Apa itu Hirasawa Kanga Iseki | Bertemu Reruntuhan Kantor Pemerintahan Zaman Nara dan Heian di Tsukuba
Hirasawa Kanga Iseki (reruntuhan kantor pemerintahan Hirasawa) adalah situs kanga (kantor pemerintahan) kuno yang terletak di Hirasawa, Kota Tsukuba, Prefektur Ibaraki, dan merupakan spot wisata sejarah gratis yang dapat diakses dengan bus reguler dari Stasiun Tsukuba.
Kanga adalah istilah yang merujuk pada kantor pemerintahan atau fasilitas administrasi kuno.
Tempat ini diperkirakan sebagai reruntuhan kantor pemerintahan distrik (gun) Tsukuba, Provinsi Hitachi (Hitachi-no-kuni Tsukuba-gun) pada zaman Nara dan Heian.
Pada tahun Shōwa 55 (1980) ditetapkan sebagai situs bersejarah nasional, dan sejak tahun Heisei 15 (2003) dibuka untuk umum sebagai Hirasawa Kanga Iseki Rekishi Hiroba (Lapangan Sejarah Reruntuhan Kanga Hirasawa).
Melalui tiga gudang takayuka (gudang panggung tinggi) yang direkonstruksi dan lapangan rekonstruksi reruntuhan yang luas, Anda dapat menelusuri bentuk administrasi regional pada masa itu.
Daya tarik bagi wisatawan asing adalah dapat merasakan sejarah kuno yang ada dalam buku pelajaran secara tiga dimensi di luar ruangan.
Berbeda dengan kuil atau kastil, di sini Anda dapat berjalan di atas reruntuhan kantor pemerintahan daerah, sehingga dapat memahami sejarah Jepang dari sudut pandang berbeda.
Daya tariknya juga terletak pada kesempatan memikirkan sistem politik dan perpajakan kuno melalui tata letak bangunan dan luas lapangan.

Karakteristik Arsitektur Kuno yang Dapat Dilihat dari Tiga Gudang Takayuka yang Direkonstruksi
Yang menarik perhatian di Hirasawa Kanga Iseki adalah tiga gudang takayuka yang direkonstruksi.
Menurut panduan Kota Tsukuba, telah direkonstruksi tiga gudang yaitu azekura (gudang dengan kayu segitiga yang dirangkai), dozō (gudang lumpur dengan dinding tebal), dan itakura (gudang papan).
Semuanya memiliki struktur dengan lantai yang diangkat dari tanah, sehingga menjadi hal yang wajib dilihat karena memudahkan Anda membayangkan arsitektur gudang zaman Nara dan Heian.
Azekura direkonstruksi dengan struktur kayu segitiga yang dirangkai, dengan referensi dari arsitektur kuno seperti Shōsōin Tōdai-ji dan Tōshōdai-ji.
Dozō adalah gudang dengan dinding yang dilapisi lumpur tebal sehingga memiliki ketahanan api yang tinggi, dan direkonstruksi sebagai gudang dengan skala besar.
Itakura adalah salah satu bentuk gudang yang umum di zaman kuno, dengan struktur memasukkan dinding papan di antara tiang-tiang.
Dalam penggalian arkeologi, ditemukan 55 jejak bangunan tiang tertanam (hottate-bashira), dan sekitar dua pertiganya diperkirakan sebagai gudang takayuka.
Area gudang ini diperkirakan sebagai reruntuhan shōsō (gudang utama) yang menyimpan padi atau kain rami yang dibayarkan sebagai pajak.
Saat melihat bangunan, perhatikan bentuk atap, jarak antar tiang, dan perbedaan dinding, agar Anda mudah membayangkan peran dan metode konstruksi setiap gudang.

Jalan-Jalan Sejarah Hirasawa Kanga Iseki Sambil Menikmati Pemandangan Kaki Gunung Tsukuba
Hirasawa Kanga Iseki terletak di tengah pemandangan tenang kaki Gunung Tsukuba, dan dapat dijelajahi dengan mudah dalam perkiraan waktu 30 menit hingga 1 jam.
Di latar belakang bangunan rekonstruksi terlihat Gunung Tsukuba dan sawah, sehingga merupakan tempat yang mudah membuat Anda merasakan bahwa kantor pemerintahan kuno terhubung dengan alam sekitar.
Untuk kunjungan, disarankan alur memahami gambaran umum reruntuhan di sekitar pusat informasi terlebih dahulu, kemudian berjalan-jalan di lapangan.
Di pusat informasi, Anda dapat melihat barang-barang yang ditemukan dalam penggalian dan panel pameran yang menunjukkan gambaran keseluruhan reruntuhan.
Di lapangan, perhatikan tidak hanya bangunan tetapi juga luas reruntuhan yang ditandai di tanah.
Sambil membayangkan apa yang dulu berdiri di sini dan sampai mana ruang kantor pemerintahan, berjalan-jalan akan memperdalam kesan meskipun kunjungannya singkat.
Pada musim semi diadakan shibayaki (pembakaran rumput), dan pada musim gugur (musim ketika daun berubah warna menjadi merah dan kuning, daun musim gugur) diadakan Tsukuba Monogatari yang menampilkan iluminasi gudang dan konser.

