Nikmati Perjalanan ke Jepang!

8 Onsen Terbaik di Gunma | Kusatsu, Ikaho & Shima

8 Onsen Terbaik di Gunma | Kusatsu, Ikaho & Shima
Bandingkan 8 onsen terbaik di Gunma, dari Kusatsu, Ikaho, dan Shima hingga Minakami, Manza, Takaragawa, Sarugakyo, serta Oigami, lengkap dengan tips musim.

Ringkasan Cepat

Daya tarik sekilas

Delapan rekomendasi onsen di Gunma menawarkan beragam suasana, mulai dari kawasan onsen dan lembah hingga dataran tinggi. Pilihannya mencakup Yubatake di Kusatsu, jalan bertangga Ikaho, dan Danau Oku-Shima yang terkenal dengan warna "Shima Blue".

Daerah onsen utama dan sorotan

Kusatsu (Yubatake dan yumomi, tradisi mengaduk air panas), Ikaho (jalan bertangga 365 anak tangga serta "Kogane-no-Yu" dan "Shirogane-no-Yu"), Shima (Danau Oku-Shima dengan "Shima Blue"), serta Minakami, Takaragawa, Manza, Sarugakyo, dan Oigami.

3 onsen yang mudah dipilih untuk pemula

Untuk kunjungan pertama, Kusatsu yang ramai, Ikaho yang cocok untuk berjalan-jalan di kota onsen, dan Shima yang berpadu dengan aliran air jernih merupakan tiga pilihan yang mudah dimasukkan ke dalam rencana perjalanan.

Onsen dataran tinggi dan sungai pegunungan

Kusatsu pada ketinggian sekitar 1.200 m dan Manza, yang terkenal dengan mata air belerangnya pada ketinggian sekitar 1.800 m, cocok untuk menghindari panas musim panas. Takaragawa memiliki pemandian terbuka yang luas di sepanjang sungai pegunungan.

Pengalaman dan biaya

Biaya menonton pertunjukan "yumomi (mengaduk air panas) dan tarian" di Netsu-no-Yu, Kusatsu, adalah 700 yen untuk dewasa dan 350 yen untuk anak usia sekolah dasar. Di Danau Oku-Shima terdapat jalur tepi danau melingkar sekitar 4 km serta aktivitas kano.

Cara menikmati tiap musim

Shima Blue paling cerah pada April–Mei saat salju mencair, sedangkan dedaunan musim gugur di Gunma bagian utara biasanya terlihat sekitar pertengahan Oktober hingga awal November. Pada musim dingin, nikmati onsen sambil melihat salju di Manza dan Oigami.

Tips etika onsen dan cara berkeliling

Cuci badan sebelum berendam, dan jangan masukkan handuk atau rambut ke dalam air. Periksa aturan setiap fasilitas mengenai tato dan pakaian mandi. Mengunjungi Kusatsu dan Ikaho pada hari yang berbeda membantu Anda menikmati karakter masing-masing kawasan.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel rekomendasi tentang Gunma

8 Rekomendasi Onsen Terbaik di Gunma Berdasarkan Gaya Perjalanan

Delapan rekomendasi onsen (pemandian air panas) terbaik di Gunma menawarkan suasana yang sangat beragam, mulai dari kota onsen yang ramai dan lembah yang tenang hingga mata air belerang di dataran tinggi serta onsen di tepi danau.

Untuk kunjungan pertama, jadikan Kusatsu, Ikaho, dan Shima sebagai titik awal. Jika mengutamakan alam, pertimbangkan kawasan Minakami; sedangkan untuk menginap dengan tenang, Takaragawa, Sarugakyo, dan Oigami dapat menjadi pilihan.

Agar mudah memilih tempat onsen sesuai selera perjalanan, berikut rangkuman perbedaan suasananya.

