Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Rute Musim Panas Ibaraki: Oarai & Hitachi Seaside Park

Rute Musim Panas Ibaraki: Oarai & Hitachi Seaside Park
Panduan wisata musim panas Ibaraki: Hitachi Seaside Park, Oarai, akuarium, dan Torii Kamiiso, dengan tips foto, cuaca, dan aktivitas indoor.

Ringkasan Cepat

Daya Tarik Sekilas

Contoh itinerary satu hari di Ibaraki pada musim panas. Perjalanan ini memadukan bunga, laut, dan tempat sejuk: pagi melihat zinnia, bunga matahari, dan kochia hijau di Hitachi Seaside Park, siang menikmati kuliner laut di sekitar Nakaminato, sore ke Aqua World Oarai, lalu menjelang malam mengunjungi torii Kamiiso.

Sorotan

Kochia hijau musim panas, zinnia, dan bunga matahari, Bukit Miharashi, akuarium besar dan hiu di Aqua World Oarai, serta torii Kamiiso yang berdiri di karang pantai

Alur Rencana Perjalanan

Pagi bunga dan bukit di Hitachinaka, siang kuliner boga bahari di Nakaminato, sore akuarium di Oarai, dan menjelang malam jalan-jalan ke kuil di Pantai Oarai

Akses dan Perjalanan

Dari arah Tokyo menuju Mito/Katsuta dengan kereta ekspres atau bus ekspres. Dari Hitachi Seaside Park ke Oarai sekitar 40 menit dengan mobil (beri kelonggaran untuk kemacetan pada musim panas)

Perkiraan Biaya

Hitachi Seaside Park 450 yen untuk dewasa, gratis untuk siswa SMP ke bawah. Aqua World Oarai 2.300 yen untuk dewasa, 1.100 yen untuk siswa SD dan SMP, 400 yen untuk anak prasekolah

Waktu Terbaik Bunga Musim Panas

Zinnia akhir Juli hingga akhir Agustus, bunga matahari pertengahan Agustus, dan kochia hijau bulat sekitar pertengahan Agustus hingga akhir September

Antisipasi Panas dan Hujan

Berteduh sejuk di akuarium dalam ruangan sekaligus menghadapi hujan mendadak. Menyiapkan topi dan minuman serta menyusun rencana dengan banyak istirahat tanpa terlalu padat akan lebih nyaman

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel rekomendasi tentang Ibaraki

Itinerary Musim Panas Ibaraki: Kombinasi Bunga dan Pantai

Untuk itinerary musim panas (musim panas di Jepang, saat cuaca terik) di Ibaraki, aturlah alurnya dengan menikmati pemandangan bunga di ruang terbuka Hitachi Seaside Park pada pagi hari, menyelipkan kuliner tepi laut dan fasilitas indoor pada siang hari, lalu menuju kuil tepi pantai di Ōarai pada sore hari, sehingga tetap nyaman meski di musim yang panas.

Dengan susunan menuju ke selatan dari Kota Hitachinaka ke Kota Ōarai, alam, kuliner, akuarium, dan kuil mudah dihubungkan dalam satu garis, menjadikannya wisata sehari (day trip) yang mudah dijelaskan bahkan untuk wisatawan yang baru pertama kali ke Jepang.

Karena waktu tempuh dan biaya bisa berubah tergantung tahun dan musim, jangan terlalu terpaku pada angka, dan tentukan prioritas tempat yang ingin dikunjungi dalam wisata Ibaraki di musim panas.

Berikut kami rangkum alur itinerary ini berdasarkan tujuan aktivitasnya.

Urutan Area Cara Menikmati
Pagi Hitachinaka Bunga dan bukit
Siang Sekitar Nakaminato Kuliner laut
Sore Ōarai Akuarium
Petang Pantai Ōarai Jalan-jalan di kuil

Alasan Wisata Keliling Ōarai dan Hitachinaka Cocok untuk Perjalanan Pertama ke Ibaraki

Ibaraki mudah dikunjungi dari sekitar Tokyo, sekaligus memiliki banyak tempat yang menawarkan keleluasaan berbeda dari perkotaan, seperti pemandangan tepi laut dan taman yang luas.

Dari arah Tokyo mudah menuju arah Mito dan Katsuta menggunakan kereta ekspres atau bus antarkota (highway bus), sehingga menarik karena wisata keliling pun bisa dipertimbangkan meski hanya day trip.

