Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Onomichi Hiroshima: Panduan Jalan-Jalan Lereng & Tepi Laut

Onomichi Hiroshima: Panduan Jalan-Jalan Lereng & Tepi Laut
Panduan Onomichi untuk pemula: jelajahi Taman Senkoji, Lorong Kucing, kuil, gang lereng, dan tepi laut, plus etika foto saat liburan ke Hiroshima.

Ringkasan Cepat

Gambaran area jalan-jalan kota ini

Onomichi, Hiroshima, adalah area wisata jalan kaki tempat tanjakan, gang, kuil, dan pemandangan sepanjang Selat Onomichi bertumpuk dalam jarak berjalan kaki, dinikmati dengan menyusuri rute dari gunung ke laut

Daya tarik

Pemandangan dari Taman Senkoji, Jalan Kucing (Neko no Hosomichi) sepanjang sekitar 200 m, rute ziarah kuil tua dengan jalan berbatu, kawasan pertokoan Hondori, dan tepi laut menghadap Pulau Mukaishima

Cara menikmati pemandangan

Dari Taman Senkoji yang membentang di lereng tengah hingga puncak Gunung Senkoji setinggi 144,2 m, Anda bisa melihat Selat Onomichi, pulau-pulau Laut Seto, dan saat cerah hingga pegunungan Shikoku

Tarif & operasi kereta gantung

Senkoji-yama Ropeway beroperasi dari kaki ke puncak gunung sekitar 3 menit, biasanya tiap sekitar 15 menit; tarif untuk SMP ke atas sekali jalan ¥500/pulang-pergi ¥700, SD ke bawah sekali jalan ¥250/pulang-pergi ¥350

Perkiraan waktu

Rute ziarah kuil tua adalah jalur berbatu sepanjang sekitar 2 km dari Jikoji hingga Kairyuji, sekitar 3 jam berjalan kaki

Persiapan & perhatian saat berjalan

Karena banyak tanjakan dan tangga batu, sepatu yang nyaman dan barang bawaan ringan akan terasa aman; periksa pusat informasi wisata dan loker koin di sekitar stasiun, dan di gang berjalanlah di tepi dengan menghormati ruang hidup warga

Pengalaman yang memperluas perjalanan

Anda bisa melanjutkan ke pemandangan Laut Pedalaman Seto dengan bersepeda di Shimanami Kaido sepanjang sekitar 70 km yang menghubungkan Onomichi–Imabari atau berkeliling pulau-pulau

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Hiroshima

Onomichi, Panduan Wisata Berjalan Kaki di Jalan Menanjak dan Tepi Laut yang Berdekatan

Onomichi di Hiroshima adalah kawasan wisata berjalan kaki tempat jalanan menanjak dan gang-gang di sisi bukit, kuil Buddha dan kuil Shinto, serta pemandangan di sepanjang Onomichi Suidō (selat Onomichi) saling bertumpang tindih dalam jarak yang dekat dan bisa ditempuh berjalan kaki.

Dalam Warisan Jepang (Japan Heritage) "Kota miniatur dari abad pertengahan yang dirajut oleh Onomichi Suidō", Onomichi diposisikan sebagai "kota bak taman miniatur" tempat kuil, taman, rumah, jalanan menanjak, dan gang saling bertumpuk di antara Onomichi Suidō dan Onomichi Sanzan (tiga gunung Onomichi: Gunung Daihō, Gunung Atago, dan Gunung Ruri).

Bagi yang baru pertama kali mengunjungi Onomichi, daripada menyusuri tempat wisata satu per satu, berjalan sambil merasakan perubahan pemandangan dari gunung ke laut, atau dari laut ke gunung, akan membuat ciri khas Onomichi lebih mudah dipahami.

Semakin Mendaki Jalanan, Kota dan Laut Tampak Bertumpang Tindih

Dalam wisata berjalan kaki di Onomichi, semakin mendaki jalanan sempit yang menanjak, Onomichi Suidō akan terlihat di balik deretan rumah, dan pandangan perlahan-lahan terbuka.

