Mengenal Shimane Winery: Wisata Kilang Wine dengan Tur dan Pencicipan Gratis Dekat Izumo Taisha
Shimane Winery adalah kilang wine yang terbuka untuk wisatawan di Taisha-chō, Kota Izumo, Prefektur Shimane, sekitar 2 km di sebelah timur Izumo Taisha (kuil Shinto utama Izumo), tempat Anda dapat menikmati tur produksi wine, mencicipi wine, bersantap, dan berbelanja dalam satu lokasi.
Jika dipadukan dengan kunjungan ke Izumo Taisha, perjalanan Anda juga menjadi kesempatan mengenal kuliner dan keterampilan produksi setempat.
Tiket masuk dan tur pabrik gratis, dan tempat ini buka setiap hari.
Di kompleks bergaya Eropa Selatan dengan deretan atap berwarna merah bata, terdapat gedung produksi wine, gedung pencicipan dan penjualan Bacchus, rumah barbekyu Château Misen, serta berbagai fasilitas lainnya.
Sejarah Shimane Winery yang Berawal dari Daerah Penghasil Anggur Izumo
Kilang wine ini bermula dari keinginan para petani untuk mengolah dan memanfaatkan anggur setempat.
Pada era Shōwa 30-an (1955–1964), para petani setempat semakin menginginkan fasilitas pengolahan anggur sebagai solusi untuk buah yang pecah akibat hujan berkepanjangan dan buah yang tidak berwarna sempurna akibat gangguan fisiologis.
Produksi wine dari 100% anggur Delaware dimulai pada 1959 (Shōwa 34), lalu Shimane Winery dibuka di lokasi sekarang pada 1986 (Shōwa 61).
Taisha-chō di Kota Izumo merupakan salah satu sentra utama anggur rumah kaca di Jepang, dan volume pengiriman anggur Delaware dari Prefektur Shimane pada April–Juni termasuk yang tertinggi secara nasional.
Kini, tempat ini menghubungkan budi daya anggur, produksi wine, dan wisata, sekaligus memperkenalkan hasil pertanian Shimane.
Pada 2008 (Heisei 20), perusahaan membuka kebun miliknya, Yokota Vineyard, di Okuizumo-chō (dahulu Yokota-chō), Pegunungan Chūgoku.
Pada 2026, kilang ini meraih penghargaan 4 bintang dalam Japan Winery Award 2026.
Dengan memperhatikan pertanian yang melatarbelakanginya, selain bangunan bergaya Eropa Selatan, Anda akan semakin tertarik pada wine yang dijual di toko.
Apakah Bisa Petik Anggur di Shimane Winery? Tempat Menikmati Produksi dan Cita Rasa Wine
Di Shimane Winery, Anda tidak dapat melakukan kegiatan petik anggur.
Anggap tempat ini sebagai tujuan untuk menyaksikan proses produksi di pabrik dan memilih wine maupun makanan lokal yang sudah jadi, alih-alih pengalaman memanen di kebun.
Jika ingin mencoba petik anggur, kunjungilah fasilitas di sekitar yang diperkenalkan pada halaman wisata sekitar di situs resmi.
Meski tidak bertujuan minum alkohol, Anda tetap dapat memadukan tur proses produksi dengan bersantap.

Tur Pabrik Gratis Shimane Winery: Hal yang Bisa Dilihat di Gedung Produksi Wine
Gedung produksi wine dapat dikunjungi dengan gratis tanpa reservasi, dan Anda bebas berkeliling selama jam tur.
Jam tur adalah 10:00–16:30; Anda bisa melihat-lihat dengan kecepatan sendiri selama jam tersebut, sehingga mudah menyesuaikan kunjungan dengan waktu kedatangan.
Jika baru pertama kali datang, melihat alur produksi sebelum mencicipi wine dan berbelanja akan membantu Anda memahami hubungan antara produk dan proses di baliknya.
