Nikmati Perjalanan ke Jepang!

15 Tempat Wisata Terbaik di Saitama: Populer & Tersembunyi

15 Tempat Wisata Terbaik di Saitama: Populer & Tersembunyi
Temukan 15 destinasi Saitama: Kawagoe, Chichibu-Nagatoro, Omiya, Kastel Oshi di Gyoda, dan Kanal Pembuangan Bawah Tanah Metropolitan di Kasukabe.

Ringkasan Cepat

Daya tarik dalam satu kalimat

Panduan ini memperkenalkan 15 tempat wisata di Saitama berdasarkan kawasan, mencakup tempat populer dan lokasi tersembunyi yang mudah dikunjungi dari pusat Tokyo, mulai dari deretan bangunan gudang di Kawagoe, budaya kereta api dan bonsai di Omiya, ngarai dan kuil di Chichibu dan Nagatoro, gundukan makam kuno dan reruntuhan kastel di Gyoda, hingga fasilitas pengendali banjir bawah tanah di Kasukabe, serta merangkum waktu perjalanan dan hal yang perlu diperhatikan saat memesan.

Daya tarik utama

Daya tarik utama Saitama meliputi deretan bangunan gudang dan menara lonceng Toki no Kane di Little Edo Kawagoe, Kuil Kawagoe Hikawa, serta Museum Kereta Api, Museum Seni Bonsai Omiya, dan Kuil Musashi Ichinomiya Hikawa di Omiya.

Kawasan alam dan kuil

Di Chichibu dan Nagatoro, nikmati pemandangan ngarai Nagatoro Iwadatami, ukiran di Kuil Chichibu, Kuil Mitsumine di Oku-Chichibu, serta shibazakura di Taman Hitsujiyama, biasanya dari pertengahan April hingga awal Mei.

Tempat tersembunyi

Nikmati sejarah, teknik sipil, dan bunga di Taman Makam Kuno Sakitama dan reruntuhan Kastel Oshi di Gyoda, Saluran Pembuangan Bawah Tanah Luar Wilayah Metropolitan (Kuil Bawah Tanah Pencegahan Bencana) di Kasukabe, serta Taman Gongendo di Satte.

Waktu perjalanan antarwilayah

Kawagoe dan Omiya berjarak sekitar 30 menit dengan kereta. Dari Omiya menuju Chichibu atau Nagatoro dapat memakan waktu 1 jam 30 menit atau lebih termasuk transit, jadi mengelompokkan tempat dalam kawasan yang sama akan terasa lebih nyaman.

Rencana saat hujan dan cuaca berubah

Memasukkan satu fasilitas dalam ruangan, seperti Museum Kereta Api atau Museum Seni Bonsai Omiya, memudahkan penyesuaian rencana ketika cuaca berubah.

Pengalaman yang perlu dipesan

Tur bawah tanah di Saluran Pembuangan Bawah Tanah Luar Wilayah Metropolitan memerlukan reservasi terlebih dahulu, sedangkan simulator mengemudi di Museum Kereta Api terkadang menerapkan tiket bernomor atau reservasi.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel rekomendasi tentang Saitama

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Prefektur Saitama, yang mudah dikunjungi sebagai perjalanan sehari dari pusat Tokyo, menjadi tempat berkumpulnya beragam objek wisata—mulai dari kawasan gudang tua kurazukuri di Kawagoe, budaya kereta api dan bonsai di Omiya, hingga ngarai Chichibu·Nagatoro dan situs purbakala Gyoda.

Meski dekat dengan kota-kota besar, pemandangan dan budayanya sangat berbeda di tiap kawasan, sehingga memilih tujuan yang sesuai dengan minat akan menjadikan perjalanan terasa sangat memuaskan.

Dalam artikel ini, kami memperkenalkan 15 objek wisata pilihan di Saitama, disusun per kawasan mulai dari yang populer hingga yang tersembunyi.

