Apa Itu Hirome Market? Spot Dalam Ruangan Tempat Berkumpulnya Kuliner Kōchi
Hirome Market adalah tempat wisata kuliner dalam ruangan yang terletak di Obiyamachi 2-chome, Kota Kōchi, sebuah objek wisata yang mudah dimasuki bahkan oleh wisatawan mancanegara, tempat Anda dapat merasakan budaya kuliner dan budaya perdagangan Kōchi dalam satu gedung.
Sekitar 60 kedai berjejer, dan tempat ini lebih terasa seperti food court di mana Anda berjalan-jalan di dalam pasar untuk memilih makanan atau oleh-oleh yang menarik lalu menikmatinya di kursi bersama, dibanding duduk di satu restoran.
Mengenal Asal Usul Nama "Hirome Yashiki" yang Masih Tersisa
Nama Hirome Market berasal dari sejarah kawasan ini yang dengan penuh keakraban disebut sebagai "Hirome Yashiki".
Tempat ini berada di sekitar bekas kediaman Fukao Hirome Shigeaki, yang menjabat sebagai karo (kepala pengurus) Domain Tosa pada zaman Edo, dan namanya tetap tersisa seolah menjadi nama tempat bahkan setelah kediaman itu hilang pasca Restorasi.
Berkunjung hanya untuk makan pun sudah menyenangkan, namun dengan mengetahui latar belakang namanya, suasana budaya kota istana (castle town) Kōchi dan suasana pasar akan terlihat sedikit saling terhubung.
Jelajahi Gedung Seperti Berjalan di Lapangan dan Jalan-Jalan
Bagian dalam gedung terdiri dari 7 blok yang memiliki nama seperti jalan atau lapangan, seperti "Oshioka Hiroba" dan "Ryōma Dōri".
Bagi yang baru pertama berkunjung, daripada terburu-buru maju satu arah dari pintu masuk, akan lebih mudah memilih jika memeriksa kedai yang menarik sedikit demi sedikit sambil melihat papan petunjuk sekitar dan aliran orang.
Bukan Hanya Makan, Berbelanja pun Menyenangkan
Di Hirome Market berkumpul bukan hanya kedai makanan, tetapi juga toko ikan segar, toko daging, serta toko yang menjual barang-barang dan pakaian.
Karena Anda bisa mencari oleh-oleh di sela jajan sambil berjalan, atau berkeliling gedung sebelum dan sesudah makan, tempat ini mudah dijadikan tempat singgah jalan-jalan kota yang tidak terlalu terpengaruh cuaca bahkan saat hujan.

Alur Makan agar Tidak Bingung di Hirome Market untuk Pertama Kalinya
Alur makan di Hirome Market pada dasarnya adalah membeli makanan di kedai yang Anda suka, lalu membawanya ke kursi bersama di dalam gedung untuk disantap.
Banyak kedai makanan tidak memiliki meja khusus masing-masing, dan kedai tempat memesan terpisah dari tempat duduk, sehingga jika Anda mengetahui alur keseluruhan terlebih dahulu, Anda bisa tetap tenang bahkan saat ramai.
Anggap Kursi Sebagai Kursi Bersama, Bukan Milik Kedai Tertentu
Banyak kursi di dalam gedung bukanlah kursi milik kedai makanan tertentu saja, melainkan kursi bersama yang digunakan dengan membawa makanan yang telah dibeli.
Jika berkunjung berkelompok, daripada semua mengantre di kedai yang sama, akan lebih mudah bergerak jika membagi tugas mengamankan kursi dan memesan.
Sebelum Memesan, Lihat Tampilan di Depan Kedai dan Cara Pengambilan
Cara mengantre, loket pesan, loket pengambilan, dan metode pembayaran bisa berbeda-beda tiap kedai.
Jika ragu, periksa terlebih dahulu menu atau papan pengumuman di depan kedai, lalu tanyakan singkat hanya hal yang tidak dipahami, agar tidak mengganggu orang yang mengantre di belakang.