Melihat Proses Produksi di Pabrik dengan 99 Tangki
Pabrik ini memiliki tangki penyimpanan anggur dan wine di luar serta di dalam ruangan, peralatan pengolahan awal, jalur pembotolan, dan fasilitas lainnya.
Jumlah tangki di luar dan di dalam ruangan mencapai 99 unit.
Saat mengikuti jalur tur, perhatikan proses anggur hingga menjadi wine yang dimasukkan ke botol.
Ketika melihat tangki besar dan mesin, pikirkan bahan apa yang disimpan di sana dan pada tahap mana wine dibotolkan agar pemahaman Anda lebih mendalam daripada sekadar melihat.
Pembuatan wine merupakan proses fermentasi sari anggur dengan ragi menjadi wine, sementara pengolahan awal merupakan tahap pertama dari proses tersebut.
Cek Jadwal Pembotolan Jika Ingin Melihat Pembotolan dan Pengolahan Awal
Pembotolan dan pengolahan awal tidak dilakukan setiap hari, sehingga jalur produksi belum tentu beroperasi saat Anda berkunjung.
Pembotolan pada dasarnya dilakukan tidak teratur pada hari kerja selain Rabu, sementara pengolahan awal anggur dilakukan tidak teratur dari Juni hingga awal Oktober.
Bahkan pada hari yang dijadwalkan, pekerjaan bisa saja tidak berlangsung pada jam tertentu.
Jika ingin melihat pekerjaan yang sedang berlangsung, cek jadwal pembotolan resmi atau hubungi fasilitas di 0853-53-5577 untuk memastikan jadwalnya.
Bisa mengunjungi pabrik dan bisa melihat proses produksi yang sedang berlangsung adalah dua hal berbeda; ingat perbedaan ini saat menyusun rencana.

Pencicipan Wine Gratis dan Berbayar: Memilih Wine Shimane di Bacchus
Di gedung pencicipan dan penjualan Bacchus, Anda dapat mencicipi wine sebelum memilih oleh-oleh.
Tersedia pencicipan gratis dan berbayar, jadi pastikan terlebih dahulu kategori untuk merek wine yang ingin dicoba.
Pencicipan Gratis Sekitar 10 Jenis Wine: Merek yang Tersedia dan Minuman Anggur
Dalam pencicipan gratis, Anda dapat mencoba sekitar 10 jenis wine, misalnya Budō Shinwa merah, putih, dan rosé, serta Original Sweet 12% putih dan merah.
Sebagian pilihan pencicipan gratis berubah sesuai musim, dan tersedia pula minuman anggur tanpa alkohol.
Saat mencoba wine, perhatikan sedikit demi sedikit perbedaan yang menarik bagi Anda, seperti warna, aroma, dan rasa manis di mulut.
Daripada mencoba sebanyak mungkin, mengingat nama produk yang disukai akan membantu saat berbelanja.
Pencicipan Wine Berbayar di Wine Bar Bacchus, Mulai 300 yen per Gelas
Di Wine Bar Bacchus yang berbayar, Anda dapat menikmati wine seri Special dan kelas di atasnya yang tidak tersedia pada pencicipan gratis, sambil duduk di konter.
Seri Special tersedia mulai 300 yen, termasuk Shimane Wine Enmusubi yang menggunakan anggur hasil budi daya kontrak di Kota Izumo dan Kota Masuda.
Seri Premium Yokota Cabernet Sauvignon dan Yokota Chardonnay, yang menggunakan anggur dari Yokota Vineyard di Okuizumo-chō, masing-masing berharga 600 yen.
Jam buka wine bar adalah 10:00–16:00; perhatikan bahwa tempat ini tutup lebih awal daripada toko.
Anda juga dapat mencari jenis rasa yang disukai di area gratis, lalu memeriksa menu berbayar jika ada merek lain yang menarik.
Merek yang tersedia berubah sesuai musim, jadi periksa menu hari itu beserta harganya.