Tempat Onsen Tipe Perjalanan Kesan
Kusatsu Pertama kali Jalan-jalan di Yubatake
Ikaho Jalan-jalan kota Jalan tangga batu
Shima Perjalanan tenang Sungai jernih dan danau
Minakami Pencinta alam Gunung dan sungai
Manza Menginap di dataran tinggi Mata air belerang
Takaragawa Pencinta rotenburo Onsen tepi sungai
Sarugakyo Perjalanan tepi danau Danau Akaya
Oigami Menjelajahi legenda Onsen desa pegunungan

Jika Mengutamakan Keramaian, Pilih Onsen dengan Kota Onsen

Selain pemandian air panasnya, Onsen Kusatsu dan Onsen Ikaho memiliki kawasan kota onsen yang menyenangkan untuk dijelajahi dengan berjalan kaki.

Anda dapat menikmati uap onsen dan cahaya lampu pada malam hari sambil mencicipi jajanan serta mengunjungi toko oleh-oleh.

Keduanya dapat diakses dari Tokyo dengan kereta ekspres atau bus, sehingga cocok sebagai pintu masuk untuk perjalanan onsen pertama di Gunma.

Jika Mengutamakan Ketenangan, Pilih Onsen di Antara Pegunungan

Onsen Shima, Onsen Takaragawa, dan Onsen Sarugakyo cocok bagi yang ingin bersantai sambil merasakan suara alam.

Dengan berfokus pada waktu santai di penginapan, Anda tidak perlu memadatkan jadwal perpindahan dan dapat menikmati suasana kawasan onsen.

Banyak penginapan menawarkan pemandangan sungai jernih atau danau, sehingga Anda dapat menikmati lembah dan tepi air sambil berendam di rotenburo (pemandian terbuka).

Kusatsu, Ikaho, dan Shima Mudah Dipilih untuk Perjalanan Onsen Gunma Pertama

Jika ingin mengenal destinasi onsen utama di Gunma, pahami perbedaan Kusatsu, Ikaho, dan Shima agar itinerary lebih mudah disusun.

Setiap kota onsen memiliki suasana berbeda, begitu pula daya tarik utamanya, mulai dari spot foto dan jalan-jalan kota hingga wisata alam.

Onsen Kusatsu | Kota Onsen Ternama yang Dijelajahi Berpusat pada Yubatake

Onsen Kusatsu memiliki Yubatake (ladang air panas) di pusat kota onsen, di mana Anda bisa berjalan-jalan sambil memandang pemandangan yang tercipta dari uap onsen dan saluran kayu.

Di seluruh kawasan Onsen Kusatsu, debit mata air alami dilaporkan melebihi 32.300 liter per menit, sedangkan Yubatake sendiri mengalirkan sekitar 4.000 liter air panas per menit.

Kawasan onsen ini berada di dataran tinggi pada ketinggian sekitar 1.200 m, sehingga relatif sejuk bahkan pada musim panas. Pemandangan yang berubah setiap musim juga menjadi daya tarik perjalanan.

Di Netsu-no-Yu diadakan pertunjukan "yumomi dan tarian" yang memperkenalkan tradisi Kusatsu, sehingga Anda bisa merasakan budaya onsen, bukan sekadar berendam.

Tiket menonton seharga 700 yen untuk dewasa dan 350 yen untuk anak SD, dan karena waktu pertunjukan bisa berbeda setiap hari, akan lebih aman jika memeriksa jadwal hari itu.


Onsen Ikaho | Tempat Onsen untuk Menikmati Jalan Tangga Batu dan Warna Air Panas

Onsen Ikaho adalah tempat onsen yang menyenangkan untuk dijelajahi dengan berjalan kaki, dengan penginapan dan toko oleh-oleh berjajar di sepanjang jalan tangga batu.

Tangga batu tersebut terdiri dari 365 anak tangga, yang melambangkan harapan agar kota onsen tetap ramai sepanjang 365 hari dalam setahun.

Di sepanjang tangga ada toko kue manju onsen, tempat permainan seperti tembak-tembakan (shateki), footbath (ashiyu), dan lambang shio (zodiak Jepang), sehingga waktu menapaki tangga itu sendiri menjadi kenangan perjalanan.

Dengan memahami perbedaan dua jenis air panas—"Kogane-no-Yu" yang berwarna cokelat kemerahan dan "Shirogane-no-Yu" yang bening—Anda dapat memilih penginapan atau layanan higaeri onsen (berendam tanpa menginap) dengan lebih tepat.


