Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Kokusai Dori Naha: Panduan Belanja & Kuliner Okinawa

Kokusai Dori Naha: Panduan Belanja & Kuliner Okinawa

Panduan Kokusai Dori di Naha: belanja oleh-oleh, kuliner Okinawa, gang sekitar, akses, dan tips nyaman saat jalan ramai atau hujan.

Ringkasan Cepat

Daya tarik Kokusai Dori

Jalan utama Naha, "Kokusai Dori", sepanjang sekitar 1,6 km dipenuhi toko oleh-oleh dan restoran masakan Okinawa—"Satu Mil Ajaib" tempat Anda bisa menikmati belanja, kuliner, dan jalan-jalan kota sekaligus.

Daya tarik utama

Kuliner Okinawa seperti Okinawa soba, taco rice, dan steak; toko oleh-oleh kaca Ryukyu dan pernak-pernik shisa; serta arkade Ichiba Hondori dan Heiwa Dori.

Akses

Dengan Yui Rail dari Stasiun Bandara Naha ke Stasiun Kencho-mae sekitar 13 menit, ¥290, lalu jalan kaki sekitar 3 menit dari stasiun. Ujung seberangnya adalah Stasiun Makishi sehingga kedua ujung bisa dimanfaatkan.

Pengalaman Pasar Umum Daiichi Makishi

Anda bisa menikmati "mochiage", yaitu membeli bahan segar di lantai 1 lalu dimasakkan di lantai 2, dan mencicipi budaya kuliner Okinawa.

Perkiraan waktu

Tanpa mampir, Kokusai Dori sekitar 20–30 menit sekali jalan. Pusat informasi wisata "Tenbusu Naha" buka 9:00–19:00.

Keramaian dan waktu yang disarankan

Sekitar makan siang 12.00–13.00 dan makan malam 18.00–20.00 restoran mudah ramai, dan pada hari Minggu meriah dengan kawasan bebas kendaraan "Transit Mile".

Transit Mile hari Minggu

Pada hari Minggu 12:00–18:00, sekitar 1.300 m menjadi kawasan bebas kendaraan dan Anda bisa menikmati pertunjukan jalanan (dibatalkan saat hujan).

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Okinawa

Apa Itu Kokusai-dōri? Jalan Utama untuk Merasakan Nuansa Okinawa di Naha

Kokusai-dōri adalah jalan wisata ramai sepanjang sekitar 1,6 km yang membentang di pusat Kota Naha, Prefektur Okinawa.

Jalan ini terletak dekat Stasiun Kenchō-mae di jalur Okinawa Urban Monorail (Yui Rail), membentang dari persimpangan Kenchō Kitaguchi hingga sekitar persimpangan Asato Sansaro, dan dikenal sebagai pusat wisata Naha.

Di sepanjang jalan ini berjajar rapat toko oleh-oleh khas Okinawa, toko pernak-pernik, restoran masakan Ryūkyū, kafe, dan hotel.

Bagi wisatawan yang baru pertama kali mengunjungi Naha, area ini bisa dibilang kawasan wisata yang paling mudah dikunjungi, karena belanja, makan, dan jalan-jalan dapat dinikmati sekaligus.

Kokusai-dōri memiliki sejarah yang membuatnya dijuluki "Miracle Mile (Satu Mil Keajaiban)", karena menjadi salah satu kawasan pertama yang bangkit kembali di Naha yang sempat menjadi lautan api saat Perang Pasifik.

Nama jalan ini konon berasal dari "Ernie Pyle International Theater" yang dibangun setelah perang, sehingga jalan ini juga sarat dengan harapan masyarakat saat itu untuk membangun kembali.

Selain menikmatinya sebagai tempat wisata yang ramai, jika berjalan sambil merasakan perjalanan waktu yang telah dilalui kota Okinawa, kesan terhadap Kokusai-dōri akan terasa lebih mendalam.

Cara Menikmati Wisata Kokusai-dōri | Berjalan, Melihat, dan Memilih dengan Santai

Kokusai-dōri dapat dinikmati secara maksimal bukan dengan berjalan tergesa-gesa menuju toko tujuan saja, melainkan dengan berjalan santai sambil menikmati suasana jalannya.

Papan reklame berwarna khas Okinawa, kerajinan Ryūkyū yang dipajang di depan toko, hingga menu yang menggunakan bahan makanan Okinawa, area ini penuh dengan hal-hal yang menarik perhatian hanya dengan berjalan-jalan.

Jika berjalan dari ujung ke ujung, tanpa mampir sekalipun, perkiraan waktu sekitar 20 hingga 30 menit sekali jalan.

Pilih Oleh-oleh Okinawa yang Mudah Dibawa Pulang

Saat memilih oleh-oleh Okinawa, selain tampilan dan harga, periksa juga kemudahan membawanya pulang ke negara Anda.

