Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Danau Ashi (Hakone) – Cruise “kapal bajak laut”, view Gunung Fuji, dan spot tepi danau

Danau Ashi (Hakone) – Cruise “kapal bajak laut”, view Gunung Fuji, dan spot tepi danau
Lake Ashi (Ashinoko) adalah danau kaldera ikonik di Hakone yang populer untuk cruise wisata dan jalan santai di tepi danau. Saat cuaca cerah, kamu bisa menikmati pemandangan Gunung Fuji, lalu mampir ke torii Hakone Shrine dan berbagai viewpoint, sekaligus mudah terhubung ke area onsen. Panduan ini merangkum rute terbaik, musim yang pas, dan akses.

Ringkasan Cepat

Danau Ashi Sekilas

Resor klasik di Hakone: bisa menikmati cruise kapal bajak laut, pemandangan Gunung Fuji, dan jelajah spot-spot tepi danau.

Musim terbaik

Musim semi untuk sakura & hijau segar, musim panas untuk udara sejuk di tepi danau, musim gugur untuk momiji, dan musim dingin saat peluang melihat Fuji dengan jelas lebih sering.

Poin penting cruise Kapal Bajak Laut

Naik Hakone Kaizokusen yang menghubungkan Pelabuhan Togendai, Moto-Hakone, dan Hakone-machi; durasi sekitar 25–40 menit. Tarif berubah sesuai rute dan tiket sekali jalan/pulang-pergi; perkiraan pulang-pergi dewasa 3.000 yen dan anak 1.300 yen(terbaru perlu cek info resmi).

Sorotan Hakone Jinja

Disebutkan antara lain torii “Heiwa no Torii” yang tampak mengapung di danau, jalan setapak berderet pohon cedar, bangunan utama, serta Kuzuryu Jinja(Shingu).

Spot panorama Gunung Fuji

Suginamiki Lakeside Road(sekitar Pelabuhan Hakone-machi)/Dai-kan-yama Observatory(sekitar kelas 1.000 m dpl)/pemandangan dari Hakone Ropeway(Togendai → Owakudani)disebut sebagai pilihan.

Akses

Shinjuku → Odawara → Hakone-Yumoto → lanjut bus ke Danau Ashi/dengan mobil sekitar 1,5 jam dari Tokyo(via Tomei & Odawara-Atsugi Road).

Tips merencanakan

Fuji sering lebih terlihat jelas pada pukul 8–10 pagi/saat Golden Week dan musim momiji, disarankan menyiapkan strategi untuk menghindari padatnya kapal wisata.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Apa itu Ashi-no-ko? Danau pemandangan Gunung Fuji ikonik di Hakone

Ashi-no-ko (Danau Ashi)” di Hakone, Prefektur Kanagawa, adalah danau indah yang menawarkan pemandangan Gunung Fuji sebagai latar belakang.

Danau ini merupakan danau kaldera yang terbentuk sekitar 3.100 tahun lalu ketika aliran sungai tertahan akibat letusan uap Gunung Kamiyama, salah satu kerucut pusat Gunung Api Hakone. Danau ini berada pada ketinggian sekitar 724 m dengan keliling sekitar 19 km.

Ashi-no-ko terkenal sebagai tempat untuk,

  • cruise di atas danau dengan kapal bajak laut atau kapal wisata
  • berwisata sambil mengunjungi Hakone Jinja (Kuil Hakone) dan onsen
  • menikmati spot panorama dengan Gunung Fuji

dan menjadi destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara!

Danau ini juga dikenal luas sebagai lokasi garis finis etape pergi dan titik start etape pulang Hakone Ekiden yang diadakan setiap bulan Januari.


Daya tarik Ashi-no-ko dan cara menikmatinya

1. Cruise Ashi-no-ko dengan Hakone Pirate Ship

Saat berkunjung ke Ashi-no-ko, jangan lewatkan kesempatan untuk naik kapal bajak laut dan menikmati pemandangan dari atas danau!

Hakone Pirate Ship” yang dioperasikan oleh Odakyu Hakone Group adalah kapal wisata populer dengan dekorasi mewah.

