Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Gua Onigashima Megijima: Legenda Momotaro & Santai di Pulau

Gua Onigashima Megijima: Legenda Momotaro & Santai di Pulau
Panduan Gua Onigashima Megijima: susuri legenda Momotaro, rute dari Pelabuhan Megi, daya tarik gua, panorama pulau, etika, dan tips cuaca.

Ringkasan Cepat

Daya tarik dalam satu kalimat

Gua Besar Onigashima di Pulau Megijima (alias "Onigashima"), Kota Takamatsu, Kagawa, adalah spot tempat Anda sekaligus merasakan dunia legenda Momotaro dan suasana petualangan gua

Daya tarik

Di gua seluas 4.000 m² dengan panjang lorong sekitar 400 m di lereng tengah Puncak Washigamine (setinggi 188 m), terdapat pameran rekonstruksi seperti aula besar oni, ruang keluarga, dan ruang tunggu penjaga oni

Akses

Dari Pelabuhan Takamatsu dengan feri Shiyujima Kaiun ke Pulau Megijima sekitar 20 menit; dari Oni-no-Yakata di Pelabuhan Megi ke gua besar dengan bus penghubung atau sekitar 30 menit berjalan kaki (tanjakan)

Tarif

Tiket masuk gua dewasa ¥600, anak ¥300, usia 65 tahun ke atas ¥500; bus penghubung pulang-pergi dewasa ¥1.000/anak ¥500 (sekali jalan dewasa ¥700/anak ¥300)

Perkiraan waktu

Kunjungan dalam gua sekitar 20–30 menit; termasuk feri dan transportasi di pulau, Anda bisa menikmati perjalanan pulau Laut Seto dalam sekitar setengah hari

Pengalaman

Di Gua Besar Onigashima, Anda berjalan menyusuri kediaman oni sambil membayangkan pemberantasan oni oleh Momotaro, dan menikmati kibidango di dekat gua serta pemandangan Laut Seto dari sekitar gua

Musim & suasana

Dalam gua sejuk dan bersuasana misterius bahkan di musim panas, jadi membawa pakaian luar akan terasa nyaman; Anda juga bisa menikmati sakura musim semi dan periode Setouchi Triennale (karya genteng oni) yang diadakan tiga tahun sekali

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Kagawa

Apa Itu Onigashima Daidōkutsu? Bertemu Legenda Momotarō di Pulau Megijima

Onigashima Daidōkutsu (gua besar Pulau Iblis) adalah spot wisata di Pulau Megijima, Kota Takamatsu, Prefektur Kagawa, tempat Anda bisa merasakan dunia legenda Momotarō sekaligus suasana petualangan menjelajahi gua.

Megijima juga dikenal dengan nama Onigashima (Pulau Iblis), dan meski hanya berjarak sekitar 20 menit naik feri dari Pelabuhan Takamatsu, Anda akan merasa seolah semakin mendekati panggung cerita rakyat sejak menyeberang ke pulau ini.

Daripada hanya menjadikan gua sebagai tujuan, berjalanlah sambil menikmati pelabuhan, jalan-jalan pulau, pemandangan, hingga angin laut, agar wisatawan asing pun lebih mudah memahami budaya cerita rakyat Jepang.

Alasan Megijima Disebut Onigashima

Megijima memiliki cerita turun-temurun sebagai tempat tinggal iblis yang muncul dalam kisah Momotarō, dan dalam panduan wisata pun pulau ini diperkenalkan dengan nama lain Onigashima (Pulau Iblis).

Meski Anda tidak terlalu mengenal cerita rakyat Jepang, dengan membayangkan kisah Momotarō yang pergi menumpas iblis, Anda akan lebih mudah menangkap kesan dari pajangan di dalam gua maupun nama-nama tempatnya.

Onigashima Daidōkutsu di Lereng Tengah Washigamine

Menurut Asosiasi Pariwisata Onigashima dan panduan wisata Prefektur Kagawa, gua besar ini terletak di bagian tengah pulau, di lereng tengah Washigamine (gunung setinggi 188 m).

