Apa Itu SPAM?
SPAM adalah luncheon meat merek SPAM® yang diproduksi oleh Hormel Foods, sebuah perusahaan asal Amerika Serikat.
Bahan utamanya terdiri dari daging babi dan ham, garam, air, pati kentang (potato starch), gula, serta natrium nitrit.
Sejak pertama kali dijual pada tahun 1937, SPAM telah menjadi produk olahan daging babi yang populer di banyak negara di seluruh dunia, dengan ciri khas kemasan biru dan kuning.
Saat bepergian, jika Anda menemukan kata "SPAM", terkadang merujuk pada nama merek itu sendiri, dan terkadang digunakan secara umum untuk menyebut bahan makanan jenis pork luncheon meat.
Di Okinawa, dalam menu sering kali tertulis sebagai "Pork (Pōku)", dan bahan ini biasa ditemukan di rumah makan (shokudō) maupun toko onigiri.
Memahami bahwa "SPAM" adalah nama merek, sedangkan "Pork" dapat merujuk pada pork luncheon meat secara umum, akan memudahkan Anda saat memilih makanan di tempat tujuan.
Mengapa SPAM (Pork Luncheon Meat) Begitu Populer di Okinawa
Di Okinawa, dikatakan bahwa pork luncheon meat mulai banyak digunakan dalam masakan rakyat Okinawa setelah perang.
Sekarang, bahan ini diperkenalkan sebagai bagian yang tidak dapat dilepaskan dari budaya kuliner Okinawa.
Awalnya, Okinawa adalah daerah yang dikenal dengan budaya kuliner yang sangat menghargai daging babi, dengan ungkapan "memakan semua bagian babi kecuali suara dan kuku".
Dalam alur tersebut, pork luncheon meat yang mudah disimpan dan diolah pun banyak digunakan sebagai bahan masakan rumahan dan camilan ringan.
Di supermarket dan pasar, kalengan pork luncheon meat dijajakan setiap hari, dan menjadi bahan stok wajib di rumah-rumah.
Bagi wisatawan, ini juga menjadi salah satu bahan makanan yang patut diingat sebagai petunjuk untuk mengenal budaya kuliner Okinawa.

Wisata Kuliner Okinawa: Masakan SPAM yang Sering Ditemui
Pork Tamago Onigiri
Masakan SPAM khas yang wajib diketahui pertama kali di Okinawa adalah Pork Tamago Onigiri.
Pork Tamago Onigiri dikenal sebagai onigiri (bola nasi) yang dibungkus dengan telur dadar dan pork luncheon meat menggunakan nasi dan rumput laut nori, dan dijual juga di supermarket serta minimarket di seluruh prefektur.
Daya tariknya adalah mudah dimakan dengan satu tangan, dan cocok dipilih sebagai sarapan atau camilan ringan.
Harga bervariasi tergantung toko dan isiannya, tetapi umumnya sekitar 300 yen hingga 500 yen per buah, dan di toko khusus tersedia berbagai varian isian seperti tuna mayones, mentaiko, shiso, dan lain-lain.
Jika ini pertama kali Anda mencobanya, mulailah dari masakan ini agar lebih mudah merasakan kombinasi rasa asin SPAM, nasi, dan telur.
Toko khusus juga tersedia di Bandara Naha (Naha Airport) dan area Kokusai-dōri (Jalan Kokusai), sehingga mudah dikunjungi di sela-sela perjalanan.
Chanpurū seperti Gōyā Chanpurū (Goya Champuru)
Pork luncheon meat juga sering digunakan dalam chanpurū, masakan ikonik Okinawa.
Gōyā Chanpurū (tumis pare khas Okinawa) dan Tōfu Chanpurū dikenal sebagai menu khas Okinawa, dan di rumah maupun rumah makan, sering kali pork luncheon meat dipakai sebagai pengganti daging babi.
Dengan dipadukan bersama sayuran, shima-dōfu (tahu Okinawa), dan telur, rasa gurih dan asin SPAM mudah menyatu dengan keseluruhan hidangan.
Karena rasa asin SPAM dan telur dapat melembutkan rasa pahit pare, hidangan ini relatif mudah dinikmati bahkan oleh mereka yang tidak terlalu suka pare.
Bagi yang ingin "mencoba masakan rumahan khas Okinawa", chanpurū dengan pork adalah pintu masuk yang mudah dipahami.
Di rumah makan, hidangan ini sering disajikan dalam gaya teishoku (set meal lengkap dengan nasi dan sup miso), dengan harga bervariasi tergantung toko, namun perkiraan sekitar 800 yen hingga 1.200 yen.
Tumisan Ringan seperti Sōmin Chanpurū (Somin Champuru)
Sōmin Chanpurū, yaitu sōmen (mi tipis) yang ditumis, juga dikenal sebagai masakan rumahan Okinawa, dengan cara penyajian yang menambahkan pork luncheon meat atau tuna sebagai isiannya.
Karena terasa seperti masakan mi, hidangan ini cocok bagi yang ingin mengetahui penggunaan SPAM di luar masakan nasi.