Hal yang Wajib Dilihat Setiap Musim dan Waktu Kunjungan yang Direkomendasikan
Hirasawa Kanga Iseki adalah taman situs bersejarah tipe luar ruangan, sehingga ekspresinya berubah setiap musim.
Pada musim semi, dari akhir Maret hingga awal April, sakura mekar di sekitar lapangan, dan Anda dapat menikmati kombinasi gudang rekonstruksi dengan sakura.
Awal musim panas, Mei hingga Juni, hijau muda terlihat indah, dan kontras antara langit biru dengan gudang takayuka menjadi musim yang fotogenik.
Pada musim gugur, dari akhir Oktober hingga pertengahan November, daun musim gugur (kōyō) di Gunung Tsukuba dan warna keemasan sawah memperindah pemandangan lapangan.
Pada musim panas, karena sedikit tempat berteduh, siapkan topi, payung peneduh, dan minuman agar kunjungan lebih nyaman.
Pada musim dingin, pengunjung sedikit dan suasananya tenang, di mana Anda dapat memandang Gunung Tsukuba yang tertutup salju dan arsitektur kuno - ini adalah musim yang jarang diketahui tetapi menarik.
Waktu Kunjungan yang Direkomendasikan untuk Menghindari Keramaian
Hirasawa Kanga Iseki adalah situs bersejarah yang biasanya tidak terlalu ramai, namun jika ingin menikmatinya dengan lebih tenang, disarankan datang pada pagi hari, sekitar pukul 9 hingga 11.
Bahkan pada akhir pekan dan hari libur, Anda dapat berkunjung dengan relatif santai, dan lingkungannya juga nyaman untuk mengambil foto.
Cara Menuju dan Informasi Dasar yang Perlu Dikonfirmasi Sebelum Kunjungan
Lokasi Hirasawa Kanga Iseki berada di Hirasawa 353, Kota Tsukuba, Prefektur Ibaraki.
Jika menggunakan transportasi umum, dari Stasiun Tsukuba (Tsukuba Express) gunakan Tsukubus Oda Shuttle, dan turun di halte bus Oike Hirasawa Kanga Iriguchi yang berjarak sekitar 5 menit berjalan kaki.
Dari Stasiun Tsuchiura (JR Jōban Line), naik Bus Kantō Tetsudō (tujuan Tsukuba-sanguchi atau Stasiun Shimotsuma), turun di Hirasawa Kanga Iriguchi yang dipandu sekitar 5 menit berjalan kaki.
Jika berkunjung dengan mobil, berada di dekat Oike Kōen di sepanjang Jalan Nasional 125, dan tersedia tempat parkir gratis.
Jam buka pusat informasi Hirasawa Kanga Iseki Rekishi Hiroba adalah dari pukul 9 pagi hingga 4:30 sore.
Lapangan rekonstruksi reruntuhan dibuka sepanjang waktu, kecuali zona rekonstruksi bangunan bersejarah.
Hari tutup adalah setiap hari Senin (jika hari libur, maka hari berikutnya), hari berikutnya setelah hari libur (kecuali Sabtu dan Minggu), serta libur akhir tahun dan tahun baru (28 Desember hingga 4 Januari).
Harga tiket masuk: gratis.
Pekerjaan renovasi dijadwalkan hingga tahun Reiwa 10 (tahun fiskal 2028), sehingga mungkin akan ada area yang dilarang masuk sebagian.
Tersedia toilet serbaguna, parkir untuk penyandang disabilitas, dan akses landai, serta peminjaman kursi roda (1 unit) dan diperbolehkan menemani anjing pemandu.
Sebelum berkunjung, konfirmasikan kondisi buka, pembatasan masuk, dan panduan transportasi agar lebih aman.

Etika dan Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Berjalan-jalan di Situs Bersejarah dengan Nyaman
Hirasawa Kanga Iseki adalah tempat wisata sekaligus warisan budaya yang dilindungi sebagai situs bersejarah nasional.
Selama kunjungan, jangan masuk ke dalam tanda larangan masuk atau di dalam pagar.
Jangan menyentuh bangunan rekonstruksi atau papan petunjuk lebih dari yang diperlukan, dan perhatikan jalur pengunjung lain agar dapat menikmati dengan tenang.
Saat memotret, penting untuk tidak menghalangi jalur.
Untuk penerbangan drone atau penggunaan peralatan besar dengan tripod, disarankan untuk mengonfirmasi terlebih dahulu kepada pengelola fasilitas.
Di situs bersejarah luar ruangan, kondisi pijakan kaki dapat berubah tergantung cuaca.
Setelah hujan, rumput bisa berlumpur, jadi pilihlah sepatu yang nyaman untuk berjalan.
Bawalah minuman sendiri dan bawa pulang sampah Anda, serta hindari makan minum di lapangan atau menyalakan api.
Kesimpulan | Merasakan Administrasi Regional Kuno dari Dekat di Hirasawa Kanga Iseki
Hirasawa Kanga Iseki adalah spot wisata sejarah di mana Anda dapat belajar sambil berjalan di reruntuhan kantor pemerintahan zaman Nara dan Heian di Tsukuba.
Perpaduan tiga gudang takayuka yang direkonstruksi, lapangan rekonstruksi reruntuhan yang luas, dan pemandangan kaki Gunung Tsukuba memudahkan Anda membayangkan masyarakat regional kuno.
Tempat ini cocok untuk orang yang ingin mengetahui sejarah Jepang dari sudut pandang berbeda dari kuil atau kastil terkenal.
Harga tiket masuk gratis, waktu kunjungan singkat, dan mudah dikunjungi dengan bus reguler dari Stasiun Tsukuba juga merupakan daya tariknya.
Sebelum berkunjung, konfirmasikan kondisi buka dan pembatasan masuk, dan nikmati waktu yang tenang sambil mengingat etika untuk melindungi situs bersejarah.





Ulasan (0)