Tips Memilih Oleh-oleh Shimane Winery dengan Menyampaikan Selera
Di area penjualan, tersedia bukan hanya wine, tetapi juga kue berbahan wine dan produk khas Shimane serta Izumo.
Selain kue gaya Barat dan manisan Jepang yang mengandung wine, tersedia pula produk noyaki (olahan pasta ikan panggang khas Izumo) dengan wine serta gelas wine.
Jika bingung memilih wine, sampaikan selera orang yang akan menerima hadiah atau makanan yang ingin Anda padukan dengannya.
Menentukan hal yang ingin ditanyakan seperti berikut akan memudahkan Anda membandingkan produk.
| Pilihan yang diinginkan | Hal yang disampaikan | Yang perlu dipastikan |
|---|---|---|
| Menyukai rasa manis | Saya mencari wine manis | Tingkat kemanisan |
| Ingin dipadukan dengan makanan | Wine yang cocok untuk hidangan ini | Kecocokan dengan hidangan |
| Kurang menyukai rasa sepat | Wine yang rasa sepatnya ringan | Sensasi di mulut |
| Ingin menghindari alkohol | Produk tanpa alkohol | Ada atau tidaknya alkohol |
Pertimbangkan Cara Membawa Pulang Saat Membeli di Konter Pengiriman Domestik
Bacchus memiliki konter pengiriman ke seluruh Jepang yang melayani pengiriman wine dan produk khas dengan ongkos kirim terpisah.
Wine dalam botol berat dan memakan tempat, sehingga layanan ini praktis jika ingin mengurangi barang bawaan selama perjalanan.
Jika ingin mengirim barang, konsultasikan jangkauan tujuan pengiriman dan tanggal penerimaan sebelum membeli.
Jika membeli untuk dibawa pulang ke negara asal, periksa ketentuan bea cukai negara tujuan dan maskapai yang digunakan, lalu pilih setelah memahami syarat barang yang boleh dibawa masuk.
Produk Shimane Winery juga dapat dibeli melalui toko daring resminya.

Makan Siang di Shimane Winery: Barbekyu Wagyu Shimane dan Es Krim Lembut
Jika ingin sekaligus bersantap, barbekyu wagyu Shimane dan es krim lembut bertema anggur bisa menjadi pilihan.
Terlepas dari pencicipan wine, Anda juga dapat merencanakan kunjungan berdasarkan makanan yang ingin dinikmati.
Menikmati Makan Siang Barbekyu Wagyu Shimane di Château Misen
Rumah barbekyu Château Misen adalah tempat bersantap untuk menikmati wagyu Shimane dan wine Shimane.
Tersedia aneka menu paket dengan wagyu Shimane sebagai hidangan utama, yang bisa dinikmati saat makan siang maupun sore hari.
Jam buka pada hari kerja adalah 11:00–17:30, serta Sabtu, Minggu, dan hari libur 11:00–18:30, dengan pesanan terakhir 30 menit sebelum tutup.
Area restoran terbagi menjadi Gedung 1, Gedung 2, dan gedung baru, dengan kapasitas sekitar 500 kursi.
Reservasi makan diterima melalui telepon atau email.
Jika ada bahan makanan yang tidak dapat Anda konsumsi, jangan menilai dari nama hidangan saja; konsultasikan terlebih dahulu, termasuk saus dan lauk pendamping.
Rincian menu dapat dilihat pada halaman Château Misen di situs resmi.
Memilih Es Krim Lembut Anggur di Shimarin Kitchen
Di gerai hidangan dingin Shimarin Kitchen, dekat pintu keluar utama gedung Bacchus, tersedia es krim lembut anggur Kyohō atau Delaware, es krim lembut wine, dan pilihan lain yang berubah sesuai musim.
Es krim lembut, termasuk vanila, masing-masing berharga 450 yen termasuk pajak, dengan jam buka 10:00–16:30.
