Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Osoji Akhir Tahun Jepang: Susuharai Sejak Periode Edo

Osoji Akhir Tahun Jepang: Susuharai Sejak Periode Edo
Nenmatsu osoji adalah tradisi membersihkan rumah Jepang sebelum Tahun Baru, populer di Desember. Tradisi susuharai sudah tergambar dalam lukisan Edo abad ke-19.

Ringkasan Cepat

Daya Tarik Singkat

Osoji (pembersihan besar) akhir tahun di Jepang adalah kebiasaan tradisional untuk merapikan rumah sebelum menyambut Tahun Baru dan menutup tahun dengan perasaan segar. Anda dapat merasakan budaya yang berasal dari susuharai (pembersihan debu jelang Tahun Baru) pada zaman Edo.

Asal-usul dan Latar Belakang

Acara kuno yang juga digambarkan dalam "Buke Susuharai no Zu" karya Kitagawa Utamaro. Konsep merapikan rumah di akhir tahun diwariskan sejak zaman Edo.

Dasar Cara Melakukannya

Mulai sedikit demi sedikit setelah memasuki bulan Desember, dilakukan dalam blok waktu sekitar 30 menit hingga 1 jam per hari. Alur dasarnya: rapikan terlebih dahulu, lalu bersihkan dengan mengelap.

Prinsip Membersihkan

Aturan tegasnya: "dari atas ke bawah" dan "dari belakang ke depan". Lebih efisien jika memprioritaskan tempat yang terlihat seperti pintu masuk, ruang keluarga, dan area air.

Area Prioritas

Pintu masuk berubah kesan secara besar-besaran dengan mengelap lantai dan mengurangi barang tak perlu. Area air dibagi menjadi area kecil agar tidak memaksakan diri; di tempat tinggi, periksa kunci pengaman tangga lipat.

Catatan Keselamatan

Kecelakaan saat membersihkan terkonsentrasi di bulan Desember dan banyak terjadi pada lansia. Saat menggunakan tangga lipat, dukungan keluarga direkomendasikan. Mencampur deterjen berbasis klorin dan asam dilarang keras; periksa tanda "Mazeruna Kiken (Bahaya: Jangan Dicampur)".

Tips Pembuangan Sampah

Cara pemilahan baterai lithium-ion dan lainnya berbeda di setiap pemerintah daerah; pemilahan yang salah dapat menyebabkan risiko kebakaran di truk pengumpul dan fasilitas pengolahan, jadi konfirmasi sebelumnya sangat penting.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Semua area

Apa Itu Nenmatsu Ōsōji? Tradisi Membersihkan Rumah di Akhir Tahun Jepang

Nenmatsu ōsōji adalah tradisi akhir tahun di Jepang berupa membersihkan dan merapikan rumah sebelum menyambut tahun baru. Ini merupakan tema yang mudah dipahami bagi wisatawan yang baru pertama kali mengenal perayaan tahunan Jepang.

Setiap memasuki bulan Desember, kata "ōsōji" semakin sering terdengar di rumah maupun tempat kerja, dan terlihat orang-orang membersihkan area pintu masuk dan ruang basah dengan lebih cermat dari biasanya.

Karya periode Edo abad ke-19 "Buke Susuharai no Zu" (lukisan oleh Kitagawa Utamaro, 5 lembar nishiki-e ukuran besar) yang dimuat di Cultural Heritage Online milik Bunkachō, menggambarkan kegiatan susuharai (membersihkan jelaga) di rumah samurai pada akhir tahun.

Dengan begitu, dapat dipahami bahwa ide membersihkan rumah di akhir tahun sudah ada sejak lama, sehingga latar belakang nenmatsu ōsōji menjadi lebih mudah ditangkap.

Bagi wisatawan, ini bukan sekadar cerita tentang membersihkan rumah, melainkan menjadi pintu masuk untuk memahami bahwa di Jepang ada perasaan penting untuk merapikan diri sebelum menyambut tahun baru.

Mulai dari Mana Nenmatsu Ōsōji? Urutan dan Tips agar Tidak Terbebani

Jika baru pertama kali menyadari adanya nenmatsu ōsōji, hal yang penting adalah tidak mencoba menyelesaikan semuanya sekaligus.

Sebaiknya mulailah sedikit demi sedikit setelah memasuki bulan Desember, dan jangan menumpuknya sampai mendekati akhir tahun.