Terutama di musim panas, dengan mengombinasikan langit biru, angin laut, bukit hijau, dan akuarium indoor, Anda bisa menikmati nuansa musim sekaligus melakukan perjalanan yang tidak terlalu melelahkan.

Cara Membedakan Penggunaan Mobil dan Transportasi Umum

Jika hendak berkeliling beberapa area dalam satu hari, mengombinasikan mobil sewaan (rental car) atau taksi akan memudahkan penyesuaian rute perjalanan.

Dari Hitachi Seaside Park ke Ōarai memakan waktu sekitar 40 menit dengan mobil sebagai patokan, tetapi karena bisa terjadi kemacetan pada musim liburan musim panas, sebaiknya beri kelonggaran waktu agar lebih tenang.

Jika berkeliling dengan transportasi umum, karena frekuensi dan koneksi Hitachinaka Seaside Railway, bus lokal, dan Kashima Rinkai Railway berubah-ubah setiap hari, mohon periksa informasi masing-masing operator transportasi sebelum berangkat.

Kiat Musim Panas: Jangan Menjejalkan Terlalu Banyak Rencana

Di spot outdoor, sebaiknya anggap waktu beristirahat di tempat teduh atau indoor sebagai bagian dari perjalanan, bukan hanya waktu untuk berfoto.

Bagi yang khawatir dengan stamina atau yang bepergian membawa anak, susunan yang berfokus pada taman bunga dan akuarium serta memperpendek jalan-jalan di tepi laut juga cocok.

Pagi: Melihat Bunga Musim Panas di Hitachi Seaside Park

Hitachi Seaside Park (Kota Hitachinaka, Prefektur Ibaraki) pada pagi hari cocok bagi yang ingin berjalan di bukit dan hamparan bunga sebelum sinar matahari terik.

Bunga musim panas menjadi daya tarik pada waktu tertentu: zinnia (hyakunichisō, bunga seratus hari) sekitar akhir Juli hingga akhir Agustus, bunga matahari pada pertengahan Agustus, dan kochia hijau berbentuk bulat sekitar pertengahan Agustus hingga akhir September, sehingga memeriksa kondisi mekar bunga sebelum berkunjung akan meningkatkan kepuasan perjalanan.

Harga tiket masuk pada periode biasa adalah 450 yen untuk dewasa (SMA ke atas), 210 yen untuk lansia (65 tahun ke atas), dan gratis untuk SMP ke bawah.

Jam buka pada 18 Juli hingga 31 Agustus adalah pukul 09.30 hingga 18.00, hari libur pada dasarnya setiap Selasa, tetapi karena pada musim panas ada periode buka setiap hari, sebaiknya periksa informasinya sebelum berangkat agar lebih tenang.

Menikmati Kochia Hijau Musim Panas di Bukit Miharashi

Kochia yang berubah merah menyala di musim gugur (musim terbaik sekitar pertengahan Oktober) terkenal di seluruh Jepang, tetapi kochia hijau di musim panas berkesan dengan bentuk bulat dan hijau lembutnya, dan menjadi pemandangan yang mudah menghasilkan foto cerah.

Di atas Bukit Miharashi terkadang angin bertiup kencang, tetapi karena ada tempat yang minim penghalang, sebaiknya siapkan topi dan minuman saat berjalan agar lebih tenang.

Zinnia dan Bunga Matahari Menambah Warna Khas Musim Panas

Zinnia (hyakunichisō) dan bunga matahari adalah bunga yang mudah memancarkan kecerahan khas Ibaraki dari bulan Juli hingga Agustus.

Di hamparan bunga luas seperti Ōsōgen Flower Garden, aneka warna bunga terbentang memenuhi pemandangan, sehingga keleluasaan musim panas mudah diabadikan dalam foto.

Foto di Hitachi Seaside Park: Perhatikan Cahaya Pagi dan Latar Belakang

Dibanding hanya memotret bunga secara close-up, memasukkan Bukit Miharashi, langit, dan jalan setapak dalam taman akan menyampaikan keluasan khas Hitachi Seaside Park.

Periksa Kondisi Mekar Bunga Menjelang Keberangkatan

Karena jenis bunga dan masa mekarnya bisa maju-mundur tergantung tahun, disarankan memeriksa informasi kondisi mekar bunga sebelum berangkat.