Gua ini diperkenalkan memiliki luas 4.000 m² dan kedalaman 400 m, dan di dalamnya direkonstruksi aula besar iblis, ruang keluarga, hingga ruang tunggu penjaga iblis.

Konon gua ini dibuat sekitar tahun 100 SM, dan salah satu daya tariknya adalah bagaimana legenda Momotarō dilekatkan pada ruang batu yang telah melewati waktu yang sangat panjang ini.

Kata-Kata yang Sebaiknya Diingat Sebelum Perjalanan

Dengan sedikit mengenal nama tempat dan nama fasilitas, Anda tidak akan mudah tersesat saat melihat papan petunjuk di pelabuhan maupun tanda-tanda di dalam pulau.

Mengingat nama Jepang beserta tulisan romaji-nya akan memudahkan Anda saat menggunakan aplikasi peta maupun pencarian.

Berikut kami rangkum kata-kata yang sering terlihat di sekitar gua dalam bentuk yang mudah digunakan selama perjalanan.

Kata Cara Baca Arti
女木島 Megijima Nama pulau
鬼ヶ島 Onigashima Nama lain
鷲ヶ峰 Washigamine Nama gunung (188 m)
おにの館 Onino-yakata Pusat di pelabuhan

Menyusuri Hal yang Wajib Dilihat di Onigashima Daidōkutsu sebagai Sebuah Cerita

Di Onigashima Daidōkutsu, bukan hanya kegelapan alami dan tekstur batu, tetapi juga pajangan rekonstruksi yang membayangkan kehidupan para iblis yang membentuk kesan perjalanan Anda.

Daripada melihat pajangan satu per satu, berjalanlah dengan perasaan seperti memasuki dunia iblis dalam kisah Momotarō, agar kunjungan singkat pun lebih membekas di ingatan.

Membayangkan Aula Besar Iblis

Di dalam gua direkonstruksi ruang-ruang yang mengingatkan pada adegan berkumpulnya para iblis, seperti aula besar dan ruang keluarga iblis.

Dengan menyusurinya seperti membaca sebuah kisah besar, pengalaman ini bukan sekadar melihat benda pajangan, melainkan seolah masuk ke latar belakang cerita rakyat.

Memperhatikan Ruang Tunggu Penjaga Iblis

Nama ruang tunggu penjaga iblis membuat kita membayangkan sosok yang menjaga gua.

Dalam cerita rakyat Jepang, rasa seram dan humor sering hidup berdampingan, dan suasana itu juga terasa dari ekspresi serta penempatan iblisnya.

Udara Sejuk di Dalam Gua Bahkan saat Musim Panas

Dalam panduan wisata resmi Prefektur Kagawa, diperkenalkan bahwa di dalam gua terasa sejuk bahkan saat musim panas dan terdapat suasana yang misterius.

Dengan merasakan perbedaan antara angin laut serta sinar matahari di luar dengan kegelapan dan kesejukan di dalam gua, perubahan bentang alam dan ruang pulau ini akan terasa lebih berkesan.

Waktu yang dibutuhkan untuk berkeliling gua sekali jalan kira-kira 20–30 menit, dan jika berjalan tanpa terburu-buru, Anda bisa menikmati gema cerita hingga tuntas.

Foto yang Menangkap Adegan Cerita

Saat mengambil foto, daripada hanya memotret patung iblis dalam ukuran besar, sertakan permukaan batu dan kedalaman lorong agar nuansa khas gua lebih tersampaikan.

Di tempat gelap, berhentilah di posisi yang tidak menghalangi langkah orang di sekitar, dan jaga jarak agar tidak merusak pajangan maupun lorong.

Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Menuju Onigashima Daidōkutsu dari Pelabuhan Megi

Perjalanan mengunjungi Onigashima Daidōkutsu dimulai begitu Anda tiba di Pelabuhan Megi.

Periksa panduan di sekitar Pelabuhan Megi, lalu rapikan barang bawaan dan alas kaki sebelum menuju arah gua, agar perpindahan di dalam pulau terasa lebih tenang.

Menjadikan Onino-yakata sebagai Titik Awal Perjalanan

Onino-yakata yang berada di pelabuhan diperkenalkan sebagai pusat penjelajahan pulau yang sekaligus berfungsi sebagai ruang tunggu kapal.

