Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Gunung Tsurugi untuk Pemula: Bekal dan Kapan Harus Berbalik

Gunung Tsurugi untuk Pemula: Bekal dan Kapan Harus Berbalik
Siapkan pakaian dan perlengkapan untuk mendaki Gunung Tsurugi. Panduan ini membahas cuaca, rute pulang, etika jalur dan kapan sebaiknya berbalik arah.

Ringkasan Cepat

Daya tarik mendaki Gunung Tsurugi

Gunung Tsurugi di Prefektur Tokushima, setinggi 1.955 m, termasuk dalam 100 gunung terkenal Jepang dan memiliki lift pendakian hingga bagian tengah gunung. Puncaknya menyuguhkan padang rumput “Heike-no-Baba” dan panorama 360 derajat; pada hari cerah, terkadang terlihat Gunung Ishizuchi, Laut Pedalaman Seto, hingga Teluk Tosa. Pemula sebaiknya menyiapkan pakaian dan perlengkapan, lalu menyusun rencana perjalanan berdasarkan waktu pulang.

Pakaian dan perlengkapan untuk pemula

Untuk mendaki Gunung Tsurugi, siapkan sepatu hiking, pakaian berlapis, pakaian hangat, serta jas hujan yang membuat kedua tangan tetap bebas. Bawa juga minuman, bekal energi untuk perjalanan, peta kertas, kompas, lampu kepala, dan sumber daya cadangan.

Cara ke Minokoshi

Dengan mobil, sekitar 80–90 menit dari simpang susun Mima IC melalui Jalan Nasional 438; tersedia 160 tempat parkir gratis. Untuk transportasi umum, gunakan “Gurutto Tsurugisan Tozan Bus” yang beroperasi musiman dengan 2 perjalanan pergi-pulang per hari.

Tarif lift pendakian

Lift Wisata Pendakian Tsurugisan menghubungkan Stasiun Minokoshi dan Stasiun Nishijima dalam sekitar 15 menit. Tarif pergi-pulang: dewasa 2.300 yen, anak-anak 1.100 yen; sekali jalan: dewasa 1.300 yen, anak-anak 650 yen.

Waktu tempuh setiap rute

Dari Stasiun Nishijima ke puncak: rute punggung gunung sekitar 40 menit, rute Otsurugido melalui Kuil Otsurugi sekitar 60 menit, dan rute lintas punggungan sekitar 80 menit. Sekalipun menggunakan lift pergi-pulang, perjalanan dari dan kembali ke Minokoshi memerlukan sekitar 3 jam.

Jadwal pulang dan patokan untuk berbalik

Lift biasanya beroperasi pukul 9.00–16.30. Bus pendakian terakhir dari Minokoshi berangkat pukul 13.45 ke arah Sadamitsu dan 14.55 ke arah Ikeda. Hitung mundur waktu berbalik agar tersisa waktu cadangan sedikitnya 30 menit sebelum keberangkatan pulang; meski belum mencapai puncak, berbaliklah jika hujan atau angin kencang, jarak pandang buruk, lelah, kurang sehat, atau ragu dengan posisi Anda saat itu.

Musim pendakian dan waktu terbaik

Waktu yang disarankan adalah Mei–Oktober. Tanaman alpin seperti kirengeshoma paling indah pada akhir Juli–pertengahan Agustus, sedangkan daun musim gugur pada pohon dakekanba dan nanakamado pada awal–pertengahan Oktober.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Tokushima

Pendakian Pertama ke Gunung Tsurugi: Rencanakan hingga Perjalanan Pulang

Jika ingin memasukkan pendakian Gunung Tsurugi (Tsurugi-san, gunung setinggi 1.955 m) di Prefektur Tokushima ke dalam perjalanan, siapkan perlengkapan berjalan sekaligus rencana perjalanan pulang.

Gunung Tsurugi merupakan puncak tertinggi kedua di Jepang barat setelah Gunung Ishizuchi. Adanya lift pendakian dari Minokoshi, titik awal pendakian, hingga lereng bagian tengah membuat gunung ini tergolong mudah didaki di antara 100 gunung terkenal Jepang.