Jika menargetkan bunga tertentu saja, sebaiknya ubah area yang akan dijelajahi secara fleksibel sambil melihat cuaca hari itu dan informasi dalam taman.

Cara menikmati bunga musim panas akan lebih mudah dipilih jika berdasarkan perbedaan suasana, bukan sekadar warna.

Bunga Kesan Cara Memotret
Kochia hijau Bulat dan segar Perluas bukit
Zinnia Kaya warna Dari dekat
Bunga matahari Khas musim panas Bersama langit
Padang rumput Leluasa Masukkan jalan


Siang: Menyentuh Budaya Kuliner Laut di Area Nakaminato dan Ōarai

Setelah berjalan-jalan di taman bunga, menyisipkan istirahat makan di area Nakaminato dan Ōarai yang dekat laut akan menjadikan perjalanan terasa khas pesisir Ibaraki.

Di sekitar Nakaminato dan Ōarai, termasuk Nakaminato Osakana Ichiba (pasar ikan Nakaminato), terdapat kedai dan rumah makan yang menyajikan seafood segar, sehingga alurnya memudahkan Anda merasakan budaya kuliner setempat setelah memandang laut.

Kuliner Seafood: Utamakan Kelonggaran daripada Keramaian

Di tempat wisata saat musim panas, kedai populer mudah dipadati orang, dan rencana sore bisa berantakan karena waktu tunggu makan.

Dengan tidak terlalu terpaku pada satu kedai dan menyiapkan diri untuk memilih sambil melihat kondisi operasional dan keramaian, akan lebih mudah pula memandu wisatawan asing.

Sediakan Pilihan Menu bagi yang Tidak Suka Seafood

Jika ada anggota rombongan yang tidak suka ikan mentah, sebaiknya cari kedai yang menyediakan pilihan seperti ikan bakar, gorengan, atau teishoku (set menu) agar lebih tenang.

Jika ada pantangan makan karena alergi atau agama, periksa bahannya sebelum memesan, dan jika sulit menjelaskan, sebaiknya siapkan aplikasi penerjemah untuk ditunjukkan.

Berbelanja di Pasar: Pertimbangkan Kemudahan Dibawa

Jika berbelanja di Nakaminato Osakana Ichiba atau kedai setelah makan, menghindari produk segar yang sulit dibawa saat suhu tinggi akan memudahkan perjalanan.

Untuk barang yang perlu didinginkan, sebaiknya atur waktu pembelian dengan bijak, misalnya membelinya sekaligus di akhir perjalanan atau meminta pengiriman ke tempat menginap.


Sore: Bersantai di Kesejukan Aqua World Ibaraki Prefectural Ōarai Aquarium

Untuk sore hari, memasukkan Aqua World Ibaraki Prefectural Ōarai Aquarium (Isohama-cho, Kota Ōarai) yang bisa dinikmati secara indoor akan memudahkan menghadapi panasnya musim panas atau hujan mendadak.

Ini adalah akuarium besar terkemuka di wilayah Kanto yang memamerkan sekitar 580 spesies dan 68.000 ekor makhluk hidup, dengan pameran hiu, ikan mola (mambō), serta akuarium raksasa yang megah diperkenalkan sebagai daya tarik, sehingga Anda bisa memiliki waktu belajar yang khas kota tepi laut.

Harga tiket masuk adalah 2.300 yen untuk dewasa, 1.100 yen untuk siswa SD dan SMP, 400 yen untuk balita (3 tahun ke atas), gratis untuk di bawah 3 tahun, dan jam buka pada dasarnya pukul 09.00 hingga 17.00 (masuk terakhir pukul 16.00).

Tempat parkir sekitar 750 mobil bisa digunakan gratis, dan pada periode yang diperkirakan ramai, pembelian tiket WEB di muka akan lebih lancar.

Berkeliling dengan Pameran Hiu sebagai Poros

Aqua World Ōarai dikenal memelihara sekitar 60 jenis hiu, dan melihatnya sambil membandingkan perbedaan bentuk serta cara berenangnya akan memperdalam pemahaman.

Dengan meluangkan sedikit waktu untuk membaca keterangan pameran, Anda bisa menikmati ciri makhluk hidup yang sulit disadari jika hanya berfoto.

Ikan Mola dan Akuarium Raksasa: Pameran yang Ingin Diamati Perlahan

Karena gerakan ikan mola terlihat tenang, ia cocok untuk diamati dengan berhenti sejenak daripada dilewati terburu-buru.