Kaca Ryūkyū dan patung Shisa yang mudah pecah, awamori (minuman beralkohol) yang berbentuk cair, serta kue basah memerlukan perhatian terkait perjalanan pesawat dan syarat membawa masuk ke negara Anda.

Pernak-pernik bermotif Shisa, kaca Ryūkyū, kue khas Okinawa seperti chinsuko dan tart ubi ungu (beni-imo), serta pernak-pernik kain bermotif bingata adalah barang yang mudah dipilih sebagai kenang-kenangan perjalanan.

Saat membeli makanan, memastikan tanggal kedaluwarsa, cara penyimpanan, dan apakah perlu disimpan di lemari pendingin di toko akan membuat Anda lebih tenang.

Nikmati Kuliner Okinawa Termasuk Suasana Tokonya

Di sekitar Kokusai-dōri, Anda dapat menemukan beragam pilihan, mulai dari masakan Okinawa seperti Okinawa soba, goya champuru, steak, dan taco rice, hingga camilan dan menu kafe.

Banyak toko yang menyediakan menu dalam bahasa Inggris, Mandarin, dan Korea atau menu bergambar untuk wisatawan, sehingga wisatawan yang baru pertama kali datang pun lebih mudah memilih.

Pada jam sibuk makan siang atau makan malam (sekitar pukul 12.00-13.00 dan 18.00-20.00), toko-toko populer terkadang membentuk antrean.

Saat berhenti di depan toko, menunggu dengan mendekat ke sisi toko agar tidak menghalangi arus pejalan kaki akan membuat suasana nyaman bagi orang sekitar maupun diri sendiri.

Menyusuri Kota Naha hingga ke Ichiba Hondōri dan Gang-gang Kecil

Daya tarik Kokusai-dōri tidak berhenti hanya di jalan utamanya.

Jika melangkah satu langkah ke gang samping dari jalan utama, Anda akan terhubung ke area pertokoan dan sekitar pasar, serta dapat menjumpai sisi lokal Naha yang lebih terasa dalam kehidupan sehari-hari.

Pasar Umum Daiichi Makishi dan Ichiba Hondōri

Ichiba Hondōri dan Heiwa-dōri yang membentang ke selatan dari tengah Kokusai-dōri adalah area pertokoan beratap (arcade), dengan pemandangan kota khas Naha yang dipenuhi toko-toko kecil milik perorangan.

Di bagian dalamnya terdapat "Pasar Umum Daiichi Makishi (Daiichi Makishi Kosetsu Ichiba)", tempat Anda dapat merasakan budaya kuliner Okinawa, dengan deretan ikan segar berwarna-warni, daging, dan bahan makanan segar.

Sistem "mochiage", yaitu layanan memasakkan makanan laut yang dibeli di lantai 1 di kedai makan lantai 2, juga merupakan pengalaman yang populer di kalangan wisatawan.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Menyusuri Gang Belakang

Area pertokoan beratap mudah dilalui bahkan saat cuaca Okinawa berubah-ubah, dan mudah disinggahi di tengah aktivitas belanja.

Namun, karena ada tempat dengan lorong yang sempit, saat mengambil foto atau melihat barang di depan toko, berhentilah di posisi yang tidak menghalangi lalu lintas.

Jika ingin memotret bagian dalam toko, pemilik toko, atau orang yang bekerja di pasar, lebih aman untuk bertanya terlebih dahulu "Bolehkah saya mengambil foto?".

Dengan satu kalimat ini, komunikasi selama perjalanan pun akan menjadi jauh lebih lancar.

Cara Menuju Kokusai-dōri dan Cara Memanfaatkan Pusat Informasi Wisata

Saat menuju Kokusai-dōri, menggunakan Okinawa Urban Monorail (Yui Rail) atau bus akan memudahkan Anda menyusun rencana perjalanan di dalam Kota Naha.

Cara Menuju dengan Yui Rail

Dari Stasiun Bandara Naha (Stasiun Naha Kūkō) ke "Stasiun Kenchō-mae" memakan waktu sekitar 13 menit dengan Yui Rail, dengan ongkos 290 yen.

Dari Stasiun Kenchō-mae, sekitar 3 menit berjalan kaki Anda akan tiba di pintu masuk Kokusai-dōri.

Stasiun terdekat di ujung jalan satunya adalah "Stasiun Makishi", sekitar 3 menit berjalan kaki.

Karena di kedua ujung jalan terdapat Stasiun Kenchō-mae dan Stasiun Makishi, Anda dapat memilih stasiun sesuai dengan bagian jalan yang ingin dijelajahi.