Rapikan Dulu, Baru Lap Belakangan

Jika barang masih berantakan, area yang ingin dilap atau dibersihkan tidak akan terlihat.

Pisahkan dulu antara "barang yang dipakai" dan "barang yang sedang tidak dipakai", lalu lanjutkan ke rak, lantai, dan ruang basah secara berurutan agar lebih mudah bergerak.

Membaginya menjadi sekitar 30 menit hingga 1 jam per hari membuatnya lebih mudah dilanjutkan, bahkan di hari kerja.

Prioritaskan Tempat yang Mencolok

Walau dalam waktu singkat, area yang perubahannya mudah terlihat adalah pintu masuk, ruang tamu, dan ruang basah.

Jika ingin merasakan nuansa akhir tahun ala Jepang, fokus dulu ke tempat-tempat yang paling sering digunakan ini akan membantu memahami suasana nenmatsu ōsōji.

Dasar: dari Atas ke Bawah, dari Dalam ke Luar

Urutan dasar membersihkan adalah "dari atas ke bawah" dan "dari dalam ke luar".

Bersihkan debu di dekat plafon terlebih dahulu, dan akhiri dengan mengelap lantai, agar tidak perlu mengulang pekerjaan.

Poin Penting Nenmatsu Ōsōji untuk Genkan, Ruang Basah, dan Tempat Tinggi

Tata Genkan sebagai "Pintu Masuk Rumah"

Genkan (pintu masuk Jepang) mudah berantakan oleh sepatu dan barang.

Selain mengelap lantai, kurangi kantong kertas dan dus yang tidak perlu agar tampilan dan jalur lalu lintas menjadi lebih rapi.

Bagian tataki (lantai semen genkan) sebaiknya dilap dengan kain yang diperas hingga kering, lalu dilap kering. Dengan begitu, Anda dapat menyambut tamu di tahun baru dengan perasaan menyenangkan.

Bersihkan Ruang Basah dengan Membaginya ke Area Kecil

Dapur, wastafel, dan kamar mandi mudah membuat lelah jika dikerjakan sekaligus.

Membaginya menjadi area kecil seperti "hari ini hanya wastafel" atau "hari ini hanya area bak cuci piring" akan membuatnya lebih mudah dilanjutkan tanpa beban.

Bagian-bagian kecil seperti saluran pembuangan atau kepala shower bisa dibersihkan dengan teknik rendam (tsukeoki-arai) agar kotoran lebih mudah lepas tanpa perlu tenaga ekstra.

Utamakan Keselamatan di Tempat Tinggi

Menurut Tokyo Shōbōchō (Dinas Pemadam Kebakaran Tokyo), pada tahun Reiwa 6 (2024), sebanyak 928 orang dibawa dengan ambulans karena kecelakaan saat membersihkan rumah, dan kasus tersebut paling banyak terjadi pada bulan Desember saat ōsōji banyak dilakukan.

Mayoritas korban berusia 60 tahun ke atas, dengan kasus dominan berupa jatuh dari tangga lipat (kyatatsu) atau kursi, serta tergelincir di kamar mandi.

Untuk lokasi yang memerlukan tangga lipat, kursi, atau memindahkan benda berat, jangan terburu-buru dan utamakan keselamatan.

Pastikan kunci pengaman tangga lipat selalu terkunci, dan jika memungkinkan, mintalah anggota keluarga menahan tangga dari samping agar lebih aman.

Hal yang Perlu Diperhatikan tentang Label dan "Mazeruna Kiken" Saat Menggunakan Detergen

Pada nenmatsu ōsōji, penggunaan detergen di kamar mandi atau dapur akan meningkat.

Sebaiknya biasakan untuk membaca label kemasan sebelum menggunakannya.

Jika Melihat "Mazeruna Kiken", Jangan Digabungkan

Shōhisha-chō (Badan Perlindungan Konsumen Jepang) menetapkan bahwa produk yang menghasilkan gas klorin sebesar 1,0 ppm atau lebih pada uji yang ditentukan, harus mencantumkan tulisan "Mazeruna" (Jangan Dicampur) dan "Kiken" (Berbahaya) secara mencolok.

Secara spesifik, "Mazeruna" harus ditulis kuning dengan garis tepi hitam berukuran minimal 28 poin, dan "Kiken" berwarna merah berukuran minimal 42 poin, ditampilkan dalam bingkai di tempat mencolok pada permukaan yang sama dengan nama produk.

