Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Ogaki Castle, Menyusuri Sekigahara, Kastil & Taman

Ogaki Castle, Menyusuri Sekigahara, Kastil & Taman

Ogaki Castle terkait pasukan Barat dalam Pertempuran Sekigahara. Simak pameran, pemandangan menara, Ogaki Park, etika foto, dan tips wisata pemula.

Ringkasan Cepat

Sekilas Daya Tarik

Kastel Ogaki, kastel dataran di Kota Ogaki, Prefektur Gifu. Spot sejarah yang menjadi markas pasukan Barat pimpinan Ishida Mitsunari dalam Pertempuran Sekigahara, dengan menara kastel 4 lapis 4 lantai yang langka di seluruh negeri.

Daya Tarik

Menara kastel 4 lapis 4 lantai, pameran yang menceritakan Pertempuran Sekigahara serta kehidupan samurai dan rakyat biasa, menara sudut Ushitora di timur laut honmaru, dan lanskap kota Ogaki dari ruang observasi.

Akses

Dari pintu selatan Stasiun JR Ogaki, 7 menit berjalan kaki ke arah selatan. Dengan mobil, gunakan tempat parkir terdekat seperti Tempat Parkir Kota Marunouchi (¥100 per 30 menit).

Tiket Masuk

Umum ¥200 (tiket terusan dengan museum lokal). Di bawah 18 tahun dan warga kota berusia 65 tahun ke atas gratis.

Jam Buka

Pukul 9.00–17.00 (masuk hingga 16.30). Hari tutup: Selasa, hari setelah hari libur, dan akhir/awal tahun.

Puncak Sakura

Perpaduan sakura dan menara kastel yang dinikmati di Taman Ogaki. Puncaknya biasanya akhir Maret hingga awal April.

Hal yang Bisa Dialami

Anda bisa belajar tentang Pertempuran Sekigahara dan budaya kota istana melalui dokumen, miniatur, dan area interaktif, serta memandang kota Ogaki dari ruang observasi.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Gifu

Panduan Wisata Ōgaki-jō: Sejarah yang Terkait dengan Sekigahara

Tempat Wisata Sejarah Zaman Sengoku di Kota Kastil

Ōgaki-jō (Kastil Ōgaki) adalah kastil dataran (hirajiro) yang terletak di pusat Kota Ōgaki, Prefektur Gifu, dan merupakan tempat wisata yang mudah diakses, hanya berjalan kaki 7 menit dari Stasiun JR Ōgaki.

Kastil ini diperkirakan dibangun pada tahun 1535 (tahun ke-4 era Tenbun) oleh Miyagawa Kichizaemon-no-jō Yasusada, yang mengabdi pada klan Toki, penguasa wilayah Mino, dan kemudian pada Pertempuran Sekigahara tahun 1600 (tahun ke-5 era Keichō) menjadi markas Ishida Mitsunari dari pasukan Barat.

Setelah pasukan utama bergerak menuju Sekigahara, di Ōgaki-jō tetap terjadi pertempuran perebutan yang sengit.

Sejak tahun 1635 (tahun ke-12 era Kan'ei) pada zaman Edo, klan Toda menjadi penguasa kastil dengan pendapatan 100.000 koku, dan menopang perkembangan Ōgaki sebagai kota kastil.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Jepang, ini adalah tempat wisata di mana Anda bisa melihat titik balik besar zaman Sengoku berpadu dengan kehidupan kota daerah yang masih berlangsung hingga kini.

Menara Utama (Tenshu) 4 Lapis 4 Lantai yang Dibangun Kembali Pascaperang

Menara utama (tenshu) saat ini adalah hasil pembangunan kembali pada tahun 1959 (tahun ke-34 era Shōwa), setelah terbakar habis akibat kerusakan perang pada tahun 1945 (tahun ke-20 era Shōwa).

Sambil mewarisi kenangan menara utama yang dulu pernah ditetapkan sebagai Harta Nasional pada masa pra-Perang, kastil ini dicintai sebagai simbol kota kastil Ōgaki.

Dengan struktur 4 lapis 4 lantai yang langka di seluruh Jepang, jika Anda memperhatikan perpaduan dinding putih, atap yang bertumpuk, dan tembok batu, Anda akan merasakan kesan tiga dimensi yang sulit tersampaikan hanya lewat foto.

Sekaligus, jika Anda juga melihat Ushitora Sumiyagura (menara sudut timur laut benteng utama) yang dibangun kembali pada tahun 1985 (tahun ke-60 era Shōwa), struktur keseluruhan kastil akan lebih mudah dipahami.

Hal yang Wajib Dilihat di Ōgaki-jō: Pameran dan Pemandangan di Dalam Menara

Pameran untuk Mempelajari Pertempuran Sekigahara dan Ōgaki-jō

Di dalam menara utama, Anda dapat melihat pameran tentang Pertempuran Sekigahara dan Ōgaki-jō.

"Sekigahara" adalah nama tempat yang terkenal dalam sejarah Jepang, namun dengan mengetahui bahwa Ōgaki-jō merupakan markas Ishida Mitsunari dari pasukan Barat, sejarah daerah sekitarnya akan terlihat lebih berdimensi.

