Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Sanuki Manno Park Kagawa: Bunga Empat Musim & Rumput

Sanuki Manno Park Kagawa: Bunga Empat Musim & Rumput
Panduan Sanuki Manno Park Kagawa: nikmati bunga empat musim, lapangan rumput, bersepeda, observasi alam, aturan hewan, dan tips berkemah.

Ringkasan Cepat

Taman seperti apa?

Taman Nasional Sanuki Manno adalah satu-satunya taman nasional di Shikoku, di Manno-cho, Prefektur Kagawa, tempat Anda sekaligus merasakan bunga empat musim, hamparan rumput, dan ketenangan hutan. Menikmati bunga maupun jalan-jalan santai sama-sama bisa terwujud.

Daya tarik tiap musim

Musim semi bunga narsis (narcissus), tulip, dan nemophila; musim hujan kebun hydrangea; musim panas bunga matahari di Seiryu-no-Tani; musim gugur cosmos dan kochia; musim dingin Winter Fantasy dengan sekitar 650.000 lampu.

Akses

Dari Zentsuji IC jalan Tol Takamatsu sekitar 25 menit berkendara. Dari Stasiun JR Kotohira, Stasiun Kotoden Kotohira, dan Stasiun Okada sekitar 15 menit dengan taksi.

Tiket masuk & parkir

Dewasa (15 tahun ke atas) ¥450, lansia (65 tahun ke atas) ¥210, SMP ke bawah gratis. Tarif parkir mobil biasa ¥320.

Perkiraan jam buka

Berubah menurut musim: Maret–19 Juli dan September–Oktober pukul 9:30–17:00, 20 Juli–akhir Agustus hingga pukul 18:00, November–akhir Februari hingga pukul 16:30. Hari libur pada dasarnya Selasa.

Cara menghabiskan waktu & durasi

Di Taman Nasional Sanuki Manno, dengan memadukan bunga, lapangan rumput, wahana di Ryu-no-Ko Hiroba, sewa sepeda, dan jalan-jalan hutan, tinggal lebih dari setengah hari pun memungkinkan.

Hewan peliharaan & berkemah

Untuk hewan peliharaan, tali penuntun dan membersihkan kotoran adalah aturan dasar; dog run memerlukan surat registrasi anjing dan bukti vaksin rabies. Bisa juga menginap di area auto-camp bersertifikat bintang lima "Ho! to Stay Manno".

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Kagawa

Alasan Kokuei Sanuki Mannō Kōen Cocok untuk Wisata Kagawa

Kokuei Sanuki Mannō Kōen (Taman Nasional Sanuki Mannō) yang terletak di Kota Mannō, Prefektur Kagawa, adalah satu-satunya taman nasional di wilayah Shikoku tempat Anda bisa menikmati pemandangan bunga empat musim, hamparan rumput yang luas, dan ketenangan hutan sekaligus.

Harga tiket masuk untuk dewasa (15 tahun ke atas) 450 yen, lansia (65 tahun ke atas) 210 yen, dan gratis untuk anak SMP ke bawah, sedangkan biaya parkir mobil biasa 320 yen.

Di dalam taman terdapat area seperti Ryūzu no Oka, Ryūzu no Mori, Ryūzu no Sato, Kohan no Mori, taman ekologi alam, Sanuki no Mori, hingga area kemah, sehingga Anda bisa memilih lokasi berjalan sesuai tujuan.

Cocok untuk Wisata Berburu Bunga maupun Bersantai

Daya tarik taman ini adalah Anda bisa mengubah cara menikmatinya tanpa harus terpaku pada satu tujuan saja.

Bagi yang ingin melihat ladang bunga bisa berpatokan pada acara musiman dan kalender bunga, sedangkan yang ingin bersantai bisa berjalan-jalan di sekitar hutan dan kolam.

Mudah Direncanakan Bahkan untuk Wisatawan Asing

Situs webnya tersedia dalam bahasa Inggris, Korea, Mandarin Sederhana, dan Mandarin Tradisional, sehingga wisatawan yang kurang percaya diri dengan bahasa Jepang pun mudah memeriksa informasi sebelumnya.

Jam buka berubah tergantung musim: dari Maret hingga 19 Juli serta September hingga Oktober pukul 09.30 sampai 17.00, dari 20 Juli hingga akhir Agustus sampai pukul 18.00, dan dari November hingga akhir Februari sampai pukul 16.30.