  • Rute: menghubungkan Pelabuhan Tōgendai, Pelabuhan Moto-Hakone, dan Pelabuhan Hakone-machi
  • Waktu tempuh: sekitar 25–40 menit sekali jalan (tergantung rute)
  • Tarif: sekali jalan dewasa 600 yen–1,700 yen / anak-anak 300 yen–850 yen (tergantung rute). Kabin khusus dikenakan biaya tambahan (sekitar 240 yen–800 yen tergantung rute)

Saat ini, tiga kapal yang beroperasi adalah “Queen Ashinoko”, “Royale II”, dan “Victory”.

Jika keluar ke dek saat cuaca cerah, Anda juga berkesempatan melihat “Sakasa Fuji” atau pantulan Gunung Fuji di permukaan danau.

Perlu diketahui, di Ashi-no-ko juga ada “Ashi-no-ko Yūransen” yang dioperasikan perusahaan lain, sehingga pelabuhan keberangkatan dan cakupan free pass berbeda. Sebaiknya cek terlebih dahulu sebelum berkunjung.

2. Menyusuri sejarah dan spot spiritual di Hakone Jinja

Di tepi timur Ashi-no-ko terdapat kuil terkenal bernama Hakone Jinja.

Kuil ini diyakini didirikan pada tahun 757 (Tenpyō Hōji 1) oleh Mangan Shōnin, dan banyak peziarah datang karena tempat ini dikenal sebagai salah satu power spot terkemuka di kawasan Kantō.

Daya tarik Hakone Jinja:

  • Gerbang torii yang seolah terapung di danau, “Heiwa no Torii” → simbol ikonik Ashi-no-ko!
  • Honden yang dikelilingi deretan pohon cedar → suasana jalan menuju kuil dengan pepohonan cedar raksasa juga sangat menarik
  • Kuzuryū Jinja (Shingū) → terkenal dengan berkah untuk jodoh dan hubungan

Khususnya “Heiwa no Torii” berdiri di atas danau, menciptakan pemandangan yang seolah-olah gerbang itu mengapung di permukaan air!

Tempat ini juga populer sebagai spot foto, dan pada akhir pekan atau libur panjang, antrean untuk berfoto pun bisa terbentuk.


3. Spot panorama terbaik untuk melihat Gunung Fuji dari Ashi-no-ko

Ashi-no-ko juga terkenal karena pada hari cerah Gunung Fuji bisa terlihat jelas dari sini.

Khususnya dari musim gugur hingga musim dingin, saat udara lebih jernih, Gunung Fuji disebut lebih mudah terlihat.

Berikut beberapa spot yang sangat direkomendasikan untuk menikmati pemandangan Gunung Fuji!

① Deretan pohon cedar di tepi danau (sekitar Pelabuhan Hakone-machi)

Jalur berjalan kaki di sisi selatan Ashi-no-ko.

Tempat ini memudahkan Anda mengambil foto danau dan Gunung Fuji sekaligus, dan jika kondisinya pas, Anda juga bisa melihat “Sakasa Fuji”.

② Observatorium Daikanzan

Spot panorama tempat Anda bisa melihat Ashi-no-ko dan Gunung Fuji sekaligus.

Bisa diakses dengan mobil atau bus, dan dikenal sebagai titik pandang yang mudah disinggahi saat perjalanan darat.

③ Hakone Ropeway (Stasiun Tōgendai–Ōwakudani)

Ropeway yang menghubungkan Tōgendai di Ashi-no-ko dengan Ōwakudani.

Di sepanjang perjalanan, Anda bisa menikmati panorama Ashi-no-ko dan Gunung Fuji!

Di Ōwakudani, jangan lupa mencoba kuliner khas “kuro tamago (telur hitam)”.

4. Bersantai di onsen sekitar Ashi-no-ko

Hakone juga terkenal sebagai daerah onsen!

Di sekitar Ashi-no-ko terdapat berbagai onsen harian dan ryokan, cocok untuk relaksasi setelah berwisata.

Di beberapa penginapan tepi danau, Anda juga bisa menikmati onsen sambil memandang panorama Ashi-no-ko.


Info praktis untuk wisatawan

Cara menuju Ashi-no-ko

Ashi-no-ko juga mudah diakses dari Tokyo!