"Deai no Umi no Daisuisō" (akuarium raksasa laut pertemuan) tempat sekitar 20.000 ekor ikan sarden (maiwashi) bergerombol juga sangat memukau, dan karena pengunjung lain pun berfoto di depan akuarium, mari nikmati dengan saling mengalah tanpa menempati tempat terlalu lama.

Pertunjukan Lumba-lumba dan Program: Periksa Informasi Hari Itu

Karena isi dan waktu program serta acara dalam gedung seperti Ocean Live lumba-lumba dan singa laut bisa berubah setiap hari, sebaiknya berkeliling setelah memeriksa jadwal hari itu agar lebih tenang.

Daripada menyesuaikan rencana hanya pada pameran khusus, menyusun rencana dengan fokus pada pameran permanen dan menambahkan yang bisa diikuti seperlunya akan membuat rencana tidak mudah berantakan.

Di akuarium, mengubah cara menikmati sesuai arah minat akan meningkatkan kepuasan.

Tipe Poros Melihat Tempat Cocok
Penyuka foto Cahaya akuarium Akuarium raksasa
Penyuka belajar Keterangan pameran Lorong pameran
Wisata keluarga Utamakan istirahat Berbagai titik
Hari hujan Fokus indoor Pameran permanen


Petang: Menuju Ōarai Isosaki-jinja dan Torii Kamiiso

Setelah dari akuarium, menuju Ōarai Isosaki-jinja (kuil Ōarai Isosaki) dan torii (gerbang kuil) Kamiiso di tepi laut akan membuat Anda merasakan pemandangan laut Ibaraki dan nuansa spiritual sekaligus.

Torii Kamiiso dikenal sebagai torii yang berdiri di atas karang pantai, dan merupakan salah satu pemandangan yang mewakili Ōarai Isosaki-jinja yang bersemayam di Isohama-cho, Kota Ōarai.

Torii Kamiiso Dikenal sebagai Spot Terkenal Matahari Terbit

Foto terkenal berupa torii Kamiiso yang berpadu dengan matahari dikenal sebagai pemandangan matahari terbit (fajar), dan bukan sesuatu yang bisa dibidik dengan komposisi sama pada sore hari.

Dalam itinerary ini, alurnya dibuat berkunjung pada sore hari, tetapi jika ingin membidik matahari dan torii, sebaiknya susun ulang sebagai rencana pagi di hari lain.

Sore Hari: Menikmati Angin Laut dan Kesyahduan di Pantai Ōarai

Di Pantai Ōarai pada sore hari, tepi laut lebih mudah dijelajahi pada waktu saat sinar matahari terik telah mereda.

Pada hari dengan ombak tinggi atau di tempat yang licin, mohon utamakan memandang pemandangan dari tempat yang ditentukan tanpa terlalu mendekati laut.

Beribadah dengan Tenang adalah Etika di Kuil

Di area kuil, penting untuk tidak berbicara keras atau berfoto sambil menghalangi jalan menuju kuil (sandō), serta tidak mengganggu arus lalu lalang orang yang beribadah.

Jika menginginkan goshuin (stempel kunjungan) atau benda persembahan, sebaiknya periksa informasi lokasi loket dan jam layanan sebelum berkunjung.

Pemotretan: Utamakan Keselamatan dan Penghormatan pada Tempat Suci

Saat memotret torii atau laut, jangan masuk ke area terlarang, dan jangan mengambil pose yang memaksakan di tepi ombak atau area berbatu.

Karena kuil bukan sekadar tempat wisata melainkan juga tempat spiritual, mengutamakan keselamatan dan rasa hormat daripada pemotretan akan membuat kesan perjalanan terasa lebih syahdu.


Pakaian dan Etika yang Perlu Diperhatikan dalam Wisata Ibaraki Musim Panas

Musim panas Ibaraki mengharuskan Anda berpindah antara taman outdoor, tepi laut, dan fasilitas indoor, sehingga menyiapkan pakaian dan barang bawaan seringan mungkin akan membuat pergerakan lebih nyaman.

Terutama wisatawan asing terkadang belum terbiasa dengan kelembapan Jepang yang tinggi pada bulan Juli hingga Agustus, sehingga menyusun rencana dengan mengasumsikan banyak istirahat akan membuat lebih tenang.

