Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Sungai Shimanto 2 Hari 1 Malam: Jembatan Terendam & Air Jernih

Sungai Shimanto 2 Hari 1 Malam: Jembatan Terendam & Air Jernih
Jelajahi Sungai Shimanto 2 hari 1 malam dari Nakamura ke Nishitosa: jembatan Sada dan Iwama yang dapat terendam, panorama sungai, plus tips mobil, bus & sepeda.

Ringkasan Cepat

Daya tarik sekilas

Rute contoh 2 hari 1 malam di Sungai Shimanto dimulai dari Nakamura dan menyusuri jembatan submersibel Sada, Katsuma, dan Iwama dengan mobil, menikmati perubahan pemandangan dari permukaan sungai yang luas di hilir hingga kawasan pegunungan di bagian tengah sekaligus mengenal permukiman dan budaya kuliner di daerah aliran sungai, bukan hanya jembatannya.

Jembatan submersibel unggulan

Bandingkan Jembatan Submersibel Sada, yang paling dekat dengan muara dan terpanjang dengan panjang sekitar 291,6 m; Jembatan Submersibel Katsuma dalam lanskap permukiman; serta Jembatan Submersibel Iwama, tempat sungai dan pegunungan tampak berlapis dalam satu pemandangan.

Perkiraan waktu akses

Dari Stasiun Nakamura, perjalanan dengan mobil memakan waktu sekitar 20 menit ke Jembatan Submersibel Sada, sekitar 30–35 menit ke Jembatan Submersibel Katsuma, dan sekitar 50 menit ke Jembatan Submersibel Iwama (sekitar 20 menit dari Stasiun JR Ekawasaki).

Urutan perjalanan 2 hari 1 malam

Rencana perjalanan yang mudah diikuti adalah menjelajahi sekitar Stasiun Nakamura, Jembatan Submersibel Sada, dan kawasan hilir pada hari pertama, lalu menuju Nishitosa melalui Jembatan Submersibel Katsuma dan Iwama pada hari kedua.

Transportasi tanpa mobil

Gabungkan bus rute Nakamura–Ekawasaki, taksi wisata, dan sepeda sewaan yang terutama melayani kawasan hilir, lalu persempit area perjalanan setelah memeriksa layanan untuk perjalanan pulang.

Keselamatan dan etika

Jembatan submersibel adalah jalan yang digunakan warga setempat tanpa pagar pengaman, jadi batasi waktu berfoto di atas jembatan, jangan mendekat saat air naik atau pembatasan berlaku, dan dahulukan lalu lintas setempat.

Kuliner dan pesona musim

Sungai Shimanto menawarkan dedaunan hijau segar pada musim semi, cahaya dan permukaan air pada musim panas, warna pegunungan pada musim gugur, serta pemandangan jauh yang jernih pada musim dingin. Anda juga dapat menikmati bahan pangan yang terkait dengan daerah aliran sungai, seperti ikan ayu, belut, udang sungai, dan rumput laut aosa.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel rekomendasi tentang Kochi

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Rute Contoh Sungai Shimanto 2 Hari 1 Malam|Cara Menyusurinya

Rute model Sungai Shimanto (Shimanto-gawa) 2 hari 1 malam berangkat dari kawasan Nakamura di Kota Shimanto yang berada di hilir, lalu menyusuri jembatan chinkabashi (chinkabashi) menuju Nishitosa di bagian tengah sungai, sehingga kamu bisa merasakan perubahan lebar sungai dan kedekatan pegunungan yang berubah sedikit demi sedikit.

Rute ini mengutamakan perjalanan dengan mobil, dan menginap direncanakan di kawasan Nakamura yang mudah dikombinasikan dengan pilihan tempat makan dan transportasi.

Jika kamu sudah memegang perkiraan waktu berkendara dari jembatan chinkabashi Sada hingga jembatan chinkabashi Iwama, kamu bisa menyusun itinerary yang santai meski hanya 2 hari 1 malam.

Titik awal perjalanan di sekitar Stasiun Nakamura

Setelah tiba, akan lebih tenang jika kamu mengecek kondisi lalu lintas jembatan chinkabashi, operasional perahu wisata, dan informasi jalan di pusat informasi wisata dekat Stasiun Nakamura (Nakamura Station) sebelum berangkat.