Onsen Shima | Perjalanan Onsen yang Menenangkan dengan Sungai Jernih dan Danau Oku-Shima

Onsen Shima adalah tempat di mana penginapan tersebar di sepanjang Sungai Shima, dan Anda bisa berjalan menjelajahi kota onsen dengan suasana yang tenang.

Danau Oku-Shima adalah danau bendungan yang terbentuk oleh Bendungan Sungai Shima, dan pemandangan air biru yang disebut "Shima Blue" berubah kesannya tergantung musim dan cuaca.

Permukaan danau terlihat paling cerah sekitar April hingga Mei saat air lelehan salju mengalir masuk, dan daun musim gugur di sekitarnya kira-kira pada pertengahan Oktober hingga awal November.

Bagi yang ingin memadukan onsen dan wisata alam, jadikan jalan kaki di rute keliling danau sekitar 4 km atau pengalaman kano sebagai kegiatan utama selain menginap di ryokan.


Menikmati Onsen Gunung dan Sungai di Minakami dan Takaragawa

Kawasan Minakami di bagian utara Gunma adalah daerah di mana Anda bisa menikmati pemandangan gunung, sungai, dan lembah bersama onsen.

Di dalam kota tersebar tempat-tempat onsen dengan karakter berbeda, mulai dari penginapan yang tenang hingga rotenburo yang lapang, sehingga bisa dipilih sesuai tujuan perjalanan.

Kawasan Onsen Minakami | Mudah Memadukan Pengalaman Alam dan Onsen

Di Minakami-machi, istilah "Minakami 18 Onsen (Minakami Jūhattō)" digunakan untuk menyebut jaringan 18 kawasan onsen di seluruh kota.

Kawasan tersebut mencakup Onsen Minakami, Onsen Tanigawa, Onsen Hoshi, Onsen Sarugakyo, dan berbagai onsen lain dengan karakter berbeda.

Jenis mata air panasnya beragam, termasuk mata air sederhana, mata air sederhana alkali, mata air belerang, serta mata air natrium-kalsium sulfat. Pengunjung dapat membandingkan karakter air panas meski masih berada di kota yang sama.

Dengan memadukan alam arah Gunung Tanigawa (Tanigawa-dake), aktivitas sungai, dan istirahat di penginapan onsen, Anda bisa menjadikannya perjalanan aktif maupun perjalanan tenang.

Onsen Takaragawa | Menikmati Rotenburo di Sepanjang Aliran Sungai

Onsen Takaragawa terkenal sebagai onsen di mana Anda bisa menikmati rotenburo yang luas sambil merasakan aliran jernih Sungai Takara.

Agar rotenburo campuran (konyoku) tetap nyaman digunakan, fasilitas ini menyediakan pakaian mandi khusus (yuamigi) bagi pria maupun wanita.

Aturan berendam berbeda di setiap fasilitas, jadi periksa panduan penggunaan sebelum berkunjung untuk higaeri onsen atau menginap.

Pilihan Onsen Tenang di Manza, Sarugakyo, dan Oigami

Jika menginginkan perjalanan onsen yang lebih tenang di Gunma, pertimbangkan Manza, Sarugakyo, dan Oigami yang menawarkan pemandangan khas serta cerita lokal.

Destinasi ini cocok bagi wisatawan yang lebih mengutamakan udara pegunungan, pemandangan danau, dan kesempatan mengenal legenda setempat daripada keramaian kota onsen.

Onsen Manza | Menikmati Mata Air Belerang di Dataran Tinggi

Onsen Manza adalah kawasan onsen pegunungan pada ketinggian sekitar 1.800 m di dalam Taman Nasional Jōshin'etsu-kōgen.

Aroma khas belerang, air panas berwarna putih keruh, dan rotenburo yang luas memberikan kesan kuat. Suasana onsen pegunungan terasa terutama saat liburan musim panas yang sejuk dan pada musim salju.

Karena berada di dataran tinggi, akses dapat dipengaruhi cuaca dan kondisi jalan. Periksa informasi jalan serta transportasi sebelum berangkat.