Dengan memperhitungkan waktu menikmati pemandangan dan beristirahat, Anda dapat menyediakan waktu yang cukup agar tidak perlu terburu-buru.

Rute dan Estimasi Waktu Pendakian dari Minokoshi ke Puncak Gunung Tsurugi

Titik awal pendakian utama Gunung Tsurugi adalah Minokoshi (ketinggian 1.420 m), di Higashi-Iya, Kota Miyoshi.

Dari Minokoshi, lift wisata pendakian Tsurugi-san Kankō Tozan Lift membawa pengunjung ke Stasiun Nishi-jima (ketinggian 1.750 m) dalam sekitar 15 menit; jika berjalan tanpa lift, dibutuhkan sekitar 40–50 menit.

Ada beberapa jalur yang telah ditata dari Stasiun Nishi-jima menuju puncak, dengan estimasi waktu untuk jalur utama sebagai berikut.

Jalur Titik yang Dilewati dan Ciri Utama Estimasi Waktu dari Stasiun Nishi-jima ke Puncak
Jalur Onemichi Rute terpendek menuju puncak Sekitar 40 menit berjalan kaki
Jalur Ōtsurugidō Melewati Kuil Ōtsurugi-jinja, dengan jalur samping menuju mata air suci Oshikimizu yang termasuk 100 mata air terpilih Jepang Sekitar 60 menit berjalan kaki
Jalur Jūsōro Memutar ke sisi barat dengan pemandangan Jirōgyū, puncak gunung di sebelahnya Sekitar 80 menit berjalan kaki

Bagi pendaki pemula, jalur melalui Kuil Ōtsurugi-jinja direkomendasikan karena sebagian besar lintasannya relatif mudah dilalui.

Jika memperhitungkan waktu di puncak dan perjalanan turun, sediakan sekitar 3 jam sejak berangkat dari Minokoshi hingga kembali, meskipun menggunakan lift pulang-pergi, agar perjalanan lebih santai.

Pilih Jalur dan Jarak Pendakian Sesuai Kemampuan Fisik

Dasar menyusun rencana pendakian adalah menyesuaikannya dengan pengalaman, kemampuan fisik, dan kondisi kesehatan setiap anggota rombongan pada hari tersebut.

Sekalipun menggunakan lift hingga Stasiun Nishi-jima, Anda tetap harus mendaki jalur gunung dengan berjalan kaki. Jika jarang berjalan jauh, memilih Jalur Onemichi yang paling pendek atau jalur melalui Kuil Ōtsurugi-jinja akan terasa lebih nyaman.

Selama berwisata, perhitungkan juga kelelahan akibat perjalanan dan hindari jadwal yang terlalu padat sebelum maupun sesudah mendaki.

Dengan memeriksa titik keberangkatan dan titik kembali di peta, serta memperhitungkan perjalanan menuju penginapan setelah turun gunung, Anda akan lebih mudah menyusun jadwal.

Periksa Cuaca dan Kondisi Jalur Gunung Tsurugi Sebelum Berangkat

Menjelang hari kunjungan, selain prakiraan cuaca, periksa pula pemberitahuan tentang kondisi jalur dan akses yang disampaikan pemerintah daerah atau pengelola setempat.

Kondisi jalan menuju Minokoshi dapat diperiksa melalui informasi pembatasan lalu lintas jalan Prefektur Tokushima, Tokushima-ken Dōro Tsūkō Kisei Jōhō.

Saat hujan lebat atau musim pencairan salju, jalur pendakian dapat ditutup akibat longsor.

Sebagian rute pendakian Gunung Tsurugi terkadang ditutup, jadi pastikan terlebih dahulu bahwa jalur yang akan Anda lewati dapat dilalui.

Area sekitar puncak yang berada pada ketinggian 1.955 m lebih dingin daripada dataran rendah dan cuacanya mudah berubah. Karena itu, jangan hanya mengandalkan prakiraan cerah; perhatikan juga angin, hujan, dan suhu.