Di tepi sungai, situasi berubah menurut cuaca dan naiknya air, jadi jangan hanya menilai dari peta, melainkan utamakan panduan setempat pada hari itu.

Perjalanan dari hilir ke bagian tengah lebih mudah dipahami

Jika hari pertama menyusuri jembatan chinkabashi Sada dan kawasan hilir, lalu keesokan harinya menuju Nishitosa melewati jembatan chinkabashi Katsuma dan jembatan chinkabashi Iwama, kamu bisa membandingkan perbedaan desa dan barisan pegunungan di sekitarnya meski sama-sama jembatan chinkabashi.

Jembatan chinkabashi Sada berjarak sekitar 20 menit berkendara dari Stasiun Nakamura, jembatan chinkabashi Katsuma sekitar 30–35 menit, dan jembatan chinkabashi Iwama sekitar 50 menit, sehingga semakin ke hulu, waktu tempuhnya semakin lama.

Daripada terburu-buru mengelilingi semua jembatan, berhenti di tepian sungai atau tempat yang bisa memandang lepas dan menyisakan waktu untuk melihat pemandangan tempat sungai bertemu kehidupan sehari-hari adalah perjalanan khas Sungai Shimanto.

Tinjau dulu rencana perjalanan 2 hari 1 malam

Kami menyusun urutan kunjungan dan cara menghabiskan waktu di lokasi, tanpa mencantumkan biaya dan waktu tempuh.

Urutan Tempat singgah Cara menikmati
Hari 1 Sekitar Stasiun Nakamura Mengumpulkan informasi
Hari 1 Jembatan chinkabashi Sada Berjalan dan memotret
Hari 1 Hilir Sungai Shimanto Mempertimbangkan perahu wisata
Hari 2 Jembatan chinkabashi Katsuma Melihat pemandangan desa
Hari 2 Jembatan chinkabashi Iwama Memotret sungai dan gunung
Hari 2 Nishitosa Kuliner dan istirahat


Hari 1|Menyusuri jembatan chinkabashi Sada dan pemandangan hilir

Memilih kawasan hilir untuk hari pertama rute model Sungai Shimanto 2 hari 1 malam membuatmu bisa menikmati dengan tenang permukaan sungai yang luas dan pemandangan yang berangsur berubah dari kota ke kawasan pegunungan.

Bersiap untuk perjalanan di Nakamura

Siapkan minuman dan sepatu yang nyaman untuk berjalan, dan gunakan bukan hanya peta di ponsel, melainkan juga peta yang bisa diperoleh di pusat informasi wisata serta rambu-rambu setempat.

Jika ingin memasukkan perahu wisata, dermaga dan cara pemesanan berbeda-beda menurut perusahaan operator, jadi tentukan itinerary setelah mengecek kondisi operasional hari itu.

Rasakan kedekatan jembatan dan sungai di jembatan chinkabashi Sada

Jembatan chinkabashi Sada (Sada Chinkabashi, Jembatan Imanari/Imanari-bashi) adalah jembatan chinkabashi yang terletak di hilir paling ujung Sungai Shimanto, paling dekat dengan muara, dan dengan panjang sekitar 291.6 m merupakan yang terpanjang di antara jembatan chinkabashi yang membentang di sungai ini.

Jaraknya sekitar 20 menit berkendara dari Stasiun Nakamura sehingga mudah dijangkau, dan di antara jembatan chinkabashi di Kota Shimanto, tempat ini akrab bagi wisatawan.

Jembatan chinkabashi memiliki struktur tanpa pagar karena dirancang untuk tenggelam di bawah air saat air naik, sehingga dari atas jembatan hampir tidak ada yang menghalangi permukaan sungai dan kamu bisa memandang luas pegunungan dan tepian sungai di sekitarnya.

Jembatan ini juga merupakan jalan kehidupan sehari-hari warga setempat, jadi saat berhenti untuk memotret, waspadai mobil dan sepeda yang mendekat dan bergeserlah ke posisi yang tidak menghalangi lalu lintas.

Nikmati suasana tenang di kawasan hilir pada sore hari

Pada saat matahari merendah, pantulan di permukaan air dan bayangan pegunungan berubah, sehingga lebih mudah menemukan suasana yang berbeda dari siang hari.

Namun, setelah gelap sulit memastikan pijakan di jembatan tanpa pagar atau di tepian sungai, jadi lebih aman merencanakan agar perpindahan selesai selagi masih terang.