Onsen Sarugakyo | Onsen Tenang yang Memandang Danau Akaya

Onsen Sarugakyo adalah tempat onsen yang dikelilingi Pegunungan Tanigawa dan Pegunungan Mikuni, yang dahulu berkembang sebagai kota persinggahan bagi orang-orang yang melintasi Jalan Mikuni.

Kunjungan dapat dipadukan dengan pemandangan Danau Akaya (Akaya-ko), jalan santai di tepi danau, atau aktivitas kano, sehingga pengalaman onsen dan wisata alam terasa menyatu.

Dibanding berkeliling tempat wisata besar dengan tergesa-gesa, perjalanan yang memadukan menginap dan jalan-jalan di sekitar danau lebih cocok di sini.

Onsen Oigami | Mengenal Legenda Ular dan Pemandangan Alam

Onsen Oigami adalah tempat onsen desa pegunungan di mana diceritakan legenda tentang ular besar yang merupakan dewa Gunung Akagi.

Legenda tentang ular besar Gunung Akagi yang bertarung melawan lipan besar dari Nikkō dipercaya menjadi asal-usul nama tempat ini. Biasanya pada Mei, "Daija Matsuri (Festival Ular Besar)" digelar dengan arak-arakan mikoshi (tandu suci) berbentuk ular raksasa.

Dikenal juga sebagai tempat singgah dalam perjalanan menuju arah Oze atau Nikkō, dan di sekitarnya terdapat tempat pemandangan alam seperti Air Terjun Fukiware.

Susun itinerary dengan waktu istirahat di penginapan onsen sebelum wisata alam keesokan harinya agar perjalanan tidak terlalu melelahkan.

Cara Menikmati Perjalanan Onsen Gunma yang Berubah Menurut Musim

Cara menikmati onsen di Gunma berubah sesuai musim, bahkan di tempat yang sama.

Rencanakan perjalanan yang tidak hanya berfokus pada air panas, tetapi juga pada warna pepohonan di pegunungan, suara sungai, dan cahaya lampu kota onsen agar pengalaman terasa lebih kaya.

Berikut rangkuman tampilan setiap musim sebagai petunjuk memilih tempat onsen.

Musim Cara Menikmati Onsen yang Cocok
Semi Jalan-jalan kehijauan baru Shima / Sarugakyo
Panas Liburan sejuk di dataran tinggi Kusatsu / Manza
Gugur Perjalanan daun musim gugur Minakami
Dingin Onsen pemandangan salju Manza / Oigami

Musim Semi dan Panas, Padukan Tepi Air dan Dataran Tinggi

Dari musim semi hingga musim panas, danau dan sungai Shima, lembah Minakami, serta udara khas dataran tinggi Manza dan Kusatsu menjadi daya tarik perjalanan.

Shima Blue tampak paling cerah pada April hingga Mei saat salju mencair, sedangkan Kusatsu dan Manza yang berada di dataran tinggi tetap sejuk bahkan pada puncak musim panas dan cocok untuk beristirahat dari cuaca panas.

Saat cuaca panas, jangan berendam terlalu lama. Selingi waktu berendam dengan jalan santai dan istirahat agar tetap nyaman.

Musim Gugur dan Dingin, Ambil Waktu Menginap Lebih Lama

Pada musim gugur, warna dedaunan pegunungan memperindah suasana onsen; pada musim dingin, daya tariknya berpindah ke uap air panas dan lanskap bersalju.

Daun musim gugur di bagian utara Gunma umumnya mencapai puncak pada pertengahan Oktober hingga awal November, dan lembah Minakami serta Shima akan berwarna.

Pada musim dingin, sediakan waktu perjalanan yang longgar. Setelah menikmati rotenburo, beristirahatlah di dalam penginapan agar tubuh tidak kedinginan.

Etika Onsen yang Perlu Diketahui Wisatawan Mancanegara

Onsen Jepang menjunjung tinggi budaya membersihkan tubuh sebelum berendam dan berbagi bak air panas bersama.

Karena aturannya berbeda di setiap fasilitas, periksalah papan petunjuk di pintu masuk atau ruang ganti, dan hal yang tidak dipahami sebaiknya ditanyakan kepada staf agar aman.