Produk dengan label "Mazeruna Kiken" tidak boleh dicampur dengan detergen lain berdasarkan penilaian sendiri, dan harus digunakan sesuai petunjuk.

Khususnya, mencampurkan pemutih berbahan klorin dengan detergen jenis asam akan menghasilkan gas klorin berbahaya yang dapat memengaruhi kesehatan dan pernapasan, jadi jangan pernah dicampur.

Pakai Sesuai Tempat, Bukan dengan Mencampur Detergen

Meski ingin menghilangkan kotoran dengan cepat, sebaiknya hindari mencampurkan detergen.

Jika ragu, gunakan satu produk sesuai petunjuk, lalu kombinasikan dengan kain kering atau lap basah.

Saat penggunaan, buka jendela atau nyalakan kipas ventilasi agar ventilasi tetap baik.

Area Stopkontak dan Pencegahan Kebakaran Juga Bagian Penting Nenmatsu Ōsōji

Ōsōji bukan hanya menata tampilan, tetapi juga kesempatan untuk meninjau ulang keamanan rumah.

Tokyo Shōbōchō menyarankan, jika alarm kebakaran rumah tertutup debu atau kotoran, kemampuannya mendeteksi kebakaran akan menurun. Karena itu, manfaatkan momen ōsōji untuk membersihkan dan memeriksanya.

Karena alarm bekerja dengan merespons asap atau panas, lap permukaannya dengan kain kering, lalu tekan tombol uji coba untuk memastikan suaranya berbunyi normal.

Selain itu, jika debu atau kelembapan menumpuk pada steker yang lama tertancap di stopkontak, dapat terjadi fenomena tracking yang berisiko menyebabkan kebakaran.

Disarankan untuk membersihkan debu pada steker yang tersembunyi, mencabut steker dengan memegang badannya (bukan kabelnya), serta memperhatikan agar kabel tidak tertekuk atau tertindih furnitur.

Stopkontak di belakang TV, di belakang kulkas, atau di bawah tempat tidur sering terlewatkan karena tersembunyi. Namun, nenmatsu ōsōji di Jepang juga menjadi kesempatan untuk meninjau ulang tempat-tempat yang biasanya jarang disentuh.

Periksa Aturan Pemerintah Daerah untuk Sampah yang Membingungkan

Saat beres-beres berlangsung, akan muncul barang-barang yang membingungkan cara membuangnya, seperti baterai kering, power bank, dan peralatan elektronik kecil.

Kankyō-shō (Kementerian Lingkungan Hidup Jepang) menjelaskan bahwa baterai lithium-ion dan produk yang menggunakannya, jika dibuang dari rumah tangga, harus dibuang sesuai aturan pembuangan sampah di kota/distrik tempat Anda tinggal.

Telah dilaporkan kasus kecelakaan di mana baterai lithium-ion yang dibuang dengan kategori salah, mengalami benturan atau tekanan di truk pengangkut sampah atau fasilitas pengolahan, lalu terbakar dan menyebabkan kebakaran besar.

Karena pembagian kategori berbeda di tiap kota, seperti "sampah berbahaya", "sampah beracun", "baterai", atau "sampah tidak terbakar", disarankan untuk memeriksa situs pemerintah daerah atau buku panduan pemilahan sampah.

Sebelum membuang, sebaiknya habiskan dulu dayanya bila memungkinkan, dan tutup bagian terminal dengan selotip untuk mengisolasinya demi keamanan.

Daripada menundanya untuk dipikirkan nanti, pastikan cara pemilahan di daerah Anda sebelum membuang, agar Anda juga lebih memahami aturan kehidupan di Jepang.

Kesimpulan: Tips Menjalankan Nenmatsu Ōsōji Tanpa Beban dan Budaya Akhir Tahun Jepang

Nenmatsu ōsōji adalah tradisi merapikan rumah dan hati sebelum menyambut tahun baru di Jepang. Memahaminya dari sudut pandang ini akan membuat tema ini lebih mudah dimengerti bagi pemula.

Seperti tampak pada susuharai di periode Edo, ide menata rumah di akhir tahun sudah ada sejak lama. Saat ini, bukan hanya beres-beres, tetapi juga pemeriksaan keselamatan dan peninjauan cara membuang sampah menjadi unsur penting.