Membawa Berbagai Makanan Menciptakan Meja Makan Khas Pasar
Daripada menyelesaikan makan di satu kedai saja, memilih hidangan ikan, lauk, satu menu ringan, dan minuman dari kedai yang berbeda-beda akan menjadi cara menikmati yang khas pasar.
Karena Anda bisa membawa makanan yang dibeli teman dari kedai berbeda ke kursi bersama, wisatawan dengan selera kuliner yang berbeda pun bisa nyaman bersama.
Setelah Makan, Rapikan Peralatan Makan
Peralatan makan setelah makan jangan dibiarkan berserakan, melainkan rapikan di atas meja agar mudah terlihat, maka staf gedung akan mengambilnya.
Karena kursi bersama adalah tempat yang juga digunakan orang berikutnya, kepedulian kecil seperti mengelap yang tumpah atau tidak terlalu menyebar barang bawaan akan membuat kunjungan lebih nyaman.
Alur dari memesan hingga setelah makan akan lebih mudah dipahami jika dilihat per situasi.
| Situasi | Cara Bergerak | Hal yang Diperhatikan |
|---|---|---|
| Setelah masuk | Lihat kursi & kedai | Jangan terburu |
| Sebelum pesan | Cek tampilan | Jangan halangi antrean |
| Saat makan | Pakai kursi bersama | Barang seminimal mungkin |
| Setelah makan | Rapikan peralatan | Rapikan kursi |

Budaya Kuliner Khas Kōchi yang Wajib Dicicipi di Hirome Market
Daya tarik Hirome Market adalah Anda bisa menyentuh budaya kuliner Kōchi bukan hanya dari nama makanannya, tetapi juga dari waktu memilih di depan kedai serta keramaian di sekitarnya.
Meski ada nama makanan yang tidak Anda kenal, dengan tidak memaksakan memesan banyak dan memilih berdasarkan petunjuk seperti tampilan, aroma, dan penjelasan kedai, Anda kecil kemungkinan salah pilih.
Pilih Katsuo no Tataki dengan Membandingkan Kedai yang Menyajikannya
Terdapat beberapa kedai yang menyajikan katsuo (ikan cakalang) no tataki, makanan khas Kōchi yang terkenal di seluruh Jepang, dan tiap kedai memiliki cara penyajian serta suasana yang berbeda.
Kesan pengalaman bisa berbeda meski nama makanannya sama, seperti kedai yang menonjolkan proses memanggang harum dengan nyala warayaki (panggang jerami), kedai yang mudah disantap layaknya teishoku (set menu), hingga kedai yang menyajikan menu cocok dipadu dengan sake lokal.
Selain Hidangan Ikan pun Bisa Jadi Pintu Masuk Kuliner Kōchi
Bahkan wisatawan yang tidak suka ikan dapat dengan mudah berjalan sambil mencari hidangan daging, lauk, mi, kudapan, hingga makanan manis, itulah kemudahan fasilitas bertipe pasar.
Karena Anda bisa memilih kedai yang berbeda sesuai selera teman, semua orang bisa menikmati makan di kursi yang sama meski tidak menyantap makanan yang sama.
Sesuaikan Berburu Oleh-Oleh dengan Suasana Setelah Makan
Jika berjalan di gedung setelah makan, Anda akan lebih mudah menemukan oleh-oleh yang berkaitan dengan makanan yang dicicipi atau bahan makanan khas Kōchi.
Karena layanan bawa pulang dan pengiriman berbeda tiap kedai, akan lebih tenang jika Anda memastikan di depan kedai sebelum membeli produk yang menarik.
