Apa Itu Kijō Kōen? Spot Wisata Sejarah Menjelajahi Reruntuhan Kastil Tsuchiura
Kijō Kōen (Taman Kijō) adalah taman wisata sejarah di 1-chōme Chūō, Tsuchiura-shi, Prefektur Ibaraki, yang dikembangkan dari situs reruntuhan Kastil Tsuchiura.
Sebagian dari honmaru (kompleks utama) dan sisi selatan ninomaru (kompleks kedua) kastil lama dijadikan taman, sehingga Anda dapat berjalan sambil menelusuri jejak yagura-mon (gerbang menara) yang masih ada, kasumi-mon (gerbang Kasumi), Higashi-yagura (menara timur) dan Nishi-yagura (menara barat) hasil rekonstruksi, serta parit dan dorui (benteng tanah).
Kastil Tsuchiura dijuluki Kijō (Kastil Kura-kura), karena bentuknya yang dikelilingi parit terlihat seperti kura-kura yang mengapung di atas air.
Nama panggilan itu tetap melekat pada nama taman ini, sehingga pengunjung yang baru datang pertama kali pun dapat dengan mudah merasakan sejarah Tsuchiura.
Pada tahun 2017, taman ini juga terpilih sebagai bagian dari Zoku Nihon 100 Meijō (Lanjutan 100 Kastil Terbaik Jepang) dengan nomor 113, sehingga semakin dikenal sebagai situs kastil yang menarik.
Daripada disebut sebagai tempat wisata yang dikemas dengan dramatis, taman ini lebih cocok dinikmati sebagai situs kastil yang tetap tenang di tengah kota, sesuai ritme Anda sendiri.
Harga tiket masuk gratis, sehingga dapat dengan mudah disinggahi di tengah perjalanan menjelajahi kota.

Parit dan Gerbang yang Menyimpan Jejak Kijō
Daya tarik Kijō Kōen terletak pada pemandangan khas situs kastil yang tetap utuh di tengah lanskap taman sehari-hari.
Tepi air parit, suasana ishigaki (dinding batu) dan dorui, serta perasaan saat melewati gerbang berpadu, sehingga garis luar kastil zaman dahulu seakan muncul di tengah suasana kota saat ini.
Khususnya yagura-mon (taiko yagura-mon, gerbang menara genderang) merupakan sisa bangunan kastil yang sangat berharga sejak periode Edo, dan dikenal sebagai satu-satunya yagura-mon kastil yang masih ada hingga kini di kawasan Kantō.
Untuk spot foto, daripada hanya mengambil gerbangnya secara dekat, lebih baik memasukkan parit dan pepohonan dengan komposisi lebih luas, agar ketenangan khas situs kastil terasa lebih jelas.
Pada saat setelah hujan atau hari mendung, pantulan tepi air dan warna pepohonan tampak lembut, sehingga Anda dapat menikmati ekspresi situs kastil Jepang yang tidak mencolok.
Sosok gerbang dan ishigaki yang terpantul di parit air yang tenang adalah spot foto khas reruntuhan Kastil Tsuchiura.