Tersedia pula makanan ringan, seperti Shimarin no Korokke (kroket Shimarin) berbahan wagyu Shimane dan wine Shimane seharga 220 yen per buah, yang dapat dinikmati di teras terbuka.
Sebagian produk mengandung wine, jadi periksa bahan dan ada atau tidaknya alkohol ketika memilih untuk anak atau orang yang ingin menghindari alkohol.
Bistro & Café Chardonnay sedang tutup untuk sementara waktu.
Jika berencana makan di kafe, berhati-hatilah agar tidak datang dengan anggapan tempat tersebut sedang buka.

Cara Menuju Shimane Winery: Akses dari Izumo Taisha dan Stasiun Izumoshi serta Jam Buka
Jika ingin mencicipi wine, tentukan terlebih dahulu transportasi pulang yang tidak mengharuskan Anda menyetir.
Jika menggabungkan kunjungan dengan Izumo Taisha atau Stasiun Izumoshi, memeriksa waktu perjalanan dan jam tutup fasilitas sekaligus akan memudahkan perencanaan.
Pilih Bus Ichibata Jalur Taisha yang Melalui Shimane Winery
Dari arah Stasiun Izumoshi atau Izumo Taisha, Anda dapat menggunakan Bus Ichibata Jalur Taisha melalui Youme Town dan Shimane Winery.
Waktu perjalanan sekitar 27 menit dari Stasiun Izumoshi dan sekitar 7 menit dari Terminal Bus Izumo Taisha; turunlah di halte Shimane Winery.
Meski sama-sama Jalur Taisha, rute perantaranya berbeda, jadi pastikan bus tersebut berhenti di Shimane Winery, bukan hanya memeriksa tujuan akhirnya.
Periksa jadwal pergi-pulang dan informasi operasional Bus Ichibata untuk tanggal perjalanan Anda.
Jika berangkat dari Bandara Izumo Enmusubi, naik bus bandara sekitar 30 menit ke Stasiun Izumoshi, lalu periksa jadwal dan lanjutkan dengan bus reguler.
Kereta: Sekitar 15 Menit Berjalan Kaki dari Stasiun Hamayama Kōen Kitaguchi, Ichibata Electric Railway
Stasiun Ichibata Electric Railway terdekat adalah Hamayama Kōen Kitaguchi, sekitar 15 menit berjalan kaki dari kilang.
Karena ada bagian perjalanan dengan berjalan kaki, pilih transportasi dengan mempertimbangkan hujan, panas, dan kenyamanan berjalan para pendamping.
Taksi perlu dipesan sendiri oleh pengunjung, jadi pikirkan juga cara memastikan kendaraan untuk pulang.
Jika bertanya kepada staf, Anda dapat diperkenalkan kepada perusahaan taksi terdekat.
Mobil atau Mobil Sewa Dapat Menggunakan Parkir Gratis
Dengan mobil, perkiraan waktu perjalanan sekitar 5 menit dari Izumo Taisha dan sekitar 20 menit dari Izumo IC di Jalan Tol San'in.
Tempat parkir gratis menampung 350 mobil biasa dan 25 bus besar.
Orang yang menyetir tidak boleh mencicipi wine, jadi tentukan pengemudi sebelum berangkat.
Jam Buka Berbeda di Setiap Fasilitas: Periksa Jam Tutup Masing-masing
Tur pabrik berlangsung 10:00–16:30, sedangkan Bacchus pada dasarnya buka 10:00–17:00, hingga 17:30 pada Sabtu, Minggu, dan hari libur selama Mei–September.
Wine bar dan tempat makan memiliki jam buka tersendiri, sehingga tidak semuanya dapat digunakan sepanjang toko masih buka.
Jam buka utama adalah sebagai berikut.