Rangkuman 15 Objek Wisata Saitama dan Cara Memilihnya

Untuk kunjungan pertama ke Saitama, memilih tujuan yang sesuai minat—dari objek populer Kawagoe dan Omiya, alam Chichibu·Nagatoro, hingga tempat-tempat berkarakter di Gyoda·Kasukabe—akan membuat Anda merasakan keberagaman di dalam prefektur.

Tabel berikut merangkum ciri khas 15 tempat dan tipe wisatawan yang cocok.

Tempat Daya tarik utama Cocok untuk
Kawasan gudang tua kurazukuri Rumah pedagang bersejarah Penyuka jalan-jalan menyusuri kota
Kuil Kawagoe Hikawa Dewa pelindung kota kastel Penyuka budaya kuil
Museum Kereta Api Gerbong dan sejarah kereta Keluarga·penggemar kereta
Museum Seni Bonsai Omiya Menikmati bonsai Penyuka budaya Jepang
Kuil Musashi Ichinomiya Hikawa Kuil tua Omiya Berdoa dengan tenang
Museum Kadokawa Musashino Buku dan budaya kontemporer Penyuka arsitektur·seni
Taman Hutan Anak Akebono Arsitektur bak dongeng Keluarga·penggemar fotografi
Nagatoro Iwadatami Ngarai dan pemandangan batu Penyuka jalan santai di alam
Kuil Chichibu Ukiran dan keimanan Penyuka sejarah
Kuil Mitsumine Kawasan suci Okuchichibu Berdoa di gunung
Taman Hitsujiyama Bunga dan pemandangan gunung Pemandangan musiman
Taman Kofun Sakitama Menyusuri gugusan makam kuno Penyuka arkeologi
Situs Kastel Oshi Reruntuhan kastel dan sejarah lokal Penyuka kastel
Kanal Pembuangan Bawah Tanah Luar Wilayah Ibu Kota Fasilitas pengendalian air bawah tanah Penyuka teknik sipil·arsitektur
Taman Gongendo Bunga empat musim Penyuka pemandangan bunga

Jangan menjejalkan terlalu banyak tempat populer dan tersembunyi dalam satu hari

Saitama luas dari timur ke barat, dan Kawagoe, Omiya, Chichibu, Gyoda berada di arah perjalanan yang berbeda, sehingga mengelompokkan tempat dalam satu kawasan membuat Anda bisa berwisata dengan santai.

Kawagoe dan Omiya berjarak sekitar 30 menit dengan kereta sebagai patokan, tetapi dari Omiya menuju arah Chichibu·Nagatoro bisa memakan lebih dari satu setengah jam termasuk pergantian kereta, jadi rencanakan rute yang tidak memaksakan diri.

Pilih juga fasilitas dalam ruangan sesuai cuaca

Cukup dengan memasukkan satu fasilitas dalam ruangan seperti Museum Kereta Api atau Museum Seni Bonsai Omiya, Anda akan lebih mudah menyesuaikan rencana bahkan pada hari saat cuaca berubah.

Objek Wisata Populer yang Bisa Dijelajahi di Kawagoe·Kota Saitama

Kawagoe yang masih menyimpan nuansa kota dagang tempo dulu, dan Kota Saitama tempat berkumpulnya budaya kereta api dan bonsai, adalah kawasan yang mudah dipilih bagi wisatawan yang pertama kali datang ke Saitama.

1. Kawasan gudang tua kurazukuri|Menyusuri rumah pedagang Koedo·Kawagoe

Di sepanjang jalan Kawagoe Ichibangai, rumah-rumah pedagang kurazukuri—yang berkembang sebagai bangunan tahan api setelah Kebakaran Besar Kawagoe tahun 1893 (Meiji 26)—masih tersisa, dengan dinding hitam dan atap kokoh yang membentuk jalan penuh sejarah.

Kawasan ini ditetapkan sebagai Distrik Pelestarian Kelompok Bangunan Tradisional Penting tingkat nasional pada tahun 1999 (Heisei 11), dan simbol jalan ini, 'Toki no Kane' (lonceng penanda waktu), hingga kini masih membunyikan waktu 4 kali sehari (pukul 6·12·15·18).