Hari libur taman pada dasarnya setiap hari Selasa, namun bisa berubah karena hari libur nasional, periode buka tanpa libur, atau libur akhir tahun dan tahun baru, jadi periksalah kalender buka sebelum berkunjung agar lebih tenang.

Bisa Merasakan Alam Kagawa dengan Santai

Dalam perjalanan ke wilayah Setouchi, perhatian memang mudah tertuju pada pemandangan tepi laut, tetapi menghabiskan waktu di taman pedalaman juga menjadi pilihan wisata yang khas Kagawa.

Lokasinya sekitar 25 menit berkendara dari Zentsūji Interchange di Takamatsu Expressway, dan sekitar 15 menit naik taksi dari Stasiun JR Kotohira maupun Stasiun Kotoden Kotohira dan Stasiun Okada.

Selain singgah di sela waktu makan atau perjalanan, Anda juga bisa mempertimbangkan tinggal lebih dari setengah hari dengan memadukan bunga, wahana bermain, bersepeda, dan berkemah.

Cara Menjelajahi Kokuei Sanuki Mannō Kōen Berdasarkan Bunga Empat Musim

Karena ekspresi bunga dan tanaman di Kokuei Sanuki Mannō Kōen berubah setiap musim, kesan yang Anda dapatkan di taman yang sama pun berbeda tergantung waktu kunjungan.

Kondisi mekar bunga dipengaruhi cuaca, jadi jika tujuan Anda adalah bunga, memeriksa kondisi mekar terkini menjelang kunjungan adalah langkah yang realistis.

Suasana setiap musim bisa diringkas seperti berikut agar lebih mudah menentukan tujuan perjalanan.

Musim Pemandangan Cocok untuk
Semi Estafet bunga Jalan-jalan cerah
Musim hujan Hortensia Foto hari hujan
Musim panas Bunga matahari Istirahat tepi air
Musim gugur Kosmos Perubahan warna
Musim dingin Pertunjukan cahaya Jalan malam
Awal musim semi Bunga awal semi Hanami tenang

Musim Semi: Ikuti Estafet Suisen, Tulip, dan Nemophila

Pada musim semi (musim bunga bermekaran), suisen (bunga narsis) mekar dari pertengahan hingga akhir Maret, tulip dari awal hingga akhir April, dan nemophila dari pertengahan hingga akhir April, sehingga bunga-bunga berwarna berbeda menghiasi taman secara bergantian.

Selain menikmati hamparan warna, lokasi mekar setiap jenis bunga berbeda-beda, jadi berjalan sambil melihat peta taman akan menciptakan ritme dalam kunjungan Anda.

Musim Hujan: Nikmati Hortensia di Ajisai-en dengan Tenang

Pada musim hujan, hortensia (ajisai) yang puncak mekarnya pertengahan hingga akhir Juni menciptakan suasana yang tenang di Ajisai-en (taman hortensia).

Jalan setapak kayu yang basah dan kilau daun cocok untuk berfoto, namun ada hari ketika pijakan menjadi licin, jadi pilihlah sepatu yang nyaman untuk berjalan agar lebih aman.

Musim Panas: Nikmati Bunga Matahari di Seiryū no Tani

Pada musim panas, bunga matahari yang mencapai puncak mekar pada akhir Juli menghiasi Seiryū no Tani (Lembah Naga Biru) dengan cerah.

Karena suhu tinggi pada periode ini, berjalan sambil sering beristirahat di tepi air atau di bawah naungan pohon akan membuat kunjungan lebih nyaman.

Musim Gugur: Lihat Perubahan Kosmos dan Kochia

Pada musim gugur (musim daun berubah warna), kosmos yang mencapai puncak mekar dari awal hingga akhir Oktober di Seiryū no Tani serta kochia yang memerah sekitar pertengahan Oktober di Hanameguri no Oka menjadi daya tarik utama.

Karena kochia berubah warna secara bertahap dari hijau ke merah, sedikit saja perbedaan tanggal kunjungan dapat mengubah kesannya.

Musim Dingin: Jadikan Iluminasi Winter Fantasy sebagai Tujuan

Pada Winter Fantasy yang diadakan di musim dingin, Anda bisa menikmati pertunjukan cahaya di dalam taman dengan sekitar 650.000 lampu LED serta penyinaran Shōryū no Taki (air terjun setinggi sekitar 9 meter).