Karena di sini mudah memeriksa informasi tentang perjalanan ke arah gua maupun berjalan-jalan di pulau, mampir lebih dulu setelah tiba akan memudahkan Anda menyusun alur kegiatan.

Bus Penghubung Beroperasi Menyesuaikan Jadwal Kedatangan

Menurut panduan Asosiasi Pariwisata Onigashima, dari Onino-yakata di pelabuhan menuju gua besar tersedia bus penghubung yang beroperasi menyesuaikan kedatangan feri.

Tarif bus penghubung untuk pulang-pergi adalah 1.000 yen untuk dewasa dan 500 yen untuk anak-anak, sedangkan sekali jalan 700 yen untuk dewasa dan 300 yen untuk anak-anak.

Karena transportasi di dalam pulau bisa terpengaruh cuaca maupun kondisi operasional, akan lebih aman bila Anda bergerak setelah melihat panduan setempat atau informasi resmi.

Membawa Barang yang Sesuai untuk Gua

Karena di dalam gua terdapat kegelapan dan perubahan kondisi pijakan, sepatu yang nyaman untuk berjalan dan barang bawaan yang membuat kedua tangan bebas sangat cocok.

Berjalan di tempat sempit sambil membawa barang besar akan membuat diri sendiri maupun orang sekitar sulit bergerak, jadi membuat diri ringkas di pelabuhan akan membuat kunjungan lebih nyaman.

Berikut kami rangkum hal-hal yang sebaiknya diperiksa kembali sebelum berangkat, berdasarkan tujuan persiapannya.

Item Pertimbangan Alasan
Sepatu Nyaman dipakai jalan Antisipasi pijakan
Barang Dibuat ringan Nyaman di lorong
Pakaian Mudah disesuaikan Antisipasi perbedaan suhu
Jadwal Beri kelonggaran Cocok untuk wisata pulau

Cara Menuju Onigashima Daidōkutsu dan Informasi Akses

Menuju Onigashima Daidōkutsu, alur dasarnya adalah menyeberang ke Pulau Megijima dengan feri dari Pelabuhan Takamatsu, lalu dari Pelabuhan Megi melanjutkan dengan bus penghubung atau berjalan kaki.

Karena Anda berganti dari kapal ke transportasi dalam pulau, merencanakan termasuk jadwal kapal pulang akan membuat waktu di pulau bisa digunakan dengan tenang.

Dari Pelabuhan Takamatsu ke Megijima dengan Feri

Dari Pelabuhan Takamatsu ke Megijima berjarak sekitar 20 menit dengan feri Shiyūjima Kaiun.

Karena jumlah pelayaran hanya beberapa kali pulang-pergi dalam sehari, periksa jadwal pelayaran sebelum berangkat dan sesuaikan waktu kunjungan gua dengan jadwal kapal pulang agar lebih aman.

Perpindahan dari Pelabuhan Megi ke Gua Besar

Dari Pelabuhan Megi ke gua besar, Anda bisa menuju dengan bus penghubung yang beroperasi menyesuaikan kedatangan feri.

Jika berjalan kaki, perkiraannya sekitar 30 menit termasuk tanjakan, jadi pilihlah moda perpindahan sesuai stamina dan cuaca.

Perkiraan Harga Tiket Masuk Gua dan Jam Buka

Harga tiket masuk gua adalah 600 yen untuk dewasa (SMA ke atas), 300 yen untuk anak (SD/SMP), dan 500 yen untuk usia 65 tahun ke atas.

Jam buka adalah pukul 8.35–16.55 (pendaftaran terakhir pukul 16.40) dan buka setiap hari sepanjang tahun.

Karena tarif dan jadwal dapat berbeda tergantung musim maupun kondisi operasional, harap periksa panduan resmi seperti dari Asosiasi Pariwisata Onigashima sebelum berkunjung.

Cara Berjalan dan Etika yang Perlu Diperhatikan di Dalam Gua

Onigashima Daidōkutsu adalah spot wisata, sekaligus tempat yang harus disusuri dengan memperhatikan kegelapan dan lebar lorong.