Hal yang Wajib Dilihat di Reruntuhan Kastil Tsuchiura untuk Kunjungan Pertama
Melihat Yagura-mon, Kasumi-mon, dan Higashi-yagura
Di dalam taman, perhatikan gerbang dan menara yang menyimpan jejak Kastil Tsuchiura.
Yagura-mon (taiko yagura-mon) adalah cagar budaya yang ditetapkan oleh Prefektur Ibaraki, sedangkan kasumi-mon adalah cagar budaya yang ditetapkan oleh Kota Tsuchiura.
Keduanya merupakan bangunan berharga yang masih ada sejak periode Edo dan menjadi pemandangan utama yang memperkuat citra Kijō Kōen sebagai situs kastil.
Di sisi timur honmaru terdapat Higashi-yagura yang direkonstruksi dengan kayu, dan interiornya dapat dikunjungi sebagai galeri tambahan Museum Kota Tsuchiura (Tsuchiura Shiritsu Hakubutsukan) dengan membeli tiket masuk museum.
Nishi-yagura di sisi barat honmaru juga telah direkonstruksi, dan sangat indah dilihat dari seberang parit.
Saat memperhatikan bentuk gerbang dan menara, atap, serta hubungannya dengan parit sekitar, Anda akan menyadari bahwa meskipun dahulu adalah kastil pertahanan, kini telah berubah menjadi ruang menjelajah yang tenang.
Di dekat bangunan, ikuti petunjuk arah dan area yang boleh dimasuki, serta jaga jarak agar tidak merusak cagar budaya saat berkunjung.
Beristirahat di Bawah Pohon Shii dan Lapangan Rumput
Kijō Kōen memiliki pohon shii (pohon castanopsis) yang ditetapkan sebagai monumen alam Prefektur Ibaraki, serta lapangan rumput yang luas dan nyaman.
Pohon shii raksasa yang konon berusia sekitar 500 tahun ini telah menyaksikan sejarah Kastil Tsuchiura, dan akrab di hati masyarakat setempat.
Daripada hanya terburu-buru melihat warisan sejarah, jika Anda berhenti sejenak di bawah naungan pohon atau di lapangan rumput, Anda akan merasakan sisi lain taman ini yang akrab bagi warga lokal.
Karena tempat ini juga digunakan oleh keluarga dengan anak kecil dan orang yang sedang berjalan-jalan, saat memotret atau beristirahat, hindari mengganggu jalur lalu lalang orang lain di sekitar Anda.
Di dalam taman tersedia bangku dan toilet, sehingga Anda dapat menghabiskan waktu santai sambil beristirahat.

Memperdalam Sejarah Bersama Museum Kota Tsuchiura
Tepat di sebelah timur Kijō Kōen terdapat Tsuchiura Shiritsu Hakubutsukan (Museum Kota Tsuchiura).
Alamatnya adalah 1-chōme 15-18 Chūō, Tsuchiura-shi, Prefektur Ibaraki, hanya sekitar 1 menit berjalan kaki dari taman.
Di museum ini, melalui pameran terkait klan Tsuchiura dan kehidupan di sekitar Danau Kasumigaura, Anda dapat memahami latar belakang daerah yang sulit ditangkap hanya dari situs kastil saja.
Jam buka museum dari pukul 09.00 hingga 16.30, dan hari tutupnya adalah hari Senin (jika hari libur, museum buka), keesokan hari setelah hari libur, akhir tahun dan awal tahun baru, serta penutupan sementara untuk pergantian pameran.
Harga tiket masuk untuk dewasa 200 yen, sedangkan siswa SMA ke bawah gratis, dan tiket ini berlaku juga untuk Higashi-yagura.
Jika Anda berjalan di taman terlebih dahulu lalu masuk ke museum, pemandangan parit dan gerbang yang baru saja Anda lihat akan lebih mudah terhubung dengan isi pameran.
Sebaliknya, jika Anda mempelajari sejarah Tsuchiura di museum lebih dulu lalu menuju taman, cara pandang Anda terhadap gerbang dan dorui akan berubah.
Jika ingin mengunjungi museum, sebaiknya cek jam buka dan ketentuan kunjungan terlebih dahulu agar lebih tenang.
Menikmati Kijō Kōen di Setiap Musim
Kijō Kōen adalah taman yang berubah suasananya sesuai musim.
Pada musim semi, taman ini juga dikenal sebagai salah satu spot sakura yang diperkenalkan Asosiasi Pariwisata Tsuchiura, dan sakura jenis Someiyoshino mencapai puncak mekarnya pada akhir Maret hingga awal April.
Pada musim sakura, warna bunga berpadu dengan pemandangan parit dan gerbang yang tenang, sehingga suasana situs kastil terasa lebih lembut.
Pada musim shinryoku (hijau muda), pepohonan terlihat cerah, dan pada musim panas pemandangan tepi air terasa menyejukkan.
Pada musim gugur (pertengahan hingga akhir November), pepohonan di taman berubah warna, dan Anda dapat menikmati paduan daun musim gugur (kōyō) dengan bangunan situs kastil.
Pada musim dingin saat daun berguguran, bentuk gerbang dan dorui lebih jelas terlihat, sehingga suasana tenang yang cocok untuk wisata sejarah pun terbentuk.
Namun, waktu mekar bunga maupun pelaksanaan acara dapat berubah setiap tahun, jadi jika ingin berkunjung pada waktu tertentu, cek informasi mekar bunga dan acara terlebih dahulu.