Karena jam buka dan cara masuk pada acara malam berbeda dari jalan-jalan biasa, periksalah terlebih dahulu tanggal penyelenggaraan, waktu penyalaan lampu, dan fasilitas yang bisa digunakan di dalam taman.

Menghabiskan Waktu di Taman dengan Lapangan Rumput, Wahana Bermain, dan Bersepeda

Selain melihat bunga, salah satu ciri khas Kokuei Sanuki Mannō Kōen adalah Anda bisa beraktivitas fisik di sini.

Lokasi yang cocok berbeda-beda tergantung tipe perjalanan, seperti bersama anak, pencinta alam, membawa anjing, atau berkemah.

Pilihlah cara menghabiskan waktu yang tidak memberatkan sesuai teman seperjalanan Anda.

Tipe perjalanan Lokasi cocok Cara menikmati
Pertama kali Sekitar pintu masuk Bunga dan rumput
Keluarga Ryū no Ko Hiroba Bermain wahana
Pencinta alam Taman ekologi Mengamati dengan tenang
Bawa anjing Dog run Periksa aturan
Menginap Area kemah Tinggal di hutan

Nikmati Kelapangan di Lapangan Rumput

Di lapangan rumput yang luas, Anda bisa beristirahat sambil menikmati pemandangan, atau sedikit berolahraga ringan saat cuaca cerah.

Saat berfoto, menghindari tempat ramai dan menjaga agar wajah pengunjung lain tidak terlalu jelas terekam akan membuat suasana lebih tenang.

Ryū no Ko Hiroba Cocok untuk Keluarga

Di Ryū no Ko Hiroba yang berada di area Ryūzu no Sato terdapat jaring panjat raksasa berbentuk naga, wahana berbentuk mangkuk, serta fuwafuwa dome (kubah lompat yang terasa seperti berjalan di atas awan).

Fuwafuwa dome diperuntukkan bagi anak-anak usia SD ke bawah, jadi merupakan wahana yang terutama mudah dinikmati bersama anak.

Penggunaan wahana atau layanan terkadang dibatasi tergantung cuaca dan suhu, jadi saat bepergian bersama anak, perhatikan juga pengumuman di hari kunjungan.

Bersepeda Menggunakan Jalur Khusus

Di dalam taman tersedia penyewaan sepeda berbayar, dan Anda juga boleh membawa sepeda sendiri.

Aturan taman menetapkan bahwa sepeda digunakan di jalur bersepeda, dan saat menuju fasilitas lain, sepeda diparkir di area parkir sepeda terdekat.

Berjalan dengan Tenang di Taman Ekologi Alam dan Sanuki no Mori

Sedikit menjauh dari lapangan yang ramai, Anda bisa menghabiskan waktu yang tenang di area yang cocok untuk pengamatan alam.

Berbeda dari kemeriahan ladang bunga, cara berjalan yang memperhatikan pepohonan, kolam, dan perubahan kecil tiap musim lebih cocok di sini.

Berjalan di Taman Ekologi dengan Sikap Mengamati

Taman ekologi alam adalah field museum yang merekonstruksi satoyama (kawasan perdesaan) dengan kolam tampungan air, dan sikap penting di sini adalah mengamati tumbuhan maupun makhluk hidup di tempatnya tanpa memetik atau menangkap.

Di taman-taman Jepang, tidak memasuki area yang dilindungi pagar atau bertanda larangan masuk merupakan etika dasar demi menjaga alam.

Rasakan Ketenangan di Sanuki no Mori

Sanuki no Mori adalah tempat di mana, dengan sedikit menahan percakapan saat berjalan, Anda bisa lebih mudah merasakan suara angin dan kehadiran pepohonan.

Di tempat berpijak tanah atau dedaunan kering, memilih sepatu yang nyaman untuk berjalan dibanding sepatu wisata yang ringan akan lebih aman.

Hal yang Perlu Diketahui untuk Membawa Hewan Peliharaan dan Berkemah

Kokuei Sanuki Mannō Kōen tidak hanya menyediakan pilihan untuk jalan-jalan sehari, tetapi juga bagi wisatawan yang ingin membawa hewan peliharaan atau berkemah.

Namun, keduanya memerlukan lebih banyak hal yang harus diperiksa dibanding jalan-jalan biasa, jadi penting untuk membaca aturan penggunaan sebelum merencanakan.