Dengan memahami pemikiran dasarnya, Anda bisa menggunakan onsen dengan tenang meski baru pertama kali.

Situasi OK Yang Dihindari
Sebelum berendam Membersihkan tubuh Langsung berendam
Bak air panas Masuk dengan tenang Berenang
Handuk Diletakkan di luar Dimasukkan ke air
Memotret Cek papan petunjuk Memotret di pemandian

Sebelum Berendam, Bersihkan Tubuh Dulu Baru Masuk ke Bak Air Panas

Setelah masuk ke area pemandian, pertama-tama bersihkan tubuh di tempat cuci, bilas sabun dan sampo, baru kemudian masuk ke bak air panas.

Bak air panas bukan tempat membersihkan tubuh, melainkan tempat berbagi air panas dalam kondisi bersih.

Handuk dan Rambut Tidak Dimasukkan ke Air Panas

Handuk kecil adalah untuk menutupi tubuh atau menyeka air, dan tidak dimasukkan ke dalam bak air panas.

Jika rambut panjang, ikatlah agar tidak terendam air panas sehingga orang di sekitar juga bisa menggunakannya dengan nyaman.

Untuk Tato, Baju Renang, dan Yuamigi, Periksa Aturan Fasilitas

Perlakuan terhadap tato, baju renang, dan pakaian mandi (yuamigi) berbeda di setiap fasilitas onsen.

Beberapa fasilitas, seperti Onsen Takaragawa, menyediakan yuamigi khusus. Jangan mengenakan pakaian mandi atau baju renang tanpa izin; ikuti panduan fasilitas.

Hindari Memotret di Area Pemandian

Di area pemandian dan ruang ganti, penting untuk menjaga privasi pengguna lain.

Jika ingin memotret, periksalah papan petunjuk di dalam gedung atau petunjuk staf, dan nikmatilah hanya di tempat yang boleh untuk memotret.

Tips Memadukan Onsen di Gunma

Karena kawasan onsen di Gunma tersebar luas, memasukkan terlalu banyak destinasi dapat membuat perjalanan didominasi oleh waktu perpindahan.

Pilih satu tempat menginap untuk menjelajahi area sekitarnya secara mendalam, atau padukan dua kawasan onsen dengan suasana berbeda agar perjalanan tetap santai.

Jika Pertama Kali, Pisahkan Kusatsu dan Ikaho ke Hari Berbeda

Daya tarik Kusatsu terletak pada jalan-jalan di sekitar Yubatake, sedangkan Ikaho terkenal dengan kawasan tangga batunya. Keduanya layak dinikmati tanpa terburu-buru.

Perjalanan antara Kusatsu dan Ikaho memerlukan waktu. Daripada mengunjungi keduanya secara tergesa-gesa pada hari yang sama, alokasikan hari berbeda sesuai lokasi menginap dan rute perjalanan agar dapat menikmati karakter masing-masing.


Jika Pencinta Alam, Pertimbangkan Arah Shima dan Minakami

Jika mengutamakan pemandangan alam, jadikan danau dan sungai jernih di Shima serta pegunungan dan sungai di Minakami sebagai fokus perjalanan.

Selain waktu berendam onsen, masukkan juga ke dalam itinerary waktu beristirahat di penginapan, waktu berjalan di sepanjang sungai, dan waktu menyesuaikan rencana dengan melihat cuaca.


Kesimpulan | Memperluas Perjalanan Onsen Gunma dari Kusatsu, Ikaho, dan Shima

8 rekomendasi onsen terbaik di Gunma akan lebih mudah dipilih jika menjadikan Kusatsu yang ramai, Ikaho dengan jalan tangga batu yang menyenangkan, dan Shima yang menyatu dengan sungai jernih sebagai pintu masuk.

Selanjutnya, dengan memperluas ke Minakami, Takaragawa, Manza, Sarugakyo, dan Oigami, Anda bisa merasakan gunung, sungai, danau, dataran tinggi, hingga budaya penginapan bersejarah.