Di tempat dengan jalan yang sempit, penting untuk sadar bahwa Anda sedang memasuki ruang kehidupan warga setempat.

Jadikan Onomichi Suidō sebagai Patokan agar Tidak Tersesat di Jalanan Menanjak

Bahkan di kawasan dengan gang yang berliku, memiliki perasaan arah menuruni sisi laut akan memudahkan Anda mengetahui posisi saat ini.

Daripada hanya mengandalkan aplikasi peta, padukan arah tanjakan, jalur rel JR Sanyō Line, kawasan pertokoan, dan letak tepi laut agar struktur kota lebih mudah dipahami secara alami.

Sesuaikan Cara Berjalan di Onomichi dengan Cuaca dan Musim

Karena wisata di Onomichi berpusat pada jalan kaki di luar ruangan, sedikit menyesuaikan cara menikmatinya dengan cuaca dan musim akan membuatnya lebih nyaman.

Tabel berikut merangkum perbedaan cara pemandangan terlihat dan cara berjalan.

Situasi Pemandangan Cara berjalan
Hari cerah Laut tampak cerah Menuju sisi gunung
Setelah hujan Jalan batu berkilau Perhatikan pijakan
Musim panas Sinar matahari kuat Sering istirahat
Musim sejuk Udara jernih Susuri tepi laut juga

Menikmati Pemandangan Onomichi dari Sekitar Senkō-ji Kōen

Jika ingin merasakan pemandangan tiga dimensi Onomichi sejak awal, menjadikan sekitar Senkō-ji Kōen (Taman Senkō-ji) sebagai pintu masuk perjalanan akan memudahkan Anda melihat gambaran keseluruhan kota.

Senkō-ji Kōen membentang dari lereng tengah hingga puncak Gunung Senkō-ji yang berketinggian 144,2 m. Dari menara pandangnya, Anda bisa menikmati pemandangan kota Onomichi dan pulau-pulau di Laut Pedalaman Seto (Seto Inland Sea), dan pada hari cerah konon pegunungan Shikoku pun dapat terlihat dari kejauhan.

Melihat Kota dari Sisi Gunung Memperjelas Letak Onomichi

Saat berdiri di sisi gunung, letak Onomichi Suidō, Pulau Mukaishima di seberang, rel kereta, kawasan pertokoan, serta kuil Buddha dan kuil Shinto akan terlihat bertumpang tindih.

Dengan terlebih dahulu memandang kota dari tempat tinggi, gang dan tepi laut yang nanti Anda susuri akan lebih mudah dimaknai.

Gunakan Senkō-ji Yama Ropeway dengan Memeriksa Syarat Operasinya

Senkō-ji Yama Ropeway (kereta gantung) adalah moda transportasi yang menghubungkan stasiun kaki gunung (sisi Nagae-guchi) dengan stasiun puncak dalam waktu sekitar 3 menit, dan biasanya beroperasi kurang lebih setiap 15 menit.

Tarifnya untuk pelajar SMP ke atas 500 yen sekali jalan dan 700 yen pulang pergi, untuk anak SD ke bawah 250 yen sekali jalan dan 350 yen pulang pergi. Karena interval operasi bisa berubah saat ramai, periksalah status operasinya sebelum menggunakan.

Jangan Terburu-buru di Jalanan Menurun dan Tangga

Di jalan yang menurun dari sisi gunung ke sisi laut, ada tempat dengan tangga dan tanjakan sempit yang berkelanjutan.

Saat mengambil foto, jangan berhenti di tengah jalan; pilih posisi agar orang yang lewat bisa berpapasan dengan aman.

