Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Itinerary 1 Hari di Naha | Wisata Singkat Saat Transit

Itinerary 1 Hari di Naha | Wisata Singkat Saat Transit
Panduan 1 hari di Naha dari Bandara Naha: Taman Kastil Shuri, Kokusai Dori, Pasar Makishi, dan Tsuboya, plus tips kuliner, belanja, dan transit.

Ringkasan Cepat

Sekilas Daya Tariknya

Itinerary satu hari di Naha. Dengan alur yang mudah kembali ke Bandara Naha bahkan saat transit atau singgah singkat, Anda dapat menikmati sejarah Shuri, kuliner Kokusai-dori, tembikar Tsuboya, dan penutup santai di tepi laut.

Atraksi Pagi

Menyentuh sejarah Ryukyu di Taman Kastel Shuri. Warisan Dunia Situs Kastel Shuri, Gerbang Shureimon, dan pemandangan kota Naha sesuai stamina Anda. Bangunan utama dijadwalkan selesai musim gugur 2026 dan dibuka untuk umum mulai 23 November 2026.

Kuliner Siang & Pasar

Mencicipi Okinawa soba, taco rice, dan Blue Seal di Kokusai-dori, lalu menuju Pasar Umum Daiichi Makishi. Dengan 'mochiage', yaitu memasak bahan yang dibeli di lantai 1 di kedai lantai 2, Anda dapat menikmati hasil laut segar.

Akses & Transportasi

Yui Rail dengan titik awal Stasiun Bandara Naha menjadi poros. Berjalan menyusuri Kokusai-dori sepanjang sekitar 1,6 km dengan patokan Kenchomae, Makishi, dan Asato; saat hujan atau barang banyak, lebih aman memakai taksi sebagai penyesuaian akhir.

Perkiraan Tarif

Area berbayar Kastel Shuri dewasa ¥400, siswa SMA ¥300, siswa SD/SMP ¥160 (anak di bawah 6 tahun gratis). Taman Fukushuen pada siang hari dewasa ¥200, anak ¥100.

Cara Menghabiskan Hari Hujan

Di Okinawa yang cuacanya mudah berubah, persingkat jelajah luar ruangan dan utamakan tempat dalam ruangan seperti pertokoan Kokusai-dori dan Pasar Umum Daiichi Makishi. Sepatu antiselip disarankan untuk mengantisipasi jalan batu dan tanjakan.

Penutup Sore & Mencari Tembikar

Mencari tembikar Tsuboya (yachimun) di jalan batu Tsuboya Yachimun-dori, lalu pada sore hari menutup dengan tenang di Naminoue-gu di tepi laut atau taman bergaya Tiongkok Fukushuen. Pada bagian akhir, putuskan untuk kembali lebih awal ke bandara tanpa menambah jadwal.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Okinawa

Cara Menyusun Itinerary Rekomendasi 1 Hari di Naha

Itinerary rekomendasi 1 hari di Naha, meski untuk transit atau singgah singkat, akan terasa lebih nyaman jika Anda tidak terlalu memadatkan rencana dan memilih tempat yang mudah untuk kembali ke Bandara Naha.

Daya tarik pusat Kota Naha adalah mudahnya memadukan Yui Rail (monorel kota Okinawa) dan jalan kaki, sehingga acara makan, belanja, dan jalan-jalan budaya bisa dirangkum dalam satu alur.

Tentukan Lebih Dulu Jalur Kembali ke Bandara

Hal pertama yang ingin ditentukan adalah dari stasiun atau jalan mana terakhir kali Anda akan kembali ke Bandara Naha.

Jika cara kembali sudah ditentukan, meski di tengah jalan turun hujan atau belanja bertambah, jadwal lebih mudah dipersingkat.

Jangan Terlalu Memperluas Tempat yang Dilihat

Di dalam Kota Naha ada tempat-tempat dengan nuansa berbeda seperti Shuri, Kokusai-dōri (jalan utama belanja Naha), Makishi, Tsuboya, serta kuil Shinto dan taman di sisi laut.

Dalam perjalanan singkat, dengan menentukan apakah ini hari untuk mendalami sejarah atau hari yang berpusat pada jalan-jalan kota dan belanja, Anda tidak mudah terkejar oleh perpindahan.

Satukan Makan dan Oleh-Oleh di Area yang Sama

Sekitar Kokusai-dōri mudah untuk mencari restoran dan toko oleh-oleh, serta mudah disinggahi dalam beberapa menit jalan kaki ke Pasar Umum Pertama Makishi dan pusat pertokoan di sekitarnya.

