Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Wisata Kuliner Kochi Sehari: Pasar Hirome & Cita Rasa Tosa

Wisata Kuliner Kochi Sehari: Pasar Hirome & Cita Rasa Tosa
Wisata kuliner sehari di Kochi lewat Pasar Hirome: bonito panggang, gyoza, sushi tradisional, dan imo kenpi, plus tips memesan, etika meja bersama & oleh-oleh.

Ringkasan Cepat

Wisata kuliner sehari di Kochi

Rute contoh perjalanan sehari ini memungkinkan Anda menikmati kuliner Kochi sepenuhnya dalam satu hari: pagi hari kunjungi Pasar Minggu dan kawasan pertokoan, siang hari nikmati katsuo no tataki dan inaka-zushi di Pasar Hirome, lalu sore hari cicipi imokenpi dan teh Tosa di Obiyamachi sambil menjelajahi pusat kota dengan berjalan kaki dan trem.

Sorotan makan siang

Pilih hidangan dari banyak gerai di Pasar Hirome dan nikmati di meja bersama. Sajian utamanya adalah katsuo no tataki dengan permukaan yang dipanggang hingga harum, dan di beberapa gerai Anda dapat melihat proses pemanggangan dengan jerami.

Hidangan khas Tosa untuk dicoba

Kuliner Kochi menawarkan beragam pilihan, dari hasil laut dan hasil pegunungan hingga makanan manis, termasuk katsuo no tataki, inaka-zushi, gyoza kaki lima, dorome dan hidangan rumput laut, imo-ten, imokenpi, serta teh Tosa.

Area dan transportasi

Pusat kota Kochi mudah dijelajahi dengan berjalan kaki atau trem; Otesuji, Pasar Hirome, dan kawasan pertokoan Obiyamachi semuanya berada dalam jarak berjalan kaki.

Hari Minggu dimulai di Pasar Minggu

Pada hari Minggu, mulailah di Pasar Minggu yang digelar di sepanjang Otesuji sekitar 1 km ke arah timur dari Gerbang Otemon Kastel Kochi. Sekitar 300 gerai berjajar, dan pasar berlangsung kira-kira pukul 06.00–14.00.

Jam buka Pasar Hirome

Buka pukul 10.00–23.00 dari Senin hingga Sabtu, dan pukul 09.00–23.00 pada hari Minggu. Jam buka dan metode pembayaran berbeda di setiap gerai.

Etika dan hal yang perlu diperhatikan

Makanan dan minuman yang dibeli di luar pasar tidak boleh dibawa masuk. Saat ramai, jangan menghalangi lorong dengan barang bawaan; jika memiliki alergi atau pantangan makanan, periksa bahan-bahannya di setiap gerai.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel rekomendasi tentang Kochi

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Rute Contoh Wisata Kuliner Kōchi Sehari|Cara Menyusurinya

Rute model sehari untuk menikmati kuliner Kōchi sepuasnya akan lebih mudah dijalani jika kamu merangkai pasar dan kawasan pertokoan pada pagi hari, Pasar Hirome (Hirome Ichiba) pada siang hari, serta camilan dan pemilihan oleh-oleh pada sore hari menjadi satu alur.

Untuk cita rasa Tosa seperti katsuo no tataki (bonito bakar sebentar), inaka-zushi (sushi pedesaan), yatai gyoza (pangsit ala kedai kaki lima), dan imo-kenpi (ubi goreng bergula), daripada menghabiskannya sendiri, membaginya sedikit-sedikit dengan teman seperjalanan membuatmu bisa mencicipi beragam hal, dari hasil laut, hasil gunung, hingga makanan manis.

Rencana Perjalanan dari Pagi hingga Sore

Melangkah sambil menyisakan sedikit ruang pada porsi makan adalah kunci untuk menikmati rute model wisata kuliner Kōchi sehari ini.

Pusat kota Kōchi mudah dijelajahi dengan berjalan kaki atau naik trem, dan Otesuji, Pasar Hirome, serta kawasan pertokoan Obiyamachi berkumpul dalam jarak yang nyaman untuk berjalan kaki.

Kami telah menata alur satu hari beserta tujuan makannya.