Menyusuri Ekspresi Gang Onomichi lewat Neko no Hosomichi dan Wisata Kuil Tua

Dalam wisata berjalan kaki menyusuri gang Onomichi, kesan akan semakin mendalam jika Anda memperhatikan bukan hanya pemandangan mencolok khas tempat wisata, tetapi juga adegan-adegan kecil tempat tangga batu, dinding, gerbang kuil, dan deretan rumah tua saling bertumpuk.

Kawasan Neko no Hosomichi (gang sempit kucing) dan wisata kuil tua adalah tempat yang mudah membuat Anda merasakan suasana jalanan menanjak dan kuil khas Onomichi.

Neko no Hosomichi, Gang Sepanjang Sekitar 200 m yang Ingin Disusuri dengan Tenang

Neko no Hosomichi adalah gang sempit sepanjang sekitar 200 m yang membentang dari Museum Maneki-neko di Onomichi hingga sekitar Pagoda Tiga Tingkat Tennei-ji.

Sejak 1998, sang pelukis Sonoyama Haruji memasang fukuishi-neko (batu kucing pembawa keberuntungan) di sini, dan gang ini dikenal sebagai jalan tempat fukuishi-neko serta patung kucing tersebar, sebagian tersembunyi di semak.

Meski bertemu kucing sungguhan, cara menikmati yang baik adalah dengan menjaga jarak dan mengamatinya tanpa mengejar atau bersuara keras.

Wisata Kuil Tua, Jelajah Jalan Batu untuk Menyentuh Sejarah Onomichi

Rute wisata kuil tua adalah jalan setapak berbatu sepanjang sekitar 2 km yang ditempuh kira-kira 3 jam, membentang dari Jikō-ji dekat Stasiun JR Onomichi hingga Kairyū-ji di sisi timur.

Di sepanjang jalur ini berderet kuil Buddha dan kuil Shinto utama di kawasan lama Onomichi seperti Jikō-ji, Tennei-ji, Saikoku-ji, dan Jōdo-ji. Karena terdapat tonggak batu penanda tujuan berikutnya, Anda mudah berjalan-jalan meski tanpa peta.

Dengan menyusuri kuil Buddha dan kuil Shinto secara berurutan, Anda bisa merasakan nuansa kepercayaan dan kehidupan yang terakumulasi di Onomichi sebagai kota pelabuhan.

Utamakan Suasana Tempat saat Berdoa dan Memotret

Di kuil Buddha dan kuil Shinto, sebelum mengambil foto periksalah papan pengumuman dan petunjuk, dan bahkan di tempat yang boleh memotret, pilihlah posisi yang tidak mengganggu para peziarah.

Karena penerimaan goshuin (stempel kunjungan kuil) dan barang keagamaan berbeda di tiap kuil, penting untuk memiliki sikap memeriksa petunjuk setempat dan informasi masing-masing kuil.

Etika Wisata Jalan Kaki yang Perlu Diperhatikan di Jalanan Menanjak dan Gang

Di jalanan menanjak dan gang, bukan hanya ada wisatawan, tetapi juga kehidupan warga setempat.

Tabel berikut merangkum perilaku yang perlu diperhatikan di gang serta kuil Buddha dan kuil Shinto.

Situasi Perilaku baik Perilaku yang dihindari
Gang Berjalan di tepi Menutup jalan
Kucing Mengamati dengan tenang Mengejar
Kuil Membaca pengumuman Memotret tanpa izin
Depan rumah Lewat sebentar Berlama-lama
Foto Menghindari orang Memotret kehidupan warga

Menyentuh Keseharian Onomichi dan Onomichi Suidō di Pertokoan dan Tepi Laut

Setelah menyusuri jalanan menanjak, dengan menuruni jalan menuju kawasan pertokoan atau tepi laut, Anda bisa merasakan suasana yang lebih dekat dengan keseharian Onomichi.

Bisa menikmati ketenangan sisi gunung sekaligus keterbukaan sisi laut adalah daya tarik wisata berjalan kaki di Onomichi.