Dengan tidak memisahkan tempat makan dan belanja ke lokasi berbeda, waktu sebelum transit lebih mudah diperkirakan.

Akan praktis jika alur keseluruhan disusun dalam urutan yang bisa dipersingkat maupun diperpanjang sesuai keleluasaan waktu.

Urutan Area Yang dilakukan
Awal Arah Shuri Jelajah sejarah
Tengah Kokusai-dōri Makan & belanja
Tengah Sekitar Makishi Jalan di pasar
Akhir Tsuboya Cari keramik
Penutup Sisi laut Akhiri dengan tenang

Dari Bandara Naha ke Pusat Kota, Pilih Yui Rail yang Mudah untuk Kembali

Pada hari yang menjadikan Bandara Naha sebagai titik awal, kemudahan memahami transportasi menentukan kepuasan.

Dengan berporos pada Yui Rail, Anda mudah menyusun rencana masuk ke pusat kota dengan nama stasiun sebagai patokan, lalu kembali ke arah bandara melalui rute yang sama.

Yui Rail Mudah Dijadikan Poros Wisata Transit

Stasiun Bandara Naha adalah titik awal Yui Rail (monorel kota Okinawa), yang menghubungkan total 19 stasiun dari Stasiun Bandara Naha hingga Stasiun Tedako-uranishi, transportasi yang praktis bagi wisatawan yang berpindah dari bandara ke pusat kota.

Dengan menyusun jadwal berdasarkan stasiun, saat bingung soal lokasi naik taksi atau kondisi jalan pun, rencana lebih mudah disusun ulang.

Jadikan Kenchō-mae, Makishi, dan Asato sebagai Patokan Jalan-Jalan Kota

Jika berjalan dengan berpusat pada Kokusai-dōri, menjadikan nama stasiun seperti Kenchō-mae, Makishi, dan Asato sebagai patokan akan membantu menjaga arah.

Kokusai-dōri membentang sekitar 1,6 km dari persimpangan Kenchō Kitaguchi hingga simpang tiga Asato, pusat pertokoan yang juga dijuluki "Miracle Mile".

Dengan alur berjalan ke satu arah sambil belanja, lalu kembali dari stasiun terdekat saat lelah, kunjungan pertama ke Naha pun tidak terasa memaksakan.

Gunakan Taksi untuk Penyesuaian Akhir

Saat bagasi banyak atau hujan deras, memadukan taksi tanpa memaksakan jalan kaki akan meringankan perjalanan.

Namun, sebelum transit kondisi kepadatan jalan terkadang sulit diprediksi, jadi lebih aman memutuskan perpindahan terakhir dengan menyisakan keleluasaan.

Periksa Loker Koin dan Penitipan Bagasi di Tempat

Pada hari dengan bagasi besar, mencari lebih dulu tempat penitipan di sekitar bandara atau stasiun akan membuat gerak lebih ringan.

Boleh tidaknya penggunaan dan metode pembayaran bisa berubah, jadi periksalah papan panduan setempat atau informasi fasilitas di tempat.

Jangan terpaku pada satu moda transportasi; beralih sesuai cuaca dan kondisi bagasi akan mengurangi kemungkinan gagal.

Situasi Moda yang cocok Pola pikir
Pertama kali Yui Rail Putuskan di stasiun
Hari hujan Taksi Kurangi jalan kaki
Ada bagasi Titip lalu jalan Bergerak ringan
Setelah belanja Ke stasiun terdekat Utamakan kembali


Pagi Hari, Mengenal Sejarah Okinawa di Taman Shuri-jō

Pada hari yang memiliki keleluasaan jadwal, menuju arah Shuri di pagi hari membuat Anda bisa merasakan nuansa historis Naha lebih dahulu.

Situs bekas Shuri-jō di dalam Taman Shuri-jō terdaftar pada tahun 2000 sebagai aset komponen Warisan Dunia "Gusuku dan Situs Terkait Kerajaan Ryūkyū", sebuah area untuk merasakan sejarah dan budaya Kerajaan Ryūkyū; karena ada jalan menanjak dan pergerakan di luar ruang, penting untuk memilih cakupan sesuai stamina.