Urutan Kawasan Cara Menikmati
Pagi Sekitar Otesuji Menyusuri pasar
Siang Pasar Hirome Berbagi hidangan Tosa
Sore Obiyamachi Camilan dan belanja
Sebelum pulang Stasiun dan pusat kota Memilih oleh-oleh

Pada Hari Minggu, Mulailah dari Pasar Minggu

Jika berkunjung pada hari Minggu, memasukkan pasar Minggu (Nichiyō-ichi) yang digelar di Otesuji sebagai urutan pertama membuatmu bisa menyentuh budaya kuliner yang dekat dengan kehidupan warga Kōchi; Otesuji membentang sekitar 1 kilometer ke arah timur dari gerbang Otemon di Kastil Kōchi (Kōchi-jō).

Pasar Minggu adalah pasar jalanan berskala besar dengan sekitar 300 kios yang berjajar, dan jam gelarnya dari sekitar pukul 6 pagi hingga sekitar pukul 2 siang.

Selain sayur dan buah musiman, terkadang juga tersedia inaka-zushi dan imo-ten (ubi berlapis adonan yang digoreng), jadi pilihlah sedikit saja hal yang menarik perhatianmu dan usahakan jangan terlalu kenyang sebelum makan siang.

Pasar Minggu tutup pada tanggal 1·2 Januari dan selama periode festival Yosakoi (Yosakoi Matsuri) (10〜12 Agustus), selain itu keadaan kios juga bisa berubah, jadi periksalah panduan resmi kota Kōchi sebelum berkunjung.

Pada hari selain Minggu, berjalanlah santai menyusuri kawasan pertokoan

Selain hari Minggu, alur yang cocok adalah bergerak dari sekitar Jembatan Harimaya (Harimaya-bashi) menuju kawasan pertokoan Obiyamachi, sambil melihat ragam barang di toko kue dan toko produk lokal untuk mempersempit pilihan makan siang.

Jika kamu sudah memeriksa produk yang memakai imo-kenpi atau yuzu sejak pagi, pemilihan oleh-oleh sebelum pulang bisa selesai dalam waktu singkat.

Pasar dan Camilan Ringan yang Ingin Dicicipi di Kōchi pada Pagi Hari

Jika kamu menganggap pagi hari sebagai waktu mencicipi untuk mengenal bahan dan cara masak lokal, alih-alih makan yang mengenyangkan, kamu akan lebih mudah menikmati kuliner Kōchi di Pasar Hirome setelahnya.

Mengenal Budaya Kuliner Pegunungan lewat Inaka-zushi

Inaka-zushi adalah masakan khas Kōchi yang memakai bahan-bahan desa pegunungan seperti rebung, myoga, jamur shiitake, konnyaku, dan ryukyu (batang talas) sebagai isian sushi.

Cirinya adalah penggunaan nasi cuka yang dibumbui cuka yuzu, dan karena kamu bisa menikmati tekstur serta aroma jeruk yang berbeda dari sushi ikan, muncul pula kontras dengan makan siang yang berpusat pada bonito.

Isian berbeda-beda menurut daerah dan pembuatnya, jadi memeriksa isinya sebelum memilih memudahkanmu menghindari bahan yang tidak kamu sukai.

Nikmati imo-ten sebagai camilan saat berjalan-jalan

Imo-ten adalah kuliner jalanan Kōchi yang dibuat dengan melapisi ubi dengan adonan lalu menggorengnya, dan akrab di tempat seperti pasar Minggu.

Yang baru digoreng bisa panas, jadi alih-alih makan buru-buru sambil berjalan, nikmatilah dengan tenang di tempat yang tidak menghalangi jalan.

Habis terjual atau ada tidaknya kios berubah dari hari ke hari, jadi rencana yang tidak terlalu bergantung pada produk tertentu akan lebih menenangkan.

Cara Menikmati Sepuasnya Cita Rasa Tosa di Pasar Hirome

Pusat siang hari adalah Pasar Hirome, tempat kamu bisa memilih hidangan dari banyak kios dan menikmatinya secara dikombinasikan di meja bersama.

Jam bukanya Senin〜Sabtu pukul 10 pagi〜11 malam, dan Minggu pukul 9 pagi〜11 malam, dan karena jam buka serta metode pembayaran berbeda tiap kios, pesanlah sambil memeriksa papan petunjuk di dalam gedung dan situs resmi.

Periksa Dulu Tempat Duduk dan Tata Letak dalam Gedung

Alih-alih langsung membeli hidangan begitu masuk, memeriksa ketersediaan kursi kosong, titik berkumpul dengan teman seperjalanan, dan lokasi kios yang ingin kamu pesan lebih dulu akan memudahkanmu bergerak.