Daripada berusaha menghafal semua nama tokoh sejarah secara rinci, akan lebih mudah dipahami jika Anda memperhatikan peran apa yang dimiliki kastil ini sebelum kekuatan Timur dan Barat saling berbenturan.

Karena pameran disusun dengan memadukan dokumen, miniatur, dan area pengalaman interaktif, alur ceritanya mudah dipahami bahkan oleh wisatawan yang minim pengetahuan dasar tentang zaman Sengoku.

Pameran yang Menyentuh Kehidupan Samurai dan Rakyat Biasa

Pada pameran lainnya, juga diperkenalkan konten tentang budaya dan kehidupan samurai serta rakyat biasa.

Kastil bukan hanya bangunan untuk berperang, tetapi juga merupakan pusat politik dan kehidupan.

Dengan melihat pameran tentang baju zirah (kacchū), peralatan, dan suasana kota kastil, Anda bisa membayangkan dalam lingkungan seperti apa orang-orang pada masa itu menjalani kehidupan mereka.

Memandang Pemandangan Kota Ōgaki dari Ruang Observasi

Di lantai paling atas terdapat ruang observasi.

Ketika memandang pemandangan kota Ōgaki dari atas, Anda akan melihat bahwa kastil ini masih bertahan secara alami di tengah kawasan perkotaan saat ini.

Setelah melihat pameran lalu memandang pemandangan luar, jarak antara peristiwa sejarah dan kota masa kini akan terasa sedikit lebih dekat.

Menyusuri Kota Kastil Sambil Menikmati Taman Ōgaki

Menyisihkan Waktu untuk Memandang Menara dari Luar

Ōgaki-jō adalah tempat yang mudah dinikmati jika dijelajahi bersama Taman Ōgaki (Ōgaki Park).

Tidak hanya dari depan menara, jika Anda memandang dengan sedikit mengubah sudut, tumpukan atap dan ekspresi tembok batu akan terlihat berbeda.

Dengan memandang tampilan luar dari sisi taman sebelum atau sesudah berkeliling di dalam gedung, kesan terhadap kastil akan lebih membekas.

Melihat Bersama Pemandangan Musim

Taman Ōgaki adalah tempat di mana Anda bisa menikmati kastil bersama bunga dan kehijauan tiap musim.

Pada musim semi, ada juga yang berkunjung untuk perpaduan bunga sakura dan menara, dengan perkiraan waktu mekar terbaik biasanya akhir Maret hingga awal April.

Pada musim yang cenderung ramai, dengan tidak menghalangi jalur dan memberikan tempat kepada orang berikutnya setelah memotret, Anda bisa menghabiskan waktu dengan nyaman.

Tata Krama Memotret di Ōgaki-jō yang Perlu Diketahui Wisatawan

Membedakan Penggunaan Pribadi dan Komersial

Ketika mengambil foto atau video di dalam fasilitas budaya dan sejarah Kota Ōgaki, pemotretan yang bersifat non-komersial dan hanya untuk dokumentasi pribadi tidak memerlukan pengajuan izin.

Sebaliknya, jika hasil pemotretan digunakan secara komersial atau dipublikasikan di situs unggah video seperti YouTube, diperlukan pengajuan izin terlebih dahulu kepada Dewan Pendidikan Kota Ōgaki.

Perlakuannya berbeda antara foto kenang-kenangan saat berwisata dan pemotretan yang bertujuan untuk dipublikasikan, dijual, atau disiarkan, jadi berhati-hatilah.

Mengutamakan Petunjuk di Dalam Gedung dan Arahan Staf

Di dalam gedung, terdapat beberapa lokasi atau dokumen yang tidak boleh difoto.

Jika ragu apakah boleh memotret, periksalah papan petunjuk, dan jika perlu, akan lebih tenang untuk bertanya kepada staf.

Di depan benda cagar budaya dan dokumen pameran, perhatikan agar penggunaan lampu kilat, tripod, atau memotret sambil bersuara keras tidak mengganggu pengunjung lain.

Cara Menuju Ōgaki-jō, Harga Tiket Masuk, dan Jam Buka

Kastil di Tengah Kota, 7 Menit Jalan Kaki dari Stasiun Ōgaki

Ōgaki-jō berada sekitar 7 menit berjalan kaki ke arah selatan dari pintu selatan Stasiun JR Ōgaki.

Karena Anda bisa menuju kastil sambil berjalan melewati kawasan perkotaan di sekitar stasiun, ini adalah tempat yang mudah diatur rutenya bahkan bagi wisatawan yang pertama kali mengunjungi Ōgaki.

Karena tidak ada tempat parkir khusus untuk Ōgaki-jō, jika berkunjung dengan mobil, sebaiknya periksa terlebih dahulu penggunaan tempat parkir di sekitarnya seperti Tempat Parkir Kota Marunouchi (100 yen per 30 menit) agar lebih tenang.

Harga Tiket Masuk, Jam Buka, dan Hari Tutup

Harga tiket masuk untuk umum adalah 200 yen (tiket terusan dengan Museum Daerah/Kyōdokan), dan gratis bagi pengunjung yang belum melewati 31 Maret pertama setelah ulang tahun ke-18, serta penduduk kota yang berusia 65 tahun ke atas.