Periksa Status Rekonstruksi Seiden Sebelum Berangkat

Seiden (bangunan utama) Shuri-jō terbakar dalam kebakaran Oktober 2019, dan kini sedang dalam pekerjaan rekonstruksi berbahan kayu.

Seiden ditargetkan rampung pada musim gugur 2026, dan dijadwalkan dibuka untuk umum mulai 23 November 2026.

Selama masa pengerjaan pun disediakan area dan pameran untuk menyaksikan proses rekonstruksi, jadi memeriksa cakupan yang terbuka sebelum berkunjung akan lebih aman.

Persempit Cakupan Taman Shuri-jō Tanpa Memaksakan

Dalam wisata sebelum transit, jangan berusaha melihat semuanya; pilih bagian yang sesuai minat dari Gerbang Shureimon, nuansa benteng, tempat berpemandangan indah yang memandang pusat Kota Naha, hingga tempat pameran.

Tiket masuk area berbayar adalah 400 yen untuk dewasa, 300 yen untuk pelajar SMA, dan 160 yen untuk pelajar SD-SMP, sementara anak di bawah 6 tahun gratis.

Jam buka area gratis dan berbayar berubah menurut musim; dari April hingga Juni area gratis buka pukul 8.00 sampai 19.30 dan area berbayar pukul 8.30 sampai 19.00 (penjualan tiket masuk tutup pukul 18.30).

Karena waktu berjalan di luar ruang cenderung lama, pada musim dengan sinar matahari kuat, menyisipkan cukup minum dan istirahat lebih awal akan lebih aman.

Pilihan untuk Tidak Memasukkan Shuri Juga Wajar

Pada hari kedatangan yang terlambat atau hari dengan waktu luang sebelum keberangkatan yang singkat, mengeluarkan arah Shuri dan mempersempit ke sekitar Kokusai-dōri juga pilihan yang baik.

Kesenangan Naha tidak hanya sejarah, tetapi juga meluas ke pasar, keramik, dan budaya kuliner lokal, jadi tidak perlu memaksakan diri bergerak hingga jauh.

Pada Hari Hujan, Perbanyak Waktu di Dalam Ruangan

Cuaca Okinawa bisa berubah mendadak, jadi pada hari yang dikhawatirkan hujan, persingkat jalan-jalan di luar ruang dan perpanjang waktu di pusat pertokoan atau pasar agar lebih nyaman.

Jalan menanjak dan jalan berbatu sambil memegang payung terkadang sulit dilalui, jadi memilih sepatu yang tidak licin akan lebih aman.


Siang Hari, Nikmati Kuliner Khas Okinawa di Kokusai-dōri dan Pasar Umum Pertama Makishi

Pada waktu siang, kembali ke sekitar Kokusai-dōri dan menyatukan acara makan serta belanja akan lebih efisien.

Pusat pertokoan Kokusai-dōri dikenal sebagai pusat pertokoan utama Naha, dan Pasar Umum Pertama Makishi adalah tempat yang mudah untuk mengenal budaya kuliner Okinawa melalui lapak bahan segar dan kedai makan.

Di Kokusai-dōri, Anda Bisa Memilih Toko Sambil Berjalan

Di Kokusai-dōri, Anda bisa berjalan sambil membandingkan toko oleh-oleh, restoran, dan toko pernak-pernik.

Kuliner khas Okinawa seperti Okinawa soba, taco rice, dan es krim Blue Seal juga mudah ditemukan, sehingga cocok untuk mengisi perut sebelum transit.

Sebelum transit, tunda belanja besar dan tentukan dulu tempat makan baru mencari oleh-oleh agar bagasi tidak terlalu bertambah.

Pasar Umum Pertama Makishi Menyenangkan Hanya dengan Dilihat Sambil Berjalan

Pasar Umum Pertama Makishi adalah bangunan yang mulai beroperasi sebagai pasar baru pada Maret 2023, berlokasi di Matsuo, Kota Naha, masuk dari Kokusai-dōri melalui kawasan arkade.

Di lantai 1 berjajar bahan segar khas Okinawa seperti hasil laut, daging, dan lauk olahan, sementara di kedai makan lantai 2 Anda bisa merasakan suasana pasar sekaligus.

Ada juga sistem yang disebut "mochiage", yaitu bahan yang dibeli di lantai 1 bisa dimasakkan di kedai makan lantai 2, sehingga Anda bisa menikmati hasil laut segar di tempat.

Di tempat yang ramai, jangan menghalangi jalur, dan saat memotret, perhatikan pegawai toko serta keadaan sekitar.