Saat ramai, penting untuk tidak memakai banyak kursi dengan barang bawaan besar, melainkan menyesuaikan dengan ruang sebanyak jumlah orang yang diperlukan.

Jadikan katsuo no tataki sebagai menu utama

Memilih katsuo no tataki yang permukaannya dibakar hingga harum sebagai poros kuliner Kōchi-mu membuat tema perjalananmu lebih mudah dipahami.

Ada perbedaan tiap kios, seperti yang dinikmati dengan garam, yang dipadukan dengan saus atau bumbu, dan yang bisa kamu saksikan proses warayaki-nya.

Bahkan hidangan yang sama berbeda dalam cara memotong dan bumbunya, jadi jika kamu punya teman seperjalanan, kamu juga bisa memilih dari kios yang berbeda untuk membandingkan rasanya.


Pilih satu lauk dari laut dan satu dari pegunungan

Alih-alih kenyang hanya dengan bonito, menambahkan satu per satu dari pilihan seperti dorome, hidangan yang memakai aosa, inaka-zushi, dan hidangan sayur musiman membuat luasnya bahan Tosa terlihat.

Orang yang kurang cocok dengan makanan mentah bisa memperluas pilihan dengan memadukan hidangan yang dimasak seperti gorengan, panggangan, dan mi.

Nikmati Tekstur Ringan Yatai Gyoza

Yatai gyoza Kōchi adalah kuliner lokal yang diperkenalkan dengan ciri tekstur harum dan renyah dari kulit tipis yang digoreng garing.

Ada juga kios yang bisa kamu cicipi di Pasar Hirome pada siang hari, jadi ini hidangan yang mudah dimasukkan bahkan dalam perjalanan sehari yang tidak bisa bertahan sampai kedai kaki lima malam hari.

Saat menyusun pesanan, membaginya menurut peran berikut membantu mencegah porsi yang timpang.

Peran Contoh Hidangan Cara Memilih
Pemeran utama Bonito Putuskan lebih dulu
Lauk Rumput laut·sayur Satu per satu
Tambahan Yatai gyoza Dibagi bersama
Penutup Sushi·mi Sesuaikan dengan rasa lapar


Sore Hari, Cari Camilan dan Oleh-oleh Kōchi di Obiyamachi

Setelah makan siang, alih-alih langsung beralih ke santapan lain, berjalan-jalan di sekitar Obiyamachi sambil mencari camilan dan oleh-oleh membuatmu bisa mengganti suasana rasa.

Pilih Imo-kenpi Berdasarkan Tekstur dan Rasa

Imo-kenpi adalah kue khas yang mewakili Kōchi, dibuat dengan menggoreng ubi yang dipotong tipis memanjang dalam minyak lalu melapisinya dengan gula.

Ketipisan, cara pelapisan gula, serta rasa yang memakai garam atau yuzu berbeda-beda tiap produk, jadi bandingkanlah label pada kemasan saat memilih.

Untuk produk yang mudah pecah, agar tidak remuk di dalam barang bawaan saat pulang, produk berkotak atau yang ada dalam wadah keras terkadang lebih mudah dibawa.

Lengkapi hidangan dengan teh Tosa atau minuman jeruk

Setelah gorengan atau kue manis, memilih minuman yang memakai teh Tosa (Tosa-cha) atau jeruk seperti yuzu memudahkanmu melanjutkan jalan-jalan sore.

Jika kamu memperhatikan jumlah gula atau jenis sari buah, periksalah saat memesan atau pada label produk.

Beli Oleh-oleh yang Bisa Dibawa dalam Suhu Ruang di Urutan Terakhir

Untuk oleh-oleh berupa makanan, kamu perlu memeriksa tanggal kedaluwarsa, cara penyimpanan, bahan, dan aturan karantina negara atau wilayah tujuan pembawaan sebelum membeli.

Karena produk segar dan produk dingin terpengaruh oleh waktu perjalanan, dalam perjalanan sehari memilih dari kue atau bumbu yang bisa disimpan pada suhu ruang membuatnya lebih mudah dikelola.

Trik Memadukan Kuliner Tosa Sesuai Seleramu

Alih-alih menilai hidangan Kōchi hanya dari porsi satu hidangan, menambahkan variasi dalam urutan keharuman, keasaman, keasinan, dan kemanisan membantu mencegah rasa bosan saat makan.