Saat menggunakan catatan perjalanan atau foto lama sebagai referensi, penting untuk membedakan apakah informasi tersebut menggambarkan kondisi saat ini.

Masukkan juga pilihan membatalkan pendakian ke dalam rencana perjalanan jika diperkirakan akan terjadi cuaca buruk.

Sebelum berangkat, periksa lokasi toilet yang dapat digunakan dan pertimbangkan membawa toilet portabel untuk kebutuhan di gunung.

Toilet tersedia di sekitar Minokoshi, sedangkan di dekat puncak terdapat Awa Eco Toilet, toilet ramah lingkungan yang mengolah air limbah dengan memanfaatkan mikroorganisme pada cangkang tiram.

Kirim Rencana Pendakian dan Bagikan kepada Rombongan serta Keluarga

Rangkum rute yang akan dilalui, perkiraan waktu turun gunung, dan informasi kontak, lalu bagikan rencana yang sama kepada seluruh anggota rombongan.

Periksa dan siapkan cara pengajuan formulir rencana pendakian, lalu sampaikan juga jadwal kepada keluarga atau kenalan agar ada informasi yang dapat membantu penanganan jika terjadi keadaan darurat.

Kepolisian Prefektur Tokushima bekerja sama dengan Compass, sistem penerimaan rencana pendakian, sehingga Anda dapat menyusun dan mengirim rencana melalui ponsel atau komputer.

Akan lebih praktis jika informasi kontak dan penginapan selama di Jepang disimpan dalam tulisan yang mudah Anda baca sekaligus dalam bahasa Jepang.

Pakaian dan Perlengkapan Mendaki Gunung Tsurugi untuk Menghadapi Perubahan Cuaca

Pilih perlengkapan mendaki yang mendukung kebebasan bergerak saat berjalan sekaligus melindungi tubuh dari dingin ketika berhenti.

Untuk menghadapi cuaca yang mudah berubah di dekat puncak, siapkan pakaian hangat, perlengkapan hujan, dan sepatu yang nyaman untuk berjalan.

Meski hanya merencanakan pendakian sehari, membawa perlengkapan hujan, pakaian hangat, dan alat navigasi tetap merupakan persiapan dasar.

Coba Sepatu Gunung yang Pas Sebelum Perjalanan

Pilih sepatu khusus berjalan di gunung yang sesuai ukuran kaki dan memiliki sol yang kuat.

Cobalah sepatu yang belum terbiasa Anda gunakan sebelum berangkat, lalu periksa apakah terasa sempit saat dipakai bersama kaus kaki atau bergeser ketika berjalan.

Jalur papan di sekitar puncak dapat menjadi licin ketika basah oleh hujan atau kabut, jadi periksa juga apakah alur pada sol sepatu sudah aus.

Masukkan barang ke dalam tas punggung agar Anda tidak perlu terus memegang barang bawaan saat berjalan.

Siapkan Pakaian Berlapis dan Perlengkapan Hujan yang Mudah Diambil

Pilih kombinasi pakaian yang dapat disesuaikan dengan melepas atau menambah lapisan, serta siapkan jaket pelindung hujan dan angin.

Bahkan pada musim panas, tubuh mudah kedinginan ketika beristirahat di puncak, sehingga sebaiknya tambahkan 1 jaket ringan yang hangat, seperti fleece tipis.

Waspadai caplak, terutama pada April–September; pakaian lengan panjang, celana panjang yang menutup kulit, dan obat penolak serangga dapat membantu.

Pilih perlengkapan hujan yang membuat kedua tangan tetap bebas, lalu letakkan di tempat yang mudah diambil saat dibutuhkan, bukan di bagian paling dalam tas.

Pisahkan pakaian ganti dan barang yang tidak boleh basah ke dalam kantong agar barang bawaan juga lebih tertata.

Siapkan Minuman dan Bekal Ringan Sesuai Rencana Pendakian

Siapkan dan bawa minuman serta bekal ringan yang mudah disantap selama pendakian sebelum berangkat.

Jangan mengandalkan kesempatan membeli di perjalanan; penting untuk menyiapkannya dengan mempertimbangkan rute yang direncanakan dan keterlambatan yang tidak terduga.

