Apa Itu Taman Peringatan Perdamaian Prefektur Okinawa | Tempat Berakhirnya Pertempuran Okinawa di Mabuni, Itoman
Taman Peringatan Perdamaian Prefektur Okinawa adalah taman kota untuk peringatan arwah dan pembelajaran perdamaian yang terletak di Mabuni, Kota Itoman, bagian selatan Pulau Utama Okinawa.
Tempat ini dianggap sebagai "Tempat Berakhirnya Pertempuran Okinawa", dan sejak tahun 1972 (Shōwa 47) penataan serius sebagai taman kota telah dilakukan oleh Prefektur Okinawa.
Di dalam taman tersebar Museum Peringatan Perdamaian Prefektur Okinawa, Heiwa no Ishiji (Batu Fondasi Perdamaian), Patung Peringatan Perdamaian Okinawa, Pemakaman Korban Perang Okinawa Nasional, serta sekitar 50 menara peringatan yang didirikan oleh berbagai prefektur dan organisasi.
Meskipun ini tempat wisata, tempat ini sebaiknya dikunjungi dengan kesadaran bahwa pertama-tama ini adalah tempat doa untuk mengenang korban perang.
Taman ini terbentang di dataran tinggi yang menghadap perbukitan Mabuni di selatan dan dapat memandangi garis pantai yang terjal namun indah.
Sambil mengarahkan pandangan ke rerumputan yang cerah dan pemandangan laut, di sekitarnya tersebar dengan tenang fasilitas-fasilitas untuk mengenang korban perang.
Jika Anda merenungkan sejenak makna tempat Anda berdiri sebelum mengambil foto, kenangan perjalanan Okinawa akan lebih mendalam membekas di hati.

Memahami Doa yang Terkandung dalam Nama di Heiwa no Ishiji
Merenungkan Pertempuran Okinawa dari Lebih dari 240 Ribu Nama yang Terukir
Heiwa no Ishiji (Cornerstone of Peace) adalah tugu peringatan yang mengukir nama orang-orang yang gugur dalam Pertempuran Okinawa dan peristiwa lainnya, didirikan pada 23 Juni 1995 untuk memperingati 50 tahun berakhirnya Perang Pasifik dan Pertempuran Okinawa.
Kebijakan pengukiran nama ditetapkan tanpa membedakan kebangsaan maupun militer dan sipil, dengan jumlah nama yang terukir melampaui 240 ribu, dan setiap tahun dilakukan penambahan ukiran nama bertepatan dengan Hari Peringatan pada bulan Juni.
Tugu pengukiran berjumlah 118 buah dan papan pengukiran mencapai 1.220 bidang, dengan skala yang mampu menampung sekitar 250 ribu nama.
Saat berdiri di hadapan setiap nama yang terukir di batu, Anda akan lebih mudah menerima perang bukan sebagai "sejarah yang jauh", melainkan sebagai catatan nyawa setiap individu.
Cara Baca "Ishiji" dan Asal-Usul Namanya
Kanji "礎" umumnya dibaca "ishizue", tetapi pada Heiwa no Ishiji dibaca "ishiji" mengikuti pelafalan dialek Okinawa.
Penamaan ini menumpangkan makna "ishizue" (fondasi bangunan) dengan harapan agar menjadi fondasi penciptaan perdamaian.
Jika menjelaskannya kepada wisatawan asing, menambahkan makna nama Inggrisnya "Cornerstone of Peace" akan lebih mudah dipahami.

Mempelajari Kenyataan Pertempuran Okinawa di Museum Peringatan Perdamaian Prefektur Okinawa
Menerima Sejarah melalui Foto, Peninggalan, dan Kesaksian
Museum Peringatan Perdamaian Prefektur Okinawa adalah fasilitas untuk mewariskan pelajaran sejarah Pertempuran Okinawa kepada generasi mendatang.
Di ruang pameran tetap, kenyataan perang disampaikan melalui materi asli terkait Pertempuran Okinawa, panel foto, serta naskah dan video kesaksian para penyintas perang.
Saat melihat pameran, penting untuk tidak hanya mengetahui peristiwa, tetapi juga bersikap merenungkan Pertempuran Okinawa dari sudut pandang penduduk.
Patokan Jam Buka, Harga Tiket Masuk, dan Waktu Kunjungan
Jam buka adalah pukul 09.00 hingga 17.00, dengan batas masuk ke ruang pameran tetap hingga pukul 16.30.
Hari libur adalah akhir dan awal tahun (29 Desember hingga 3 Januari) serta hari libur sementara yang ditetapkan gubernur karena keadaan khusus.
Harga tiket masuk ruang pameran tetap adalah 300 yen untuk dewasa perorangan dan 150 yen untuk anak-anak perorangan, dengan disediakan pula harga rombongan 20 orang atau lebih dan fasilitas gratis untuk anak di bawah usia sekolah.
Patokan waktu jika berkunjung dengan saksama sekitar 1 jam hingga 1 jam 30 menit untuk pameran tetap dan pameran khusus secara keseluruhan.
Persiapkan Hati Sebelum Berkunjung
Dalam pameran terdapat bagian yang menyinggung isi berat dan catatan yang menyedihkan.
Bagi yang membawa anak kecil atau wisatawan asing yang baru pertama kali mempelajari Pertempuran Okinawa, sebaiknya tidak terburu-buru dan berkunjung sambil beristirahat.
Memeriksa isi pameran dan status buka sebelum berkunjung akan membuat Anda lebih tenang.