Paduan untuk Orang yang Suka Hidangan Ikan

Menjadikan katsuo no tataki pemeran utama, menambahkan sedikit dorome atau hidangan rumput laut, dan menutup dengan inaka-zushi beraroma jeruk membuat perbedaan antara laut dan gunung semakin menonjol.

Paduan untuk Orang yang Ingin Menghindari Makanan Mentah

Berpusat pada yatai gyoza, imo-ten, panggangan, dan mi, serta memeriksa bahan dan keadaan masakan di depan kios, membuat pemilihan lebih mudah.

Paduan untuk Orang yang Makan Sedikit atau Bepergian Sendiri

Saat bepergian sendiri, memutuskan satu hidangan pemeran utama lebih dulu dan memesan tambahan hanya setelah selesai makan membantu mencegah membeli terlalu banyak.

Bisa tidaknya dibawa pulang dan cara menangani wadah berbeda tiap kios, jadi periksalah di tempat.

Paduan untuk Orang yang Tidak Minum Alkohol

Meski tidak minum sake Tosa, cukup dengan memadukan teh, minuman jeruk, atau hidangan berkuah dengan hidanganmu, kamu bisa menikmati sepenuhnya paduan budaya kuliner.

Jika memesan alkohol, jangan mengemudi, dan nikmatilah secukupnya sesuai kondisi tubuhmu dan aturan Jepang.

Kami telah menata cara memilih menurut tipe wisatawan.

Wisatawan Pemeran utama Tambahan
Kunjungan pertama Bonito Inaka-zushi
Kurang cocok dengan mentah Yatai gyoza Imo-ten
Makan sedikit Satu hidangan kecil Camilan manis
Tanpa alkohol Ikan·sayur Teh Tosa

Etika dan Hal yang Perlu Diperhatikan di Pasar Hirome

Di ruang bersama, mematuhi aturan dalam gedung dan bersikap perhatian agar pengunjung lain bisa merasa nyaman sama pentingnya dengan keseruan memilih hidangan.

Jangan Membawa Makanan dan Minuman dari Luar

Pasar Hirome tidak mengizinkan membawa masuk makanan dan minuman yang dibeli di luar gedung, dan untuk alkohol, kue oleh-oleh, serta hasil bumi yang dibeli di toko oleh-oleh dalam gedung pun, menyantapnya di dalam gedung tidak diperbolehkan.

Makanan yang dibeli di tempat seperti pasar Minggu jangan disantap di dalam gedung; simpanlah untuk dibawa pulang.

Gunakan fasilitas dan tempat duduk secara bergantian

Di dalam gedung tersedia pintu masuk-keluar yang rata, toilet serbaguna, dan ruang menyusui, tetapi saat ramai penting untuk tidak menghalangi lorong dengan barang bawaan.

Jika menggunakan kereta bayi, kursi roda, atau tas perjalanan besar, periksalah sekeliling dan konsultasikan dengan staf gedung bila perlu.

Periksa Kondisi Individu Sebelum Memesan

Untuk alergi, pembatasan makan karena agama, dan penyediaan menu vegetarian, jangan menilai hanya dari nama hidangan; periksalah bahan, kaldu, bumbu, dan penggunaan bersama peralatan masak di tiap kios.

Metode pembayaran, hari buka, keadaan habis terjual, dan layanan bawa pulang juga berbeda tiap kios, jadi utamakan papan petunjuk di tempat.

Kami telah memisahkan hal-hal utama yang perlu diperiksa menjadi tindakan dan hal yang perlu diperhatikan.

Situasi Tindakan Hal yang diperhatikan
Sebelum masuk gedung Periksa barang bawaan Tidak makan di dalam gedung
Saat duduk Gunakan sesuai jumlah orang Tidak menggelar barang
Saat memesan Tanyakan bahan Jangan menerka
Saat meninggalkan tempat Periksa barang tertinggal Kosongkan lorong

Rangkuman|Jelajahi budaya kuliner Kōchi di sekitar Pasar Hirome

Rute model wisata kuliner Kōchi sehari mudah dinikmati bila mengikuti alur mengenal makanan lokal di pasar dan kawasan pertokoan pada pagi hari, mencicipi katsuo no tataki dan yatai gyoza di Pasar Hirome pada siang hari, serta memilih imo-kenpi dan teh Tosa pada sore hari.

Keadaan penyelenggaraan pasar Minggu, hari tutup Pasar Hirome, serta jam buka dan metode pembayaran tiap kios bisa berubah, jadi periksalah panduan resmi sebelum berangkat dan di tempat.