Perlambat Langkah di Onomichi Hondōri Shōtengai

Di kawasan pertokoan Onomichi, tampilan toko-toko bergaya lawas, kedai makan, dan arus orang yang berbelanja saling bertumpang tindih.

Sambil memandangi barang di etalase dan papan nama toko, jika ada toko yang menarik perhatian, mampirlah tanpa memaksakan jadwal padat agar lebih mudah menikmati suasana kota.

Amati Gerak Kapal yang Lalu-lalang di Onomichi Suidō dari Tepi Laut

Saat keluar ke tepi laut, Anda bisa melihat Pulau Mukaishima di seberang dan kapal-kapal yang lalu-lalang di permukaan air, sehingga bertemu dengan wajah Onomichi yang berbeda dari yang dirasakan di jalanan menanjak.

Jika ingin memotret, daripada memaksakan laut, jembatan, dan deretan rumah ke dalam satu bingkai, memilih elemen yang paling berkesan bagi Anda akan menghasilkan rekaman yang lebih alami.

Pikirkan Makan dan Istirahat seperti Onomichi Ramen dengan Asumsi Keramaian

Di Onomichi, banyak juga orang yang berkunjung untuk menikmati Onomichi Ramen, kafe, dan camilan ringan.

Namun, karena hari operasional dan waktu tunggu tiap toko bisa berubah, daripada mematoknya di dalam artikel, lebih aman memilih dengan memeriksa petunjuk setempat dan informasi toko.

Persiapan Wisata Jalan Kaki Onomichi yang Perlu Diketahui Wisatawan Asing

Wisata Onomichi adalah wisata berjalan kaki di mana perpindahan itu sendiri menjadi sebuah pengalaman.

Dengan sedikit menyiapkan diri untuk berjalan, Anda bisa menikmati jalanan menanjak dan gang tanpa beban.

Pilih Sepatu dengan Mengutamakan Kenyamanan Berjalan

Di tangga batu dan jalanan menanjak, sepatu yang stabil untuk berjalan lebih bermanfaat daripada yang sekadar enak dipandang.

Pada hari hujan atau setelah hujan, ada tempat yang terasa licin di pijakan, jadi hindari berbelok mendadak atau berpindah sambil memotret.

Bawaan yang Ringan Memudahkan Berjalan di Jalanan Menanjak

Di jalanan menanjak dan tangga, membawa koper besar akan menyulitkan gerakan diri sendiri maupun sekitar.

Agar bisa berjalan hanya dengan membawa barang yang diperlukan, lebih aman memulai jelajah setelah memeriksa kondisi penggunaan pusat informasi wisata di sekitar Stasiun JR Onomichi maupun loker koin di sekitar stasiun.

Sesuaikan Cara Menikmati Onomichi dengan Tipe Wisatawan

Onomichi memungkinkan Anda mengubah sudut pandang berjalan sesuai tujuan perjalanan, seperti foto, kuil, tepi laut, dan kawasan pertokoan.

Tabel berikut merangkum cara pandang berdasarkan minat wisatawan.

Tipe Tempat yang dilihat Yang perlu diperhatikan
Kunjungan pertama Gunung dan laut Melihat keseluruhan
Suka foto Tanjakan dan gang Menghindari orang
Suka kuil Sekitar kuil tua Berdoa dengan tenang
Wisata keluarga Berpusat di tepi laut Selipkan istirahat
Kunjungan ulang Belakang kawasan pertokoan Mampir di sela jalan

Memperluas Wisata Onomichi dengan Shimanami Kaidō dan Jelajah Pulau

Onomichi bukan hanya tempat wisata berjalan kaki, tetapi juga tempat yang mudah untuk memperluas perjalanan ke Shimanami Kaidō dan jelajah pulau.

Setelah menyusuri jalanan menanjak dan tepi laut kawasan kota, dengan mengarahkan pandangan ke pemandangan pulau, Anda bisa merasakan kedalaman perjalanan khas Laut Pedalaman Seto.