Perlindungan dari Sinar Matahari Berkaitan Langsung dengan Kepuasan Perjalanan

Menyiapkan topi, payung matahari, sepatu yang nyaman untuk berjalan, dan minuman akan mengurangi kelelahan di spot outdoor seperti Hitachi Seaside Park dan Pantai Ōarai.

Karena di taman waktu berhenti untuk berfoto bertambah, meski perpindahannya singkat, secara fisik bisa terasa panas.

Di Tepi Laut Ōarai, Waspadai Pijakan dan Ombak

Di sekitar pantai Ōarai, jangan sampai kewaspadaan pada pijakan berkurang karena terlalu berfokus pada pemandangan.

Meski berjalan dengan sandal, karena area berbatu dan tempat basah mudah membuat terpeleset, penting untuk tidak memaksakan diri mendekati tepi air.

Utamakan Aturan Masing-masing Fasilitas

Di akuarium, kuil, dan taman, aturan mengenai pemotretan, makan-minum, dan area yang boleh dimasuki berbeda-beda tergantung tempatnya.

Sikap mengikuti papan petunjuk dan arahan staf, serta menanyakan langsung saat bingung, akan menjadi ketenangan pula bagi wisatawan asing.

Dalam wisata musim panas, mengetahui perilaku yang harus dihindari daripada yang ingin dilakukan akan membuat Anda beraktivitas dengan aman.

Situasi Perilaku Baik Perilaku yang Dihindari
Taman Menjaga hidrasi Masuk ke hamparan bunga
Akuarium Saling mengalah Menggedor akuarium
Kuil Beribadah dengan tenang Menghalangi jalan kuil
Tepi laut Periksa pijakan Memaksakan di area berbatu

Jika Ingin Memodifikasi Itinerary Ini

Wisata musim panas Ibaraki akan menjadi perjalanan yang tidak melelahkan jika sebagiannya ditukar sesuai cuaca dan teman perjalanan.

Meski berkeliling area yang sama, susunan yang memuaskan akan berbeda antara hari yang mengutamakan bunga, hari yang mengutamakan kesejukan indoor, dan hari yang mengutamakan foto tepi laut.

Jika Mengutamakan Bunga, Perpanjang Waktu Pagi di Hitachi Seaside Park

Jika bertujuan foto bunga atau pemandangan, sebaiknya persempit area yang dijelajahi di Hitachi Seaside Park dan gunakan waktu pagi dengan santai.

Dalam kasus itu, mengarahkan rencana setelah siang ke salah satu dari akuarium atau kuil akan mengurangi kelelahan perjalanan.

Pada Hari yang Sangat Panas, Fokuskan di Aqua World Ōarai

Pada hari dengan suhu atau kelembapan tinggi, memperpendek waktu di luar ruangan dan berfokus pada waktu di Aqua World Ibaraki Prefectural Ōarai Aquarium akan lebih menenangkan.

Sebaiknya persempit taman ke area dekat pintu masuk atau area bunga yang ingin dilihat, dan lakukan jalan-jalan di tepi laut setelah sinar matahari mereda.

Jika Mengutamakan Foto Tepi Laut, Tutup Perjalanan di Ōarai

Bagi yang ingin menghargai foto laut, alur menuju Ōarai dari siang hingga sore serta menjelajahi Ōarai Isosaki-jinja dan Pantai Ōarai dengan tenang akan cocok.

Jika ingin memotret torii Kamiiso bersama matahari, karena syaratnya adalah waktu matahari terbit (fajar), ada pula pilihan menjadikan perjalanan mencakup menginap, bukan day trip.

Rangkuman | Musim Panas Ibaraki Disusun dengan Bunga, Laut, dan Kesejukan

Itinerary musim panas Ibaraki akan lebih mudah menyeimbangkan nuansa musim dan kenyamanan jika menghubungkan bunga Hitachi Seaside Park, kuliner seafood sekitar Nakaminato dan Ōarai, akuarium Aqua World Ōarai, serta torii Kamiiso.

Karena di musim panas rencana mudah berubah akibat panas dan cuaca, penting untuk tidak menetapkan biaya dan jam buka secara pasti, melainkan menyesuaikan alur sambil memeriksa informasi hari itu.