Membawa Hewan: Tali dan Membersihkan Kotoran adalah Dasar

Saat membawa hewan peliharaan berjalan di dalam taman, Anda wajib mengikatnya dengan tali dan pemiliknya harus membersihkan kotorannya.

Di area bunga atau lorong yang ramai, jangan terlalu asyik berfoto dan jagalah jarak dengan sekitar agar lebih aman.

Dog Run Memerlukan Prosedur

Untuk menggunakan dog run secara gratis, bawalah surat izin anjing (kansatsu) dan tanda bukti vaksinasi rabies yang dilakukan dalam 1 tahun terakhir, lalu setujui aturan penggunaan dan isi surat pernyataan di pusat informasi atau pusat informasi utara.

Jika mengajukan "Wan-chan Passport" yang berlaku 1 tahun dan gratis, Anda tidak perlu mengisi surat pernyataan setiap kali berkunjung berikutnya.

Karena sasaran dan boleh-tidaknya makan minum berbeda di tiap area seperti anjing besar, anjing kecil, dan area bersantai, periksalah informasinya sebelum masuk.

Area Kemah Cocok untuk Wisata Menginap

Di dalam taman terdapat area auto camping bernama "Hot! Stay Mannō" yang memperoleh sertifikasi lima bintang dari Japan Auto Camping Federation, dengan fasilitas seperti kabin, rumah trailer, car site, dan free site.

Reservasi dan hari operasional perlu diperiksa tergantung musim, jadi jika ingin memasukkan acara menginap, periksalah panduan penggunaan area kemah secara terpisah dari jalan-jalan di taman.

Tips agar Tidak Bingung soal Foto dan Etika di Taman

Kokuei Sanuki Mannō Kōen adalah tempat yang membuat Anda ingin memotret bunga dan iluminasi, namun tergantung jenis pemotretannya, terkadang diperlukan konfirmasi atau pengajuan izin terlebih dahulu.

Nikmati foto perjalanan dengan bebas, tetapi dengan kesadaran menjaga tanaman, pengunjung lain, dan fasilitas, Anda bisa menghabiskan waktu dengan nyaman.

Tindakan yang mudah membingungkan di dalam taman bisa diringkas seperti berikut.

Situasi Boleh Hindari
Dekat ladang bunga Foto dari lorong Memetik bunga
Merokok Ke tempat khusus Merokok sambil jalan
Hewan peliharaan Pakai tali Dilepas berjalan
Sepeda Jalur khusus Masuk jalan taman
Pemotretan serius Konfirmasi dahulu Syuting tanpa izin

Jangan Membawa Pulang Tanaman dan Makhluk Hidup

Aturan penggunaan taman mengharuskan untuk tidak memetik tanaman atau menangkap hewan di dalam taman.

Jika menemukan bunga yang indah, lebih aman untuk tidak terlalu mendekat dan menikmatinya dari lorong atau tempat yang telah ditentukan.

Perhatikan Api dan Tanda Larangan Masuk

Tindakan menggunakan api seperti membuat api unggun atau kembang api dilarang.

Jangan memasuki tempat bertanda "Dilarang Masuk" atau yang dipagari, dan jangan melangkahinya demi pemotretan.

Periksa Izin untuk Pemotretan Lokasi

Untuk melakukan pemotretan pra-pernikahan, foto keluarga, atau pemotretan lokasi, diperlukan izin melalui pengajuan formulir permohonan.

Untuk pemotretan seperti liputan, pemberitaan, atau cosplay, memeriksa hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum kunjungan akan membantu menghindari masalah di hari kunjungan.

Kesimpulan | Menikmati Kokuei Sanuki Mannō Kōen dengan Nyaman

Kokuei Sanuki Mannō Kōen adalah destinasi wisata di Kagawa yang bisa dinikmati dengan memadukan bunga empat musim, lapangan rumput, wahana bermain, bersepeda, jalan-jalan di hutan, dan berkemah.

Jika baru pertama kali berkunjung, bayar tiket masuk yang diperlukan, tentukan tujuan sesuai puncak mekar bunga atau acara, lalu persempit area berjalan dengan peta taman agar lebih nyaman menghabiskan waktu.

Jika berencana membawa hewan, menggunakan dog run, berkemah, atau memotret, perlu memeriksa aturan penggunaan secara terpisah dari jalan-jalan biasa.