Pertimbangkan Shimanami Kaidō Sesuai Tujuan Perjalanan

Rute bersepeda Seto Shimanami Kaidō menghubungkan Kota Onomichi di sisi Honshū dengan Kota Imabari di sisi Shikoku, menyeberangi pulau-pulau Mukaishima, Innoshima, Ikuchijima, Ōmishima, Hakatajima, dan Ōshima beserta jembatan-jembatannya, dengan total sekitar 70 km.

Jika berencana bersepeda, susunlah rencana setelah memeriksa cuaca, kondisi fisik, sepeda sewaan, dan aturan berlalu lintas.

Menyeberang ke Pulau Mengubah Cara Pandang terhadap Kota Onomichi

Saat melihat Onomichi dari seberang atau dari sisi pulau, Anda akan lebih memahami bahwa gunung, kota, dan laut berada dalam hubungan yang berdekatan.

Perjalanan yang berakhir hanya di kawasan kota pun tetap memuaskan, tetapi bagi yang punya kelonggaran waktu, menambahkan sudut pandang dari seberang laut akan mengubah kesan.

Jangan Memadatkan Wisata Jalan Kaki dan Jelajah Pulau Berlebihan

Karena Onomichi adalah kota dengan banyak penemuan kecil, terlalu memadatkan jadwal akan menyulitkan Anda merasakan suasana gang dan ketenangan tepi laut.

Jika baru pertama kali, dengan memisahkan hari untuk menyusuri kawasan kota dan waktu untuk menuju pulau, kedua pengalaman bisa dinikmati dengan tenang.

Kesimpulan: Onomichi, Kota yang Daya Tariknya Tampak Saat Disusuri Tanpa Terburu-buru

Onomichi adalah kota tempat pemandangan jalanan menanjak, kuil Buddha dan kuil Shinto, Neko no Hosomichi, kawasan pertokoan, dan Onomichi Suidō saling bertumpang tindih dalam jarak yang berdekatan.

Bagi wisatawan asing, ini bisa disebut kawasan tempat merasakan kehidupan, kepercayaan, dan budaya gang kota pelabuhan Jepang sekaligus.

Dengan sedikit memperlambat langkah dan tidak lupa memperhatikan ruang kehidupan warga, pemandangan Onomichi akan tampak lebih alami.