Pada dasarnya, ditumis ringan bersama sayuran seperti daun bawang, kucai, dan wortel, sehingga menjadi hidangan yang serbaguna sebagai lauk maupun camilan ringan.
Di rumah makan, harga bervariasi tergantung toko, tetapi sebagai menu satuan biasanya sekitar 500 yen hingga 800 yen, dan mudah dipesan sebagai menu pendamping.

Cara Mencari Masakan SPAM di Okinawa Saat Wisata Kuliner
Saat mencari masakan SPAM selama perjalanan ke Okinawa, perhatikan terlebih dahulu tulisan "Pork (Pōku)" agar lebih mudah ditemukan.
Jika di menu tertulis "Pork Tamago", "Pork Onigiri", "Pork Tamago (Pōku Tamago)", dan sebagainya, kemungkinan besar itu adalah masakan yang menggunakan pork luncheon meat, dan sering juga dipakai dalam masakan chanpurū.
Tempat yang mudah ditemukan, antara lain:
- Supermarket (rantai lokal Okinawa seperti AEON, San-A, Kanehide)
- Minimarket (FamilyMart, produk khusus Okinawa di Lawson, dan lain-lain)
- Toko khusus Pork Tamago Onigiri
- Rumah makan dan izakaya yang menyajikan masakan Okinawa
- Michi-no-eki (rest area di tepi jalan) dan kios di bandara
Khususnya, jika Anda ingin makan dengan praktis selama perjalanan, Pork Tamago Onigiri sangat cocok, sedangkan jika Anda ingin duduk dan menikmati masakan rumahan khas Okinawa, masakan chanpurū lebih sesuai.
Memilih sesuai dengan rencana perjalanan akan membuat Anda menikmatinya tanpa beban.
Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Mencicipinya untuk Pertama Kali
Saat memesan masakan SPAM, anggaplah ini sebagai bahan makanan dengan rasa asin yang kuat agar lebih mudah dibayangkan.
Jika dilihat dari masakan-masakan yang sudah menjadi populer di Okinawa, banyak cara penyajian yang memadukannya dengan bahan yang mudah menerima rasa, seperti telur, nasi, shima-dōfu (tahu Okinawa), sayuran, dan mi.
Selain itu, Anda tidak perlu hanya mencari dengan kata "SPAM".
Di Okinawa, tulisan "Pork (Pōku)" sering kali lebih natural, sehingga akan lebih mudah memilih jika Anda menyadari perbedaan tersebut pada papan menu maupun nama produk.
Jika Anda khawatir dengan kandungan garam, tersedia juga produk versi rendah garam (seperti SPAM® 25% Less Sodium) yang dijual di rak kalengan supermarket; ada baiknya untuk dicek.
Karena tahan lama, SPAM juga sering dipilih sebagai oleh-oleh setelah perjalanan ke Okinawa.
Jika ini pertama kali Anda mencobanya, mengikuti urutan berikut akan memudahkan pemahaman:
- Pertama, kenali rasa dasarnya melalui Pork Tamago Onigiri
- Selanjutnya, lihat keserasiannya dengan masakan rumahan Okinawa melalui chanpurū seperti Gōyā Chanpurū
- Jika masih ada waktu, perluas ke masakan lain seperti Sōmin Chanpurū
Dengan cara ini, Anda dapat melihat bukan hanya SPAM-nya saja, melainkan juga bagaimana SPAM dinikmati di Okinawa.
Cara Menikmati SPAM Gaya Okinawa di Rumah
Setelah pulang dari Okinawa pun, tidak sulit untuk membuat masakan SPAM gaya Okinawa di rumah.
Pork luncheon meat kalengan mudah didapatkan di supermarket maupun toko online; cukup iris dengan ketebalan yang nyaman dimakan dan dipanggang ringan, lalu dapat digunakan sebagai isi nasi atau sandwich.
Beberapa masakan yang mudah dibuat di rumah, antara lain:
- Onigirazu dengan SPAM dan telur dadar
- Tumisan dengan kubis dan bawang bombai
- Sandwich SPAM yang diapit roti tawar
- Gaya Sōmin Chanpurū: tumisan sōmen dengan sayuran
Karena bahannya memiliki rasa asin yang kuat, kuncinya adalah menggunakan bumbu pelengkap secukupnya saja.
Anda dapat dengan mudah menikmati kembali kenangan perjalanan Okinawa di meja makan rumah Anda.
Kesimpulan
SPAM adalah bahan makanan yang dikenal sebagai luncheon meat siap saji yang diproduksi oleh Hormel Foods.
Di Okinawa, SPAM telah masuk ke dalam budaya kuliner sebagai pork luncheon meat, dan dikenal melalui masakan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti Pork Tamago Onigiri, Gōyā Chanpurū, dan Sōmin Chanpurū.
Bagi wisatawan, mengingatnya sebagai "salah satu bahan makanan yang sering ditemui di Okinawa" akan sedikit mempermudah pemilihan makanan.
Mulailah dari Pork Tamago Onigiri, lalu perluas ke chanpurū; dengan cara ini Anda dapat menikmatinya tanpa beban sebagai pintu masuk kuliner khas Okinawa.