Dengan mengetahui etikanya, Anda bisa menikmati pajangan dengan tenang dan meninggalkan waktu yang menyenangkan bagi wisatawan lain.

Berjalan Perlahan sambil Melihat Pijakan

Di dalam gua, mata terkadang sulit beradaptasi tepat setelah masuk dari luar yang terang.

Jangan terburu-buru; berjalanlah sambil melihat pijakan dan gerakan orang di depan agar lebih aman saat berkunjung.

Menjaga Jarak dengan Pajangan

Patung iblis dan pajangan rekonstruksi adalah elemen penting yang menciptakan suasana cerita.

Jangan menyentuh atau bersandar, dan saat mengambil foto pun tentukan komposisi dari jarak sedikit jauh dari pajangan agar orang sekitar juga mudah melihat.

Memperhatikan Penggunaan Suara dan Cahaya

Di dalam gua, suara mudah bergema dan cahaya kuat bisa mudah masuk ke pandangan orang lain.

Bicaralah dengan suara pelan, dan saat menggunakan lampu atau ponsel pintar, jangan mengarahkannya ke orang, agar kunjungan tetap tenang.

Berikut kami rangkum tindakan yang perlu diperhatikan di dalam gua, dibagi menjadi yang boleh dan yang sebaiknya dihindari.

Situasi Boleh Dihindari
Berjalan Perlahan Berlari
Foto Memotret singkat Menguasai lorong
Pajangan Melihat dari jauh Menyentuh
Percakapan Pelan Suara keras

Cara Menikmati Megijima yang Tak Berhenti di Gua Saja

Jika berkunjung ke Onigashima Daidōkutsu, menikmati juga pemandangan khas Megijima sebelum dan sesudah gua akan membuat wisata pulau di Seto Inland Sea (laut pedalaman Seto) terasa lebih utuh.

Alur berpindah dari dunia cerita rakyat ke pemandangan laut membuat daya tarik spot ini terasa lebih berlapis.

Menikmati Pemandangan dan Seto Inland Sea Bersamaan

Sekitar gua dekat dengan Washigamine yang setinggi 188 m, dan pada hari cerah pemandangan Seto Inland Sea pun menambah kesan perjalanan.

Setelah menyusuri ruang gelap di dalam gua, melihat laut yang terang membuat sensasi pandangan yang terbuka terasa lebih kuat.

Menikmati Kibidango di Dekat Gua

Diperkenalkan bahwa di toko suvenir dekat gua, Anda bisa menikmati kibidango (kue bola dari tepung millet), camilan yang akrab dalam kisah Momotarō.

Menikmati cita rasa yang terkait dengan cerita di tengah perjalanan akan membuat kesan sebagai pengalaman budaya semakin mendalam.

Merasakan Wajah Pulau di Sekitar Pelabuhan Megi

Sekitar Pelabuhan Megi adalah tempat di mana Anda mudah merasakan suasana pulau bahkan saat menunggu kapal.

Dengan berjalan sambil melihat panduan wisata, bangunan pelabuhan, dan pemandangan tepi laut, Anda bisa menyentuh keseharian Megijima yang tidak terlihat hanya dari gua.

Berbagi Cerita Bersama Keluarga dan Teman

Momotarō adalah cerita rakyat yang dikenal luas di Jepang, jadi membicarakan tokoh dan gambaran iblis di tengah perjalanan akan membuatnya lebih menyenangkan sebagai pengalaman budaya.

Jika membawa anak, daripada terlalu menonjolkan rasa seram, berjalanlah seolah mencari ekspresi iblis dan detail pajangan agar terasa lebih akrab.

Menikmati Waktu Pulau Tanpa Terburu-buru

Di pulau terpencil, perjalanan dan waktu menunggu pun menjadi bagian dari wisata.

Jangan terlalu memadatkan jadwal; sisakan waktu menunggu di pelabuhan dan waktu menikmati angin laut agar tercipta gema khas Megijima.