Cara memilih makanan akan lebih nyaman jika diubah sesuai suasana hati wisatawan.
| Suasana Hati | Cara Melihat | Cara Memilih |
|---|---|---|
| Fokus khas | Demo di depan kedai | Hidangan katsuo |
| Ringan saja | Fokus piring kecil | Lauk |
| Fokus makan | Lihat makanan pokok | Gaya teishoku |
| Fokus oleh-oleh | Lihat toko barang | Produk suhu ruang |

Etika agar Nyaman Menghabiskan Waktu di Kursi Bersama
Hirome Market adalah tempat yang digunakan sehari-hari bukan hanya oleh wisatawan, tetapi juga oleh warga lokal, sehingga di tengah suasana bebas pun diperlukan kepedulian terhadap sekitar.
Meski tidak percaya diri dengan bahasa Jepang, dengan menyadari hal dasar seperti saling berbagi kursi, tidak menghalangi lorong, dan merapikan tempat yang dipakai, Anda akan lebih nyaman.
Batasi Mengamankan Kursi Sebatas yang Diperlukan
Di kursi bersama, jika Anda mengamankan area lebih besar dari jumlah orang dengan barang, atau hanya mengamankan kursi dalam waktu lama, pengguna lain akan sulit duduk.
Selama pergi membeli makanan pun, akan lebih tenang jika Anda memperhatikan cara meletakkan barang dan menjaga barang berharga, serta tidak melebar ke sisi lorong.
Patuhi Aturan Larangan Merokok di Dalam Gedung
Karena di dalam gedung berlaku larangan merokok total, jika ingin merokok ikuti petunjuk di lokasi dan pastikan ada atau tidaknya tempat khusus yang ditentukan sebelum bertindak.
Karena rokok elektrik pun dapat memberi ketidaknyamanan bagi sekitar, akan lebih mudah menghindari masalah jika Anda menganggap tidak menggunakannya di kursi bersama.
Saat Foto, Perhatikan Orang Lain yang Ikut Terfoto
Saat memotret makanan atau suasana depan kedai, pilihlah sudut agar wajah pengguna lain atau momen percakapan mereka tidak ikut terfoto.
Jika ingin memotret dari posisi dekat di dalam kedai, memotret setelah konfirmasi singkat kepada staf kedai akan membuat kesan sebagai wisatawan pun menjadi baik.
Tindakan yang mudah membingungkan di kursi bersama akan lebih mudah diputuskan jika dirangkum dengan contoh baik dan contoh yang sebaiknya dihindari.
| Situasi | Tindakan Baik | Tindakan Dihindari |
|---|---|---|
| Kursi | Sebanyak orang | Dipenuhi barang |
| Lorong | Tunggu di tepi | Berhenti diam |
| Setelah makan | Rapikan peralatan | Berantakan |
| Pemotretan | Hindari orang | Foto dekat tanpa izin |
Cara Menjelajah Gedung yang Mudah bagi Wisatawan Mancanegara
Di Hirome Market, daripada langsung menentukan satu kedai dari awal, akan lebih mudah memahami pilihan jika Anda berkeliling gedung sekali secara ringan lalu kembali.
Karena saat makan siang dan sore akhir pekan sangat ramai, persingkatlah waktu berhenti di tempat dengan aliran orang yang banyak, dan periksa menu di dekat dinding atau tempat yang lebih lapang agar bisa memilih dengan tenang.
Jadikan Foto dan Suasana Depan Kedai Sebagai Petunjuk untuk Menu Bahasa Jepang
Meski nama makanan sulit dibaca, Anda bisa menangkap gambaran dari foto, sampel makanan, proses memasak, dan pesanan orang sekitar.
Hal-hal yang berkaitan dengan pantangan makan atau selera seperti tingkat kepedasan, porsi, ada tidaknya alkohol, dan boleh tidaknya dibawa pulang, akan lebih tenang jika dipastikan dengan kata singkat atau aplikasi terjemahan sebelum memesan.
Ubah Cara Bergerak antara Perjalanan Solo dan Wisata Berkelompok
Jika perjalanan solo, memilih makanan yang ingin disantap di dekat kursi dan merapikan barang seminimal mungkin akan memudahkan perpindahan kursi.