Sambil memeriksa status operasi dan syarat penggunaan, susurilah jalanan menanjak dan tepi laut dalam batas yang wajar, dan temukan pemandangan Onomichi yang berkesan dalam ingatan Anda.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Onomichi adalah kota pelabuhan di bagian timur Prefektur Hiroshima, sebuah kawasan untuk berjalan-jalan di mana jalan menanjak, gang, kuil, dan pemandangan di sepanjang Selat Onomichi bertumpuk dalam jarak yang bisa ditempuh kaki. Lanskap berlapis yang dikelilingi Selat Onomichi dan tiga gunung Onomichi (Daihozan, Atagoyama, Rurizan) terpilih sebagai Warisan Jepang "Kota Taman Mini sejak Abad Pertengahan yang Dirajut Selat Onomichi". Daripada menjelajahi titik per titik, daya tariknya akan terlihat jika Anda berjalan dari gunung menuju laut.
A. Dengan Shinkansen, rute tercepat adalah turun di Stasiun Fukuyama tempat Nozomi dan Hikari berhenti, lalu berganti ke jalur JR Sanyo menuju Stasiun Onomichi sekitar 20 menit seharga 420 yen. Meski sama-sama Shinkansen, Stasiun Shin-Onomichi hanya disinggahi Kodama dan tidak terhubung kereta ke Stasiun Onomichi, jadi akan praktis untuk diingat bahwa memilih jalur lewat Fukuyama tanpa terkecoh nama stasiun akan menghemat waktu dan biaya.
A. Ropeway Senkoji-yama bertarif dewasa sekali jalan 500 yen dan pulang pergi 700 yen, anak-anak sekali jalan 250 yen dan pulang pergi 350 yen. Beroperasi pukul 9:00 hingga 17:15, menghubungkan stasiun kaki gunung dan stasiun puncak dalam sekitar 3 menit. Jika naik ropeway saat naik dan berjalan kaki melewati Gang Kucing atau kuil-kuil tua saat turun, Anda bisa menikmati perubahan pemandangan tanpa terlalu lelah.
A. Dek pandang Taman Senkoji yang membentang dari lereng tengah hingga puncak Gunung Senkoji setinggi 144,2 meter cocok sebagai pintu masuk perjalanan. Dari sini Anda bisa memandang Selat Onomichi, pulau-pulau Laut Seto, hingga pegunungan Shikoku pada hari cerah, sehingga letak kota terlihat menyeluruh. Jika lebih dulu menangkap gambaran keseluruhan dari tempat tinggi, makna gang dan tepi laut yang Anda telusuri setelahnya akan lebih mudah dipahami.
A. Gang Kucing adalah gang sempit sepanjang sekitar 200 meter yang menghubungkan Museum Maneki-neko in Onomichi dengan sekitar Pagoda Tiga Tingkat Tenneiji. Fukuishi-neko (kucing yang dilukis pada batu bulat) yang mulai diletakkan oleh pelukis Sonoyama Shunji sejak tahun 1998 bersembunyi di sana-sini di antara semak, dan bagian menyenangkannya adalah berjalan sambil mencarinya. Akan terasa lebih dalam jika Anda mengetahui bahwa fukuishi-neko dibuat dengan merendam batu Laut Jepang selama setengah tahun untuk menghilangkan garam lalu dilukis lapis demi lapis, sebuah karya tangan yang konon memakan waktu sekitar setahun per ekornya.
A. Rute menjelajahi kuil tua adalah jalan kecil berbatu sepanjang sekitar 2 km yang ditempuh sekitar 3 jam berjalan kaki, dari Jikoji dekat Stasiun JR Onomichi hingga Kairyuji di sebelah timur. Di sepanjang jalurnya berderet kuil-kuil utama seperti Jikoji, Tenneiji, Saikokuji, dan Jodoji, dan karena ada tiang batu yang menunjukkan tujuan berikutnya, Anda bisa melangkah tanpa peta. Sambil menyelipkan makan siang atau camilan manis di tengah jalan, Anda bisa menyentuh lapisan sejarah spiritual yang terbentuk di kota pelabuhan ini.
A. Di kuil-kuil Onomichi, banyak yang memberikan goshuin (cap tulisan tinta kenangan ziarah). Pada "Onomichi Shichibutsu Meguri" yang menjelajahi kuil-kuil tua, jika mengumpulkan goshuin dari 7 kuil, Anda akan mendapatkan cendera mata sebagai tanda pencapaian. Karena jam pelayanan dan jenis layanan dan benda yang diberikan berbeda di tiap kuil, jika Anda menikmati waktu menunggu tulisan tinta sambil melihat petunjuk di lokasi, pengalaman ziarah akan terasa lebih tenang.
A. Untuk sakura, masa terbaik biasanya akhir Maret hingga pertengahan April, dan Taman Senkoji tempat sekitar 1.500 pohon mekar terpilih sebagai "100 Tempat Sakura Terbaik di Jepang". Malam hari, lampion bonbori menyala di dalam taman sehingga Anda bisa menikmati perpaduan sakura malam dan pemandangan malam. Sementara itu, akhir musim gugur hingga musim dingin yang udaranya jernih memungkinkan pandangan jauh, dan musim panas terik di jalan menanjak, jadi akan lebih nyaman jika mengubah waktu berjalan dan cara beristirahat sesuai musim.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.