Setelah kembali ke penginapan, coba tanyakan apakah di menu ada bahan yang berkaitan dengan daerah aliran Sungai Shimanto, seperti ikan ayu (ayu), belut (unagi), udang sungai, dan rumput laut aosa (aosa nori), agar kamu bisa menikmati pemandangan dan budaya kuliner sekaligus.

Hari 2|Dari jembatan chinkabashi Katsuma·Iwama menuju Nishitosa

Hari kedua kamu bergerak menyusuri sungai ke arah hulu, mengarahkan perhatian bukan hanya pada bentuk jembatan, tetapi juga pada pemandangan bagian tengah tempat gunung mendekat dan kehidupan warga setempat.

Lihat hubungan desa dan sungai di jembatan chinkabashi Katsuma

Jembatan chinkabashi Katsuma (Katsuma Chinkabashi) berjarak sekitar 30–35 menit berkendara dari Stasiun Nakamura, memiliki panjang sekitar 171.4 m, dan juga dikenal sebagai lokasi syuting film.

Di sekitar jembatan chinkabashi Katsuma, jika kamu tidak hanya memotret jembatannya, tetapi juga memperhatikan jalan di tepi sungai dan letak rumah-rumah, kamu akan merasakan bahwa jembatan chinkabashi bukanlah fasilitas wisata, melainkan telah menopang lalu lalang sehari-hari.

Di tempat yang jalannya sempit, hindari berhenti atau parkir secara memaksa, dan gunakan tempat parkir yang ditunjukkan atau tempat yang aman untuk menepi.

Jembatan chinkabashi Iwama, lihat panorama dari kejauhan

Jembatan chinkabashi Iwama (Iwama Chinkabashi) berada di bagian tengah, sekitar 50 menit berkendara dari Stasiun Nakamura dan sekitar 20 menit berkendara dari Stasiun JR Ekawasaki (JR Ekawasaki Station), dan merupakan jembatan sepanjang sekitar 120 m.

Tempat ini memudahkanmu memandang komposisi khas Sungai Shimanto ketika aliran sungai, jembatan, dan barisan pegunungan bertumpuk, dan sering muncul di poster dan sejenisnya.

Sebelum buru-buru turun mendekati jembatan, cek panduan dan rambu pembatasan di sekitarnya, lalu amati keseluruhan pemandangan dari tempat yang aman agar lebih mudah memahami lebar sungai dan rendahnya jembatan.

Rasakan kuliner dan kerajinan lokal di Nishitosa

Di rest area jalan Yotte Nishitosa (Michi-no-Eki Yotte Nishitosa, Nishitosa Ekawasaki, Kota Shimanto) di sekitar Ekawasaki, tersedia hasil pertanian dan produk olahan setempat, sehingga kamu bisa mengenal berkah sungai dan berkah gunung di tengah perjalanan.

Pasar produk segar buka pukul 7:30 hingga 18:00, sedangkan pasar ikan ayu dan tempat makan berbeda-beda menurut masing-masing toko dan menjual bahan Sungai Shimanto seperti ikan ayu.

Ikan sungai dan masakan daerah berubah ketersediaannya menurut musim, hasil tangkapan, dan pasokan, jadi jika kamu mengincar masakan tertentu, perlu memastikannya lebih dahulu.

Pilih perahu wisata dan aktivitas sungai dengan waktu longgar

Sungai Shimanto memiliki perahu berjadwal tetap, perahu carter, dan perahu yakatabune (yakatabune) berkelengkapan makan, yang memungkinkanmu memandang tepi sungai dan jembatan chinkabashi dari sudut pandang dekat permukaan air.

Operasional dipengaruhi cuaca dan tinggi air, dan syarat pemesanan berbeda menurut operator, jadi setelah tanggal perjalanan ditetapkan, pastikan melalui panduan resmi.

Pada hari kamu memasukkan aktivitas, membatasi jembatan chinkabashi yang disinggahi dan tidak menjejalkan terlalu banyak perpindahan akan memudahkan menghadapi keterlambatan atau penghentian layanan.

Etika dan hal yang perlu diperhatikan agar aman menikmati jembatan chinkabashi

Di jembatan chinkabashi, yang penting adalah memastikan keselamatan lalu lintas lebih dahulu daripada pemandangan, dan tidak mengganggu kehidupan warga setempat.