Jika wisata berkelompok, daripada semua mengantre di barisan yang sama, akan lebih sedikit mengganggu aliran sekitar jika seorang perwakilan memesan sementara yang lain memastikan kursi atau minuman.

Cara Menuju Hirome Market dan Hal yang Perlu Dipastikan Sebelum Berkunjung
Hirome Market berada di Obiyamachi 2-chome 3-1, Kota Kōchi, dengan lokasi yang mudah dijangkau yaitu sekitar 5 menit berkendara dari Stasiun JR Kōchi, atau jika menggunakan trem sekitar 2 menit berjalan kaki dari halte trem terdekat "Ōhashidōri".
Karena ini juga fasilitas yang digunakan sehari-hari, lebih aman untuk memastikan hari operasi, hari libur, dan status operasional tiap kedai sebelum berkunjung.
Khususnya jika ada kedai tertentu yang ingin Anda santap, akan lebih mudah menyusun rencana jika Anda melihat bukan hanya informasi pasar secara keseluruhan, tetapi juga halaman individual kedai itu dan papan petunjuk di lokasi.
Pastikan Informasi Operasional Pasar Secara Keseluruhan
Jam buka pasar secara keseluruhan adalah Senin hingga Sabtu pukul 10.00 hingga 23.00, dan Minggu pukul 09.00 hingga 23.00, namun berbeda tiap kedai.
Karena penutupan sementara atau perubahan jam bisa diumumkan di kalender hari operasi atau pengumuman, pastikan status operasional saat hari perjalanan mendekat.
Karena ada atau tidaknya hari libur nasional, acara, dan perubahan sementara mudah memengaruhi rencana perjalanan, lebih aman untuk tidak menilai hanya dari blog atau unggahan lama.
Jam Buka Tiap Kedai Belum Tentu Sama
Di Hirome Market, jam buka kedai berbeda-beda tergantung kedainya.
Jika ada kedai yang dituju, dengan memastikan bukan hanya apakah pasar secara keseluruhan buka, tetapi juga apakah kedai itu beroperasi sebelum berangkat, Anda bisa mengurangi penyimpangan rencana.
Pastikan Reservasi dan Bawa Pulang per Kedai
Reservasi, bawa pulang, pengiriman, dan metode pembayaran bisa berbeda penanganannya tiap kedai.
Wisatawan yang khawatir soal bahasa akan lebih mudah menyampaikan singkat di depan kedai jika memasukkan nama kedai dan hal yang ingin dipastikan ke dalam aplikasi terjemahan.
Informasi yang dilihat sebelum berkunjung akan mengurangi kelalaian memastikan jika dipisahkan berdasarkan tujuan.
| Tujuan | Tempat Dilihat | Alasan |
|---|---|---|
| Cek operasi | Kalender hari operasi | Cek perubahan |
| Pilih kedai | Halaman kedai | Cek isi |
| Cek libur | Kalender | Atur jadwal |
| Keputusan di lokasi | Papan di depan kedai | Cek hari itu |
Kesimpulan | Menikmati Kuliner Kōchi dengan Santai di Hirome Market
Hirome Market adalah tempat yang dapat dinikmati hingga ke suasana di mana warga lokal dan wisatawan makan di ruang yang sama, termasuk waktu memilih kedai dan waktu membawa berbagai makanan ke kursi bersama.
Wisatawan mancanegara yang baru pertama kali, cukup dengan memahami etika dasar seperti cara menggunakan kursi, alur memesan, membereskan setelah makan, dan larangan merokok total, dapat mengurangi kekhawatiran di dalam gedung.
Jika ada makanan yang ingin disantap atau kedai yang ingin dikunjungi, pastikan informasi pasar secara keseluruhan dan tiap kedai sebelum berkunjung, lalu di lokasi nikmatilah budaya kuliner Kōchi sambil peduli kepada sekitar.




