Itinerary Shimanami Kaido Lebih Mudah Direncanakan dari Imabari
Perjalanan 1 hari Shimanami Kaido (rute yang berpusat pada Jalan Tol Nishiseto yang menghubungkan Kota Imabari, Ehime, hingga Kota Onomichi, Hiroshima) dengan berangkat dari Imabari memiliki daya tarik berupa sensasi menyegarkan saat menyeberangi jembatan serta pemandangan tenang tiap pulau yang bisa dinikmati sedikit demi sedikit.
Bagi wisatawan asing pemula, ketimbang menempuh seluruh jalur dengan tergesa, memilih tempat singgah di antara Oshima, Hakatajima, dan Omishima akan memudahkan Anda menikmati pemandangan, makan, dan istirahat.
Itinerary ini menyusun alur yang tidak memaksakan diri untuk dijejalkan, dengan urutan masuk ke pulau dari sisi Imabari.
Pertama, mari kita rangkum secara singkat alur perjalanannya.
| Urutan | Area | Cara Menikmati |
|---|---|---|
| Berangkat | Sisi Imabari | Persiapan dan pemandangan |
| Awal | Oshima | Jembatan dan panorama |
| Tengah | Hakatajima | Istirahat di tepi laut |
| Akhir | Omishima | Berdoa dan pemandangan jembatan |
| Tiba kembali | Sisi Imabari | Menyediakan keleluasaan |
Wisatawan Pemula Sebaiknya Menyisakan Keleluasaan
Shimanami Kaido bukan hanya soal berkendara, melainkan menyimpan kenikmatan perjalanan pada waktu memandang Laut Seto Pedalaman dari atas jembatan serta waktu menyusuri perkampungan pulau dengan santai.
Jika terlalu banyak menambah tempat singgah, waktu untuk berfoto dan makan akan berkurang, jadi disarankan untuk lebih dulu mempersempit tempat yang ingin dituju.
Menempuh Imabari hingga Onomichi dengan sepeda dalam satu hari berjarak sekitar 70 km, yang terlalu berat bagi pemula, sehingga menyusun rute yang berputar balik dengan berfokus pada Oshima atau Omishima akan memberi keleluasaan.
Berangkat dari Imabari Dimulai dari Pemandangan Kurushima Kaikyo Ohashi
Saat menuju pulau dari sisi Imabari, sejak awal Anda akan menjumpai pemandangan megah Kurushima Kaikyo Ohashi (jembatan besar Selat Kurushima).
Kurushima Kaikyo Ohashi adalah jembatan gantung tiga rangkaian pertama di dunia dengan panjang total 4.105 m, dan merupakan jembatan terbesar di Shimanami Kaido yang dibuka pada tahun 1999.
Karena Anda bisa menangkap kesan jembatan dan laut di awal perjalanan, urutan keberangkatan ini memudahkan Anda merasakan ciri khas Shimanami Kaido.
Cara Menjelajahi Shimanami Kaido Pertama Kali yang Berubah Menurut Sarana Transportasi
Perjalanan 1 hari Shimanami Kaido akan berbeda kesannya tergantung cara memadukan sepeda, mobil, dan transportasi umum.
Jika ini pertama kalinya, penting untuk memilih sarana perpindahan yang tidak memaksakan diri sesuai stamina, cuaca, dan jumlah barang bawaan.
Berikut rangkuman kecocokan tiap sarana transportasi.
| Sarana | Cocok untuk | Hal yang Perlu Diperhatikan |
|---|---|---|
| Sepeda | Mementingkan pemandangan | Waspada angin |
| Mobil | Menjelajah luas | Cek parkir |
| Bus | Berpusat pada jalan kaki | Cek jadwal |
| Taksi | Cocok untuk waktu singkat | Konsultasi awal |
Jadikan Blue Line sebagai Penanda Bersepeda
Di Shimanami Kaido, telah disediakan garis biru "Blue Line" di permukaan jalan yang menunjukkan rute rekomendasi bersepeda.
Dengan menjadikan Blue Line sebagai patokan, Anda akan lebih mudah menempuh sekitar 70 km dari Imabari hingga Onomichi, sehingga rute pun mudah dipahami bahkan bagi pemula bersepeda.