Pusat Informasi Wisata Kota Naha (Tenbusu Naha Lantai 1)

"Pusat Informasi Wisata Kota Naha" yang berada di lantai 1 Tenbusu Naha, di pusat Kokusai-dōri, merupakan basis yang dapat diandalkan untuk wisata Naha.

Jam buka pukul 9.00-19.00, dan tersedia layanan dalam bahasa Inggris, Mandarin, dan Korea, sehingga wisatawan pun dapat menggunakannya dengan tenang.

Tempat ini juga menyediakan brosur wisata Kota Naha, penjualan berbagai tiket, loker koin, serta penyewaan kursi roda dan kereta bayi.

Manfaatkan tempat ini saat tersesat, saat ingin memastikan informasi wisata sekitar, atau saat ingin menitipkan barang agar dapat berjalan dengan ringan.

Dengan tidak memadatkan jadwal terlalu berlebihan dan menyisipkan istirahat di kafe atau pusat informasi wisata di tengah belanja, tingkat kepuasan jalan-jalan Anda pun akan meningkat.

Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum Menikmati "Transit Mall" di Hari Minggu

Di Kokusai-dōri, setiap hari Minggu pukul 12.00-18.00 diadakan "Transit Mall (kawasan khusus pejalan kaki / hokōsha tengoku)" yang membuka jalan raya untuk pejalan kaki.

Area yang berlaku adalah sekitar 1.300 m dari persimpangan Kenchō Kitaguchi hingga persimpangan Saion-bashi, dan lalu lintas kendaraan dibatasi.

Terkadang diadakan kafe terbuka di jalan raya, pertunjukan jalanan, hingga pasar (marche), sehingga Anda dapat menikmati Kokusai-dōri yang ramai berbeda dari hari biasa.

Namun, jika cuaca hujan, acara ini dibatalkan.

Jika berkunjung di hari Minggu, memastikan status penyelenggaraan hari itu di lokasi akan membuat Anda lebih tenang.

Jika berencana menggunakan bus atau taksi, karena rute berubah akibat pembatasan lalu lintas pada jam penyelenggaraan, sediakan waktu perjalanan yang cukup.

Etika Belanja dan Jalan-jalan di Kokusai-dōri yang Perlu Diketahui Wisatawan

Kokusai-dōri bukan hanya dilalui wisatawan, tetapi juga warga setempat dan orang yang bekerja di sekitarnya.

Melihat ponsel sambil berjalan membuat Anda sulit menyadari sekitar, jadi biasakan untuk berhenti saat ingin memeriksanya.

Pilih Tempat untuk Berhenti saat Ramai

Saat memeriksa peta, mengambil foto, atau menunggu teman, menghindari dekat pintu masuk toko atau dekat penyeberangan akan membuat lalu lintas lebih lancar.

Jika membawa koper besar, perhatikan juga area di sekitar kaki dan orang-orang di sekitar.

Jika menuju Kokusai-dōri langsung dari Bandara Naha, menggunakan loker koin di pusat informasi wisata atau layanan penitipan barang sebelum check-in hotel akan terasa lebih nyaman.

Sampah Dibawa Pulang atau Dibuang di Tempat yang Ditentukan

Jika makan sambil berjalan, buanglah sampah sesuai petunjuk toko tempat Anda membeli.

Jangan meletakkan sampah di jalan; jika tidak menemukan tempat yang ditentukan, prinsip dasarnya adalah membawanya sementara hingga kembali ke hotel.

Belakangan ini, membuang sampah sembarangan di tempat wisata menjadi masalah, dan etika setiap wisatawan turut menjaga keindahan pemandangan kota Okinawa.

Hormati Aturan Setiap Toko

Ketentuan tentang boleh atau tidaknya mencicipi, pemotretan di dalam toko, layanan bebas pajak, serta metode pembayaran (tunai, kartu kredit, pembayaran kode QR) berbeda-beda di setiap toko.

Untuk layanan bebas pajak (Tax-Free), Anda perlu menunjukkan paspor, jadi pastikan membawanya saat berbelanja.

Jika tidak yakin, memeriksa tampilan di depan toko atau bertanya singkat kepada pegawai akan membuat Anda lebih tenang.

Kesimpulan | Kokusai-dōri Ideal sebagai Titik Awal Wisata Naha

Kokusai-dōri adalah kawasan wisata yang paling mudah dikunjungi dan yang memberikan kepuasan tinggi bagi wisatawan yang ingin menikmati belanja, kuliner Okinawa, dan jalan-jalan di Naha.

Di sepanjang jalan utama, oleh-oleh Okinawa dan masakan Ryūkyū mudah ditemukan, dan jika masuk ke gang samping, Anda dapat merasakan sisi lokal Naha yang penuh kehidupan sehari-hari di Ichiba Hondōri dan Pasar Umum Daiichi Makishi.