Pusat Informasi Wisata Tsurugi-san Kankō Center di lantai 1 Stasiun Minokoshi (10:00–16:00, tutup pada musim dingin) menyediakan informasi pendakian, perlengkapan, dan makanan ringan.

Restoran di Tsurugi-san Chōjō Hütte, pondok dekat puncak yang beroperasi dari akhir April hingga 23 November, buka pukul 6:00–20:00. Pengunjung yang tidak menginap juga dapat menikmati udon (700 yen) atau nasi kari (1.000 yen).

Namun, tamu yang menginap mendapat prioritas, dan penggunaan oleh pengunjung harian dapat dibatasi saat jam makan atau ramai. Karena itu, membawa makanan sendiri tetap menjadi persiapan utama.

Tambahkan kantong untuk membawa pulang sampah agar kemasan yang sudah dibuka pun dapat disimpan kembali.

Pastikan Anda Tahu Cara Menggunakan Peta Pendakian dan Lampu Kepala

Latih cara membaca dan menggunakan peta pendakian serta kompas sebelum perjalanan.

Meskipun menggunakan aplikasi peta, siapkan juga peta kertas untuk berjaga-jaga saat ponsel tidak dapat dipakai.

Sebelum berangkat, coba nyalakan dan gunakan semua peralatan yang dibawa, termasuk lampu kepala dan sumber daya cadangan.

Meski merencanakan pendakian sehari, pastikan lampu kepala selalu masuk ke dalam tas untuk menghadapi kemungkinan terlambat turun hingga gelap.

  • Pastikan Anda dapat membaca lokasi saat ini dan rute yang direncanakan pada peta
  • Coba apakah area yang dibutuhkan pada aplikasi peta dapat dibuka tanpa koneksi internet
  • Nyalakan lampu kepala untuk memeriksanya dan isi daya sumber listrik cadangan

Perhatikan Kecepatan Berjalan dan Persimpangan di Jalur Gunung Tsurugi

Saat mendaki, utamakan kecepatan yang nyaman bagi rombongan Anda daripada mengikuti kecepatan orang lain.

Jangan hanya berfokus untuk berjalan sesuai jadwal; penting untuk terus memperhatikan pijakan dan kondisi tubuh.

Perhatikan Pijakan dan Beristirahat di Tempat yang Tidak Menghalangi Jalur

Saat ingin menikmati pemandangan atau melihat ponsel, periksa keadaan sekitar lalu berhenti, sehingga aktivitas tersebut tidak dilakukan sambil berjalan.

Ketika beristirahat, jangan menutup jalur pendakian atau meletakkan barang di area yang digunakan orang lain untuk lewat.

Jika mendaki bersama orang lain, sampaikan rasa lelah atau dingin dan sesuaikan kecepatan berjalan.

Periksa Arah di Persimpangan dan Hindari Memperpanjang Rute di Luar Kemampuan

Di percabangan jalan, cocokkan papan petunjuk dengan peta sebelum melanjutkan.

Karena terdapat beberapa jalur dari Stasiun Nishi-jima ke puncak, tentukan sebelum mulai mendaki jalur mana yang akan digunakan untuk turun dan titik kembali Anda, yaitu Stasiun Nishi-jima atau Minokoshi.

Orang yang berjalan di depan belum tentu memiliki tujuan yang sama, jadi penting untuk tidak menentukan arah hanya dengan mengikutinya.

Periksa lagi arah kembali sebelum mulai turun. Jika merasa lelah atau cuaca berubah, jangan memperpanjang rencana dan putuskan untuk turun lebih awal.

Tentukan sejak awal batas waktu untuk berbalik agar perjalanan dapat selesai sebelum gelap.

Hitung Waktu Berbalik Berdasarkan Jadwal Lift dan Bus

Waktu untuk berbalik lebih mudah ditentukan dengan menghitung mundur dari jadwal transportasi yang akan digunakan saat pulang.