  • Kereta + bus: Stasiun Shinjuku → Stasiun Odawara → Stasiun Hakone-Yumoto → naik bus ke Ashi-no-ko
  • Bus ekspres: Tersedia juga bus ekspres dari area Shinjuku menuju area Tōgendai
  • Mobil: Dari area Tokyo menuju Hakone melalui jalan tol

Jika menggunakan Hakone Freepass, Anda bisa naik sepuasnya kapal bajak laut, ropeway, kereta gunung, bus, dan transportasi lainnya sehingga lebih hemat.

Musim terbaik

  • Musim semi (Maret–Mei): musim sakura dan kehijauan baru yang indah
  • Musim panas (Juni–Agustus): cocok untuk kabur dari panas karena tepi danau berada di dataran tinggi
  • Musim gugur (September–November): momiji yang memantul di permukaan danau menciptakan pemandangan spektakuler
  • Musim dingin (Desember–Februari): udara lebih jernih dan peluang melihat Gunung Fuji dengan jelas lebih besar


Ringkasan

  • Ashi-no-ko adalah highlight wisata Hakone dengan pemandangan indah di setiap musim
  • Mulai dari cruise kapal bajak laut, Hakone Jinja, onsen, hingga panorama Gunung Fuji, semuanya lengkap!
  • Mudah diakses dari Tokyo dan cocok dinikmati baik sebagai perjalanan sehari maupun menginap

Nikmati perjalanan penuh panorama menakjubkan di Ashi-no-ko!


Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Danau Ashi adalah danau yang terbentuk di kaldera vulkanik Hakone, dengan ketinggian sekitar 723 m. Pada hari cerah, Gunung Fuji bisa terlihat dari tepi danau, dan saat pagi ketika angin lebih tenang, permukaan air tampak seperti cermin sehingga lebih mudah untuk berfoto.
A. Pelabuhan utamanya ada tiga, yaitu Togendai, Pelabuhan Moto-Hakone, dan Pelabuhan Hakone-machi, dengan waktu tempuh sekitar 25-40 menit tergantung rute. Dek atas biasanya terasa dingin karena angin, jadi jaket tipis yang mudah dipakai akan membantu Anda tetap fokus menikmati pemandangan.
A. Sebagai patokan, tarif pulang-pergi Hakone Pirate Ship adalah 3.000 yen untuk dewasa dan 1.300 yen untuk anak-anak. Jika memakai Hakone Freepass, Anda bisa naik tanpa batas, sehingga saat ramai Anda bisa memutuskan untuk menunggu kapal berikutnya tanpa terlalu stres karena waktu tunggu.
A. Dari Hakone-Yumoto, rute yang umum adalah naik bus Hakone Tozan menuju area Pelabuhan Moto-Hakone. Pemandangan dari jendela bus memang menyenangkan, tetapi kemacetan sulit diprediksi, jadi jika Anda punya jadwal kapal atau ropeway, berangkat lebih awal akan lebih aman.
A. Pada akhir pekan dan hari libur, kawasan ini biasanya paling ramai menjelang siang, sedangkan pagi lebih awal atau setelah pukul 15.00 relatif lebih nyaman. Untuk kapal, antrean di sisi tepi danau sering lebih panjang, jadi cobalah dek sisi seberang yang kadang justru lebih lengang.
A. Jika hanya naik kapal dan berjalan di tepi danau, sekitar 2-3 jam biasanya cukup. Jika ditambah kunjungan ke kuil dan ropeway, siapkan setengah hari sampai satu hari; kalau waktu terbatas, fokus di sekitar Pelabuhan Moto-Hakone, foto torii dan danau, lalu lanjut berpindah dengan kapal agar kunjungan tetap memuaskan.
A. Karena tepi danau berada di dataran yang lebih tinggi, suhu yang terasa bisa cepat turun, jadi jaket tahan angin akan membuat perjalanan lebih nyaman. Saat hujan, pemandangan memang cenderung memutih, tetapi jika muncul kabut, permukaan danau justru terasa lebih dramatis, sehingga Anda bisa beralih membidik foto monokrom.
A. Di sekitar Pelabuhan Moto-Hakone, banyak spot yang bisa dijangkau dengan berjalan kaki seperti Kuil Hakone dan deretan pohon cedar. Urutan yang praktis adalah berkunjung ke kuil lebih dulu lalu menutup perjalanan di tepi danau, sehingga waktu menunggu bus pulang pun tetap bisa dipakai menikmati pemandangan.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.