Sebelum berwisata, memastikan pembatasan lalu lintas Transit Mall, informasi acara, dan jam buka setiap toko akan membuat Anda lebih tenang.

Dengan memperhatikan cara berjalan saat ramai dan etika pemotretan, Anda dapat menikmati sepenuhnya waktu di Kokusai-dōri yang dijuluki Miracle Mile dengan tenang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Kokusai-dori adalah kawasan pertokoan utama sepanjang sekitar 1,6 km yang membentang di pusat Kota Naha. Tempat ini dikenal sebagai salah satu kawasan paling ramai di Okinawa dengan beragam toko, mulai dari toko oleh-oleh hingga rumah makan. Namanya berasal dari bioskop bernama Ernie Pyle International Theater, dan daya tariknya adalah dua sisi: jalan utama untuk wisatawan dan gang-gang belakang yang sarat suasana keseharian.
A. Kokusai-dori dijuluki "Satu Mil Keajaiban" karena kecepatan pemulihannya pascaperang. Julukan ini berasal dari pemulihan dan perkembangan kawasan yang menjadi tanah hangus akibat Pertempuran Okinawa tahun 1945, namun pulih secara menakjubkan hanya dalam beberapa tahun setelah perang. Konon seorang jurnalis Amerika yang berkunjung pada tahun 1949 mengungkapkan keterkejutannya dengan ungkapan itu, dan kisah ini terus dituturkan sebagai sejarah pemulihan simbolis Okinawa pascaperang.
A. Dengan Yui Rail (Okinawa Urban Monorail) dari Stasiun Bandara Naha ke Stasiun Kenchomae sekitar 13 menit, ongkos 290 yen, lalu sekitar 3 menit berjalan kaki dari stasiun. Bila bawaan banyak, berjalan dari sisi Stasiun Makishi di ujung lalu menyusuri jalan ke arah Stasiun Kenchomae menuju bandara akan lebih efisien. Yui Rail terdiri dari 2 gerbong dan ramai pada pagi dan sore, jadi berdiri di dekat pintu gerbong terdepan atau paling belakang membuat koper besar tak mengganggu.
A. Bila sekadar menyusuri jalannya, sekali jalan 20–30 menit, tetapi bila termasuk belanja, makan, dan menjelajahi gang belakang, patokannya 2–4 jam. Bila berjalan satu arah dari Stasiun Kenchomae ke Stasiun Makishi, Anda tak perlu kembali lewat jalan yang sama. Begitu masuk ke kawasan pertokoan beratap seperti Ichiba Hondori atau Heiwa-dori, waktu akan cepat tersita, jadi bila ingin makan siang di pasar umum, memulai pada pagi hari memudahkan penyusunan rencana sehari.
A. Karena di sepanjang Kokusai-dori sedikit tempat parkir khusus, menggunakan Yui Rail lebih praktis. Bila terpaksa membawa mobil, mengincar gedung parkir di sekitar Stasiun Kenchomae atau Stasiun Makishi satu blok dari jalan utama biasanya lebih cepat tersedia. Pada hari Minggu jalan utama menjadi area pejalan kaki dan jalan sekitarnya ditutup, jadi datang pada hari selain Minggu atau menggunakan Yui Rail akan mengurangi kerepotan mencari parkir.
A. Transit Mall pada dasarnya berlangsung setiap Minggu pukul 12.00–18.00. Sekitar 1,3 km jalan kendaraan dari persimpangan Kencho Kitaguchi hingga sekitar persimpangan Saionbashi dibuka untuk pejalan kaki. Karena bisa dibatalkan saat hujan atau berubah karena acara, bila ingin memotret deretan papan toko dari tengah jalan, datanglah saat Transit Mall berlangsung dan cuaca cerah agar suasana jalan terasa lebih lapang.
A. Mochiage adalah sistem ketika bahan makanan yang dibeli di lantai 1 dimasak oleh rumah makan di lantai 2. Biaya bahan dibayar ke toko tempat membeli, dan biaya memasak dibayar terpisah ke rumah makan. Batas pesanan untuk layanan memasak adalah pukul 19.45 untuk bahan di lantai 1 dan pukul 20.00 untuk rumah makan di lantai 2, jadi bila mengincar mochiage, lebih aman mampir pada siang hingga sore lebih awal.
A. Sata andagi (donat ala Okinawa) yang baru digoreng, es krim Blue Seal, dan tart ubi ungu adalah pilihan klasik yang bisa dinikmati dengan satu tangan. Bila ingin duduk menyantap, soba Okinawa, goya champuru, dan taco rice adalah jagoannya. Saat jajan sambil jalan, berhentilah makan di tempat agak ke pinggir alih-alih di jalan utama yang ramai agar tak menghalangi arus orang, dan membawa tisu basah untuk menyeka tangan yang lengket akan sangat berguna.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.