Karena ini juga tempat yang dilalui sambil singgah ke toko-toko, kuncinya adalah memandangnya bukan sekadar sebagai bangunan, melainkan sebagai kota tempat kehidupan dan perdagangan masa kini terus berlanjut.


2. Kuil Kawagoe Hikawa|Menyentuh keimanan penjodohan di kota kastel

Kuil Kawagoe Hikawa dipuja sebagai dewa pelindung kawasan kastel Kawagoe, dan karena di antara dewa yang dipujanya terdapat sepasang dewa suami istri, kuil ini juga diimani sebagai kuil penjodohan (enmusubi).

Pada musim panas, kuil ini juga dikenal dengan acara musiman seperti 'Enmusubi Furin' yang menghias sekitar 2.000 lonceng angin Edo.

Selesaikan dulu doanya, lalu nikmati jimat dan barang di dalam kuil serta acara musiman setelah memeriksa tingkat keramaian dan ketersediaannya melalui informasi resmi.


3. Museum Kereta Api|Mempelajari budaya kereta api Jepang secara nyata

Di Museum Kereta Api (dijuluki Teppaku), yang berjarak sekitar 2 menit dari Stasiun Omiya dengan New Shuttle, Anda dapat mempelajari perjalanan kereta api Jepang dalam menopang masyarakat dan kehidupan, melalui gerbong yang dilestarikan, dokumen sejarah kereta, dan pameran interaktif.

Tersedia pameran yang juga bisa dinikmati keluarga, seperti Stasiun Gerbong yang berjajar gerbong berukuran asli dan simulator mengemudi.

Karena simulator mengemudi dan sebagian pengalaman terkadang memiliki syarat penggunaan, tiket antrean, atau reservasi, jika ada pameran yang ingin dilihat, memeriksanya sebelum berkunjung akan lebih tenang.


4. Museum Seni Bonsai Omiya, Kota Saitama|Menikmati pemandangan mini

Museum Seni Bonsai Omiya, museum bonsai publik pertama di dunia, tidak hanya menampilkan bonsai, tetapi juga pot bonsai, batu hias (suiseki), dan materi lukisan, serta memperkenalkan secara sistematis budaya apresiasi khas Jepang.

Di sekitarnya terbentang 'Desa Bonsai Omiya' yang bertaburan kebun bonsai, dan berjalan-jalan sekaligus di sana akan memperdalam pemahaman tentang budaya bonsai.

Dengan memperhatikan bukan hanya bentuk cabang dan ekspresi batang, tetapi juga keselarasan dengan pot dan tampilan dari depan, bahkan bagi pemula pun lebih mudah membaca maksud sebuah karya.


Menikmati Budaya dan Arsitektur di Omiya·Tokorozawa·Hanno

Saat menyusuri jalan menuju kuil, fasilitas budaya modern, dan taman yang menyatu dengan hutan, tampaklah karakter Saitama bagian barat tempat kota dan alam berdekatan.

5. Kuil Musashi Ichinomiya Hikawa|Kuil tua asal-usul nama Omiya

Kuil Musashi Ichinomiya Hikawa adalah kuil tua yang konon menjadi asal-usul nama tempat Omiya, karena dipuja sebagai 'kediaman dewa yang agung (miyai)', dan sejarah kawasan itu terasa bahkan dalam perjalanan menuju kompleks kuil melalui jalan masuk panjang sekitar 2 kilometer.

Diimani sebagai ichinomiya (kuil peringkat pertama) Provinsi Musashi, kuil ini didatangi banyak peziarah saat Tahun Baru.

Kompleks kuil adalah tempat ritual, dan karena ada larangan resmi seperti area terlarang, pemotretan komersial, dan membawa hewan peliharaan, bersikaplah selayaknya di kawasan suci, bukan tempat wisata.