Jam operasi Tsurugi-san Kankō Tozan Lift biasanya pukul 9:00–16:30, atau 8:00–16:30 pada Golden Week, musim panas (Agustus), serta Sabtu, Minggu, dan hari libur pada Oktober. Jam tersebut dapat berubah karena cuaca atau kondisi lain.

Jika menggunakan bus pendakian, keberangkatan terakhir dari Minokoshi adalah pukul 13:45 ke arah Sadamitsu dan pukul 14:55 ke arah Ikeda.

Misalnya, jika memilih jalur yang memerlukan sekitar 60 menit dari Stasiun Nishi-jima ke puncak, perkirakan waktu turun yang sama, lalu jadikan saat ketika masih tersedia cadangan lebih dari 30 menit sebelum lift atau bus yang dituju sebagai patokan untuk berbalik.

Jika menghadapi kondisi berikut, berbaliklah tanpa memaksakan rencana meskipun belum mencapai puncak.

  • Sudah mencapai waktu berbalik yang ditentukan sebelumnya
  • Hujan atau angin menguat, dan kabut menghalangi pandangan ke depan
  • Anggota rombongan mengeluhkan kelelahan, kedinginan, atau gangguan kesehatan
  • Papan petunjuk tidak sesuai dengan peta dan Anda tidak yakin akan lokasi saat ini
  • Ada pemberitahuan penutupan pada jalur yang direncanakan

Sekalipun tidak berhasil mencapai puncak, utamakan kembali dengan aman sambil menikmati pemandangan di sepanjang jalan.

Etika Memotret dan Mendaki untuk Menjaga Alam Gunung Tsurugi

Saat menikmati pemandangan gunung, jagalah jalur dan alam di sekitarnya, serta saling memberi jalan dengan pendaki lain.

Gunung Tsurugi disebut menjadi habitat sekitar 1.200 jenis tumbuhan, termasuk tumbuhan alpin. Jalur pejalan kaki di dekat puncak ditata untuk melindungi tumbuhan tersebut.

Ambil Foto Setelah Memeriksa Pijakan dan Keadaan Sekitar

Dek observasi di puncak menawarkan panorama 360 derajat; saat cerah, terkadang Gunung Ishizuchi, Laut Pedalaman Seto, hingga Teluk Tosa dapat terlihat.

Keasyikan memotret dapat membuat perhatian pada pijakan berkurang, jadi tentukan posisi berdiri sebelum mengangkat kamera.

Jangan mundur atau keluar jalur hanya untuk mengubah komposisi; nikmati sudut pemotretan yang dapat diambil dari posisi Anda.

Jika orang lain akan tampak menonjol dalam foto, mintalah izin. Penting pula untuk tidak terlalu lama menempati tempat yang telah diberikan orang lain kepada Anda.

Biarkan Tumbuhan dan Batu di Tempatnya serta Bawa Pulang Sampah

Kawasan puncak disebut Heike no Baba, hamparan padang rumput yang didominasi bambu kerdil Miyama-kumazasa.

Jangan membawa tumbuhan atau batu sebagai kenang-kenangan. Amati di tempatnya dan jangan memberi makanan kepada satwa liar.

Pelindung pohon dipasang di gunung untuk mencegah kerusakan akibat rusa, jadi jangan menyentuh atau melepaskannya.

Jangan meninggalkan sisa makanan ataupun kulit buah; kumpulkan semua barang yang Anda bawa dalam kantong dan bawa pulang kembali.

Dengan meluangkan waktu berjalan dalam keheningan, Anda dapat merasakan angin dan mendengar suara sekitar, membentuk kenangan mendaki yang tidak dapat direkam hanya melalui foto.

Berikut ringkasan etika yang perlu diperhatikan saat memotret, beristirahat, dan kegiatan lainnya.

Situasi Tindakan yang Dianjurkan Tindakan yang Perlu Dihindari
Berpapasan Saling menyapa dan memberi jalan Memaksakan diri lewat di tempat sempit
Memotret Memeriksa pijakan dan keadaan sekitar Berjalan sambil melihat layar
Mengamati tumbuhan Melihat dari jalur yang tersedia Menginjak area berumput
Beristirahat Menyisakan ruang agar orang dapat lewat Menyebarkan barang di jalur
Makan dan minum Membawa pulang sisa makanan juga Memberi makan satwa liar

Istilah pada Papan Petunjuk dan Cara Bertanya bagi Wisatawan di Gunung Tsurugi

Mengetahui istilah singkat dalam bahasa Jepang pada papan petunjuk dapat membantu Anda membaca peta dan pengumuman setempat.

