Apa Itu Ishikiri Sanmyaku | Tambang Batu Inada Terkenal di Kasama
Ishikiri Sanmyaku adalah tambang batu Inada-ishi (batu Inada) yang terletak di kawasan Inada, Kota Kasama, Prefektur Ibaraki, dan dikenal dengan julukan "Grand Canyon Ibaraki" karena pemandangannya yang dramatis.
Inada-ishi adalah granit dengan warna putih dan kilau indah yang khas, sehingga dijuluki "Shiroi Kifujin (Wanita Putih)" karena keputihannya yang menawan.
Kawasan bebatuan ini membentang sekitar 6 kilometer dari utara ke selatan dan 8 kilometer dari timur ke barat, dengan penambangan skala besar yang dimulai pada tahun Meiji 22 (1889).
Pemandangan dinding batu yang menjulang hasil penambangan dan permukaan air dari mata air bawah tanah yang menggenang menciptakan kesan dramatis yang berbeda dari pegunungan atau lembah alami.
Daya tarik bagi wisatawan tidak hanya sekadar sebagai spot foto Instagramable.
Di sini, Anda dapat memahami latar belakang batu yang menopang arsitektur modern ikonik Jepang seperti Stasiun Tokyo dan Mahkamah Agung, sambil mengaitkannya langsung dengan pemandangan di lokasi.

Informasi Penting Sebelum Berkunjung ke Ishikiri Sanmyaku
Sebelum memasukkan Ishikiri Sanmyaku ke dalam itinerary perjalanan Anda, mohon periksa status kunjungan terlebih dahulu.
Penerimaan kunjungan ke Ishikiri Sanmyaku (kunjungan umum dan tur premium yang diselenggarakan) telah dihentikan sejak 31 Maret 2026.
Karena rencana pembukaan kembali belum diumumkan, konfirmasi sebelum perjalanan sangat diperlukan jika Anda ingin memasukkannya ke itinerary.
Jika hanya mengandalkan blog perjalanan atau unggahan media sosial yang lama, ada kemungkinan Anda tidak dapat masuk ke lokasi saat tiba.
Selain itu, usaha kafe yang sebelumnya beroperasi di lokasi telah pindah ke lantai 1 Kasama Shopping Center Porepore (Akasaka, Kota Kasama, Prefektur Ibaraki) pada 5 April 2026.
Jika ingin memasukkannya ke itinerary, akan lebih nyaman jika Anda memikirkan dulu apakah Ishikiri Sanmyaku itu sendiri yang menjadi tujuan, atau menggantinya dengan menikmati budaya Inada-ishi di fasilitas terkait dan kafe yang sudah pindah.

Pesona Putih Inada-ishi dan Kaitannya dengan Arsitektur Jepang
Inada-ishi adalah granit yang ditambang terutama di kawasan Inada, Kota Kasama, dan dikenal sebagai perwakilan dari shiromikageishi (granit putih).
Batu ini terbentuk dari magma yang mengeras di kedalaman bumi sekitar 60 juta tahun lalu, memiliki warna putih dengan kilau yang indah, daya tahan yang sangat baik, dan perubahan kualitas seiring waktu yang minimal.
Karena keputihannya yang menonjol, batu ini juga dijuluki "Shiroi Kifujin (Wanita Putih)".
Inada-ishi telah digunakan sebagai bahan batu sejak periode Edo, namun penambangan dan pengolahan skala besar baru dimulai pada tahun Meiji 22 (1889).
Sejak saat itu, batu ini digunakan sebagai material untuk arsitektur modern ikonik Jepang seperti Stasiun Tokyo, Mahkamah Agung, dan Bank of Japan.
Inada-ishi juga banyak digunakan dalam pemandangan lokal seperti Gedung Pemerintahan Prefektur Ibaraki, Alun-alun Warga Prefektur, dan jalan batu di jalan depan Kuil Kasama Inari.
Lebih lanjut, pada 6 Juli 2024, "Granit Massif Tsukuba" yang termasuk Inada-ishi telah diakui sebagai Heritage Stone oleh International Union of Geological Sciences (IUGS).