6. Museum Kadokawa Musashino|Melintasi buku·seni·museum

Museum Kadokawa Musashino adalah kompleks budaya yang memadukan unsur perpustakaan, museum seni, dan museum, yang dibuka pada November 2020 di dalam 'Tokorozawa Sakura Town'.

Bangunan yang dirancang dan disupervisi oleh arsitek Kengo Kuma ini mengesankan dengan tampilan luarnya bak batu yang diselubungi sekitar 20.000 lempeng granit, serta 'Teater Rak Buku' dengan rak-rak buku setinggi sekitar 8 meter yang berjajar.

Karena pameran dan area yang bisa digunakan berubah menurut waktu, memeriksa lebih dulu pameran yang ingin dilihat dan tiket yang diperlukan di situs resmi akan membantu Anda tidak bingung.

7. Taman Hutan Anak Akebono Tove Jansson|Menikmati hutan dan arsitektur bak dongeng

Di taman Kota Hanno ini, bangunan-bangunan bak dongeng yang terinspirasi dunia Tove Jansson, pengarang 'Moomin', tersebar mengikuti bentuk alam, dan tidak hanya anak-anak, wisatawan penyuka arsitektur dan fotografi pun bisa menikmati jalan santai.

Masuknya gratis, dan daya tarik lainnya adalah banyaknya spot foto yang menarik, seperti bangunan berbentuk jamur dan pemandangan tepi air.

Karena hari buka dan jam operasional bisa berubah menurut musim dan sebagainya, periksalah informasi resmi kota sebelum berangkat dari tempat yang jauh.


Menyentuh Pemandangan Alam dan Budaya Kuil di Chichibu·Nagatoro

Chichibu·Nagatoro adalah kawasan tempat Anda bisa merasakan pemandangan ngarai yang terbentuk oleh batu, keimanan gunung, dan bunga musiman dalam satu kali perjalanan.

Karena banyak tempat yang mengharuskan berjalan di luar ruangan, penting untuk memeriksa cuaca, pijakan, dan kondisi lalu lintas serta menyusun rencana yang lebih longgar dibanding di perkotaan.

8. Nagatoro Iwadatami|Menyusuri pemandangan geologis di sepanjang Sungai Arakawa

Di Nagatoro Iwadatami, yang ditetapkan sebagai Tempat Berpemandangan Indah·Monumen Alam tingkat nasional, sekis kristalin (kesshohengan) yang terbentuk jauh di bawah tanah terbentang bagaikan hamparan tatami, sehingga Anda bisa melihat dari dekat pemandangan ngarai unik yang dibentuk Sungai Arakawa dan dinding batu.

Ini adalah pemandangan geologis yang juga disebut 'Jendela Bumi', dan dari musim semi hingga musim gugur, Anda juga bisa menikmati menyusuri sungai dengan perahu (line-kudari) sambil memandangi iwadatami.

Karena bebatuan alami memiliki bagian yang tidak rata dan licin, pilihlah sepatu yang nyaman untuk berjalan, dan di tepi air jangan memaksakan diri mendekati pinggiran.


9. Kuil Chichibu|Melihat ukiran bangunan kuil dan budaya perayaan daerah

Di Kuil Chichibu, yang diimani sebagai pelindung utama wilayah Chichibu, Anda bisa menyentuh sejarah dan budaya keimanan daerah melalui ukiran bangunan kuil dan ornamen di kompleksnya, seperti 'Tsunagi no Ryu' (naga yang dirantai) yang konon merupakan karya sang maestro Hidari Jingoro.

Perayaan besar tahunan 'Chichibu Yomatsuri' yang digelar pada bulan Desember dikenal sebagai salah satu dari tiga festival kereta hias terbesar Jepang, sejajar dengan Gion Matsuri Kyoto, dan juga terdaftar sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.

Karena pada masa festival alur peziarahan dan pergerakan di kompleks bisa berbeda dari biasanya, mereka yang ingin berdoa dengan tenang sebaiknya juga memeriksa jadwal acara.