Jika menemukan petunjuk yang tidak dipahami, pastikan isinya terlebih dahulu tanpa melanjutkan berdasarkan dugaan.

Kenali Arti Tozanguchi, Gezan, dan Tsūkō-dome

Tozanguchi berarti pintu masuk atau titik awal berjalan mendaki gunung, sedangkan gezan berarti turun dari gunung.

Selain cara membacanya, simpan juga penulisan kanji nama tempat agar lebih mudah mencocokkan tulisan pada peta dengan papan petunjuk.

Misalnya, catat penulisan kanji nama tempat di sekitar Gunung Tsurugi seperti Minokoshi, Nishi-jima, Ōtsurugi-jinja, dan Jirōgyū agar lebih mudah mencocokkannya dengan tulisan pada papan petunjuk.

Berikut ringkasan istilah petunjuk yang berguna saat mendaki gunung di Jepang dan tindakan yang perlu dilakukan saat melihatnya.

Istilah Arti Pemeriksaan dan Tindakan
Tozanguchi Pintu masuk jalur pendakian Cocokkan dengan titik keberangkatan yang direncanakan
Gezan Turun dari gunung Periksa jalur menuju titik kembali
Bunki Tempat jalur bercabang Periksa arah perjalanan pada peta
Tsūkō-dome Bagian jalur tersebut tidak dapat dilalui Jangan melanjutkan; periksa petunjuk
Tachiiri-kinshi Dilarang memasuki area tersebut Jangan melewati batas

Tunjukkan Nama Tempat dan Bertanyalah Secara Singkat serta Spesifik

Saat bertanya arah, tunjukkan titik awal pendakian yang ingin Anda tuju kembali pada peta, lalu tanyakan, “Jalan mana untuk kembali ke tempat ini?” agar tujuan Anda lebih mudah dipahami.

Sampaikan pula arah yang ingin dituju, seperti “Saya ingin ke puncak” atau “Saya ingin kembali ke titik awal pendakian”.

Jika menggunakan aplikasi penerjemah, bagi kalimat menjadi pendek-pendek dan tunjukkan layar, lalu cocokkan nama tempat dalam jawaban dengan peta.

Dengan mencatat juga nama tempat dalam bahasa Jepang dan informasi kontak yang diperlukan di kertas, Anda tetap dapat menunjukkannya ketika perangkat tidak dapat digunakan.

Jika mengalami cedera atau sakit mendadak, hubungi 119 (pemadam kebakaran dan ambulans); jika memerlukan bantuan polisi akibat kecelakaan atau kejadian lain, hubungi 110.

Musim Pendakian Gunung Tsurugi dan Waktu Terbaik Menikmati Pemandangan

Waktu yang direkomendasikan untuk mendaki Gunung Tsurugi adalah Mei–Oktober, sementara lift pendakian beroperasi setiap tahun dari pertengahan atau akhir April hingga akhir November.

Setiap 29 April, upacara Oyama-biraki, ritual pembukaan gunung, diselenggarakan di Kuil Tsurugi-jinja di Minokoshi, menandai dimulainya musim pendakian utama.

Pada akhir Juli hingga pertengahan Agustus, tumbuhan alpin seperti Kirengeshōma, bunga khas Gunung Tsurugi, dan Shikoku-fūro memasuki masa terbaik untuk dinikmati.

Daun musim gugur biasanya mencapai warna terbaik pada awal hingga pertengahan Oktober, ketika pohon Dakekanba dan Nanakamado berubah merah serta kuning.

Pada musim dingin, lift dan Tsurugi-san Kankō Center di Minokoshi tutup, dan diperlukan persiapan menghadapi salju serta es. Karena itu, pendaki pemula sebaiknya merencanakan kunjungan selama periode operasi lift.