Jam buka adalah pukul 9.00 hingga 17.00 (masuk terakhir pukul 16.30), dan hari tutup umumnya adalah Selasa, hari setelah hari libur nasional, serta akhir dan awal tahun (29 Desember hingga 3 Januari).

Namun, jadwal bisa berubah tergantung hari jatuhnya hari libur nasional atau kondisi fasilitas.

Sebelum berwisata, disarankan untuk memeriksa kalender buka dan informasi fasilitas terlebih dahulu sebelum berkunjung.

Kesimpulan: Merasakan Sejarah dan Suasana Kota Air di Ōgaki-jō

Ōgaki-jō adalah tempat di mana Anda bisa merasakan sekaligus sejarah yang terkait dengan Pertempuran Sekigahara dan suasana Ōgaki yang terus berlanjut sebagai kota kastil.

Dengan mengetahui latar belakangnya melalui pameran di dalam menara, memandang tampilan luar dari taman, dan melihat kota dari ruang observasi, peran kastil akan mudah dipahami meski dalam kunjungan singkat.

Sambil memperhatikan tata krama pemotretan dan memeriksa status operasional, nikmatilah penelusuran sejarah Ōgaki dengan tenang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Ogaki Castle adalah kastel di Ogaki, Prefektur Gifu, yang konon didirikan pada tahun 1535 oleh Miyagawa Kichizaemon-no-jo Yasusada. Pada Pertempuran Sekigahara tahun 1600, kastel ini menjadi markas pasukan Barat Ishida Mitsunari, sebuah panggung sejarah penting. Sebelum Perang Dunia II, menara kastelnya pernah ditetapkan sebagai harta nasional, tetapi terbakar akibat serangan udara dan kemudian dibangun kembali pada tahun 1959.
A. Ogaki Castle dekat dengan Sekigahara dan terpilih sebagai markas operasi pasukan Barat karena posisinya yang strategis memandang Dataran Nobi. Ishida Mitsunari memperkuat pertahanan di sini, lalu memindahkan pasukan utamanya ke Sekigahara pada malam sebelum pertempuran penentu. Di dalam kastel Anda bisa belajar tentang jalannya pertempuran melalui pameran, jadi singgah sebelum menuju Sekigahara akan memperdalam pemahaman pada hari itu.
A. Menara Ogaki Castle memiliki struktur 4 lapis 4 lantai yang langka secara nasional, dengan tampilan dinding putih dan atap yang bertumpuk indah. Lantai teratas menjadi ruang observasi, tempat Anda bisa memandang seluruh kota Ogaki, kota air. Memotretnya berdampingan dengan Ushitora-sumi Yagura yang dibangun kembali pada tahun 1985 akan menghasilkan satu foto yang menyampaikan keagungan kastel.
A. Biaya masuk Ogaki Castle adalah 200 yen untuk umum, berupa tiket terusan dua gedung dengan museum daerah yang bersebelahan, dan anak di bawah 18 tahun gratis. Meski terjangkau dengan 200 yen, pameran terkait Sekigahara cukup lengkap, sehingga bagi pecinta sejarah ini bisa disebut tempat berkunjung dengan nilai yang tinggi.
A. Jam buka Ogaki Castle adalah pukul 9 hingga 17, dengan masuk terakhir pukul 16:30. Hari libur adalah hari Selasa, hari setelah hari libur nasional, dan akhir-awal tahun. Jika ingin melihat pameran dengan saksama, hindari menjelang penutupan dan mulailah dari pameran terkait Sekigahara, sehingga Anda bisa menangkap alurnya meski dalam waktu singkat.
A. Dapat dicapai sekitar 7 menit berjalan kaki dari pintu selatan Stasiun JR Ogaki, sambil menikmati suasana kota di bawah kastel dari depan stasiun. Karena di dalam kastel tidak ada parkir khusus, jika menggunakan mobil, parkir kota Marunouchi yang menampung sekitar 250 mobil (sekitar 100 yen per 30 menit) praktis. Berguna untuk diingat bahwa menggunakan kereta adalah yang paling lancar.
A. Goshuin (kartu kaligrafi kenang-kenangan kunjungan kastel) dibagikan di loket menara kastel, berupa tipe kenang-kenangan kunjungan yang dihiasi lambang Kuyo keluarga Toda dan panji Ishida Mitsunari. Ada juga yang istimewa menggunakan Hon-Mino-shi, warisan budaya takbenda UNESCO, dan banyak orang yang mengumpulkannya bersama Sunomata Ichiya Castle.
A. Kastel ini terpilih sebagai nomor 144 dalam "Lanjutan 100 Kastel Terbaik Jepang", dan stempel sertifikasi bisa didapatkan di loket dalam menara kastel. Mengonfirmasi lokasinya di loket sebelum mulai melihat pameran akan mencegah Anda lupa membubuhkan stempel. Bagi yang berkeliling kastel, membawa buku khusus akan membuat proses di loket lebih lancar.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.