- Tur pabrik (gedung produksi wine): 10:00–16:30
- Gedung pencicipan dan penjualan Bacchus: 10:00–17:00 (hingga 17:30 pada Sabtu, Minggu, dan hari libur selama Mei–September)
- Wine Bar Bacchus: 10:00–16:00
- Shimarin Kitchen: 10:00–16:30
- Château Misen: hari kerja 11:00–17:30; Sabtu, Minggu, dan hari libur 11:00–18:30 (pesanan terakhir 30 menit sebelum tutup)
Meski buka sepanjang tahun, pada hari tertentu jam buka dapat dipersingkat karena perawatan peralatan atau alasan lainnya.
Rencanakan sekitar 1 jam untuk tur, mencicipi wine, dan berbelanja, atau sekitar 2 jam jika termasuk makan di Château Misen, dengan menghitung mundur dari jam tutup setiap fasilitas.
Sebelum berangkat, periksa pengumuman jam buka di situs resmi, lalu tentukan apakah akan mendahulukan tur dan makan atau berbelanja.
Tips Menghindari Keramaian Shimane Winery dan Festival Wine Musim Gugur
Shimane Winery dekat dengan Izumo Taisha dan juga dikunjungi rombongan bus wisata, sehingga bisa ramai pada akhir pekan musim liburan serta libur panjang.
Jika berencana makan siang di Château Misen, konsultasikan ketersediaan kursi dan waktu makan terlebih dahulu melalui telepon atau email.
Pada musim gugur diadakan Aki no Wine Matsuri (Festival Wine Musim Gugur), yang pada 2026 berlangsung Sabtu, 17 Oktober dan Minggu, 18 Oktober, pukul 10:00–16:00.
Selama festival, terdapat pencicipan dan penjualan wine spesial, acara panggung, pasar tenda terbuka, dan kegiatan lain, tetapi isi acara serta waktunya dapat berubah atau dibatalkan karena cuaca dan alasan lainnya.
Pada hari acara, tempat parkir dapat ramai; karena ada pula layanan bus antar-jemput ke Museum Sejarah Izumo Kuno, pertimbangkan juga penggunaan transportasi umum.
Jika ingin menikmati tur atau mencicipi wine dengan tenang, sebaiknya pilih tanggal di luar hari penyelenggaraan acara.
Tips Menikmati Shimane Winery Bersama Anak dan Orang yang Tidak Minum Alkohol
Dengan memadukan pencicipan minuman anggur, tur, bersantap, dan berbelanja, Anda tetap memiliki berbagai pilihan kegiatan bersama pendamping yang tidak minum alkohol.
Pengunjung di Bawah 20 Tahun dan Pengemudi Tidak Boleh Mencicipi Wine
Di Jepang, usia minimum untuk minum alkohol adalah 20 tahun, dan orang yang menyetir tidak boleh mencicipi wine, baik gratis maupun berbayar.
Tentukan pengemudi terlebih dahulu dan jangan menawarkan pencicipan kepada orang yang tidak minum alkohol.
Ibu hamil dan menyusui juga sebaiknya tidak mencicipi wine.
Hal yang perlu diperiksa sebelum memilih produk atau berpindah tempat bergantung pada orang yang bepergian bersama Anda.
| Pendamping | Yang perlu diperiksa terlebih dahulu | Tips menikmati kunjungan |
|---|---|---|
| Bersama anak | Bahan makanan | Orang dewasa memeriksa sebelum makan atau minum |
| Orang yang tidak minum alkohol | Produk tanpa alkohol | Fokus pada tur dan belanja |
| Pengguna kursi roda | Rute yang dapat dilalui | Konsultasikan jalur tur terlebih dahulu |
Periksa Ruang Menyusui, Peminjaman Kursi Roda, dan Aksesibilitas Jalur Tur Pabrik
Tersedia ruang menyusui dan meja ganti popok, serta informasi tentang peminjaman kursi roda.
Jika ingin meminjam kursi roda, mintalah kepada staf di lokasi.
Tersedia pula jalur landai di pintu masuk, toilet ramah kursi roda, dan fasilitas untuk pengguna stoma.
Namun, jalur tur pabrik tidak termasuk area yang mendukung akses bebas hambatan.