Cara Menikmati Onigashima Daidōkutsu Sesuai Musim dan Cuaca

Antara di dalam dan di luar gua, tingkat terang-gelap dan sensasi yang dirasakan berbeda.

Dengan menyesuaikan pakaian dan cara berjalan sesuai musim dan cuaca, Anda lebih mudah menikmati kunjungan gua sekaligus berjalan-jalan di pulau.

Memperhatikan Perbedaan Suhu saat Musim Panas

Karena diperkenalkan bahwa di dalam gua terasa sejuk bahkan saat musim panas, tempat ini mudah membuat Anda merasakan perbedaan dengan panas di luar.

Masuk dalam keadaan berkeringat terkadang membuat Anda merasa kedinginan, jadi menyiapkan luaran tipis akan memudahkan penyesuaian.

Menikmati Musim Sakura dan Festival Seni

Megijima berubah suasananya sesuai musim, seperti saat musim sakura (bunga sakura mekar di musim semi) maupun selama penyelenggaraan Setouchi Triennale (festival seni internasional Seto Inland Sea) yang diadakan tiga tahun sekali.

Karya onigawara (genteng hias bermotif iblis) terkait Setouchi Triennale dapat dilihat di dalam dan sekitar gua, sehingga cara menikmati berjalan-jalan di pulau pun meluas tergantung waktu kunjungan.

Berhati-hati saat Berpindah pada Hari Hujan atau Berangin

Di pulau, kesan pijakan maupun transportasi laut berubah tergantung cuaca.

Pada hari yang hujan atau berangin, akan lebih aman bila Anda bertindak sambil memeriksa panduan setempat, termasuk perpindahan dari pelabuhan dan pergerakan saat pulang, bukan hanya soal gua.

Memanfaatkan Perbedaan Terang-Gelap untuk Foto

Di dalam gua ada kegelapan; di luar, cahaya laut dan langit membentuk kesan.

Bahkan pada hari yang sama, nuansa foto berubah di dalam gua, di sekitar pintu keluar, dan di tempat berpemandangan, jadi memperhatikan perbedaan cahaya akan memberi variasi pada catatan perjalanan.

Berikut kami rangkum poin yang perlu diperhatikan tiap musim dan cuaca, baik dari sisi kunjungan gua maupun berjalan-jalan di pulau.

Kondisi Di dalam gua Berjalan di pulau
Hari panas Antisipasi dingin Jaga hidrasi
Hari hujan Hati-hati pijakan Waspada licin
Hari berangin Tetap tenang Cek operasional
Hari cerah Perbedaan terang-gelap Nikmati pemandangan

Kesimpulan: Menikmati Cerita dan Waktu Pulau di Onigashima Daidōkutsu

Onigashima Daidōkutsu adalah spot wisata tempat Anda bisa merasakan legenda Momotarō yang diwariskan di Megijima, bersama pajangan, ruang, dan pemandangan pulau.

Jika melihat pajangan rekonstruksi seperti aula besar dan ruang keluarga iblis sebagai sebuah cerita, kesannya akan mudah membekas bahkan bagi wisatawan asing yang tidak mengenal cerita rakyat Jepang.

Jaraknya yang dekat, sekitar 20 menit naik feri dari Pelabuhan Takamatsu, juga menjadi daya tarik, dan dengan mengetahui harga tiket masuk, jam buka, serta jadwal bus penghubung, Anda bisa menikmati wisata pulau di Seto Inland Sea bahkan hanya dalam setengah hari.