10. Kuil Mitsumine|Kuil pemujaan serigala yang bersemayam di pegunungan Okuchichibu

Kuil Mitsumine yang berada di pegunungan Okuchichibu pada ketinggian sekitar 1.100 meter dikenal dengan tradisi pemujaan serigala, tempat serigala disebut 'Oinu-sama' sebagai utusan dewa (gokenzoku).

Kuil ini berasal dari legenda serigala yang memandu Yamato Takeru no Mikoto, dan telah dihormati sebagai dewa pelindung penangkal kebakaran·pencurian.

Karena kondisi perjalanannya sangat berbeda dari kuil di perkotaan, periksalah jadwal transportasi umum, kondisi jalan, dan cuaca melalui informasi resmi, serta rencanakan hingga perjalanan pulang.

11. Taman Hitsujiyama|Memandang Gunung Buko dan shibazakura

Taman Hitsujiyama berada di kawasan perbukitan yang menghadap Gunung Buko (Mt. Buko), dan merupakan taman Chichibu tempat Anda bisa menikmati pemandangan musiman, diawali 'Bukit Shibazakura' pada musim semi.

Puncak keindahan shibazakura umumnya pada pertengahan April〜awal Mei, saat lebih dari 400.000 tanaman·10 varietas shibazakura melukiskan hamparan bunga merah muda, putih, dan ungu.

Karena puncak mekar bunga dipengaruhi iklim, dan pada masa mekar terkadang ada pengaturan lalu lintas atau penanganan keramaian, utamakanlah informasi mekar bunga dan panduan di lokasi.

Kami telah merangkum perilaku dasar saat mengunjungi kuil dan alam pada hari yang sama.

Situasi Yang perlu diperhatikan Yang perlu dihindari
Di kompleks kuil Utamakan berdoa Memotret sambil menghalangi jalan
Area batu·tepi air Periksa pijakan Masuk ke area berbahaya
Taman bunga Menikmati dari jalur taman Masuk ke area tanaman
Saat ramai Ikuti panduan Menguasai tempat dalam waktu lama

Objek Wisata Tersembunyi Saitama yang Ditemukan di Gyoda·Kasukabe·Satte

Bagian timur laut prefektur memiliki situs purbakala, reruntuhan kastel, fasilitas pengendalian air, dan taman bunga, sehingga menyediakan tempat tersembunyi yang berkesan bahkan bagi wisatawan yang tertarik pada sejarah dan teknik sipil.

12. Taman Kofun Sakitama|Berjalan sambil belajar tentang Saitama purba

Taman Kofun Sakitama dibangun untuk melestarikan dan memanfaatkan Gugusan Kofun Sakitama, Situs Bersejarah Khusus tingkat nasional, dan merupakan tempat Anda bisa membayangkan masyarakat lokal purba sambil berjalan mengelilingi 9 makam kuno berukuran besar.

Harta nasional 'Kinsakumei Tekken' (pedang besi bertuliskan aksara) yang digali dari Kofun Inariyama memiliki inskripsi 115 huruf dan menjadi materi berharga untuk mengetahui sejarah Jepang purba.

Karena Museum Situs Bersejarah Sakitama milik prefektur yang berdampingan memiliki ketentuan kunjungan, memisahkan antara jalan santai di taman dan kunjungan ke dalam museum akan memudahkan penyusunan rencana.


13. Situs Kastel Oshi|Mengetahui sejarah kastel terapung yang bertahan dari serangan air

Kastel Oshi konon dibangun dengan memanfaatkan medan dataran rendah yang basah, dan dikenal dengan nama 'kastel terapung (ukishiro)' sebagai kastel yang bertahan dari serangan air oleh Ishida Mitsunari dan pasukannya pada tahun 1590 (Tensho 18).

Kastel ini juga dikenal sebagai latar novel·film 'Nobo no Shiro', yang menyampaikan pertempuran masa itu hingga kini.