Jangan menguasai tengah jembatan sebagai tempat foto

Karena tidak ada pagar, terlalu merapat ke tepi memang berbahaya, tetapi kamu juga harus menghindari bergerak panik saat ada mobil datang.

Sebelum menyeberang, lihat arus lalu lintas, potretlah dalam waktu singkat, dan saat beramai-ramai jangan menyebar berjajar ke samping.

Jangan mendekat saat air sedang tinggi atau akses dibatasi

Bahkan setelah hujan berhenti, tinggi air bisa naik akibat hujan di hulu, jadi ikutilah penutupan jalan setempat, petugas keamanan, dan panduan pengelola.

Saat jembatan tertutup air atau ada kayu hanyut yang mendekat, jangan menyeberang meski dengan berjalan kaki, dan hindari pula turun ke tepian sungai.

Gunakan tabel yang merangkum pedoman tindakan berikut untuk pengecekan di lokasi.

Situasi Tindakan yang dianjurkan Tindakan yang dihindari
Mobil mendekat Menunggu di tempat aman Terus memotret di jembatan
Saat ramai Saling mengalah bergantian Berjalan berjajar ke samping
Setelah hujan Memastikan pembatasan Menilai tinggi air sendiri
Tepian sungai Memastikan pijakan Mendekati arus deras
Drone Memastikan ke pengelola Terbang tanpa izin

Berkeliling tanpa mobil|Gunakan bus dan sepeda sewaan

Tanpa mobil pun kamu bisa pergi ke Sungai Shimanto, tetapi karena jumlah keberangkatan dan tempat yang bisa disinggahi terbatas, membatasi cakupan agar sesuai dengan moda transportasi lebih realistis daripada mengelilingi banyak jembatan.

Cek dulu jadwal bus pulang-pergi

Ada trayek yang menghubungkan Stasiun Nakamura dengan arah Ekawasaki dan bisa mengakses kawasan tepi sungai, tetapi hari dan jam operasional berbeda menurut trayek dan keberangkatan.

Cek bukan hanya keberangkatan pergi, tetapi juga keberangkatan pulang, dan pikirkan lebih dulu alternatif jika ketinggalan bus.

Kombinasikan bus wisata atau taksi wisata

Kadang tersedia transportasi wisata musiman atau taksi wisata yang mengelilingi jembatan chinkabashi, yang bisa menjadi pilihan bahkan bagi wisatawan yang belum terbiasa menyetir.

Hari operasional, perlu tidaknya pemesanan, dan tempat singgah berbeda menurut isi layanan, jadi pastikan panduan resmi sebelum menggunakannya.

Fokuskan sepeda sewaan di kawasan hilir

Di sekitar Stasiun Nakamura ada panduan sepeda sewaan, sebuah cara untuk mengelilingi pemandangan kawasan hilir seperti jembatan chinkabashi Sada dengan ritmemu sendiri.

Pertimbangkan panas, angin dari depan, hujan, dan matahari terbenam, lalu pilih cakupan yang bisa kamu tempuh pulang sesuai kondisi fisik.

Meski bersepeda, di jembatan chinkabashi tetap utamakan lalu lintas kendaraan, dan saat memotret carilah tempat berhenti yang aman di luar jembatan.

Musim Sungai Shimanto dan cara memilih pakaian

Sungai Shimanto berubah warna permukaan air, rupa pegunungan, dan kuatnya sinar matahari menurut musim, sehingga itinerary yang sama pun memberi kesan yang berbeda.

Musim semi hingga musim panas, bersiaplah menghadapi sinar matahari dan cuaca panas

Pada masa hijau segar bulan April hingga Mei, kontras antara hijaunya gunung dan permukaan sungai mudah terlihat, sedangkan musim panas bulan Juli hingga Agustus memiliki kesan lapang khas tepi air.

Siapkan topi, minuman, dan pakaian yang mudah menyerap keringat, dan di tepian sungai pilih sepatu yang tidak licin.

Musim gugur hingga musim dingin, perhatikan udara dingin pada pagi dan sore hari

Musim gugur sekitar bulan November mudah untuk menikmati perubahan warna pegunungan, dan pada musim dingin di hari yang udaranya jernih, garis bentuk sungai dan gunung lebih mudah terlihat.