Cara Menuju Minokoshi, Titik Awal Pendakian Gunung Tsurugi, dan Harga Lift

Menuju Minokoshi dengan Mobil

Jika menggunakan mobil, perjalanan dari Mima IC di Jalan Tol Tokushima melalui Jalan Nasional 438 memerlukan sekitar 80–90 menit.

Dari Ikawa-Ikeda IC, perjalanan melalui Jalan Nasional 32 dan 439 memerlukan sekitar 100–120 menit, sedangkan dari Wakimachi IC melalui Jalan Nasional 492 sekitar 120 menit.

Area parkir Tsurugi-san Shizen Kyūyōrin di Minokoshi disebut memiliki kapasitas 160 mobil dan dapat digunakan gratis.

Menggunakan Bus Pendakian Gurutto Tsurugi-san Tozan Bus

Jika menggunakan transportasi umum, naiklah Gurutto Tsurugi-san Tozan Bus yang beroperasi musiman menuju Minokoshi.

Rute Sadamitsu–Ichiu yang berangkat dan tiba di Stasiun JR Sadamitsu serta beberapa titik lain melayani perjalanan ke Minokoshi dengan tarif sekali jalan 3.000 yen dan waktu tempuh sekitar 2 jam.

Rute Ikeda–Higashi-Iya yang berangkat dan tiba di Terminal Bus Awa-Ikeda, Stasiun Ōboke, serta beberapa titik lain memiliki tarif sekali jalan ke Minokoshi sebesar 3.170 yen dari Terminal Bus Awa-Ikeda dan 2.620 yen dari Stasiun Ōboke.

Kedua rute terutama beroperasi pada Sabtu, Minggu, dan hari libur, dengan periode layanan setiap hari pada libur panjang, musim panas, atau waktu tertentu lainnya.

Karena frekuensinya terbatas pada 2 perjalanan pulang-pergi per hari, periksa jadwal bus pulang terlebih dahulu sebelum menyusun rencana pendakian.

Harga Tiket dan Periode Operasi Lift Pendakian Gunung Tsurugi

Tsurugi-san Kankō Tozan Lift menghubungkan Stasiun Minokoshi dan Stasiun Nishi-jima, dengan panjang total 830 m dan perbedaan ketinggian 330 m.

Tarif pulang-pergi adalah 2.300 yen untuk dewasa dan 1.100 yen untuk anak-anak, sedangkan sekali jalan 1.300 yen untuk dewasa dan 650 yen untuk anak-anak.

Periode operasi berlangsung dari pertengahan April hingga 30 November; periode maupun jam operasi dapat berubah karena cuaca dan kondisi lain.

Rangkuman: Nikmati Pendakian Pertama ke Gunung Tsurugi dengan Persiapan dan Waktu yang Cukup

Mendaki Gunung Tsurugi dimulai dengan menyusun rencana sesuai kemampuan fisik serta menyiapkan pakaian dan perlengkapan.

Dengan menentukan waktu berbalik berdasarkan jadwal lift dan bus pendakian, Anda dapat mengambil keputusan dengan tenang meskipun baru pertama kali mendaki Gunung Tsurugi.

Di lokasi, terus perhatikan pijakan dan cuaca saat berjalan, serta tetap peduli pada alam dan orang lain ketika memotret atau beristirahat.