Menara Gosankai Yagura (menara tiga tingkat) saat ini adalah bangunan yang dibangun kembali pada tahun 1988 (Showa 63), dan dengan melihat Taman Situs Kastel bersama Museum Daerah Kota Gyoda, Anda dapat memahami sejarah kawasan secara berkesinambungan dari zaman purba hingga modern.


14. Kanal Pembuangan Bawah Tanah Luar Wilayah Ibu Kota|Belajar penanggulangan banjir di 'Kuil Bawah Tanah Penanggulangan Bencana'

Kanal Pembuangan Bawah Tanah Luar Wilayah Ibu Kota di Kota Kasukabe adalah salah satu fasilitas pengendalian air terbesar di dunia, yang menampung banjir dari sungai kecil dan menengah ke bawah tanah lalu mengalirkannya ke Sungai Edogawa melalui terowongan bawah tanah sepanjang sekitar 6,3 kilometer.

Tangki pengatur tekanan dengan 59 pilar raksasa yang berjajar juga disebut 'Kuil Bawah Tanah Penanggulangan Bencana', dan ruang khidmatnya menjadi daya tarik utama tur kunjungan.

Karena kunjungan ke fasilitas bawah tanah memerlukan reservasi lebih dulu, dan isinya terkadang berubah karena kondisi operasional atau alasan keselamatan, patuhilah selalu panduan kunjungan resmi.


15. Taman Gongendo|Menikmati pemandangan bunga di tiap musim

Taman Gongendo adalah taman milik prefektur yang terdiri atas beberapa kawasan, dan dengan tanggul sakura Gongendo sebagai pusatnya, Anda bisa menikmati pemandangan bunga yang berbeda di tiap musim.

Pada musim semi ada perpaduan sekitar 1.000 pohon sakura Somei-Yoshino dengan bunga nanohana, awal musim panas ada hortensia, dan musim gugur ada sekitar 3 juta bunga lili laba-laba merah (manjushage), dengan daya tarik di tiap musim.

Karena kondisi mekar berubah tiap tahun, alih-alih menetapkan hari tertentu lebih dulu, cara yang lebih cocok adalah melihat informasi bunga resmi lalu menyesuaikan tanggal kunjungan.

Sesuai sifat fasilitasnya, hal yang perlu diperiksa lebih dulu pun berbeda-beda.

Jenis fasilitas Yang perlu diperiksa Kiat perencanaan
Museum Hari tutup·pameran Sisihkan waktu dalam ruangan
Kuil Festival·larangan Utamakan berdoa
Taman alam Mekar bunga·cuaca Pakaian nyaman untuk berjalan
Fasilitas kunjungan Reservasi·syarat Amankan slot lebih dulu

Rangkuman|Menghubungkan yang Populer dan yang Tersembunyi untuk Menikmati Wisata Saitama

Untuk wisata Saitama, jika Anda menjadikan kawasan gudang tua kurazukuri Kawagoe dan fasilitas budaya Omiya sebagai gerbang awal, lalu memperluas minat ke alam Chichibu·Nagatoro, sejarah purba Gyoda, dan fasilitas teknik sipil Kasukabe, Anda bisa menikmati secara mendalam perbedaan tiap kawasan.