Bagi yang baru pertama kali, mulailah dari tempat-tempat akrab seperti genkan dan ruang basah, lalu periksa satu per satu mulai dari label detergen, area stopkontak, hingga cara membuang baterai.

Nenmatsu ōsōji juga dapat dinikmati sebagai pintu masuk untuk mengenal gaya hidup dan nuansa musiman di Jepang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Osoji akhir tahun adalah tradisi Jepang untuk membersihkan kotoran setahun penuh dan menyambut tahun baru dengan suasana bersih. Tradisi ini tidak hanya dilakukan di rumah, tetapi juga di sekolah dan tempat kerja. Lebih dari sekadar bersih-bersih, kegiatan ini bermakna mempersiapkan kedatangan Toshigami-sama saat tahun baru, sehingga merapikan pintu masuk, kamidana, dan jendela akan menambah suasana menyambut tahun baru.
A. Secara tradisional, osoji dimulai setelah tanggal 13 Desember yang dikenal sebagai "Shogatsu Kotohajime". Saat ini, banyak keluarga melakukannya sedikit demi sedikit setiap akhir pekan mulai pertengahan Desember. Tanggal 29 diasosiasikan dengan "ku" atau penderitaan, dan tanggal 31 dianggap "ichiya-kazari", sehingga hiasan tahun baru dan pembersihan besar sebaiknya selesai sebelum tanggal 28 agar bisa menyambut tahun baru dengan tenang.
A. Mulailah dari area yang menghubungkan luar dan dalam, seperti pintu masuk dan jendela, agar pekerjaan lebih mudah berjalan. Pintu masuk dianggap sebagai tempat menyambut Toshigami-sama, dan jendela memengaruhi kecerahan seluruh ruangan. Menyelesaikan area yang cepat memberi rasa tuntas akan memudahkan saat menangani bagian yang memakan waktu seperti dapur dan kamar mandi, sekaligus membantu pembagian tugas keluarga.
A. Untuk noda minyak di dapur, baking soda atau deterjen alkali dapat memudahkan pekerjaan. Kipas penghisap dan area kompor lebih efisien dibersihkan dengan menghangatkan kotorannya terlebih dahulu sebelum dilap. Namun, beberapa material bisa berubah warna atau tergores, jadi cobalah dahulu di area tersembunyi. Daripada menumpuk pekerjaan di akhir tahun, mengelap segera setelah memasak adalah cara paling efektif.
A. Saat membersihkan jamur di kamar mandi, gunakan pembersih jamur sambil memastikan ventilasi tetap baik. Pakai sarung tangan karet, dan saat menyemprot area di atas pandangan mata, berhati-hatilah terhadap tetesan cairan. Setelah selesai, bilas dengan air dan keringkan untuk mencegah jamur muncul kembali. Untuk langit-langit, gunakan floor wiper agar pekerjaan lebih aman.
A. Mencampur deterjen klorin dengan deterjen asam berisiko menghasilkan gas klorin yang berbahaya. Hal ini terutama perlu diwaspadai di kamar mandi, toilet, dan saluran pembuangan. Jika menggunakan beberapa deterjen secara berurutan, bilas dengan air bersih terlebih dahulu sebelum memakai deterjen lainnya. Untuk deterjen impor, periksa label komposisinya, dan jika tidak yakin, gunakan satu jenis saja agar lebih aman.
A. Triknya adalah memilah barang menjadi sampah mudah terbakar, sampah daur ulang, dan sampah besar atau sodai gomi, lalu segera membuangnya. Pada akhir tahun, jadwal pengangkutan bisa tidak teratur dan reservasi sodai gomi sering penuh. Pakaian atau elektronik yang masih layak dapat dibawa ke recycle shop atau didonasikan agar tidak mubazir. Untuk barang kenangan, memotretnya dahulu sebelum dilepas akan memudahkan Anda mengambil keputusan.
A. Untuk kamidana dan butsudan, dasar utamanya adalah mencuci tangan dan membersihkan debu dengan tenang serta khidmat. Untuk kamidana, sebagian keluarga mengembalikan ofuda lama ke kuil Shinto saat akhir tahun atau hatsumode, lalu menerima ofuda baru. Karena ada material yang tidak boleh dilap dengan air dan bagian berlapis emas, gunakan kain lembut atau kuas dan hindari menggosok ornamen terlalu keras.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.