Ini adalah pengakuan pertama di Asia Timur, yang berarti nilai geologis Inada-ishi diakui secara internasional.
Mengenal Ishikiri Sanmyaku berarti tidak hanya melihat pemandangan, tetapi juga menyentuh kisah arsitektur modern Jepang dan warisan geologi yang diakui secara internasional.
Mengenal Sejarah Inada-ishi di Ishi no Hyakunenkan
Meskipun kunjungan langsung ke Ishikiri Sanmyaku tidak memungkinkan, ada fasilitas di mana Anda dapat mempelajari Inada-ishi secara sistematis.
"Ishi no Hyakunenkan (Museum Seratus Tahun Batu)" yang dikelola Kota Kasama adalah pusat pertukaran wisata yang menceritakan sejarah penambangan kawasan Inada dan karakteristik Inada-ishi.
Dinding luar bangunan juga menggunakan Inada-ishi, dengan desain yang menggabungkan pola tradisional Jepang.
Di dalam museum, melalui pameran spesimen mineral dan pembentukan Inada-ishi, Anda dapat mengetahui bagaimana batu ini terbentuk, diolah, dan digunakan dalam arsitektur di berbagai daerah di Jepang.
Alamatnya adalah 2307 Inada, Kota Kasama, Prefektur Ibaraki, berdekatan dengan Stasiun Inada di Jalur JR Mito, sehingga lokasinya juga mudah dipertimbangkan bagi wisatawan asing yang berkeliling Kasama dengan transportasi umum.
Jam buka museum adalah pukul 09.00 hingga 17.00 dari April hingga September, dan pukul 09.00 hingga 16.00 dari Oktober hingga Maret, dengan biaya masuk gratis.
Hari libur adalah Senin, Selasa, Rabu (jika bertepatan dengan hari libur nasional maka diganti ke hari kerja berikutnya) dan periode tahun baru (29 Desember hingga 3 Januari).
Sebaiknya periksa hari operasional dan panduan kunjungan sebelum berkunjung agar kunjungan lebih lancar.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menikmati Pemandangan Inada-ishi
Yang menarik perhatian dari foto Ishikiri Sanmyaku adalah kontras antara dinding batu putih yang menjulang dan permukaan air dari mata air bawah tanah yang menggenang.
Ini bukan lembah alami, melainkan pemandangan yang lahir dari aktivitas manusia berupa penambangan selama lebih dari 100 tahun.
Oleh karena itu, saat melihatnya, pemahaman Anda akan lebih dalam jika tidak hanya melihatnya sebagai "pemandangan indah" tetapi juga memperhatikan sejarah panjang pemotongan batu di tanah Inada.
Jika Anda memperhatikan keputihan batu, potongan yang lurus, dan pantulan seperti cermin di permukaan air, kesan khas Inada-ishi akan terlihat.
Namun, tambang batu adalah tempat yang sangat terkait dengan pekerjaan dan manajemen keselamatan.
Mohon ikuti panduan di lokasi mengenai area yang dapat dimasuki, izin pengambilan foto, dan ketersediaan tur.
Cara Menyusun Wisata Kasama Berfokus pada Inada-ishi
Jika Anda berkunjung ke Kasama dengan tujuan Ishikiri Sanmyaku atau Inada-ishi, itinerary yang berfokus pada budaya batu akan terasa lebih alami.
Pertama, pelajari latar belakang sejarah Inada-ishi di Ishi no Hyakunenkan, lalu perhatikan tempat-tempat di pusat Kota Kasama yang menggunakan material batu, dan pandangan Anda terhadap daerah ini akan berubah.
Kasama juga dikenal sebagai kawasan dengan budaya keramik (Kasama-yaki) dan kuil-kuil, dan jalan depan Kuil Kasama Inari memiliki jalan batu yang terbuat dari Inada-ishi.
Dengan menggabungkan batu, keramik, ziarah, dan jalan kota, Anda dapat merasakan industri dan budaya daerah secara lebih utuh meskipun waktu kunjungan singkat.