Sebelum berkunjung, periksa panduan resmi mengenai status operasional, harga tiket masuk, dan transportasi dalam pulau, dan di lokasi berjalanlah dengan tetap memperhatikan pijakan serta orang sekitar, agar Anda bisa menikmati petualangan gua dan wisata pulau Seto Inland Sea dengan tenang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Gua Besar Onigashima adalah spot di Pulau Megijima (alias Onigashima) di Kota Takamatsu, Prefektur Kagawa, tempat Anda bisa menikmati legenda Momotaro dan petualangan gua sekaligus. Di dalam gua seluas 4.000 meter persegi dengan kedalaman 400 meter, dihadirkan kembali aula besar oni (raksasa/iblis dalam cerita rakyat Jepang), ruang keluarga, dan ruang tunggu penjaga oni. Berjalan dengan suasana "masuk ke dunia oni" akan membuat gaung cerita membekas dalam ingatan meski singkat dibanding sekadar melihat pameran satu per satu.
A. Pulau Megijima memiliki cerita turun-temurun sebagai sarang oni yang ditaklukkan Momotaro, dan dalam panduan wisata pun diperkenalkan dengan alias "Onigashima". Konon gua besar ini dibuat sekitar tahun 100 SM, dan orang-orang di kemudian hari menumpangkan kisah Momotaro pada ruang batu yang bersejarah panjang ini. Meski tak tahu dongengnya, sekadar membayangkan alur penaklukan oni akan membuat nama tempat dan kesan pameran jauh lebih mudah ditangkap.
A. Biaya masuk gua adalah 600 yen untuk dewasa (SMA ke atas), 300 yen untuk anak (siswa SD dan SMP), dan 500 yen untuk usia 65 tahun ke atas. Karena tiket diurus di pintu masuk gua, bukan di Oni no Yakata di pelabuhan, menyiapkan sedikit uang tunai akan membuat Anda tidak repot di loket. Bagi keluarga, adanya tarif anak juga menjadi salah satu alasan mengapa ini mudah direncanakan sebagai perjalanan pulau setengah hari.
A. Alurnya pada dasarnya naik feri "Meon" milik Shiyujima Kaiun dari Pelabuhan Takamatsu menuju Pulau Megijima sekitar 20 menit, lalu dari Pelabuhan Megi menuju gua besar dengan bus penghubung atau berjalan kaki. Dengan berjalan kaki butuh sekitar 30 menit termasuk tanjakan. Karena armadanya terbatas beberapa kali pulang-pergi sehari, menetapkan waktu kunjung gua dan jadwal kapal pulang sekaligus akan membuat Anda bisa memakai waktu di pulau dengan tenang.
A. Bus penghubung beroperasi menyesuaikan kedatangan feri, dengan tarif pulang-pergi 1.000 yen untuk dewasa dan 500 yen untuk anak, serta sekali jalan 700 yen untuk dewasa dan 300 yen untuk anak. Karena langsung dari pusat pelabuhan "Oni no Yakata" ke gua besar, Anda tak perlu berjalan menanjak. Setelah turun dari kapal, mampir dahulu ke Oni no Yakata dan bergerak menyesuaikan keberangkatan bus akan memudahkan menyusun perpindahan di dalam pulau.
A. Jam operasionalnya pukul 8.35-16.55 (loket tutup pukul 16.40) dan buka setiap hari. Perkiraan waktu untuk menyusuri seluruh gua sekitar 20-30 menit. Gua ini berada di lereng Gunung Washigamine setinggi 188 m; setelah berjalan di dalam gua yang gelap, sisihkan sedikit waktu untuk menikmati pemandangan Laut Pedalaman Seto agar perjalanan pulau terasa lebih lengkap.
A. Pakaian ringan, sepatu yang nyaman untuk berjalan, dan barang bawaan yang membebaskan kedua tangan adalah pilihan yang cocok. Panduan wisata Prefektur Kagawa pun memperkenalkan bahwa di dalam gua terasa sejuk bahkan di musim panas, dan masuk dalam keadaan berkeringat bisa membuat tubuh terasa dingin. Membawa satu lapis pakaian luar tipis akan memudahkan menyesuaikan perbedaan suhu antara angin laut dan terik di luar dengan kesejukan dalam gua, sehingga kunjungan terasa nyaman.
A. Alih-alih hanya mengambil close-up patung oni, masukkan permukaan batu dan kedalaman lorong ke dalam komposisi agar suasana khas gua lebih terasa. Karena aturan pemotretan dan publikasi foto mengikuti pengumuman di lokasi, periksalah petunjuk di dekat pintu masuk. Di area gelap, ambil foto singkat dari posisi yang tidak menghalangi pengunjung lain; perbedaan cahaya di dalam gua, sekitar pintu keluar, dan titik pandang juga bisa memberi variasi foto.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.