Jika memerlukan akses tanpa anak tangga, jangan menganggap jalur tur dapat digunakan seperti toko; konsultasikan terlebih dahulu area yang dapat dilalui.
Selama berada di dalam, perhatikan pula tata krama umum tur berikut.
- Ikuti tur hanya di area yang diarahkan dan jangan mengganggu pekerjaan.
- Pastikan izin memotret melalui papan informasi atau staf, serta hormati privasi pengunjung lain yang mungkin ikut terpotret.
- Di area pencicipan dan belanja, jangan menghalangi jalur dan saling memberi ruang.
Fasilitas Shimane Winery: Wi-Fi, Informasi Multibahasa, dan Aturan Hewan Peliharaan
Shimane Winery memiliki titik Wi-Fi gratis, sehingga Anda bisa menggunakan aplikasi penerjemah dan peta di area yang terhubung.
Halaman utama situs resmi memuat tautan panduan PDF dalam bahasa Inggris, Korea, dan Mandarin.
Jika khawatir berkomunikasi dalam bahasa Jepang, membacanya sebelum berkunjung akan membantu Anda merasa lebih siap.
Hewan peliharaan boleh dibawa ke area luar kompleks, tetapi tidak boleh masuk ke dalam bangunan.
Anjing pemandu dan anjing pendamping penyandang disabilitas diperbolehkan masuk ke fasilitas.
Tempat Wisata di Sekitar Shimane Winery
Di sekitar Shimane Winery, terdapat tempat untuk mengenal sejarah dan mitologi Izumo serta pengalaman khas daerah penghasil anggur.
Izumo Taisha: Kuil untuk Ikatan Jodoh, Sekitar 5 Menit Berkendara dari Shimane Winery
Izumo Taisha memuja Ōkuninushi-no-Ōkami, dewa yang dikenal karena ikatan jodoh dan hubungan baik, sehingga didatangi peziarah dari seluruh Jepang.
Letaknya sekitar 2 km ke barat dari Shimane Winery; perjalanan sekitar 5 menit dengan mobil atau sekitar 9 menit dengan Bus Ichibata menuju Terminal Bus Izumo Taisha.
Museum Sejarah Izumo Kuno Prefektur Shimane: Di Sebelah Timur Izumo Taisha
Museum Sejarah Izumo Kuno Prefektur Shimane (Shimane Kenritsu Kodai Izumo Rekishi Hakubutsukan), di sebelah timur Izumo Taisha, memamerkan uzubashira (tiang yang ditemukan di situs arkeologi kompleks Izumo Taisha) dan benda perunggu, termasuk yang berstatus Pusaka Nasional.
Museum ini berada di sepanjang Jalur Taisha Bus Ichibata yang sama dengan Shimane Winery; periksa jam buka, hari tutup, dan harga tiket masuk pada situs resminya.
Fasilitas Petik Anggur dan Pengalaman Panen di Sekitar: Umumnya Awal Juni hingga Pertengahan Oktober
Sekitar Taisha-chō, Kota Izumo, merupakan daerah penghasil anggur; petik anggur dan pengalaman panen di fasilitas terdekat umumnya berlangsung dari awal Juni hingga pertengahan Oktober.
Masa operasional, kebutuhan reservasi, dan biaya berbeda di setiap fasilitas, jadi periksa informasi kunjungan pada situs resmi masing-masing.
Ringkasan
Shimane Winery adalah tempat singgah untuk menambahkan pengalaman produksi wine dan kuliner setempat ke dalam wisata Izumo.
Pilih kegiatan yang menarik dari tur pabrik, pencicipan wine, belanja oleh-oleh, dan bersantap, lalu padukan sesuai kebutuhan teman perjalanan.
Tentukan terlebih dahulu apakah akan mencicipi wine dan transportasi pulang yang digunakan, lalu periksa jam buka setiap fasilitas agar kunjungan berjalan nyaman.



Ulasan (0)