Karena tepi sungai mudah terkena angin, memiliki jaket yang mudah dikenakan dan dilepas akan memudahkan penyesuaian.

Sebelum dan sesudah hujan, utamakan keselamatan daripada pemandangan

Karena jembatan chinkabashi memiliki struktur yang berpijak pada asumsi air naik, saat hujan belum tentu bisa berwisata seperti biasa.

Kami merangkum persiapan tiap musim dari sisi pemandangan maupun keselamatan.

Waktu Cara melihat pemandangan Fokus persiapan
Musim semi Hijau segar dan permukaan sungai Mengantisipasi selisih suhu
Musim panas Cahaya dan pantulan air Langkah mengatasi panas
Musim gugur Perubahan warna gunung Jaket pagi dan sore
Musim dingin Pemandangan jauh yang jernih Penahan dingin dan angin
Setelah hujan Mengamati dari kejauhan Memastikan pembatasan

Cara menikmati pemandangan sungai jernih dengan lebih mendalam

Daya tarik Sungai Shimanto tidak hanya pada kebeningan airnya, tetapi juga pada bagaimana jembatan, desa, perikanan, hasil pertanian, dan jalur perpindahan semuanya terhubung dalam satu daerah aliran sungai.

Lihat jembatan chinkabashi sebagai pemandangan kehidupan

Di daerah aliran Sungai Shimanto, penggunaan lahan yang sesuai dengan bentang alam dan iklim serta keterkaitan dengan sungai membentuk sebuah lanskap budaya.

Ketika kamu melihat mobil warga setempat yang menyeberangi jembatan, jalan yang menuju tepi sungai, dan letak desa-desa, kamu akan memahami bahwa jembatan bukan sekadar diletakkan di tengah alam, melainkan struktur yang lahir dari kehidupan yang berdamai dengan sungai.

Foto bukan hanya jembatan, tetapi masukkan juga sekitarnya

Selain komposisi yang memotret jembatan secara besar, memasukkan garis punggung gunung, tepian sungai, dan lengkung sungai akan memudahkan menyampaikan perbedaan antara hilir dan bagian tengah.

Saat memotret orang, pilih tempat yang tidak menghalangi lalu lintas, dan ketika warga setempat ikut terekam, perhatikan pula privasi mereka.

Kenali musim daerah aliran sungai lewat kuliner

Bahan dari sungai seperti ikan ayu dan udang sungai, rumput laut aosa, serta hasil pertanian pegunungan menjadi pintu masuk untuk merasakan dari dekat alam dan mata pencaharian daerah aliran Sungai Shimanto.

Alih-alih hanya mengejar nama masakan, jika kamu bertanya kepada orang di kedai tentang musim dan cara menangkapnya, kamu akan melihat hubungan dengan sungai yang tak bisa dipahami hanya dari foto wisata.

Untuk berjaga jika tidak ada menu berbahasa asing, mendaftarkan nama bahan ke aplikasi penerjemah akan membuat pemesanan lebih lancar.

Kesimpulan|Perjalanan santai menyusuri jembatan chinkabashi dan Sungai Shimanto yang jernih

Rute model Sungai Shimanto 2 hari 1 malam, jika disusun menjadi berangkat dari Nakamura menuju jembatan chinkabashi Sada, lalu keesokan harinya menuju jembatan chinkabashi Katsuma, jembatan chinkabashi Iwama, dan Nishitosa, akan membuatmu bisa menelusuri pemandangan yang berubah dari hilir ke bagian tengah.

Jembatan chinkabashi adalah jalan kehidupan sehari-hari dan kadang tidak bisa dilewati saat air naik, jadi pastikan pembatasan dan cuaca hari itu, dan utamakan lalu lintas warga setempat.