Cara Menuju Kijō Kōen dan Estimasi Waktu Kunjungan
Alamat Kijō Kōen adalah Chūō 1-chōme 13, Tsuchiura-shi, Prefektur Ibaraki.
Dari Pintu Barat Stasiun Tsuchiura di Jalur JR Jōban sekitar 15 menit berjalan kaki, dan dari Stasiun Ueno sekitar 70 menit dengan kereta lokal atau 50 menit dengan kereta ekspres.
Rute dari stasiun ke taman melewati kawasan pertokoan dan kota kastil, sehingga jarak ini terasa nyaman untuk dijalani sambil menikmati pemandangan kota.
Jika datang dengan mobil, sekitar 10 menit dari IC Sakura-Tsuchiura atau Tsuchiura-Kita di Jōban Expressway.
Untuk kunjungan di dalam taman saja, perkirakan 30 menit hingga 1 jam, sedangkan jika digabung dengan Higashi-yagura dan Tsuchiura Shiritsu Hakubutsukan, perkirakan sekitar 2 jam untuk dinikmati dengan santai.
Etika agar Wisatawan Asing Dapat Menikmati Kunjungan dengan Nyaman
Kijō Kōen merupakan tempat wisata, sekaligus taman yang digunakan sehari-hari oleh warga setempat.
Di sekitar cagar budaya, pepohonan, dan parit, prinsip dasarnya adalah tidak melewati tanda larangan masuk maupun pagar.
Hindari menyentuh atau memanjat gerbang dan pohon untuk berfoto.
Di tempat yang ramai, gunakan tripod dan tongkat selfie dengan hati-hati agar tidak menghalangi jalan orang lain.
Bawa sampah Anda pulang, dan saat menggunakan lapangan rumput atau bangku, jangan lupa untuk peduli pada pengguna berikutnya.
Makan dan minum dilakukan di tempat yang telah ditentukan, dan penting juga untuk tidak meninggalkan sampah di parit atau lapangan rumput.
Menjaga suasana tenang situs kastil juga merupakan etika penting yang menghormati budaya tempat tujuan perjalanan Anda.
Rangkuman: Kijō Kōen Adalah Tempat untuk Menjelajahi Sejarah Tsuchiura dengan Tenang
Kijō Kōen adalah spot wisata di mana Anda dapat merasakan sejarah Tsuchiura dari dekat, melalui parit dan gerbang reruntuhan Kastil Tsuchiura serta pemandangan taman yang hijau.
Bukan tempat wisata yang menampilkan bangunan besar secara mencolok, tetapi memiliki keasyikan untuk menjelajahi jejak situs kastil yang terdaftar dalam Zoku Nihon 100 Meijō (Lanjutan 100 Kastil Terbaik Jepang) sambil berjalan santai.
Jika digabungkan dengan Tsuchiura Shiritsu Hakubutsukan dan kawasan sejarah sekitarnya, pesona Tsuchiura sebagai kota kastil pun akan terlihat lebih utuh.
Untuk pengunjung pertama, cobalah mengalihkan pandangan secara berurutan dari yagura-mon, parit, pohon shii, hingga lapangan rumput, sambil menelusuri jejak Kijō yang masih tersisa di tengah kota.





Ulasan (0)