Untuk Wisata Kuliner, Utamakan Aturan Tempat

Di pusat pertokoan dan pasar Jepang, ada juga tempat yang sebaiknya menahan diri untuk makan-minum di depan toko atau di jalur.

Jika ragu boleh tidaknya memakan yang dibeli di tempat, mengikuti papan informasi toko atau panduan staf akan lebih aman.

Pilih Oleh-Oleh Berdasarkan Kemudahan Dibawa Pulang

Oleh-oleh yang dibeli saat transit atau sebelum pulang akan lebih mudah ditangani jika memilih yang tidak mudah pecah, tidak berbau terlalu kuat, dan mudah dimasukkan ke bagasi.

Jika membawa pulang makanan, memeriksa aturan pembawaan masuk di negara tujuan juga akan lebih aman.

Cara menghabiskan waktu siang berubah tergantung apakah Anda menentukan tempat makan dulu atau menyelesaikan belanja dulu.

Tujuan Yang dilakukan dulu Alasan
Utamakan makan Tentukan toko Kurangi kebingungan
Utamakan oleh-oleh Dari yang ringan Mudah dibawa
Utamakan pasar Susuri jalur Kenali suasana
Hari hujan Mampir ke tempat dalam ruangan Tidak mudah kehujanan


Sore Hari, Cari Keramik Okinawa (Yachimun) di Tsuboya Yachimun-dōri

Jika ingin sedikit mengubah suasana dari sekitar Kokusai-dōri, pergi ke Tsuboya Yachimun-dōri membuat Anda bisa mengenal budaya keramik Okinawa.

Ini adalah jalan berbatu dalam jarak berjalan kaki dari ujung timur Kokusai-dōri, area dengan deretan toko kecil, jadi daripada melewatinya terburu-buru, lebih cocok berjalan sambil melihat motif dan tekstur keramik.

Yachimun adalah Oleh-Oleh yang Menjadi Kenangan Perjalanan

Yachimun akrab sebagai kata yang berarti keramik dalam dialek Okinawa, dan Tsuboya-yaki adalah sentra produksinya yang mewakili.

Piring, cangkir, dan pajangan kecil mudah dipakai sehari-hari, dan mudah dipilih sebagai oleh-oleh untuk membawa pulang kenangan perjalanan.

Selalu Pastikan soal Pemotretan di Dalam Toko

Di toko keramik dan bengkel kerja, terkadang ada pembatasan pemotretan karya atau bagian dalam toko.

Saat ingin memotret, periksa papan informasi, dan jika tidak jelas, sepatah kata bertanya kepada pegawai toko adalah sikap yang sopan.

Pilih Barang Pecah Belah dengan Mempertimbangkan Bagasi Perjalanan Pulang

Keramik memang menarik, tetapi sebelum transit atau pulang perlu hati-hati dalam membawanya.

Pertimbangkan berat dan kemudahan pengemasan, lalu pastikan kesesuaiannya dengan ketentuan bagasi kabin atau bagasi tercatat sebelum membeli.

Dalam memilih keramik, dengan menyadari kemudahan pemakaian setelah pulang, bukan hanya tampilannya, Anda lebih mudah merasa puas.

Cara melihat Poin perhatian Cocok untuk
Motif Nuansa Okinawa Utamakan kenangan
Berat Kemudahan dibawa Saat transit
Bentuk Pemakaian harian Utamakan kepraktisan
Pengemasan Antisipasi pecah Sebelum pulang


Sore, Pilih Penutup yang Tenang di Naminoue-gū atau Fukushū-en

Di penghujung perjalanan, memilih satu tempat yang bisa menenangkan hati sebelum kembali ke bandara akan mengurangi rasa terburu-buru.

Naminoue-gū (kuil Shinto) di sisi laut dan Fukushū-en (taman bergaya Tiongkok) adalah pilihan yang mudah memberi suasana berbeda dari sekitar Kokusai-dōri.

Naminoue-gū Cocok bagi yang Ingin Merasakan Nuansa Tepi Laut

Naminoue-gū adalah kuil Shinto yang berdiri di dataran tinggi menghadap laut di Wakasa, Kota Naha, dan dipuja sebagai pelindung utama Okinawa sebagai salah satu dari Ryūkyū Hassha (delapan kuil Ryūkyū).

Mudah dikunjungi bersama pemandangan laut khas Okinawa, dan Anda juga bisa menikmati panorama dari Pantai Naminoue yang bersebelahan.