Alih-alih berkeliling seolah bersaing soal jumlah jembatan, berhenti di tepi sungai dan mengarahkan perhatian juga pada kuliner dan desa akan membuatmu bisa meresapi dengan tenang pemandangan yang tercipta dari Sungai Shimanto dan kehidupan manusia.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Sungai Shimanto adalah sungai kelas satu sepanjang sekitar 196 km yang mengalir di bagian barat Prefektur Kochi dan dikenal tidak memiliki bendungan di arus utamanya. Jembatan chinkabashi yang terendam saat air naik dan kegiatan menangkap ikan di sungai masih bertahan, membentuk lanskap budaya yang menghubungkan sungai dengan kehidupan masyarakat. Melihatnya bukan hanya sebagai pemandangan wisata, tetapi juga sebagai sungai yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, membantu memahami budaya setempat.
A. Jembatan chinkabashi dibangun dengan asumsi akan terendam ketika air sungai naik dan tidak diberi pagar untuk mengurangi hambatan air. Di arus utama dalam Kota Shimanto terdapat beberapa jembatan, termasuk Sanri, Takase, Katsuma, dan Iwama, yang masih digunakan sebagai jalan warga. Mobil dan sepeda melintas di sana, jadi jangan berhenti di atas jembatan dan periksa tempat menepi yang aman sebelum menyeberang.
A. Untuk perjalanan 2 hari 1 malam di Sungai Shimanto, rute yang efisien dimulai dari Nakamura lalu bergerak dari hilir ke arah Nishitosa. Pada hari pertama kunjungi Jembatan Chinkabashi Sada dan kawasan hilir, lalu pada hari kedua kunjungi jembatan Katsuma dan Iwama serta kawasan tengah agar dapat merasakan perubahan lebar sungai dan permukiman. Jangan memasukkan terlalu banyak jembatan dan sisakan waktu menikmati pemandangan serta suara sungai dari tepiannya agar perjalanan tidak hanya diisi perpindahan tempat.
A. Dari Stasiun Kochi, naik Limited Express Ashizuri ke Stasiun Nakamura sekitar 1 jam 40 menit; kursi bebas di gerbong biasa untuk sekali jalan berharga sekitar 4.370 yen. Jumlah kereta langsung terbatas, jadi menentukan lebih dulu waktu keberangkatan pergi dan pulang akan memudahkan pengaturan waktu di lokasi. Setelah tiba di Stasiun Nakamura, tanyakan kondisi sungai di pusat informasi wisata lalu sesuaikan urutan kunjungan ke jembatan chinkabashi dan kapal wisata.
A. Jembatan Chinkabashi Sada, atau Jembatan Imanari, memiliki panjang sekitar 291,6 m dan berjarak sekitar 20 menit dengan mobil dari Stasiun Nakamura. Jembatan ini berada paling dekat dengan muara Sungai Shimanto dan merupakan chinkabashi terpanjang yang melintasi arus utamanya. Karena sungainya lebar, memotret dengan sudut lebar dari tempat aman di luar jembatan memudahkan Anda menangkap jembatan dan pegunungan dalam satu bingkai serta menunjukkan skala sungai.
A. Jembatan Chinkabashi Katsuma memiliki panjang sekitar 171,4 m, ditopang 3 pilar, dan dikenal sebagai lokasi syuting film Tsuribaka Nisshi 14. Jembatan Iwama memiliki panjang sekitar 120 m dan menampilkan lanskap bagian tengah tempat sungai, jembatan, dan pegunungan tampak berlapis. Dari Stasiun Nakamura, perjalanan dengan mobil memakan waktu sekitar 35 menit ke Katsuma dan 50 menit ke Iwama, sehingga Anda dapat membandingkan permukiman dan kedekatannya dengan sungai dengan kawasan hilir.
A. Ketentuan kapal wisata berbeda menurut operator; ada layanan yang memerlukan reservasi dan ada yang dapat digunakan pada hari yang sama. Sebagai contoh, layanan reguler Yakatabune Nattoku harus dipesan paling lambat 2 hari sebelumnya dan perjalanan berlangsung sekitar 50 menit. Karena operasi dapat berubah akibat cuaca atau ketinggian air, pada hari naik kapal batasi jumlah jembatan chinkabashi yang akan dikunjungi dan tentukan juga tempat alternatif agar rencana perjalanan tidak mudah berantakan.
A. Mizumizushii Market buka pukul 7.30–18.00, sedangkan Ayu Market di sebelahnya buka pukul 8.30–17.00. Tempat ini menjual hasil pertanian lokal, makanan olahan, dan ikan ayu liar dari Sungai Shimanto; ayu panggang garam juga mungkin tersedia tergantung musim dan stok. Menjadikannya tempat beristirahat saat menjelajahi bagian tengah sungai memudahkan Anda berbelanja dan makan di satu tempat sekaligus memberi jeda saat berkendara.

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.