Bagi yang baru pertama kali bersepeda, akan lebih tenang jika Anda tidak terlalu terpaku pada pemandangan, melainkan tetap memperhatikan papan penunjuk arah dan lalu lintas di sekitar.
Mobil Memudahkan Anda Mencapai Menara Pandang dan Pelosok Pulau
Jika menjelajah dengan mobil, Anda akan lebih mudah memadukan menara pandang tiap pulau, kuil Shinto, dan tempat istirahat di tepi laut sambil menyeberangi jembatan.
Namun, karena kondisi tempat parkir wisata dan jalan berubah menurut musim serta acara, silakan konfirmasi panduan di lokasi sebelum berangkat.
Transportasi Umum Lebih Mudah Digunakan Bila Tujuan Dipersempit
Jika menggunakan bus atau taksi, mempersempit tujuan seperti berdoa di Oyamazumi Jinja (kuil Oyamazumi) di Omishima atau menara pandang di Oshima akan mengurangi kekhawatiran dalam perpindahan.
Ketimbang mengatur pergantian kendaraan secara mendetail, lebih cocok untuk menentukan pulau yang ingin dituju lalu menyisakan waktu untuk berjalan di sekitarnya.
Awal Perjalanan | Dari Imabari Menuju Kurushima Kaikyo Ohashi dan Oshima
Pada bagian awal, siapkan diri di sisi Imabari, lalu mulailah perjalanan Shimanami Kaido dari pemandangan yang menghadap Kurushima Kaikyo Ohashi.
Karena ada tempat yang mudah terasa berangin sebelum dan sesudah menyeberangi jembatan, merapikan topi dan barang bawaan sebelum melanjutkan akan membuat Anda menikmatinya dengan tenang.
Merasakan Kemegahan Jembatan di Sekitar Itoyama
Kawasan sekitar Itoyama dikenal sebagai tempat singgah untuk memandang Kurushima Kaikyo Ohashi dari sisi Imabari.
Dari menara pandang, Anda bisa memandang seluruh jembatan gantung tiga rangkaian sepanjang 4.105 m dan arus laut deras Selat Kurushima, sehingga bisa merasakan skala jembatan dari dekat.
Meluangkan waktu untuk persiapan bersepeda dan berfoto, serta memastikan sendiri skala jembatan yang akan diseberangi, akan meningkatkan antusiasme perjalanan.
Jangan Terlalu Sering Berhenti di Kurushima Kaikyo Ohashi
Di atas jembatan, akan banyak momen yang membuat Anda ingin memandangi pemandangan.
Karena jalur sepeda dan pejalan kaki Kurushima Kaikyo Ohashi sepanjang sekitar 4 km cukup panjang, menyeberang sambil mengatur pembagian stamina akan lebih tenang.
Di tempat yang dilalui sepeda dan pejalan kaki, perhatikan tempat untuk berhenti dan waktu berfoto agar tidak menghambat arus di sekitar.
Jadikan Kiro-san Observatory Park sebagai Kandidat di Oshima
Begitu masuk ke Oshima, menjadikan Kiro-san Tenbo Koen (taman menara pandang Kiro-san) sebagai kandidat akan memungkinkan Anda memandang Kurushima Kaikyo Ohashi dan pulau-pulau di Laut Seto Pedalaman dari tempat yang tinggi.
Kiro-san memiliki ketinggian sekitar 301 m, dan dari menara pandang di puncaknya Anda bisa memandang panorama 360 derajat serta Kurushima Kaikyo Ohashi.
Jika bersepeda, ada beban jalan menanjak menuju puncak, jadi bila ragu dengan stamina, mempertimbangkan opsi menggunakan mobil atau taksi juga bisa dilakukan.
Persempit Tempat Singgah di Oshima ke Pemandangan atau Sejarah
Di Oshima, bukan hanya tempat untuk menikmati pemandangan laut, tetapi juga terdapat Museum Bajak Laut Murakami tempat Anda bisa menyentuh sejarah Murakami Kaizoku (bajak laut Murakami).
Di Museum Bajak Laut Murakami yang berada di distrik Miyakubo, Anda bisa mempelajari sejarah dan dokumen terkait Warisan Jepang "Bajak Laut Murakami".