Karena jam operasional, biaya, syarat reservasi, batasan pemotretan·masuk, dan kondisi mekar bunga berbeda menurut fasilitas dan waktu, periksalah panduan tiap fasilitas dan pemerintah daerah sebelum berkunjung.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Kawagoe berjarak sekitar 30 menit dari Ikebukuro, sedangkan Chichibu sekitar 80 menit dengan kereta ekspres terbatas dari Ikebukuro. Prefektur Saitama membentang luas dari timur ke barat, dan perjalanan dari Kawagoe menuju Chichibu atau Nagatoro dapat memakan waktu lebih dari 1,5 jam termasuk transit. Memusatkan perjalanan pada satu wilayah, alih-alih melintasi bagian timur, tengah, dan barat pada hari yang sama, membantu mengurangi kelelahan saat bepergian.
A. Pilihan utama adalah Kawagoe untuk berjalan-jalan di kota, Omiya untuk kereta api, Chichibu dan Nagatoro untuk ngarai, serta Gyoda untuk sejarah kuno. Karena pemandangan dan budaya Saitama berbeda di setiap wilayah, menentukan satu minat utama akan memudahkan pemilihan tempat tujuan. Pada kunjungan pertama, menggabungkan tempat-tempat di jalur kereta yang sama dapat mengurangi transit dan menyediakan lebih banyak waktu untuk melihat-lihat.
A. Daya tarik kawasan bangunan gudang tradisional Kawagoe adalah rumah-rumah pedagang berdinding hitam yang meluas setelah kebakaran besar tahun 1893. Kawasan ini ditetapkan sebagai Distrik Pelestarian Penting untuk Kelompok Bangunan Tradisional pada tahun 1999, dan Lonceng Waktu berbunyi pukul 06.00, 12.00, 15.00, dan 18.00. Untuk memotret bangunannya, berjalanlah pada pagi hari sebelum toko buka agar jalan lebih sepi dan kedalaman jalan lebih mudah tertangkap kamera.
A. Museum Kereta Api berjarak satu menit berjalan kaki dari Stasiun Tetsudo-Hakubutsukan di New Shuttle, dan tiket umum berharga 1.600 yen. Tiket untuk siswa SD, SMP, dan SMA berharga 600 yen, anak prasekolah 300 yen, sedangkan tiket dewasa yang dibeli di muka 1.500 yen. Membeli terlebih dahulu secara daring atau di minimarket dapat mengurangi waktu antre di loket, sehingga sesuai bagi pengunjung yang ingin langsung melihat pameran setelah museum dibuka.
A. Lonceng Angin Enmusubi di Kuil Kawagoe Hikawa adalah acara musim panas yang biasanya menampilkan sekitar 2.000 lonceng angin Edo. Acara umumnya berlangsung dari sekitar akhir Juni hingga awal September, dan pada malam hari area kuil diterangi sehingga suasananya berbeda dari siang hari. Karena kuil ini memuja pasangan dewa, lakukan sembahyang terlebih dahulu, lalu lihat lonceng angin dan benda-benda yang diberikan di kuil, seperti jimat.
A. Shibazakura di Taman Hitsujiyama biasanya paling indah dari pertengahan April hingga awal Mei, dan tiket umum selama periode berbayar adalah 500 yen. Bukit Shibazakura ditanami lebih dari 400.000 tanaman dari 10 varietas, dan siswa SMP ke bawah masuk gratis. Untuk menghindari keramaian, masuklah tepat setelah taman dibuka pada hari kerja dan mulailah dari lereng dengan Gunung Buko sebagai latar; cara ini membantu menghindari arus pengunjung yang berhenti untuk menikmati pemandangan.
A. Perjalanan dari Stasiun Seibu-Chichibu ke Kuil Mitsumine memakan waktu sekitar 1 jam 30 menit dengan bus wisata Seibu. Kuil ini berada di pegunungan pada ketinggian sekitar 1.100 m dan suhunya lebih rendah daripada dataran, sehingga jaket berguna. Pembagian Ki-mamori putih, yaitu jimat kecil yang dibawa pada tubuh, sedang dihentikan; luangkan waktu untuk memilih benda-benda kuil biasa agar Anda dapat berkeliling dengan lebih santai.
A. Di formasi batu Iwadatami Nagatoro, Anda dapat berjalan di ngarai sekis kristalin, sedangkan arung sungai memungkinkan Anda memandang dinding batu dari perahu tradisional Jepang. Iwadatami adalah Tempat Keindahan Pemandangan dan Monumen Alam nasional, serta dikenal sebagai “Jendela Bumi”. Operasi perahu berubah sesuai cuaca dan ketinggian air, dan batu alam menjadi licin saat basah, jadi pilih sepatu dengan sol keras dan tidak licin.

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.