Jika baru pertama kali menggunakan onsen dalam perjalanan ke Jepang, periksalah etika berendam dan panduan penggunaan setiap fasilitas, serta buatlah rencana yang tidak terlalu memadatkan perpindahan, agar bisa menikmati perjalanan onsen khas Gunma dengan tenang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Untuk kunjungan pertama, kawasan onsen di Gunma dapat dipilih dengan berfokus pada Kusatsu, Ikaho, dan Shima. Kusatsu terkenal dengan Yubatake, Ikaho dengan tangga batunya yang memiliki 365 anak tangga, dan Shima dengan pemandangan Shima Blue. Minakami, Takaragawa, dan Manza juga cocok bagi pencinta alam; pilihlah sesuai keinginan, apakah ingin berjalan-jalan di pusat kota onsen atau menginap di kawasan pegunungan.
A. Yubatake adalah area sumber air panas di pusat Kusatsu Onsen dengan debit sekitar 4.000 liter per menit. Secara keseluruhan, Kusatsu disebut memiliki debit mata air alami lebih dari 32.300 liter per menit. Palung kayu dan uap menciptakan suasana khas pada siang hari, sedangkan pencahayaan malam memberikan kesan berbeda; kunjungilah pada dua waktu tersebut untuk membandingkan suasananya.
A. Dari Tokyo, rute yang umum menuju Kusatsu Onsen adalah naik kereta ekspres dari Ueno lalu melanjutkan dengan bus lokal. Kereta ekspres "Kusatsu-Shima" menuju Naganohara-Kusatsuguchi memakan waktu sekitar 2 jam 20–30 menit, kemudian bus JR ke Kusatsu sekitar 25 menit. Jika mengutamakan perjalanan tanpa berganti kendaraan, pilih bus ekspres dari Shinjuku atau Tokyo.
A. Harga tiket pertunjukan di Netsu-no-yu adalah 700 yen untuk dewasa dan 350 yen untuk siswa SD. Jadwal yang biasanya diumumkan adalah pukul 09.30, 10.00, 10.30, 15.30, 16.00, dan 16.30. Tiket dijual mulai 30 menit sebelum setiap pertunjukan, dan pembayaran dapat dilakukan dengan uang tunai atau PayPay; membawa uang pecahan kecil dapat mempermudah transaksi.
A. Tangga batu Ikaho Onsen memiliki 365 anak tangga, yang melambangkan harapan agar kawasan ini ramai sepanjang tahun. Di sepanjang tangga terdapat toko manju onsen, permainan menembak sasaran, pemandian kaki, dan simbol shio; suasana kota onsen semakin terasa saat menuju bagian atas. Kawasan ini memiliki "Kogane no Yu" yang berwarna kecokelatan karena mengandung zat besi dan "Hakugin no Yu" yang bening, sehingga pengunjung dapat memilih penginapan berdasarkan jenis sumber air panasnya.
A. Shima Blue di Danau Okushima biasanya tampak cerah dari akhir April hingga akhir Mei, ketika air lelehan salju mengalir masuk. Pada pagi yang cerah, warna biru di permukaan danau cenderung terlihat lebih kuat. Dari pertengahan Oktober hingga awal November, warna biru berpadu dengan daun merah dan kuning; pengalaman kano juga memungkinkan pengunjung menikmati danau dari dekat permukaan air.
A. Minakami 18-yu adalah sebutan untuk 18 kawasan onsen yang tersebar di Minakami-machi. Kawasan ini mencakup Minakami, Tanigawa, Hoshi, dan Sarugakyo, yang memiliki karakter air serta lingkungan berbeda. Kunjungan dapat dipadukan dengan pendakian Gunung Tanigawa, arung jeram di Sungai Tone, atau aktivitas salju, dan pengunjung juga dapat merencanakan pengalaman berendam di beberapa onsen dalam kota yang sama.
A. Pemandian terbuka campuran di Takaragawa Onsen ramah bagi pemula karena pengunjung masuk dengan mengenakan pakaian mandi khusus yang disebut yugi. Area pemandian terbuka seluas total sekitar 470 tatami membentang di sepanjang sungai. Pengunjung tidak boleh memakai pakaian renang atau yugi pribadi, jadi ikuti petunjuk fasilitas dan gunakan pakaian yang diberikan saat proses penerimaan.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.