Cara Menyusuri dan Menghabiskan Waktu dengan Tenang di Taman Peringatan Perdamaian Prefektur Okinawa
Berlanjut dari Museum ke Heiwa no Ishiji dan Ruang Peringatan Arwah
Di dalam taman, tempat-tempat untuk peringatan arwah dan pembelajaran terhubung secara perlahan.
Museum Peringatan Perdamaian Prefektur Okinawa, Heiwa no Ishiji, dan perbukitan Mabuni yang menghadap laut berada dalam jarak yang dapat dijelajahi dengan berjalan kaki.
Memiliki waktu untuk berhenti sejenak sambil memahami makna tiap tempat adalah cara menghabiskan waktu yang khas di Taman Peringatan Perdamaian Prefektur Okinawa.
Di dalam taman juga terdapat Aula Peringatan Perdamaian Okinawa yang menyemayamkan Patung Peringatan Perdamaian Okinawa, serta kelompok menara peringatan dari berbagai prefektur, sehingga jika berjalan perlahan kunjungan akan memakan sekitar 2 hingga 3 jam.
Perhatian terhadap Pakaian, Cuaca, dan Patokan Kemudahan Berjalan
Karena banyak situasi berjalan di luar ruangan, memilih sepatu yang nyaman untuk berjalan akan membuat Anda lebih tenang.
Sinar matahari Okinawa yang terik dan hujan deras mendadak mudah memengaruhi kenyamanan, sehingga menyiapkan topi, minuman, jas hujan, dan tabir surya sesuai musim akan membuat Anda nyaman.
Namun, di hadapan Heiwa no Ishiji dan menara peringatan, perhatikan juga perilaku yang sesuai dengan suasana sekitar, seperti melepas topi.

Etika Pemotretan dan Aturan Penggunaan yang Perlu Diketahui Wisatawan Asing
Sikap Memotret yang Tidak Mengganggu Waktu Orang yang Berdoa
Di dalam taman, ada pula situasi di mana Anda ingin mengambil foto sebagai kenangan.
Di sisi lain, sekitar Heiwa no Ishiji dan menara peringatan adalah tempat yang dikunjungi oleh orang yang mencari nama keluarga atau kerabat, serta orang yang memanjatkan doa.
Tahanlah diri dari percakapan dengan suara keras, pemotretan dengan pose yang berlebihan, dan tindakan menyentuh tugu secara langsung, agar tidak mengganggu waktu pengunjung lain.
Perhatikan Penggunaan yang Memerlukan Pengajuan Izin
Pemotretan foto dan film untuk tujuan usaha, penjualan barang, kegiatan promosi, pertemuan dan acara, serta penggunaan api memerlukan pengajuan izin terlebih dahulu.
Di Heiwa no Ishiji pun, pemotretan oleh media dan sejenisnya serta pertemuan memerlukan pengajuan izin.
Meskipun perjalanan pribadi, jika melakukan pemotretan komersial atau acara berkelompok, hubungilah Yayasan Peringatan Perdamaian Okinawa selaku pengelola yang ditunjuk (telepon 098-997-2765) terlebih dahulu dan periksa panduan pengajuan izinnya.
Cara Menuju Taman Peringatan Perdamaian Prefektur Okinawa dan Informasi Tempat Parkir
Cara Menuju dari Bandara Naha dan Kota Naha
Lokasinya berada di 444 Mabuni, Kota Itoman, Prefektur Okinawa, dan dari Bandara Naha atau Kota Naha sekitar 40 menit hingga 1 jam dengan mobil sebagai patokan.
Jika menggunakan bus rute, menuju Terminal Bus Itoman dari Terminal Bus Naha, lalu turun di halte bus Heiwa Kinendō-iriguchi, dan berjalan kaki sekitar 5 menit untuk tiba.
Karena jumlah keberangkatan terbatas, menggunakan mobil sewa atau taksi wisata memungkinkan Anda berkeliling dengan kelonggaran waktu.
Tempat Parkir, Jam Buka, dan Biaya Masuk
Tempat parkir gratis, dapat menampung sekitar 352 mobil penumpang dan sekitar 53 bus besar.
Jam buka gerbang taman adalah pukul 06.00 hingga 22.00, dan biaya masuk taman gratis.
Namun, fasilitas individual seperti Museum Peringatan Perdamaian Prefektur Okinawa dan Aula Peringatan Perdamaian Okinawa memiliki harga tiket masuk dan jam masuk tersendiri, jadi periksalah sebelum berkunjung.
Kesimpulan | Mengunjungi Taman Peringatan Perdamaian Prefektur Okinawa sebagai Tempat Doa
Taman Peringatan Perdamaian Prefektur Okinawa adalah tempat istimewa di mana pemandangan indah Okinawa dan kenangan Pertempuran Okinawa berada di tempat yang sama.
Dengan menjelajahi Heiwa no Ishiji, Museum Peringatan Perdamaian Prefektur Okinawa, dan ruang peringatan arwah, wisata Okinawa tidak hanya menjadi perjalanan wisata, tetapi juga waktu untuk merenungkan sejarah dan nyawa.
Saat berkunjung, berjalanlah dengan tenang, arahkan pandangan pada nama-nama yang terukir, dan utamakan sikap menghormati tempat doa.
Sikap itu akan menjadi langkah pertama bagi wisatawan asing untuk memahami Okinawa secara lebih mendalam.