Dalam perjalanan 1 hari, menentukan lebih dulu apakah mementingkan pemandangan atau mempelajari sejarah akan membuat perpindahan tidak terburu-buru.
Tengah Perjalanan | Menyisipkan Istirahat Tepi Laut di Hakatajima
Pada bagian tengah, bukan hanya terus berpindah, tetapi menyisipkan waktu untuk menyentuh udara tepi laut di Hakatajima akan menciptakan irama pada perjalanan.
Setelah sensasi menyegarkan menyeberangi jembatan, merasakan suasana pantai yang tenang atau pelabuhan akan membuat Shimanami Kaido terlihat bukan sekadar rute lintasan, melainkan tempat yang dekat dengan kehidupan pulau.
Merasakan Kedekatan dengan Laut di Sekitar Hakata Beach
Kawasan sekitar Hakata Beach adalah tempat singgah yang memudahkan Anda beristirahat sambil merasakan kedekatan dengan laut.
Pada musim panas, terutama dari awal Juli hingga akhir Agustus, tempat ini dibuka sebagai pantai renang, dan Anda bisa menikmati hamparan pasir serta pemandangan tenang Laut Seto Pedalaman.
Di pantai berpasir maupun tepi laut, waspadai angin kencang dan pijakan, dan saat berfoto pun memperhatikan agar wisatawan lain tidak ikut terpotret akan membuat waktu Anda menyenangkan.
Jadikan Makan sebagai Waktu Menikmati Suasana Pulau
Dalam menjelajahi pulau-pulau Shimanami Kaido, ketimbang menyelesaikan makan dengan tergesa di sela perpindahan, menganggapnya sebagai waktu untuk merasakan suasana pulau akan meningkatkan kepuasan.
Hakatajima juga dikenal sebagai pulau "Garam Hakata", jadi mencari cita rasa khas pulau seperti masakan berbahan garam atau es krim lembut rasa garam juga menjadi salah satu cara menikmatinya.
Karena hari operasional dan menu yang disajikan berbeda tiap toko, silakan konfirmasi panduan toko atau di lokasi jika ingin menentukan restoran tertentu.
Akhir Perjalanan | Menikmati Kuil dan Pemandangan Tatara di Omishima
Pada bagian akhir, memadukan ziarah dan pemandangan jembatan di Omishima akan membuat Anda merasakan alam sekaligus budaya.
Omishima adalah pulau dengan pilihan tempat singgah terbanyak di antara pulau-pulau Shimanami Kaido, jadi bagi pemula penting untuk tidak terlalu memperluas tujuan.
Memandang Jembatan di Michi-no-Eki Tatara Shimanami Koen
Michi-no-Eki Tatara Shimanami Koen (area istirahat Tatara Shimanami) adalah tempat singgah yang menyuguhkan pemandangan berlatar Tatara Ohashi (jembatan besar Tatara).
Tatara Ohashi adalah jembatan kabel penyangga (cable-stayed) dengan panjang total 1.480 m dan bentang tengah 890 m, dan saat dibuka pada tahun 1999 merupakan jembatan kabel penyangga terpanjang di dunia.
Anda juga bisa mengalami "naki-ryu" (gema naga), yaitu suara gema yang berkumandang saat bertepuk tangan tepat di bawah pilar utama, dan karena di dalam taman terdapat monumen terkait bersepeda, tempat ini juga dikenal sebagai lokasi berfoto kenangan perjalanan sepeda.
Berdoa dengan Tenang di Oyamazumi Jinja
Oyamazumi Jinja adalah kuil Shinto yang berada di Omishima, dengan dewa yang dipuja bernama Oyamazumi-no-Okami.
Kuil ini dianggap sebagai kuil pusat dari Oyamazumi Jinja dan Mishima Jinja yang tersebar di seluruh Jepang, dan di dalam kompleksnya terdapat balai pusaka yang menyimpan banyak peralatan perang berstatus Harta Nasional dan Warisan Budaya Penting.
Jumlah baju zirah yang tersimpan disebut sebagai yang terbanyak di seluruh Jepang, sehingga menjadi kuil dengan banyak daya tarik bahkan bagi wisatawan penggemar sejarah.