Saat berdoa, jangan berhenti terlalu lama di depan torii atau bangunan utama, dan jangan menghalangi arus peziarah lain.

Fukushū-en Cocok bagi yang Ingin Menyelaraskan Langkah di Taman

Fukushū-en adalah taman bergaya Tiongkok di Kume, Kota Naha, yang dibuka pada 1992 untuk memperingati 70 tahun pemerintahan Kota Naha dan 10 tahun ikatan kota persahabatan dengan Kota Fuzhou, Provinsi Fujian, Tiongkok.

Tiket masuk siang hari adalah 200 yen untuk dewasa dan 100 yen untuk anak-anak, sedangkan malam hari berbeda menurut kategori; karena Anda bisa berjalan sambil memandang jembatan batu, tepian air, dan desain bangunan, tempat ini cocok bagi yang ingin menyisipkan waktu tenang setelah berbelanja.

Di Penghujung, Jangan Menambah Rencana

Menambahkan tempat baru setelah sore hari mudah membuat keputusan untuk kembali ke bandara jadi terlambat.

Di akhir, pilih satu tempat saja, dan sisakan jeda agar bisa selesai lebih awal sesuai cuaca dan tingkat kelelahan.



Tips agar Tidak Gagal dalam Wisata Transit Singkat

Dalam wisata Naha yang singkat, lebih realistis menentukan lebih dulu tempat yang tidak dikunjungi daripada menambah tempat yang ingin dikunjungi.

Pada hari yang harus kembali ke Bandara Naha, dengan menentukan prioritas di antara makan, belanja, foto, dan jelajah sejarah, Anda tidak mudah bingung di tengah jalan.

Tentukan Hanya Satu Prioritas

Jika baru pertama kali ke Naha, sekadar menikmati makan dan belanja di sekitar Kokusai-dōri pun sudah cukup terasa khas perjalanan.

Jika mengutamakan sejarah pilih arah Shuri, jika mengutamakan keramik dan pernak-pernik pilih arah Tsuboya, dan jika ingin penutup yang tenang pilih Naminoue-gū atau Fukushū-en agar alur lebih mudah dibuat.

Buat Keputusan untuk Kembali Lebih Awal

Sebelum transit, justru tempat yang menyenangkan membuat ingin berlama-lama.

Memeriksa apakah perlu kembali ke bandara di tiap titik jeda, seperti sebelum mulai belanja, setelah selesai makan, atau sebelum berpindah ke tempat berikutnya, akan lebih aman.

Jangan Terlalu Bergantung pada Papan Petunjuk Multibahasa

Di objek wisata Naha ada tempat yang menampilkan petunjuk bahasa asing, tetapi tidak semua toko atau gang kecil memiliki panduan yang sama.

Menyimpan aplikasi peta serta tulisan bahasa Jepang dari nama stasiun dan nama toko akan berguna juga saat menanyakan jalan.

Sesuai tujuan tiap wisatawan, tidak masalah menyusun ulang jadwal secara berani.

Tipe Tempat poros Pilihan yang dilepas
Pertama kali Kokusai-dōri Mampir yang jauh
Pencinta sejarah Arah Shuri Belanja berlebih
Penggemar belanja Sekitar Makishi Jalan menanjak
Hari hujan Fokus dalam ruangan Terlalu lama di luar ruangan
Sebelum pulang Dekat bandara Oleh-oleh berat

Kesimpulan | Wisata Singkat Naha Dipilih Berdasarkan Kemudahan Kembali

Itinerary rekomendasi 1 hari di Naha lebih mudah disusun jika berporos pada jalur yang mudah untuk kembali ke Bandara Naha.

Pada hari yang luang, mengenal sejarah di Taman Shuri-jō, menikmati kuliner dan belanja di Kokusai-dōri serta Pasar Umum Pertama Makishi pada siang hari, lalu mencari keramik Okinawa di Tsuboya Yachimun-dōri pada sore hari adalah alur yang wajar.

Jika masih ada waktu dan tenaga, memilih penutup yang tenang di Naminoue-gū atau Fukushū-en akan mempertemukan Anda dengan wajah Naha yang bukan sekadar jalan-jalan kota.