Dengan menjaga tanaman, mematuhi tanda larangan masuk, dan memperhatikan pengunjung lain saat berjalan, Anda pun bisa menikmati alam Kagawa dengan tenang dalam perjalanan ke Jepang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Ini adalah satu-satunya taman pemerintah nasional di Shikoku, dengan lahan luas sekitar 350 hektar yang membentang dengan ladang bunga empat musim, lapangan rumput, hutan, dan area berkemah. Nama tamannya berasal dari "Danau Manno", salah satu kolam tampung terbesar di Jepang yang bersebelahan, sebuah tempat yang dikenal pernah diperbaiki oleh Kobo Daishi (Kukai) pada zaman Heian. Daya tariknya adalah keluasan yang bisa dinikmati dengan beragam tujuan, dari melihat bunga hingga aktivitas luar ruang.
A. Biaya masuk adalah dewasa (15 tahun ke atas) 450 yen, lansia (65 tahun ke atas) 210 yen, SMP ke bawah gratis, dan biaya parkir mobil biasa 320 yen. Biaya parkir dibayar bersama tiket masuk di loket, jadi menyiapkan uang tunai secara terpisah akan memperlancar. Jika fokus berjalan-jalan, parkir tengah lebih dekat, dan jika memakai dog run, parkir utara lebih dekat; mengubah tempat parkir sesuai tujuan membuat pergerakan di dalam taman lebih ringan.
A. Dari IC Zentsuji di Jalan Tol Takamatsu sekitar 25 menit dengan mobil, dan dari Stasiun JR Kotohira, Stasiun Kotoden Kotohira, atau Stasiun Okada sekitar 15 menit dengan taksi. Karena ini kawasan pedalaman dengan transportasi umum yang terbatas, perjalanan yang mudah disusun adalah berziarah ke Konpira-gu di Kotohira lalu melanjutkan ke sana, dan jika merencanakan dengan mobil sewaan atau taksi sebagai poros, Anda bisa mengurangi waktu menunggu.
A. Jam buka umumnya mulai pukul 9:30, dan jam tutup berkisar pukul 16:30 hingga 18:00 tergantung musim. Pada Maret hingga 19 Juli dan September hingga Oktober tutup pukul 17:00, pada 20 Juli hingga akhir Agustus pukul 18:00, dan pada November hingga akhir Februari pukul 16:30. Hari libur pada dasarnya Selasa dan akhir tahun hingga awal tahun, tetapi berubah menurut musim, jadi pada musim dingin atau hari hujan, bergerak sejak pagi memberi keleluasaan juga untuk memotret ladang bunga.
A. Pada musim semi, masa terbaik berlanjut berurutan dari narsis, tulip, lalu nemophila. Narsis berkisar pertengahan hingga akhir Maret, tulip awal hingga akhir April, dan nemophila pertengahan hingga akhir April. Di bukit penjelajahan bunga, kontras warna antara nemophila biru dan tulip terlihat indah, dan jika menyusun rute dengan peta taman, Anda bisa mencegah terlewatnya pemandangan.
A. Ini adalah iluminasi taman dengan sekitar 650.000 lampu LED, dengan sorotan berupa penerangan Air Terjun Shoryu yang tingginya sekitar 9 meter. Biasanya diadakan akhir November hingga pertengahan Januari, dan hari upacara penyalaan akan ramai. Karena jam buka dan cara masuk pada malam hari berbeda dari biasanya, jika memastikan lebih dulu waktu penyalaan dan fasilitas yang bisa dipakai pada hari itu, Anda tak akan kebingungan di lokasi.
A. Di Ryu no Ko Hiroba terdapat wahana jaring besar, wahana berbentuk corong, dan dome empuk (fuwafuwa dome). Berlokasi di area Ryuto no Sato, ini adalah titik untuk anak-anak yang bisa bermain dengan banyak gerak. Karena dome empuk dimainkan dengan kaki telanjang, periksalah tempat menaruh sepatu, dan jika membawa pakaian yang leluasa serta ganti, anak bisa bermain puas sepanjang hari.
A. Di dalam taman ada sepeda sewaan berbayar, dan Anda juga bisa membawa sepeda sendiri. Aturan tamannya adalah sepeda dipakai di jalur sepeda khusus, dan saat berpindah ke fasilitas lain, parkirlah di tempat parkir sepeda terdekat. Ini cocok bagi keluarga yang ingin berkeliling taman luas secara efisien, dan bisa memangkas drastis perpindahan antararea yang memakan waktu jika berjalan kaki.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.