Dengan menyiapkan perjalanan pulang sekaligus ungkapan yang diperlukan, Anda dapat lebih leluasa menikmati pemandangan di depan mata.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Gunung Tsurugi (Tsurugisan) berada di Prefektur Tokushima dengan ketinggian 1.955 m dan merupakan gunung tertinggi kedua di Jepang bagian barat setelah Gunung Ishizuchi. Anda bisa naik lift kursi dari Minokoshi ke Stasiun Nishijima, tetapi setelah itu jalur gunung harus ditempuh dengan berjalan kaki. Tentukan seberapa jauh Anda akan berjalan sesuai kondisi fisik teman perjalanan dan kelelahan selama liburan, tanpa harus memaksakan diri mencapai puncak.
A. Heike no Baba di puncak Gunung Tsurugi merupakan hamparan padang rumput terbuka yang ditutupi bambu sasa. Dari dek pandang, Anda dapat menikmati panorama 360 derajat dan, saat cuaca cerah, terkadang melihat Gunung Ishizuchi serta pegunungan lainnya. Saat memotret, pastikan pijakan aman dan berhentilah terlebih dahulu; jangan keluar dari jalur kayu atau melangkah mundur demi mendapatkan komposisi foto.
A. Musim pendakian Gunung Tsurugi umumnya Mei–Oktober, dengan bunga sebagai daya tarik musim panas dan warna dedaunan pada musim gugur. Kirengeshoma biasanya bisa dinikmati dari akhir Juli hingga pertengahan Agustus, sedangkan daun musim gugur sekitar awal hingga pertengahan Oktober. Pada musim dingin, lift kursi tidak beroperasi dan diperlukan persiapan menghadapi salju serta permukaan yang membeku, jadi untuk kunjungan pertama sebaiknya pilih masa operasional lift.
A. Perjalanan dengan lift kursi dari Minokoshi ke Stasiun Nishijima memakan waktu sekitar 15 menit, dilanjutkan berjalan kaki sekitar 40–80 menit ke puncak. Sebagai patokan, jalur punggungan membutuhkan sekitar 40 menit, jalur melalui Kuil Otsurugi sekitar 60 menit, dan jalur lintas punggungan sekitar 80 menit. Tentukan terlebih dahulu jalur turun dan tempat Anda akan kembali, lalu cocokkan rambu dengan peta di persimpangan agar tidak salah jalur.
A. Lift kursi biasanya beroperasi pukul 9:00–16:30, dengan tiket pulang-pergi seharga 2.300 yen untuk dewasa dan 1.100 yen untuk anak-anak. Tiket sekali jalan seharga 1.300 yen untuk dewasa dan 650 yen untuk anak-anak; selama Golden Week, sepanjang Agustus, serta pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional di bulan Oktober, lift mulai beroperasi pukul 8:00. Pembayaran hanya dengan uang tunai. Selisih harga tiket dewasa sekali jalan dan pulang-pergi adalah 1.000 yen, tetapi pilih jenis tiket dengan mempertimbangkan kemampuan berjalan dan rencana perjalanan pulang.
A. Anda dapat menuju Minokoshi dengan Gurutto Tsurugisan Tozan Bus yang beroperasi musiman dari Stasiun JR Sadamitsu dan tempat lainnya. Rute Sadamitsu–Ichiu memiliki tarif sekali jalan sekitar 3.000 yen dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Hari operasional dan jumlah keberangkatan terbatas, jadi tentukan waktu berbalik berdasarkan jadwal bus pulang dan sisakan setidaknya 30 menit antara selesai turun gunung dan naik bus untuk mengantisipasi keterlambatan.
A. Jika naik mobil, Anda dapat menggunakan area parkir di Minokoshi, titik awal pendakian; area parkir Hutan Rekreasi Alam Tsurugisan berkapasitas 160 mobil dan gratis. Dari Mima IC, perjalanan melalui Jalan Nasional 438 memakan waktu sekitar 80–90 menit. Jalan menuju Minokoshi dapat mengalami pembatasan lalu lintas akibat hujan lebat dan kondisi lainnya, jadi sebelum berangkat periksa rute Anda melalui informasi pembatasan lalu lintas jalan Prefektur Tokushima.
A. Siapkan sepatu untuk berjalan di gunung, perlengkapan hujan, pakaian hangat, serta pakaian berlapis yang mudah disesuaikan. Di Gunung Tsurugi, tubuh mudah kedinginan saat beristirahat meskipun pada musim panas, sehingga jaket fleece tipis bisa berguna. Sebelum perjalanan, coba sepatu dengan kaus kaki yang akan dipakai dan periksa apakah terlalu sempit atau mudah bergeser agar Anda lebih tenang saat mulai berjalan dengan sepatu yang belum terbiasa dipakai.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.