada di luar area pembatasan; utamakan instruksi pemerintah setempat mengenai lalu lintas dan evakuasi.

Melihat prakiraan hujan abu dan arah angin

Di sisi bawah angin, bukan hanya abu vulkanik, tetapi batu lontar kecil juga dapat terbawa angin dan jatuh.

Periksa arah yang terdampak dalam prakiraan abu dan, jika hujan abu lebat, pindahlah ke tempat yang jendelanya dapat ditutup.

Pengguna lensa kontak sebaiknya bersiap menggantinya dengan kacamata; jika abu masuk ke mata, jangan menggosoknya dan bilas dengan air bersih.

Bersiap menghadapi gelombang kejut, suara keras, dan bahaya setelah hujan

Gelombang kejut akibat ledakan dapat memecahkan kaca jendela; jangan karena terkejut oleh suara lalu berlari ke dekat jendela bangunan atau ke jalan raya.

Hujan setelah abu menumpuk juga menimbulkan risiko aliran lumpur dan batu.

Pada hari dengan hujan lebat, jarak pandang buruk, atau pembatasan jalan, jangan menuju dek observasi; periksa informasi hari itu di terminal feri atau di kawasan kota.

Barang yang disiapkan untuk menghadapi abu vulkanik dan panas

Jalur pejalan kaki berada di luar ruangan dan terpengaruh sinar matahari, angin, serta abu vulkanik.

Walaupun kunjungan singkat, siapkan minuman, sepatu yang nyaman untuk berjalan, dan pakaian yang menutupi kulit, serta utamakan kondisi tubuh dan jarak pandang.

Barang Saat berguna Cara menggunakan
Kacamata Saat hujan abu Melindungi mata
Masker Abu dan debu Menutup hidung dan mulut
Topi dan jaket Sinar matahari dan abu Menutupi kulit
Minuman Di luar ruangan yang panas Minum lebih awal

Antisipasi noda abu pada pakaian putih dan peralatan presisi

Abu vulkanik menempel pada pakaian dan sepatu, sementara butiran halus dapat masuk ke celah kamera atau ponsel pintar.

Simpan perangkat dalam kantong saat tidak digunakan, jangan menggosok lensa dengan keras, dan setelah pulang bersihkan dengan cara yang sesuai dengan buku petunjuk.

Jangan mengibaskan kuat-kuat pakaian berabu di dalam mobil; pisahkan ke dalam kantong agar abu tidak beterbangan di sekitar.

Pada musim panas, beristirahatlah bahkan di ruas pendek

Padang lava memiliki sedikit tempat teduh dan pantulan panas dapat membuat udara terasa lebih panas.

Minumlah sebelum merasa haus; jika sakit kepala, pusing, atau mual, segera hentikan kunjungan.

Jika berjalan bersama anak-anak atau lansia, kurangi jumlah dek yang dikunjungi dan jangan memaksakan satu putaran penuh meskipun pada waktu yang sejuk.

Etika fotografi dan pengamatan alam

Di Dek Observasi Lava Arimura, sambil merekam lanskap vulkanik, Anda perlu menyadari bahwa jalur dan fasilitas keselamatan digunakan bersama.

Agar tidak melewatkan peringatan atau perubahan sekitar karena terlalu fokus mengambil foto, Anda juga dapat membagi peran antara orang yang mengamati dan orang yang memastikan keselamatan.

Perhatikan bukan hanya arah kawah, tetapi juga jalur mundur

Ketika mengikuti puncak dengan lensa telefoto, perhatian pada pijakan dan bagian belakang akan berkurang.

Tentukan tempat berdiri sebelum memotret; setelah mengambil beberapa gambar, alihkan pandangan dari layar dan periksa langit, angin, orang di sekitar, serta arah kembali.

Jika mendengar suara ledakan atau pengumuman di lokasi, jangan terus memotret dan utamakan tindakan evakuasi daripada peralatan.

Jangan mengambil tumbuhan atau lava

Tumbuhan yang hidup di padang lava adalah objek pengamatan untuk memahami perubahan lingkungan setelah letusan.

Jangan membawa pulang bunga, ranting, atau batu, dan berjalanlah di dalam jalur agar jejak pijakan tidak meluas.

Jangan meninggalkan sampah; pegang erat kemasan atau topi yang mudah terbang saat angin kencang agar tidak membebani lanskap alam.

Akses dengan mobil dari Pelabuhan Sakurajima

Dek Observasi Lava Arimura berjarak sekitar 20 menit dengan mobil dari Terminal Feri Sakurajima di Pelabuhan Sakurajima.

Anggap waktu ini sebagai perkiraan yang tidak mencakup kondisi jalan, hujan abu, pembatasan, atau waktu istirahat.

Periksa kembali informasi jalan setelah feri tiba

Walaupun sudah memeriksa dari sisi kota, tinjau kembali informasi gunung berapi dan jalan ketika tiba di Pelabuhan Sakurajima.

Jika berencana berkeliling pulau, Anda tidak selalu dapat kembali melalui jalan semula, jadi periksa penutupan jalan dan rute alternatif.

Jika abu memperburuk jarak pandang saat berkendara, kurangi kecepatan dan hindari perpindahan lajur mendadak atau memotret di jalan.