Dalam transit atau singgah singkat, tidak terlalu menambah rencana dan membuat keputusan untuk kembali ke bandara lebih awal adalah tips untuk membuat perjalanan terasa tenang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Prinsipnya, tentukan terlebih dahulu rute yang memudahkan Anda kembali ke Bandara Naha, lalu pastikan stasiun mana yang akan digunakan untuk menuju bandara di akhir perjalanan. Yui Rail memiliki total 19 stasiun dari Stasiun Bandara Naha hingga Stasiun Tedako-Uranishi. Jika ingin fokus pada sejarah pilih Shuri, untuk belanja pilih Makishi, dan untuk penutup yang tenang pilih Naminoue; dengan berfokus pada satu jalur utama, Anda tidak akan terlalu terburu-buru.
A. Dengan Yui Rail (Monorel Kota Okinawa) dari Stasiun Bandara Naha ke Stasiun Kenchomae sekitar 12 menit, dan jika di sisi timur Kokusai-dori, Stasiun Makishi lebih praktis. Pada hari yang naik-turun berkali-kali, tiket sehari yang berlaku 24 jam mudah digunakan, dan ada pula fasilitas seperti Taman Kastil Shuri dan Taman Fukushu yang memberi diskon dengan menunjukkan tiket.
A. Kokusai-dori adalah kawasan perbelanjaan utama di Naha yang membentang sekitar 1,6 km dari persimpangan Kencho Kitaguchi hingga Asato Sansaro, dan juga dikenal sebagai "Miracle Mile". Deretan tempat makan seperti Okinawa soba, taco rice, dan es krim Blue Seal membuat belanja oleh-oleh serta makan bisa dilakukan sambil berjalan kaki. Jika berjalan satu arah lalu kembali dari stasiun terdekat saat lelah, pengunjung pertama kali pun tidak mudah kewalahan.
A. Tiket masuk area berbayar 400 yen untuk dewasa, 300 yen untuk siswa SMA, 160 yen untuk siswa SD dan SMP, serta gratis untuk anak di bawah 6 tahun. Jam buka berubah menurut musim, dan pada April-Juni area gratis 08.00-19.30 serta area berbayar 08.30-19.00. Karena Gerbang Shureimon, tembok kastil, dan pemandangan kota Naha dapat dinikmati di area gratis, pada hari dengan waktu singkat Anda tetap bisa merasakan suasananya hanya dengan bagian gratis.
A. Bangunan utama (Seiden) Kastil Shuri terbakar pada kebakaran Oktober 2019, dan pemugaran terus berjalan menuju pembukaan untuk umum mulai musim gugur 2026 atau sesudahnya. Ada area dan pameran yang memungkinkan Anda menyaksikan proses pemugaran kayu, dan masa untuk melihat pekerjaan pengrajin serta struktur atap pelindung, bukan hanya sosok setelah selesai, sangatlah terbatas. Bersama Taman Kastil Shuri, Anda dapat merasakan langkah-langkah pemulihan.
A. Mochiage adalah mekanisme di mana bahan makanan yang dibeli di toko ikan segar dan lainnya di lantai 1 dapat dimasakkan dan disantap di kedai lantai 2. Bangunan ini terlahir kembali sebagai pasar baru pada Maret 2023, dan lantai 1 menjajakan ikan segar, daging, dan lauk. Pesanan terakhir bahan masakan di lantai 1 sekitar pukul 19.45 dan kedai lantai 2 sekitar pukul 20.00, jadi jika ingin menikmati di sore hari, datanglah lebih awal.
A. Di sekitar Kokusai-dori, terdapat loker koin di stasiun-stasiun Yui Rail seperti Asahibashi, Kenchomae, Miebashi, Makishi, dan Asato. Untuk koper, kuncinya adalah mencari lebih dulu loker ukuran besar atau ekstra besar yang kosong. Menjadikan penitipan sementara di Tenbusu Naha atau toko-toko sekitar sebagai pilihan memungkinkan Anda bergerak ringan di tengah kota tanpa menitip di bandara.
A. Sekitar 8 menit berjalan kaki dari Stasiun Makishi Yui Rail, dan sekitar 11 menit dari Stasiun Asato, dengan toko keramik berderet sepanjang jalan berbatu. "Yachimun" berarti tembikar dalam dialek Okinawa, dengan Tsuboya-yaki sebagai yang representatif. Saat transit atau sebelum pulang, perhatikan pengemasan dan berat wadah yang mudah pecah, dan memilih setelah memastikan kesesuaian dengan ketentuan bagasi kabin atau bagasi terdaftar akan menghindarkan kegagalan.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.