Padukan sedikit-sedikit, sambil memastikan pembatasan makan dan aturan dalam gedung, temukanlah cita rasa Tosa yang cocok untukmu.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Untuk wisata kuliner sehari di Kochi, urutan yang efisien adalah mengunjungi pasar pada pagi hari, Pasar Hirome saat makan siang, lalu Obiyamachi pada sore hari. Otesuji, Pasar Hirome, dan Obiyamachi berada dalam jarak berjalan kaki, serta dapat dijangkau dengan trem, sehingga Anda bisa berpindah tempat tanpa mobil. Berbagi katsuo no tataki atau inaka sushi dalam porsi kecil dengan teman perjalanan membuat Anda tetap dapat mencoba makanan manis dan memilih oleh-oleh tanpa berlebihan.
A. Pasar Hirome buka pukul 10.00–23.00 dari Senin hingga Sabtu dan pukul 09.00–23.00 pada hari Minggu. Masing-masing gerai memiliki jam operasional dan hari libur yang berbeda meskipun masih dalam jam buka pasar secara keseluruhan, sehingga gerai yang ingin Anda kunjungi mungkin tutup. Datang sedikit di luar puncak waktu makan siang akan memudahkan Anda mencari tempat duduk bersama dan bergerak dengan tenang setelah mengambil makanan.
A. Naik trem dari Kochi-Ekimae, berpindah ke layanan arah barat di Harimayabashi, lalu turun di Ohashidori. Tarif dewasa adalah 230 yen dan Pasar Hirome berjarak sekitar 2 menit berjalan kaki dari halte Ohashidori. Periksa tampilan tujuan di dalam trem dan, jika memerlukan tiket pindah di Harimayabashi, beri tahu petugas saat turun agar tidak membayar dua kali.
A. Metode pembayaran berbeda di setiap gerai dan ada yang hanya menerima uang tunai, sehingga membawa uang tunai adalah pilihan paling aman. Gerai yang mendukung pembayaran nontunai memasang keterangan di depan, tetapi tidak semua gerai di pasar menerima kartu atau pembayaran QR yang sama. Memisahkan uang kertas pecahan kecil dan koin akan membantu mempercepat pembayaran di konter yang ramai.
A. Di Pasar Hirome, Anda dapat menikmati makanan dari beberapa gerai di meja yang sama dan mungkin perlu berbagi meja saat ramai. Saat memakai kursi kosong, sampaikan sepatah kata kepada orang yang sudah duduk dan tentukan tempat bertemu dengan teman perjalanan sebelum pergi membeli makanan agar tidak terpisah. Jangan meletakkan koper besar di lorong; kumpulkan di dekat kaki atau area penyimpanan barang agar tidak menghambat penyajian makanan.
A. Tataki dengan garam memudahkan Anda menikmati aroma jerami dan rasa daging ikan, sedangkan saus berbumbu pelengkap terasa ringan dan menyegarkan. Warayaki, yaitu teknik membakar permukaan dengan api dari jerami padi kering, merupakan cara khas Kochi yang memberi aroma harum dalam waktu singkat. Memesan beberapa varian bersama teman perjalanan lalu mencicipinya bersama akan memudahkan Anda membandingkan perbedaan potongan dan bumbu daripada memesan satu piring penuh untuk setiap jenis.
A. Inaka sushi adalah hidangan lokal yang menggunakan bahan-bahan dari pedesaan pegunungan, seperti ryukyu, jahe myoga, rebung, dan jamur shiitake. Ciri khasnya adalah nasi sushi yang diberi cuka yuzu, tetapi bergantung pada gerai atau wilayah, nasi dapat memakai kaldu makarel atau dicampur ikan sehingga belum tentu cocok untuk vegetarian. Jika memiliki pantangan makanan, sebaiknya tanyakan juga apakah kaldu makanan laut digunakan.
A. Gyoza kedai kaki lima Kochi berciri kulit tipis yang dibungkus seukuran satu suapan lalu digoreng dalam wajan dengan cukup banyak minyak hingga bertekstur renyah. Selain di kedai malam, hidangan ini terkadang disajikan di gerai pasar yang buka siang hari sehingga dapat dimasukkan ke dalam perjalanan sehari. Isi gyoza sangat panas segera setelah matang; belah gyoza pertama agar uapnya keluar sehingga lebih mudah dimakan.

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.