Setelah parkir, bersiaplah agar dapat berlindung di dalam mobil

Sebelum keluar dari tempat parkir menuju jalur pejalan kaki, pastikan lokasi mobil, kunci, dan posisi rekan perjalanan.

Tutup jendela untuk mengantisipasi abu dan hujan, serta letakkan minuman dan masker di tempat yang mudah dijangkau.

Jangan berasumsi akan berjalan lama; jika keadaan berubah, kembalilah ke tempat aman terdekat dan ikuti petunjuk pemerintah setempat.

Ringkasan|Berjalan di Dek Observasi Lava Arimura setelah memeriksa informasi gunung berapi

Di Dek Observasi Lava Arimura, padang lava tahun 1946, Minamidake, dan Teluk Kinkō dapat diamati sebagai satu lanskap.

Jangan menjadikan penyelesaian jalur sepanjang sekitar 1 km sebagai tujuan; pilih ruas sesuai tingkat peringatan letusan, hujan abu, angin, panas, dan pembatasan di lokasi.

Memeriksa lebih dahulu informasi hari itu dan cara evakuasi, serta mematuhi jalur yang ditentukan, adalah syarat untuk mempelajari Sakurajima yang aktif dengan aman.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Observatorium Lava Arimura adalah titik pandang lapangan lava di bagian selatan Sakurajima. Jalur pejalan kaki dibangun di atas lava yang mengalir saat letusan tahun 1946, sehingga Anda dapat membandingkan lava hitam, Minamidake yang masih aktif, dan Teluk Kinko dari tempat yang sama. Ciri khas lainnya adalah Anda dapat mengamati bagaimana lahan setelah letusan berubah seiring pulihnya vegetasi.
A. Lapangan lava di Observatorium Lava Arimura terbentuk ketika lava yang mengalir dalam letusan besar tahun 1946 (tahun Showa ke-21) mendingin dan mengeras. Dengan memperhatikan retakan dan permukaan tidak rata di bawah kaki serta perbedaan tempat tumbuhan berakar, Anda dapat melihat proses pemulihan lahan dari waktu ke waktu dan merasakan bentang alam vulkanik yang tidak terlihat dalam foto jarak jauh.
A. Di sisi gunung terlihat bentuk segitiga Minamidake yang curam, sedangkan di sisi laut membentang Teluk Kinko secara horizontal, sehingga dua lanskap yang kontras dapat dinikmati dari satu tempat. Meskipun puncak tertutup awan atau abu vulkanik, memeriksa arah lapangan lava dan laut membantu Anda memahami posisi berbagai bagian Sakurajima. Mencari formasi batu unik yang dikenal sebagai Lion Rock juga menarik untuk dilakukan.
A. Observatorium ini berada di tepi jalan prefektur, sekitar 20 menit berkendara dari Terminal Feri Pelabuhan Sakurajima. Waktu tersebut hanya perkiraan dan belum memperhitungkan kondisi jalan, abu vulkanik, atau pembatasan. Sebaiknya periksa kembali informasi jalan setelah feri tiba, dan jika Anda akan mengelilingi pulau, catat rute alternatif karena Anda mungkin tidak dapat kembali melalui jalan yang sama.
A. Observatorium Lava Arimura dapat dimasuki secara gratis serta menyediakan tempat parkir dan toilet. Tempat ini dapat diakses 24 jam, tetapi karena pencahayaannya terbatas, sebaiknya berkunjung pada siang hari. Setelah parkir, periksa posisi mobil, kunci, dan keberadaan rekan perjalanan, lalu tutup jendela untuk mengantisipasi abu atau hujan sebelum berjalan agar lebih mudah menghadapi perubahan cuaca mendadak.
A. Jalur lava memiliki panjang total sekitar 1 kilometer, dan Observatorium Lava Arimura berada di sepanjang jalur tersebut. Tidak perlu memaksakan diri menyelesaikan satu putaran; sesuai kondisi tubuh, cuaca, abu vulkanik, dan pijakan, Anda dapat memilih perjalanan pulang-pergi ke dek observasi atau berjalan di bagian yang lebih pendek. Karena tempat teduh sedikit, pada musim panas minumlah sebelum merasa haus dan seringlah beristirahat agar dapat berjalan dengan aman.
A. Tepat sebelum berangkat, pastikan Anda memeriksa tingkat peringatan letusan dan area kewaspadaan untuk hari tersebut. Aktivitas Sakurajima dapat berubah, sehingga berbahaya jika menerapkan tingkat yang pernah dilihat sebelumnya pada hari perjalanan. Jangan menentukan sendiri apakah observatorium berada di luar area terlarang; utamakan petunjuk lalu lintas dan evakuasi yang dikeluarkan oleh Kota Kagoshima dan Badan Meteorologi Jepang.
A. Periksa prakiraan abu vulkanik dan arah angin, lalu siapkan masker, kacamata, topi, pakaian luar, dan minuman. Di sisi bawah angin, batu vulkanik kecil juga dapat terbawa angin dan jatuh. Pengguna lensa kontak sebaiknya bersiap beralih ke kacamata; jika abu masuk ke mata, jangan menguceknya dan bilas dengan air bersih agar kornea tidak terluka.

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.