Jika sedikit demi sedikit merasakan warna bunga, angin laut, waktu belajar indoor, dan ketenangan kuil dalam satu hari, kenangan musim panas khas Ibaraki pun akan membekas bahkan bagi wisatawan yang baru pertama kali ke Jepang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Alur dari utara ke selatan menjadi pilihan klasik: pagi menikmati pemandangan bunga di Hitachi Seaside Park, siang menyantap makanan laut di Nakaminato-Oarai, sore ke Aqua World Oarai, dan menjelang senja ke Oarai Isosaki Shrine. Karena menyelipkan tempat outdoor dan indoor secara bergantian, tenaga tidak mudah terkuras meski di puncak musim panas, dan bahkan pemula bisa berkeliling dalam satu garis rute.
A. Umumnya sekitar 85 menit dari Stasiun Tokyo ke Stasiun Katsuta dengan ekspres Tokiwa atau Hitachi di Jalur JR Joban. Ke Hitachi Seaside Park sekitar 15-30 menit naik bus dari Stasiun Katsuta, sedangkan ke arah Oarai berganti kereta ke Kashima Rinkai Railway di Stasiun Mito. Karena tarif ekspres berbeda antara kursi reservasi dan bebas, mengamankan kursi lebih awal lewat Ekinet pada musim panas yang ramai akan lebih tenang.
A. Tiket masuknya 450 yen untuk dewasa (SMA ke atas), 210 yen untuk lansia (65 tahun ke atas), dan gratis untuk SMP ke bawah. Pada 18 Juli-31 Agustus, jam buka pukul 9.30-18.00. Karena loket dan mesin tiket biasanya lebih sepi tepat setelah buka, masuk paling awal untuk menyusuri kebun bunga selagi sejuk lalu berkeliling bukit sebelum matahari meninggi adalah susunan yang nyaman.
A. Pada musim panas, zinnia biasanya berbunga akhir Juli-akhir Agustus, bunga matahari pada pertengahan Agustus, dan kochia hijau di Bukit Miharashi sekitar pertengahan Agustus-akhir September. Kochia yang memerah pekat di musim gugur memang terkenal, tetapi kochia hijau musim panas yang bulat dan lembut memantulkan cahaya sehingga terlihat segar di foto, dan berpadu dengan langit biru memberi pesona yang berbeda.
A. Nakaminato Osakana Ichiba umumnya buka sekitar pukul 9.00 hingga sekitar pukul 16.00, dengan kedai kaisendon dan sushi berjajar. Ada pula kedai yang menyajikan ikan bakar atau set makan bagi yang kurang suka ikan mentah. Oleh-oleh segar yang butuh pendinginan sebaiknya dibeli sekaligus di akhir perjalanan atau dikirim lewat jasa antar, agar bisa berkeliling tanpa khawatir rusak saat dibawa di puncak musim panas.
A. Tiket masuknya 2.300 yen untuk dewasa, 1.100 yen untuk siswa SD-SMP, 400 yen untuk balita (3 tahun ke atas), dan gratis untuk di bawah 3 tahun. Jam buka pukul 9.00-17.00 (masuk terakhir 16.00). Pada masa ramai, membeli tiket web lebih dulu membuat Anda bisa masuk tanpa antre di loket, jadi menyiapkannya saat berkunjung di libur musim panas atau Obon dapat menghemat waktu.
A. Daya tarik terbesarnya adalah pameran sekitar 68.000 ekor dari sekitar 580 spesies, dengan jumlah jenis hiu yang dipelihara sekitar 60 jenis, termasuk yang terbanyak di Jepang. Tangki khusus ikan mola-mola yang termasuk terbesar di Jepang serta "Tangki Besar Laut Pertemuan" tempat sekitar 20.000 sarden berputar membentuk pusaran juga menarik untuk dilihat. Karena bentuk tubuh dan cara berenang tiap jenis hiu berbeda, membandingkannya sambil membaca keterangan membuat penemuan makin bertambah.
A. Gerbang torii Kamiiso adalah pemandangan terkenal Oarai Isosaki Shrine yang berdiri di karang laut, tetapi komposisi terkenal saat torii dan matahari berpadu adalah pemandangan matahari terbit (fajar), dan gambar yang sama tak bisa didapat di sore hari. Jika ingin memotret matahari bersama torii, ubahlah jadwal ke pagi hari dan sisipkan menginap agar lebih pasti. Sore hari nikmatilah sebagai jalan santai di pantai saat sinar matahari melembut.

Kumpulan Artikel Rekomendasi

Artikel rangkuman yang menampilkan artikel ini

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.