Di jalan masuk maupun kompleks kuil, hindari berbicara dengan suara keras atau memotret dalam waktu lama, dan berjalanlah tanpa menghambat arus orang yang berdoa.
Perhatikan Juga Cita Rasa Jeruk dan Laut di Omishima
Di Omishima, selain pemandangan kuil dan jembatan, memperhatikan kuliner dan suvenir khas pulau akan membuat kenangan perjalanan lebih membekas.
Omishima dikenal sebagai daerah penghasil jeruk, dan Anda bisa menemukan jus serta hidangan penutup berbahan mikan (jeruk mandarin) dan iyokan (jeruk khas Ehime).
Karena barang yang tersedia di toko berubah menurut musim, disarankan untuk singgah dengan perasaan menikmati apa pun yang Anda temukan di lokasi.
Etika yang Perlu Diketahui saat Pertama Kali ke Shimanami Kaido
Shimanami Kaido adalah tempat yang digunakan bersama oleh wisatawan, warga setempat, pesepeda, dan pejalan kaki.
Justru karena ini destinasi yang mudah membuat Anda larut dalam pemandangan, memperhatikan cara menggunakan jalan dan cara berfoto akan membuat Anda bisa menikmatinya dengan tenang.
Berikut rangkuman perilaku yang kerap membingungkan pemula.
| Situasi | Boleh | Hindari |
|---|---|---|
| Di atas jembatan | Jalan di sisi kiri | Berhenti mendadak |
| Foto | Foto di tepi | Menguasai jalur |
| Perkampungan | Jalan dengan tenang | Masuk lahan pribadi |
| Kuil | Ikuti arus | Memotret lama |
| Tepi laut | Bawa pulang sampah | Kebisingan |
Sadari Sepeda sebagai Kendaraan
Sepeda adalah sarana wisata sekaligus kendaraan yang melaju di jalan raya.
Perhatikan untuk melaju di sisi kiri dalam satu barisan, tidak melaju terlalu kencang, serta memastikan keselamatan di tempat yang pandangannya terhalang.
Utamakan Pejalan Kaki di Atas Jembatan
Di ruas jembatan, sepeda dan pejalan kaki terkadang melintas di tempat yang berdekatan.
Saat menyalip atau berfoto, utamakan pejalan kaki dan jangan menimbulkan kekhawatiran dengan menyapa atau memperlambat laju.
Berfotolah di Tempat yang Tidak Mengganggu Lalu Lintas
Foto berlatar Kurushima Kaikyo Ohashi atau Tatara Ohashi akan menjadi kenangan khas Shimanami Kaido.
Namun, karena berhenti di dekat jalur atau jalan raya berbahaya, penting untuk memilih ruang menara pandang atau tempat yang aman.
Milikilah Keberanian untuk Mengubah Rencana Sesuai Cuaca dan Angin
Di kawasan dekat laut, angin bisa terasa kencang meski cuaca cerah.
Ketimbang memaksakan diri berjalan sesuai rencana, sesuaikan dengan kondisi di lokasi seperti mengurangi pulau, beralih ke mobil, atau menambah istirahat di dalam ruangan.
Rangkuman | Tips Menikmati Perjalanan 1 Hari Shimanami Kaido Pertama Kali
Itinerary Shimanami Kaido dari Imabari, jika dimulai dari pemandangan Kurushima Kaikyo Ohashi lalu menghubungkan Oshima, Hakatajima, dan Omishima secara perlahan, akan memudahkan pemula merasakan daya tarik menjelajahi pulau.
Jika bersepeda, perhatikan Blue Line dan aturan lalu lintas, dan jika menggunakan mobil atau transportasi umum, persempit tempat singgah agar tidak terus dikejar waktu perpindahan.
Dengan memadukan Kurushima Kaikyo Ohashi sepanjang 4.105 m, Tatara Ohashi si jembatan kabel penyangga, serta ketenangan Oyamazumi Jinja, perjalanan 1 hari Shimanami Kaido akan menjadi perjalanan yang bukan hanya menikmati pemandangan, melainkan juga waktu di pulau.
Karena harga tiket masuk, jam buka, jadwal transportasi, dan aturan masuk dapat berubah, silakan konfirmasi panduan tiap fasilitas dan penyedia transportasi sebelum berangkat.