Bagi wisatawan asing, daripada hanya mengejar nama-nama tempat, perjalanan dengan kesadaran "mengapa batu sangat dihargai di tanah ini" sangat direkomendasikan.
Cara Menuju Kasama dan Perkiraan Perjalanan
Akses utama ke kawasan Kasama dimulai dari Stasiun Tomobe di Jalur JR Jōban, atau Stasiun Kasama dan Stasiun Inada di Jalur JR Mito.
Dari arah Tokyo, perjalanan dengan kereta limited express Hitachi atau Tokiwa di Jalur JR Jōban dari Stasiun Ueno ke Stasiun Tomobe memerlukan waktu sekitar 70 menit.
Dari Stasiun Tomobe, ganti ke Jalur JR Mito, dan Anda dapat mencapai Stasiun Inada dalam waktu sekitar 10 menit.
Karena Ishi no Hyakunenkan berdekatan dengan Stasiun JR Inada, lokasinya juga mudah dikunjungi dengan transportasi umum.
Menuju Kasama Shopping Center Porepore (lokasi baru kafe), dapat ditempuh sekitar 7 menit berkendara dari Stasiun JR Kasama, atau menggunakan bus reguler.
Karena taksi tidak selalu siaga di sekitar Stasiun Inada, sebaiknya periksa layanan pemesanan kendaraan atau jadwal sebelumnya agar kunjungan lebih lancar.
Ishikiri Sanmyaku dan Mont Blanc | Pengalaman Kafe Kasama di Lokasi Baru
Di area Ishikiri Sanmyaku sebelumnya juga dikenal terdapat kafe yang menyajikan Mont Blanc Premium populer, bersamaan dengan pemandangan Inada-ishi.
Namun, seperti telah disebutkan, usaha kafe telah pindah dari lokasi Ishikiri Sanmyaku ke tempat lain.
Sejak 5 April 2026, Anda dapat menikmati Mont Blanc Premium populer di lokasi baru, lantai 1 Kasama Shopping Center Porepore (Akasaka 8, Kota Kasama, Prefektur Ibaraki).
Sebelum berkunjung, periksa jam buka kafe dan menu yang tersedia.
Prefektur Ibaraki termasuk Kasama dikenal sebagai produsen kastanye nomor satu di Jepang, dan Mont Blanc yang menggunakan kastanye lokal merupakan pengalaman yang mudah dimasukkan ke dalam itinerary sebagai salah satu kenikmatan wisata Kasama.
Dengan memadukan perjalanan menyentuh budaya batu dengan istirahat di kafe yang baru pindah, Anda dapat menikmati sejarah industri dan cita rasa daerah sekaligus.

Kesimpulan | Ishikiri Sanmyaku, Pemandangan Wanita Putih yang Perlu Dicek Sebelum Berkunjung
Ishikiri Sanmyaku adalah spot di mana Anda dapat mengenal sejarah sebagai produsen Inada-ishi (Wanita Putih) bersama pemandangan dinding batu putih dan permukaan air yang khas dari tambang batu.
Namun, kunjungan langsung dan tur premium telah dihentikan sejak 31 Maret 2026, dan waktu pembukaan kembali belum ditentukan, sehingga konfirmasi sebelum perjalanan sangat penting.
Meskipun tidak dapat masuk ke lokasi, perjalanan menyentuh budaya batu Kasama tetap memungkinkan dengan mempelajari latar belakang Inada-ishi di Ishi no Hyakunenkan yang berdekatan dengan Stasiun JR Inada, dan mencicipi Mont Blanc Premium di kafe lantai 1 Kasama Shopping Center Porepore yang baru pindah.
Daripada hanya menjadikan pemandangan dalam foto sebagai tujuan, cobalah perhatikan bagaimana batu ini terbentuk, digunakan dalam bangunan ikonik Jepang seperti Stasiun Tokyo dan Mahkamah Agung, serta diwariskan ke daerah.
Dengan sudut pandang ini, Ishikiri Sanmyaku dan Inada-ishi menjadi pintu masuk bagi wisatawan asing untuk mengenal industri dan estetika Jepang.





Ulasan (0)